cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
WAHANA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
PENINGKATAN KETRAMPILAN PRATIKUM MATA KULIAH BAKERY & PASTRY MAHASISWA TUNA RUNGU MELALUI PENDEKATAN TUTOR SEBAYA DAN MEDIA AUDIO VISUAL karyanto, yunus
WAHANA Vol 70 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.472 KB) | DOI: 10.36456/wahana.70.2.1753.63 - 72

Abstract

Setiap warga negara Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan. Hal ini juga berlaku kepada anak berkebutuhan khusus atau biasa juga disebut sebagai penyandang disabilitas. Anak berkebutuhan khusus/ penyandang disabilitas juga dapat memperoleh pendidikan setinggi-tingginya. Seperti halnya mahasiswa penyandang disabilitas pada Universitas PGRI Adi Buana Suarabaya, khususnya bagi mahasiswa tuna rungu. Mahasiswa ini diberikan kesempatan yang sama untuk memperoleh pembelajaran seperti mahasiswa lainnyua. Dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada mata kuliah Bakery dan Pastry, mahasiswa diberikan pendekatan tutor sebaya dan media audio – visual untuk membantu meningkatkan ketrampilan pratikum dalam mata kuliah Bakery dan Pastry. Pada pendekatan tutor sebaya, mahasiswa diberikan buku ajar yang menjadi panduan untuk saling berdiskusi di kelas. Sedangkan dalam media audio- visual, dibuat berupa media video pembelajaran dengan materi pembuatan brownies kukus. Kedua hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketrampilan pratikum mahasisiswa dalam mata kuliah Bakery dan Pastry.
PENGARUH KETERAMPILAN DASAR MEMASAK TERHADAP LIFE SKILLS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK KEMALA BHAYANGKARI 1 SURABAYA Listyowati, Anies; karyanto, yunus
WAHANA Vol 70 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.308 KB) | DOI: 10.36456/wahana.70.2.1752.57 - 61

Abstract

Belajar pada anak usia dini dilakukan dengan aktivitas bermain yang merupakan dunia bagi mereka. Bahkan dalam melatih ketrampilan anak, juga dilakukan dimulai dengan bermain purapura atau biasa disebut dengan bermain peran hingga anak diajak untuk melakukan hal yang real atau sesungguhnya. Bermain peran yang sering dilakukan oleh anak-anak diantaranya main masak-masakkan. Berawal dari kegiatan bermain peran akhirnya anak diajak untuk belajar tentang basic skills dalam memasak. Ketrampilan dasar memasak diyakini oleh peneliti akan mampu meningkatkan life skills anak. Kegiatan di sekolah yang dirancang oleh guru untuk mencapai standart pencapaian perkembangan yang telah ditetapkan dalam Kurikulum PAUD 2013 khususnya untuk anak yang berusia 5-6 tahun dapat dilakukan melalui kegiatan melatih keterampilan dasar memasak. Tingkat capaian perkembangan itu antara lain anak mampu untukmandiri, mengenal emosi diri dan orang lain, terampil menggunakan tangan kanan dan tangan kiri, mengenal dan menggunakan teknologi sederhana, hidup bersih dan perduli terhadap keselamatannya. Kegiatan melatih keterampilan dasar memasak untuk anak usia 5-6 tahun sangat diperlukan sebagai langkah awal dalam membekali keterampilan hidup dan mengembangkan kemampuan kognitif anak sejak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruhketerampilan dasar memasak anak terhadap life skill, dan mengetahui cara mengembangkan keterampilan dasar memasak bagi anak usia dini.
DAUN JATI DAN PELOPAH PISANG Daun Jati Dan Pelopah Pisang Pada Pewarnaan Teknik Ikat Celup Kain Katun Sulistiami, Sulistiami
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.168 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan hasil pewarnaan daun jati dicampur pelopah pisang pada pewarnaan teknik ikat celup kain katun. Daun jati adalah pewarna yang mudah pudar karena sering digunakan pada pewarna makanan, maka dicampur dengan pelopah pisang karena getah pohon pisang itu sulit untuk hilang apabila terkena pakaian untuk penguat pewarnan teknik ikat celup kain katun. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif karena tidak menggunakan perhitungan dengan angka tetapi hanya mendiskripsikan hasil eksperimen daun jati dicampur pelopah pisang pada pewarnaan teknik ikat celup kain katun. Penelitian ini menghasilkan pewarnaan kurang bagus karena tidak luntur ketika dipegang, motif-motif yang dihaslkan jelas tetapi kurang terang dan kadar intensitas warnanya kurang bagus karena kusam, kurang menarik dan kurang cerah. Saran diharapkan bagi semua pengguna pewarna alam untuk mencampurkan bahan alam yang lain, sehingga dari bahan pewarna yang lemah dicampur dengan bahan yang mempunyai penguat lebih kuat akan menguatkan pewarna alami tidak perlu dicampur bahan kimia.
The Implementation Of Communicative Language Teaching (CLT) To Teach Spoken Recounts In Senior High School Rusnawati, Eri
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.907 KB)

