cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Jurusan Ilmu Keolahragaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
HUBUNGAN LETAK TOPOGRAFI DAN STATUS SOSIAL EKONOMI DENGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA SD DI KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Mubarak, Syahrul; Yoda, I Ketut; Sudarmada, I Nyoman
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1324.923 KB) | DOI: 10.23887/jiku.v5i3.14912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan letak topografi dan status sosial ekonomi orang tua dengan tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V sekolah dasar pada usia 10 – 12 tahun yang bertempat tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dan perbandingan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas V usia 10 – 12 tahun di Kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, usia 10-12 tahun yang terdiri dari MIN 2 Buleleng, SD Negeri 1 Pancasari dan SD Negeri 3 Pancasari. Jumlah sampel pada penelitian ini 175 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan tes kebugaran jasmani. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi product moment dan analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS for window versi 16.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara perbedaan letak topografi dengan tingkat kesegaran jasmani siswa SD di Kabupaten Buleleng, (2) Tidak terdapat hubungan positif dan signifikan antara perbedaan status sosial ekonomi orang tua dengan tingkat kesegaran jasmani SD di Kabupaten Buleleng, (3) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara status sosial ekonomi orang tua dan letak topografi secara bersama-sama dengan tingkat kesegaran jasmani siswa SD di Kabupaten BulelengKata Kunci : Topografi, Status Sosial Ekonomi, dan Kesegaran Jasmani This study is aimed to determine the correlation of the location and parents’ economic status of topography at the physical fitness level the physical fitness level of grade V elementary school students within 10-12 years old who live in the highlands and lowlands. This research is a correlation. The population of this study were grade V students within 10-12 years old in Buleleng District. The sampling technique in this research was using puspsive sampling method. The sample of the research were students within 10-12 years old at MIN 2 Buleleng, SD Negeri 1 Pancasari and SD Negeri 3 Pancasari. The total numbers of sample in this study were 175 students. Data collection methods using questionnaires and physical fitness tests. Data analysis method used in this research was product moment correlation technique and multiple regression analysis which processed using SPSS program for Windows version 16.0 The result of the study showed that (1) there was positive and significant correlation between the difference of topography and the physical fitness level of elementary school students in Buleleng regency, (2 there was no positive and significant correlation between the difference of parents’ socioeconomic status with the physical fitness level of elementary school in Buleleng regency, (3) There was a positive and significant correlation between parents’ socioeconomic status and the location of topography with the physical fitness level of elementary students in Buleleng Regency.keyword : Physical fitness, Socioeconomic Status, Topography
PENGARUH PELATIHAN STAR RUN TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN Sanjaya, I Kadek Anom; Yoda, I Ketut; Sudarmada, I Nyoman
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.303 KB) | DOI: 10.23887/jiku.v6i3.8832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan star run terhadap peningkatan kecepatan dan kelincahan pada siswa pesetra ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 2 Pupuan tahun 2016. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan “The non-randomized control group pretest posttest design”. Subyek penelitian ini siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 2 Pupuan dengan jumlah 38 orang. Instrumen yang digunakan tes lari cepat (sprint) dengan jarak 50 meter untuk kecepatan dan Illinois agility run untuk kelincahan. Data dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji-t independent untuk kecepatan diperoleh nilai signifikansi (0,000) dan untuk kelincahan diperoleh nilai signifikansi (0,000) semua data lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pelatihan star run berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan dan kelincahan pada siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 2 Pupuan tahun pelajaran 2016/2017. Bagi para pelaku olahraga, disarankan untuk menggunakan pelatihan star run sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kebugaran jsmani khususnya kecepatan dan kelincahan. Kata Kunci : pelatihan, star run, kecepatan, kelincahan