cover
Contact Name
Jurnal TP Unisi
Contact Email
juraltpunisi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltepeunisi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian
ISSN : 23014083     EISSN : 25985132     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian ini merupakan publikasi resmi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri, Tembilahan. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada bulan Mei Tahun 2012. Namun OJS baru diterapkan pada Tahun 2018. Jurnal ini memuat tinjauan mengenai hasil-hasil penelitian dan non penelitian tentang suatu permasalahan secara komprehensif dan prospek pengembangannya, serta bertujuan memberi informasi tentang Teknologi Pertanian Jurnal ini berfokus pada teknologi pertanian seperti sains dan teknik pangan, teknologi dan manajemen industri pangan, teknik pertanian dan rekayasa bioproses.
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
KAJIAN PENERAPAN CARA PRODUKSI YANG BAIK (CPB) DAN PENGARUH SUMBER MATA AIR TERHADAP MUTU AIR MINUM ISI ULANG (AMIU) DI KECAMATAN TEMBILAHAN HULU Pratiwi, Dina; Ninsix, Retti
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari mana sumber mata air yang digunakan Depot RR QUA, SPDP-99, ARAYA, Dan CACA WATER untuk diolah menjadi air minum Isi ulang, lalu apakah ada penerapan CPB pada depot air minum RR QUA, SPDP-99, ARAYA, Dan CACA WATER Dan apakah ada pencemaran bakteri Escherichia coli pada produksi air minum di sejumlah depot air minum isi ulang di Kecamatan Tembilahan Hulu.
PANGAN HALAL DAN CARA MEMILIH PRODUK KEMASAN YANG AMAN DAN HALAL Mardesci, Hermiza
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.159 KB)