Abstract

The research objectives of the study are to describe the implementation of teaching and learning of spoken recounts and to investigate the students’ responses to the use of Communicative Language Teaching for spoken recounts. This research analyzes the gathered data qualitatively. This research describes the phenomenon that happens in the classroom. The data of this study were students’ behavior and responses in learning spoken recount by using CLT. The subjects were students of grade ten consisting of 34 students. Observation and interview were employed to collect data in teaching spoken recount through three activities (presentation, role-play, and doing procedure). The research findings show that CLT enhance Students’ speaking in learning recounts. Based on students’ achievement graph the students’ grammar, vocabulary, pronunciation, fluency and performance have significantly increased. It means students’ spoken recounts performance is increased. If presentation was placed in the end of activity steps, the students’ spoken recount performance would be even better. In conclusion, CLT implementation with its three practices contributes to students’ speaking in learning recounts and even CLT leads students to have courage in constructing meaningful communication confidently
Using Songs And Puppets To Increase Students’ Ability In Fluency And Involvement In English Speaking Fitriani, Fitriani
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.734 KB)

Abstract

English Songs and Puppets are choosen in this research as teaching media in learning process. The goals are to increase self-confidence, fluency and involvement in English speaking at seventh grade students of Junior high school in Muara Wahau East Kalimantan. The problem faced by the students in this reseach are that most of them are not brave in speaking even in the class or outside class; They have low self-confidence and it makes them does not actively involve in teaching and learning process especially in speaking. Therefore, songs and puppets have been use to solve these problem. The purpose of this research is to describe how is students’ fluency in speaking English when self-confidence is increased by teaching English using songs and puppets and to explain how is students’ involvement on speaking in the classroom activities when using songs and puppets. This research was conducted in one cycle consisted of four meetings. Songs were implemented in the first meeting and the third meeting while puppets were implemented in the second and the fourth meeting. This research is a classroom action research. The researcher taught in the classroom while the collaborator became an observer. The collaborator collected the data in teaching and learning process by using field note and observation checklist. Students’ speaking performance were also recorded for describing their fluency. The findings show that the use of songs and puppets in the classroom could increase students’ confidence, fluency and involvement. It can be seen from their participation in the classroom, most of the students are encouraged in answering and performing. When students learnt by using songs, they enjoyed the class well and more relax. They sing while dancing followed the video song. Learning by using song can increase students’ self-confidence and made them involved actively in teaching and learning process. The repetition of song could train the students and make them pronounce the words fluently even though some of them still found difficulties in pronounciation. The use of songs and puppets in teaching and learning process could change the atmosphere in the classroom and reduce students’ fear. Most of them looked enjoying the class and made them active in speaking activities.
Sampah Dapur Dan Sampah Daun Dengan Campuran Kotoran Sapi Untuk Pembuatan Biogas Trisnaningsih, Anis; Widyastuti, Sri
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.91 KB)