This study aims to determine the influence of star training run against the increased speed and agility on the soccer extracurricular pesetra students SMP Negeri 2 Pupuan 2016. The study was a quasi-experimental design with "The non-randomized control group pretest posttest design". The subjects of this study student extracurricular participants soccer SMP Negeri 2 Pupuan by the number 38. The instruments used to run tests quickly (sprint) with a distance of 50 meters for speed and agility run for the Illinois agility. Data were analyzed by independent t-test at the significance level () 0.05 with SPSS 16.0. Based on the analysis of data using independent t-test for speed significance value (0,000) and for agility significance value (0.000) all data is smaller than the value α (Sig keyword : training, star run, speed, agility
PENGARUH CIRCUIT TRAINING TERHADAP WAKTU REAKSI DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLABASKET ., Ni Made Shintya Ratika Dewi; ., Dr. I Ketut Yoda, S.Pd., M.Or.; ., dr. Ni Putu Dewi Sri Wahyuni, S.Ked.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.592 KB) | DOI: 10.23887/jiku.v4i2.7899

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh circuit training terhadap waktu reaksi dan daya ledak otot tungkai. Rancangan penelitian yang digunakan adalah the non-randomized control group pretest posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa peserta ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 1 Banjar yang berjumlah 30 orang. Untuk variabel waktu reaksi diukur dengan menggunakan tes whole body reaction dan variabel daya ledak otot tungkai dengan tes vertical jump, selanjutnya dianalisis dengan uji t-independent pada taraf signifikasi 95%, α = 0,05 dengan bantuan SPSS 16,0. Hasil analisis waktu reaksi didapatkan nilai signifikansi 0.001 < taraf signifikansi 0.05, sehingga hipotesis circuit training berpengaruh terhadap waktu reaksi dapat diterima. Untuk hasil analisis daya ledak otot tungkai didapat nilai signifikansi 0.002 < taraf signifikansi 0.05, sehingga hipotesis circuit training berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa circuit training berpengaruh terhadap peningkatan waktu reaksi dan daya ledak otot tungkai pada siswa peserta ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 1 Banjar Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : circuit training, waktu reaksi, daya ledak This experimental study aimed to determine the effect of circuit training on reaction time and explosive power leg muscle. The research design was the non-randomized control group pretest posttest design. The subjects of this study were 30 students in extracurricular basketball in SMA Negeri 1 Banjar. The variable reaction times were measured using whole body reaction test, variables leg muscle explosive power with a vertical jump test, then analyzed by independent t-test at 95% significance level, α = 0,05 with SPSS 16.0. The result of the analysis of reaction time obtained the value significance 0.001 < 0.05 significance level, so the hypothesis circuit training effect on reaction time can be accepted. For the analysis of leg muscle explosive power obtained value significance 0.002 < 0.005 significance level, so the hypothesis circuit training effect on leg muscle explosive power is received. It can be concluded that the circuit training effect on reaction time and increase leg muscle explosive power to the participant in student extracurricular basketball SMA Negeri 1 Banjar in academic year 2015/2016keyword : circuit training, reaction time, explosive power
PENGARUH PELATIHAN BERMAIN FUTSAL TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN ., I Gede Eka Dharma Wibawa; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Nyoman Sudarmada, S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v3i1.4869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan bermain futsal terhadap peningkatan kecepatan dan kelincahan pada siswa putra SMP Negeri 2 Sawan tahun 2014. Jenis penelitian adalah eksperimen sungguhan (true experimental) dengan rancangan “the randomized pretest-posttest control group design”. Sampel penelitian ini siswa putra kelas VII dengan jumlah 32 orang. Instrumen yang digunakan tes lari cepat (sprint) dengan jarak 50 meter untuk kecepatan dan tes zig-zag run untuk kelincahan. Data dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Deskripsi data nilai pretest kecepatan pada kelompok perlakuan memiliki mean sebesar 8,88, dan nilai posttest kecepatan memiliki mean sebesar 8,21. Pada kelompok kontrol nilai pretest kecepatan memiliki mean sebesar 8,77, dan nilai posttest kecepatan memiliki mean sebesar 8,78. Pada kelompok perlakuan nilai pretest kelincahan memiliki mean sebesar 16,83, dan nilai posttest kelincahan memiliki mean sebesar 16,14. Pada kelompok kontrol nilai pretest kelincahan memiliki mean sebesar 16,85, dan nilai posttest kelincahan memiliki mean sebesar 16,85. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji-t independent untuk kecepatan diperoleh signifikansi sebesar 0,01. Sedangkan untuk kelincahan diperoleh signifikansi sebesar 0,02. Dengan demikian hipotesis penelitian pelatihan bermain futsal terhadap peningkatan kecepatan dan kelincahan dapat diterima. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa: (1) Pelatihan bermain futsal berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan lari pada siswa putra kelas VII SMP Negeri 2 Sawan. (2). Pelatihan bermain futsal berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pada siswa putra kelas VII SMP Negeri 2 Sawan.Kata Kunci : pelatihan, bermain futsal, kecepatan, kelincahan. This study aims to determine the effect of playing futsal training to increased of speed and agility on male student SMP Negeri 2 Sawan 2014. This study was true experimental research with the randomized pretest-posttest control group design. Sample of this study were seventh grade male student of SMP Negeri 2 Sawan with number 32. The instruments used on te study were 50 meters dash to asses speed and zigzag run to asses agility. Data description shows improvement of the speed and agility for treatment group. Speed variable increased from 8.88 to 8.21 on treatment group, and not experience of improvement from 8.77 to 8.78 on control group. Agility variable increased from 16.83, to 16.14 on treatment group. and not experience of improvement from 16.85 to 16.85 on control group. Based on data analysis using independent t-test show increased of seed and agility, with the significance value 0.01 for speed and 0.02 for agility, it smaller than the value of α (Sig
PENGARUH PELATIHAN MEDICINE BALL SCOOP TOSS DAN MEDICINE BALL THROW TERHADAP DAYA LEDAK OTOT LENGAN ., I Wayan Mahardika; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., I Nyoman Sudarmada, S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.624 KB) | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan medicine ball scoop toss dan medicine ball throw terhadap peningkatan daya ledak otot lengan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan the randomized pretest posttest control groups design. Sampel penelitian sebanyak 45 orang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Daya ledak otot lengan diukur dengan two hand medicine ball put dan data dianalisis dengan uji anava satu jalur dan uji lanjut least significant difference (LSD) pada taraf signifikansi (α) 0,05 dengan bantuan komputer program SPSS 16,0. Hasil deskripsi data penelitian daya ledak otot lengan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dimasing-masing kelompok. Kelompok perlakuan medicine ball scoop toss meningkat 0,30 meter, kelompok perlakuan medicine ball throw meningkat 0,69 meter, dan kelompok kontrol 0,02 meter. Hasil analisis data menggunakan anava menghasilkan nilai Fhitung 10,624 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan perbedaan pengaruh dari masing-masing kelompok. Maka dilanjutkan dengan mengunakan uji least significant difference (LSD) yang menunjukkan bahwa pelatihan medicine ball throw mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan medicine ball scoop toss terhadap daya ledak otot lengan dengan mean difference sebesar 0,3800. Dari uji analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pelatihan medicine ball scoop toss dan medicine ball throw berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot lengan dan terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan serta pelatihan medicine ball throw mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan medicine ball scoop toss terhadap peningkatan daya ledak otot lengan.Kata Kunci : pelatihan medicine ball scoop toss, pelatihan medicine ball throw dan daya ledak otot lengan. This study was an experiment which aimed at finding out the effect of training medicine ball scoop toss and medicine ball throw to the increase explosive power arm muscles. This research was a real experiment studies the control groups of randomized pretest-posttest design. Forty-five samples are determined by simple random sampling technique. Explosive power arm muscles is measured with two hand medicine ball put and the data were analyzed by ANOVA test and test further the path of least significant difference (LSD) at a significance level (α) of 0.05 by using SPSS 16.0 program. The results of the study data description explosive power arm muscles showed an increase in the average value in the respective groups. The treatment group medicine ball scoop toss rose 0.30 meters, medicine ball throw treatment groups increased by 0.69 meters, 0.02 meters and the control group. Results of data analysis using anova F value 10.624 generate value and significance value 0.000