Abstract

Jaminan pangan halal dan keamanan pangan sangat dibutuhkan oleh konsumen. Oleh sebab itu, pengetahuan mengenai pangan halal dan keamanan pangan perlu ditingkatkan. Pangan yang baik dapat diartikan sebagai pangan yang memiliki cita rasa baik, sanitasi higine baik dan kandungan gizinya yang baik. Konsumsi makanan halal merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Ketentuan halal dan haramnya suatu bahan pangan berasal dari Allah SWT. Ketentuan ini tercantum di dalam Al-Quran dan Hadis.
STUDI PERBANDINGAN KACANG MERAH (Phaseolus Vulgaris L.) DAN RUMPUT LAUT (Euchema cottonii) TERHADAP KARAKTERISTIK PERMEN JELLY Amin, Moh; Novitasari, Rifni; Mardesci, Hermiza
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang banyak ditemukan dan dimanfaatkan di Indonesia. Kacang merah kering merupakan sumber protein nabati, karbohidrat kompleks, serat, vitamin B, folasin, tiamin, kalsium, fosfor, dan zat besi. Rumput laut (Euchema cottonii) merupakan salah satu komoditi kelautan Indonesia yang cukup potensial sebagai penghasil devisa negara. Kadar karagenan dalam setiap Eucheuma berkisar antara 54-73% tergantung pada jenis dan tempat tumbuhnya. Rumput laut ini digunakan dalam pengolahan permen jelly bertujuan untuk membantu tekstur dari permen jelly kacang merah, karena rumput laut mengandung karagenan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi perbandingan antara kacang merah (Phaseolus Vulgaris L.) dan rumput laut (Euchema cottonii) yang tepat terhadap karakteristik permen jelly. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL), menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada C (kacang merah 50% dan rumput laut 50%) dengan kadar air total 22,95 %, kadar gula reduksi 19,10 %, kadar abu 1,012 %, dan hasil uji organoleftik rasa 4,15%, warna 3,9%, aroma 4,2% dan tekstur 4,15%. Pada pembuatan permen jelly kacang merah dan rumput laut belum menghasilkan permen dengan kadar air yang sesuai standar SNI.
PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG BERAS DAN TEPUNG TAPIOKA TERHADAP PENERIMAAN KONSUMEN PADA CENDOL Rahman, Maulana; Mardesci, Hermiza
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.113 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari perbandingan tepung beras dengan tepung tapioka terhadap penerimaan konsumen pada cendol yaitu kadar air, kadar pati, dan uji organoleptik. Selain itu juga bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dari perbandingan tepung beras dengan tepung tapioka terhadap karakteristik cendol yaitu kadar air, kadar pati, dan uji organoleptik. Kesimpulan dari penelitian ini, adalah produk cendol yang paling baik berdasarkan uji organoleptik yaitu pada perlakuan D dengan penggunaan tepung beras 75% dan tepung tapioka 25% dengan skor 3,65%. Cendol yang dihasilkan dengan kadar air terbaik pada perlakuan E (tepung beras 100% dengan tepung tapioka 0%) memiliki kadar air 73.605%, sedangkan kadar pati tertinggi pada perlakuan D (tepung beras 75% dengan tepung tapioka 25%) yaitu 26.186%. Perlakuan yang diberikan pada cendol dengan perbandingan tepung beras dengan tepung tapioka tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar pati cendol yang dihasilkan namun memberikan pengaruh nyata terhadap warna dan tekstur cendol.
PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN DAN JENIS GULA DALAM PEMBUATAN “NATA DE COCO” Ninsix, Retti
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air kelapa yang dihasilkan di Indonesia berjumlah lebih dari 900 juta liter pertahun. Bahan ini sebagian kecil sudah dimanfaatkan oleh masyarakat, sedangkan selebihnya sering merupakan bahan yang terbuang begitu saja dan berakibat buruk terhadap kesuburan tanah khususnya tanah lahan pertanian.“nata de coco” merupakan jenis makanan hasil fermentasi air kelapa oleh suatu bakteri Acetobacter Xylinum. Makanan ini membentuk padat,putih,transparan dan rasanya menyerupai kolang kaling. Biasanya disajikan campuran dalam “fruit bowl, ” fruit cocktail”, ice cream atau cukup diberikan sirup saja.Cara kerja pembuatan “nata de coco” sederhana dan mudah dikerjakan, hanya saja memerlukan suasana yang bersih dan kondisi yang aseptis.Penelitian menggunakan ranncangan acak lengkap (RAL) dalam bentuk factorial yang terdiri dari 2 faktor ( A sebagai factor 1  dan B sebagai factor ke -2 ) yang setiap factor terdiri dari 3 taraf ( A1 = a1,a2.a3 dan B = b0,b2,b3 ) dan 3 ulangan, di uji lanjut dengan BNJ pada taraf 5%. Perlakuan yang digunakan adalah a1,b0 (air kelapa tua : glukosa), a1,b1 (air kelapa tua : sukrosa), a1,b2 (air kelapa tua : fruktosa), a2,b0 ( air kelapa ½ tua : glukosa), a2,b1 (air kelapa ½ tua : sukrosa), a2,b2 (air kelapa ½ tua : glukosa), a3,b0 (air kelapa muda : glukosa), a3,b1 (air kelapa muda : sukrosa), a3,b2 (air kelapa muda : fruktosa).Pengamatan yang dilakukan terhadap rendemen, ketebalan, kadar air, total asam, kadar gula dan uji organoleptik terhadap nilai warna, tekstur dan rasa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan kelapa dan jenis gula yang digunakan berpengaruh nyata terjadi aksi dari kedua factor terhadap nilai kadar gula, ketebalan dan kadar air dan berpengaruh nyata terhadap nilai total asam dan rendemen tetapi tidak terjadi interaksi dari kedua factor, terhadap nilai organoleptik terhadap nilai rasa, warna dan tekstur cendrung disukai. Perlakuan yang terbaik yaitu tingkat kematangan kelapa tua dan jenis gula glukosa.Kata kunci : kematangan kelapa, jenis gula dan Acetobacter Xylinum.
PENGOLAHAN NUGGET SAYUR Rujiah, Rujiah; Ninsix, Retti; Hayati, Zinatal
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.432 KB)