Abstract

The degradation of organic matter under anaerobic conditions, to produce a gas which is largely composed of a mixture of methane and carbon dioxide. This study aims to assess variations in the composition of kitchen waste, leaf litter with cow dung, measures the time the fermentation process and measure the rate of increase in gas pressure. Benefits of the research are expected to use waste kitchen waste, leaf litter and cow dung as an alternative energy source that is inexpensive and environmentally friendly. Experiments in this study conducted using household biogas reactor made of drum. The medium used for the growth of microorganisms is EM4. Leachate water samples obtained from the fermentation of garbage. Parameters measured were carbon, nitrogen, salmonella and mercury using measurement 1 methods for testing carbon-Organic conducted using Walkey and Black, test Nitrogen using semi-micro Kjeldahl modified, test Mercury by using qualitative analysis and quantitative mercury with tools Mercury Analyzer, Isolation and identification of Salmonella sp follow the Food and Drug Administration (FDA, 1995). Colonies that appear red with black middle gram staining, colony subsequently was identified towards Salmonella sp. biochemically. Biogas reactor performance is determined by measuring the increase in pressure and compare the variety of media used. The results obtained by the gas pressure is highest in the first variation is between 33-38 cm of water column takes about 11-12 days to produce the most gas. As for the second variation of the gas pressure generated by 29 cm column of water with gas formation time of 12 days and 3 variations of the gas pressure generated at 22-23 cm of water column with gas formation time of 11-12 days. Flame test done to prove the gas produced is methane (CH₄) instead of CO₂. From the results of the laboratory, leachate can not use a liquid organic fertilizer because it found Salmonella.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bunga, Daun Dan Akar Kembang Sepatu (Hibiscus rosa sinensis) Terhadap Histologi Testis Mencit (Muss muscullus) Febrianti, Febrianti; M.Kes, Dr.Dra Sukarjati
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.869 KB)

Abstract

Kembang sepatu ( Hibiscus rosa sinensis) merupakan salah satu tanaman herbal. Pada bagian bunga memiliki kandungan flavonoid, pada bagian daun mengandung saponin dan flavonoid sedangkan pada bagian akar mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Senyawa flavonoid, saponin, dan tanin ini merupakan senyawa yang berfungsi sebagai antifertilitas untuk kaum pria. Hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh ekstrak bunga, daun, dan akar kembang sepatu ( Hibiscus rosa sinensis) terhadap histologi testis mencit ( Mus muscullus). Sampel penelitian ini adalah testis mencit sebanyak 27 ekor dengan berat badan 20-30 gram, berumur 2,5 bulan. Mencit di bagi 3 kelompok, masing-masing kelompok dibagi 3 perlakuan. Adapun perlakuan yang diberikan adalah ekstrak bunga, ekstrak daun, dan ekstrak akar kembang sepatu dengan konsentrasi 0mg/kg bb, 150 mg/kg bb dan 300 mg/kg bb. Pemberian ekstrak dilakukan 35 hari lamanya. Pada hari ke 37 mencit di bedah untuk diambil cauda testisnya untuk diamati histologi testis pada mencit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan acak kelompok (RAK). Pengamatan histologi testis mencit meliputi jumlah sel spermatogonia, sel spermatosit, sel spermatid, dan sel leydig dengan menggunakan mikroskop. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian (ANOVA) Satu arah. Hasil dari penelitian ini menujukkan ada pengaruh ekstrak bunga, daun, dan akar kembang sepatu terhadap jumlah sel spermatogonia (P
Strategi Self-Management Untuk Meningkatkan Kebiasaan Belajar Siswa Pravesti, Cindy Asli
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.195 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penggunaan strategi self-management untuk meningkatkan kebiasaan belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan The Solomon Tiga Group Design, di mana ada tiga kelompok: kelompok eksperimen, kelompok kontrol 1 dan kontrol kelompok 2. Subjek penelitian 18 siswa yang dibagi menjadi 6 siswa pada setiap kelompok. Data yang dikumpulkan menggunakan skala kebiasaan belajar. Hasil menunjukkan perbedaan dari kebiasaan belajar sebelum dan sesudah penggunaan strategi self-management. Strategi self-management pada ketiga kelompok dilihat dari hasil asymp. sig sebesar 0,001. Ini berarti bahwa konseling kelompok dengan strategi self-management efektif untuk meningkatkan kebiasaan belajar.
Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Program BPJS Kesehatan Di Puskesmas Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik Suhartono, Suhartono PPKn
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.654 KB)