PENGARUH PELATIHAN SHUTTLE RUN TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN ., Wayan Marjana; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., dr. Made Budiawan, S.Ked.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.487 KB) | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.2831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Shuttle Run terhadap kecepatan dan kelincahan pada siswa putra kelas VIII SMP N 3 Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan rancangan the modified randomized the pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII SMP N 3 Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian sebanyak 30 orang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan tes lari sprint 50 Meter dan Illinois Agility Test. selanjutnya dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16,0. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dengan menggunakan uji-t independent menunjukkan untuk data kecepatan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,00. Sedangkan untuk data kelincahan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,000. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) pelatihan Shuttle Run berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan pada siswa putra kelas VIII SMP N 3 Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014, 2) pelatihan Shuttle Run berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pada siswa putra kelas VIII SMP N 3 Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Kata-kata kunci: pelatihan Shuttle Run, kecepatan, kelincahan This study aims to determine the effect of the training Shuttle Run to the speed and agility of the class VIII student son SMP N 3 Tampaksiring academic year 2013/2014 . This type of research is experimental research with the design of the modified randomized pre - test post-test control group design . The study population was the son of eighth grade students of SMP N 3 Tampaksiring academic year 2013/2014 , amounting to 120 people. 30 samples are determined by simple random sampling technique . The instrument used in this study using 50 meter sprint test and the Illinois Agility Test . then analyzed by independent t-test at significance level (  ) 0.05 with SPSS 16.0. Based on the analysis of research data using independent t-test shows the speed of the data obtained to calculate a significance value smaller than the value of α ( Sig < 0.05 ) is equal to 0.00 . As for the data obtained agility significance count value is smaller than the value of α ( Sig < 0.05 ) is equal to 0.00. From the results of the study concluded that : 1 ) training of Shuttle Run to affect the increased speed of the class VIII student son SMP N 3 Tampaksiring academic year 2013/2014 , 2 ) training of Shuttle Run to affect the increased agility in class VIII student son SMP N 3 Tampaksiring school year 2013/2014. keyword : Key words : Shuttle Run training , speed , agility.
PENGARUH PELATIHAN THREE CORNER DRILL TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN DAN POWER Pratama, I Gede Agunk Teddy; Budiawan, Made; Sudarmada, I Nyoman
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v6i3.2648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan three corner drill terhadap kelincahan dan power otot tungkai. Jenis penelitian adalah quasi experimental dengan rancangan the non-randomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian yang digunakan siswa putra peserta ektrakurikuler sepak bola SMPN 2 Pekutatan. Data post-test kelincahan dan power otot tungkai pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi (α) 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil uji-t independent didapatkan hasil : (1) untuk variabel kelincahan, hasil perbandingan kelompok perlakuan dan kontrol didapatkan nilai thitung = -2,948 , dengan nilai signifikansi 0,009, (2) untuk variabel power, hasil perbandingan kelompok perlakuan dan kontrol didapatkan nilai thitung = 3,176, dengan nilai signifikansi 0,005. Nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05), dengan demikian hipotesis penelitian “pelatihan three corner drill berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan dan power otot tungkai pada siswa putra peserta ektrakurikuler sepak bola SMPN 2 Pekutatan” diterima. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa : (1) Pelatihan three corner drill berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pada siswa putra peserta ektrakurikuler sepak bola SMP Negeri 2 Pekutatan (2) Pelatihan three corner drill berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa putra peserta ektrakurikuler sepak bola SMP Negeri 2 Pekutatan. Kata Kunci : kelincahan, daya ledak, three corner drill The purpose of this research was to find out the effect of three corner drill training toward the increased agility and power muscle of legs. The type of research was a quasi-experimental and the design of research was the non-randomized pretest-posttest control group design. The subjects were man’s student football extracurricular participants of SMPN 2 Pekutatan. Agility and muscle power of legs posttest to the treatment group and the control group were analyzed by independent t-test at significance 0,05 with SPSS 16.0. Based on independent t-test results were showed : (1) to the agility variable, the comparison of the treatment and the control group values obtained t = -2,948, with a significance value of 0,009, (2) to muscle power of legs variable, the comparison of the treatment and the control group values obtained t = 3,176, with a significance value of 0,005. Calculated significance value smaller than the value of 0,05 (Sig < 0.05), thus the research hypothesis "three corner drill training affect the increased agility and muscle power of legs in football extracurricular participants of SMPN 2 Pekutatan " was received. From the analyzed and discussion were concluded that : (1) three corner drill training effect the increased agility in football extracurricular participants of SMPN 2 Pekutatan, (2) three corner drill training effect the increased muscle power of legs in football extracurricular participants of SMPN 2 Pekutatan. keyword : Agility, power, three corner drill
PENGARUH PELATIHAN HEXAGONAL OBSTACLE DAN SPRINT SIDE HOP TERHADAP DAYA LEDAK (POWER) OTOT TUNGKAI Muriasa, Komang
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 1, No 1 (2013): sport injuries
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v1i1.1581

Abstract

This study aims to know the effect of sprint training hexagonal obstacle and side hop to the increase in leg muscle explosive power. This type of research is a quasi-experiment with the design of a non-randomized control group pretest-posttest design. Subject students high school football participants ektrakurikuler Study Tour Singaraja school year 2012/2013 amounted to 27 people, and then divided into 3 groups with ordinal pairing technique that has 9 people. Explosive leg muscle power was measured by vertical jump test. Data were analyzed by F test (one way ANOVA) at the significance level (α) = 0.05 with SPSS 16.0. Results of data analysis showed that the treatment group hexagonal obstacle in an increase of 10.22 cm, the treatment group sprint hop side and an increase of 9.33 in the control group increased by 1.22 cm. Results of one way ANOVA test explosive leg muscle power variables between the treatment and control groups gained significance Fcount 9,995 and 0,001. From the results of research and discussion can be concluded: 1). Hexagonal obstacle training and sprint berpengaryh hop side to increase the explosive power of the leg muscles. 2). There is a difference between the effect of hexagonal obstacle training and sprint training side where the hexagonal obstacle hop better. Key words: hexagonal obstacle training, sprint training side hops, leg muscle explosive power.
PENGARUH PELATIHAN SPRINT 50 METER PADA MEDIA TANAH DAN PASIR TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA SISWA SMP N 3 BANJAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Atmaja, I Putu Agus Surya; Sudiana, I Ketut; Tisna, Gede Doddy
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v6i2.14924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pelatihan sprint 50 meter pada media tanah dan sprint 50 meter pada media pasir terhadap daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan the non-randomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP N 3 Banjar tahun pelajaran 2016/2017 berjumlah 32 orang, kemudian dibagi menjadi 2 kelompok dengan menggunakan teknik ordinal pairing, yaitu 16 orang diberikan pelatihan sprint 50 meter pada media tanah dan 16 orang diberikan pelatihan sprint 50 meter pada media pasir. Daya ledak otot tungkai diukur dengan test vertical jump. Data yang di dapat dianalisis dengan uji-t Independent pada taraf signifikansi (α) = 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Hasil analisis data menunjukan adanya perubahan nilai rata-rata pada variabel daya ledak otot tungkai. Pada kelompok perlakuan sprint 50 meter pada media tanah terjadi peningkatan sebesar 9,75, pada kelompok perlakuan sprint 50 meter pada media pasir terjadi peningkatan sebesar 15,88. Hasil uji-t Independent variabel daya ledak otot tungkai antara kelompok perlakuan sprint 50 meter pada media tanah dan sprint 50 meter pada media pasir didapat nilai thitung sebesar 2,789 dan signifikasi 0,009 yang berarti terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan sprint 50 meter pada media tanah dan sprint 50 meter pada media pasir terhadap daya ledak otot tungkai. Berdasarkan hasil analisis