Abstract

Selama ini nugget yang dijual dipasaran berasal dari bahan baku hewani seperti ikan, daging, ayam maupun udang. Dengan memodifikasi bahan dasar pengolahan nugget pada penelitian ini dengan menggunakan sayur seperti wortel diharapkan dapat menghasilkan nugget yang bergizi tinggi namun harganya lebih murah sehingga dapat dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Formulasi Perbandingan Wortel (Daucus carota L) dan Ikan Gabus (Ophiocephalus stiatus) Terhadap Karakteristik Nugget. Dari hasil analisis diperoleh perlakuan yang terbaik yaitu perlakuan E (3:1) dengan Kadar Air (61,75%), Kada Abu (20%), Kadar Protein (8%), Kadar Lemak (13,25%), Kadar B-Karoten (5,50%), Kadar Karbohidrat (17,25%), Warna (3,50), Rasa (3,25), Aroma (3,00), dan Tekstur (3,00).
PENGARUH LAMA PEMERAMAN DAN JENIS KERTAS PEMBUNGKUS TERHADAP KUALITAS SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KIMIA BUAH PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum L) Suryanti, Sevia Dwi; Apriyanto, Mulono
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan jenis kertas pembungkus pada pemeraman buah pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum L) terhadap kualitas sifat organoleptik dan kimia. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian yaitu RAK (Rancangan Acak Kelompok). Jenis pisang yang digunakan dalam penelitian ini adalah pisang ambon kuning dengan 1 kontrol dan 2 perlakuan, berupa pisang ambon yang diperam menggunakan kertas kraft polos dan kertas kraft bertinta sebesar 20% dari berat pisang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemeraman terdapat pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap sifat kimia yaitu vitamin C dan gula reduksi. Kadar Vitamin C dan gula reduksi meningkat selama proses pemeraman, nilai tertinggi terdapat pada hari ke-5 pemeraaman yaitu 84,48 mg untuk vitamin C dan 5,90% untuk gula reduksi. Pada jenis kertas pembungkus terdapat pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap sifat kimia yaitu vitamin C dan gula reduksi. Jenis kertas pembungkus bertinta dapat mempercepat proses pematangan. Uji organoleptik (rasa, aroma, warna, tekstur) yang paling banyak disukai panelis adalah buah pisang ambon kuning dengan media pemeraman kertas bertinta
PENGARUH LAMA PEREBUSAN TERHADAP PENERIMAAN KONSUMEN PADA KUE BERBAHAN DASAR TEPUNG KETAN Yoka, Berry Tri; Mardesci, Hermiza
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.328 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu perebusan kue berbahan dasar tepung ketan yang tepat terhadap penerimaan konsumen. Rancangan percobaan penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan lama perebusan (A = 4 menit lama perebusan, B = 5 menit lama perebusan, C = 6 menit lama perebusan, D = 7 menit lama perebusan). Analisa dilakukan untuk menentukan kadar air, kadar pati, dan organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur). Untuk hasil terbaik dari uji penerimaan panelis terhadap kue berbahan dasar tepung ketan adalah pada perlakuan A (7 menit lama perebusan) yaitu dengan kadar air 51,8301%, kadar pati 45,3964%, uji organoleptik warna 3,7%, aroma 3,2%, rasa 3,3%, dan tekstur 3,3%. Kue yang berbahan dasar tepung ketan yang direbus terlalu lama kurang disukai oleh konsumen tetapi sebaliknya kue berbahan dasar tepung ketan yang direbus dengan waktu yang singkat lebih di sukai oleh konsumen.
STUDI PEMBUATAN ROTI MANIS DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG UBI JALAR KUNING Darmawansyah, Andi; Ninsix, Retti
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul Studi Pembuatan Roti Manis dengan Substitusi Tepung Ubi Jalar (Ipomea batatas L) bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ubi jalar yang tepat untuk dapat menghasilkan roti yang bermutu baik. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri dan analisa mutu roti manis dilaksanakan di Laboratorium Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor.Bahan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah tepung ubi jalar, tepung terigu, gula pasir, telur, susu bubuk, fermipan, mentega, coklat batang, bread improver dan alat yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pisau, panci, talenan, slicer, sendok, ayakan tepung, kompor, baskom, gelas ukur, timbangan analitik, timbangan, mixer, oven kue, wadah alumunium, loyang kue.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Adapun 3 perlakuan substitusi tepung ubi jalar dengan tepung terigu adalah :A = 1 : 3 (25 % tepung ubi jalar + 75 % tepung terigu),B = 1 : 1 (50 % tepung ubi jalar + 50 % tepung terigu), dan C = 3 : 1 (75 % tepung ubi jalar + 25 % tepung terigu). Dari penelitian ini diperoleh bahwa perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan B (substitusi 50 % tepung ubi jalar + 50 % tepung terigu) dengan kadar air 30.918 %, kadar abu 1.8097 %, daya pengembangan 75.65 %, nilai warna 3.95, aroma 3.90 dan rasa 3.70 serta tekstur 3.55
ANALISA MUTU MINYAK KELAPA SAWIT MENTAH DI POM IV NYATO PT. TH INDO PLANTATIONS KECAMATAN PELANGIRAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR RIAU Irianto, Irianto; Apriyanto, Mulono
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Pertanian Prodi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

sahaan besar yang telah maju dan berkembang khususnya dalam bidang pengolahan minyak kelapa sawit mentah. Analisa mutu minyak sawit yang dilakukan di PT.TH Indo Plantations POM Nyato Kabupaten Indragiri Hilir Riau yaitu analisa Asam Lemak Bebas (ALB) dan Kadar Air serta analisa kadar kotoran / dirt. Di PT. TH Indo Plantations POM Nyato Kabupaten Indragiri Hilir Riau, standar Asam Lemak Bebas (ALB) yaitu >3 % untuk di vacum atau CPO produksi dan < 4 % untuk di BST % sedangkan standar Kadar Air yaitu 0,15-0,18 % dan untuk standar dirt atau kadar kotoran ialah 0,02. Untuk ketiga standar yang ditetapkan oleh POM Nyato, analisa yang sering melebihi dari standar ialah analisa moisture dan analisa dirt.

Page 1 of 17 | Total Record : 169