Abstract

Pelayanan publik merupakan gerbang utama reformasi birokrasi karena pelayanan publik adalah ruang dimana masyarakat dan aparatur Negara berinteraksi secara langsung. Pelayanan publik tidak akan berhasil dengan maksimal tanpa adanya dorongan dan partisipasi dari masyarakat, oleh karenanya salah satu dengan cara peningkatan kualitas pada pelayanan kesehatan melalu program BPJS Kesehatan. Dengan adanya pengadaan pelayanan BPJS Kesehatan yang maksimal diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pemenuhan pelayanan publik.Oleh karenanya, petugas dinas kesehatan atau pemerintah harus memahami dan bagaimana cara untuk mendorong masyarakat agar ikut berperan serta dan berpartisipasi dalam pengadaan program BPJS Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi dan partisipasi masyarakat Balongpanggang terhadap pengadaan program BPJS Kesehatan di PUSKESMAS Kecamatan Balongpanggang. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan kualitatif. Data digali melalui wawancara, angket dan dokumentasi.Subyek penelitian terdiri dari masyarakat, orang yang berobat dipuskesmas menggunakan kartu BPJS Kesehatan, petugas atau perawat dan dokumen- dokumen lainnya. Untuk menjaga keabsahan data, digunakan teknik uji validitas, pengujian transfer beliti, pengujian depena belity dan pengujian confirmability. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan mengunakan teknik analisis deskriftif kualitatif. Dalam melakukan analisis data, peneliti melakukan reduksi data, penyaji data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dan interprestasi data. Data disimpulkan bahwa persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap pengadaan program BPJS Kesehatan di Puskesmas Balongpanggang cukup baik dalam proses pelaksanaan, pelayanan, respon dan partisipasi, Bentuk partisipasi adalah wujud dalam memberikan dukungan terhadap pelayanan yang lebih unggul lagi.
Ketidakefektifan Kalimat dalam Jurnal Ilmiah Linguistik Indonesia Edisi Tahun 2013 Astuti, Sri Budi
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.595 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan deskripsi tentang ketidakefektifan kalimat dalam jurnal ilmiah Linguistik Indonesia edisi 2013. Penelitian ini memfokuskan ketidakefektifan kalimat yang dikaji dari ciri-ciri kalimat efektif, yaitu kesepadanan struktur, keparalelan bentuk, ketegasan makna, kehematan kata, kecermatan, kepaduan gagasan, dan kelogisan bahasa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dengan teknik simak dan catat. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah:pertama, berdasarkan ketidaksepadanan struktur terdapat kesalahan pada konjungsi presposisi, penggunaan kata yang di depan predikat, dan ketidaktepatan peletakan konjungsi intrakalimat. Kedua, ketidakparalelan atau ketidaksamaan bentuk ditemukan dalam bentuk frasa, afiks, sufiks, dan konfiks. Ketiga, ketidaktegasan ditemukan konjungsi bagaimana yang dirasa kurang tegas sebab tidak terdapat partikel pun untuk mempertegas makna tersebut. Keempat, ketidakhematan ditemukan subjek ganda dalam satu kalimat yang menyebabkan di dalam kalimat tunggal tersebut memiliki dua subjek. Kelima, ketidakcermatan ditemukan sebanyak 13 kalimat dikarenakan memiliki tafsiran ganda atau ambigu. Keenam, ketidakpaduan ditemukan sebanyak sembilan kalimat yang bertele-tele. Ketujuh, ketidaklogisan ditemukan ketidaktepatan penggunaan ejaan tanda baca, yaitu tanda koma (,) dan tanda pisah (-). Ketidaklogisan tersebut juga terjadi karena ide kalimat yang di tandai dengan konjungsi di mana, sehingga menjadi tidak jelas kalimat tersebut. Berdasarkan hasil analisis data, dari 2.600 kalimat dalam jurnal ilmiah Linguistik Indonesia terdapat 246 kalimat yang tidak memenuhi kriteria kalimat efektif. Hal ini menunjukkan bahwa jurnal ilmiah Linguitik Indonesia masih perlu direvisi dari segi kalimat efektif untuk edisi selanjutnya.

Page 1 of 27 | Total Record : 267