data Post-test nilai rata-rata kelompok perlakuan, maka kelompok pelatihan sprint 50 meter pada media pasir lebih baik pengaruhnya dibandingkan pelatihan sprint 50 meter pada media tanah terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai sebesar 15,88. Dari hasil analisis data dalam pembahasan disimpulkan bahwa; (1) pelatihan sprint 50 meter pada media tanah dan sprint 50 meter pada media pasir berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. (2) terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan sprint 50 meter pada media tanah dan sprint 50 meter pada media pasir terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. (3) pelatihan sprint 50 meter pada media pasir lebih baik daripada sprint 50 meter pada media tanah terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Kata Kunci : pelatihan sprint 50 meter pada media tanah, pelatihan sprint 50 meter pada media pasir, daya ledak otot tungkai. This study aims to determine the effect of 50 meter sprint exercise on soil media and sprint 50 meters on sand media against explosive muscle limb power. This type of research is an experiment with the design of non randomized control group pretest posttest design. The subjects of the study were students of class VIII SMP N 3 Banjar 2016/2017 academic year amounted to 32 people, Then divided into 2 groups using ordinal pairing technique, which is 16 people given sprint training 50 meters on the soil media and 16 people were given training sprint 50 meters on the sand media. Limb muscle explosive power is measured by a vertical jump test. The data can be analyzed by the Independent t-test at the level of significance (α) = 0.05 with the help program of SPSS 16.0. The results of data analysis showed a change in mean values on explosive muscle power variables. In the sprint treatment group 50 meters on the soil media an increase of 9,75, in the sprint treatment group 50 meters on the sand media increased by 15,88. The result of t-test of Independent variable of explosive muscle limb between sprint treatment group 50 meter on soil media and sprint 50 meter on sand media obtained tcount value 2,789 and significance 0,009 which means there is a difference of effect between 50 meter sprint exercise on soil media and sprint 50 meter on sand media to explosive power of leg muscle. Based on the result of data analysis Post-test average value of treatment group, The 50 meter sprint training group on the sand media is better than the 50 meter sprint training on the soil media against an increase in explosive muscle power of the legs of 15,88. From the results of data analysis in the discussion concluded that : (1) 50 meter sprint training on soil media and 50 meter sprint on sand media affect the increase of explosive power of leg muscle. (2) there is a difference of influence between 50 meter sprint training on soil media and sprint 50 meter on sand media to increase power of explosion of leg muscle. (3) 50 meter sprint training on sand media is better than 50 meter sprint on soil media to increase explosive power of leg muscle. keyword : 50 meter sprint training on soil media, 50 meter sprint training on sand media, explosive muscle power of the legs.
KORELASI ANTARA VO2 MAKS DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI DAN XII SMA NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 i ketut, yoda; i nyoman, sudarmada
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 1, No 1 (2013): sport injuries
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v1i1.249

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan tingkat VO2 maks siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009, mendeskripsikan prestasi belajar siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009, mengetahui korelasi antara VO2 maks dengan prestasi belajar siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Singaraja menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI dan XII tahun pelajaran 2008/2009 yang berjumlah 445 orang. Sampel penelitian berjumlah 96 siswa diambil dengan teknik proporsional random sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu VO2 maks dan variabel terikat prestasi belajar. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment pada taraf signifikansi a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: 1)VO2 maks siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009, yang tergolong baik sebanyak 2%, sedang 12%, kurang 23% dan kurang sekali 64%. 2) Prestasi belajar siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009, yang tergolong baik sekali 55%, baik 41%, cukup 4,2%. 3) Ada korelasi antara VO2 maks dengan prestasi belajar siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2008/2009, dimana nilai signifikansi hitung (0,00) < a = 0,05.   Kata-kata kunci: VO2 maks, prestasi belajar.

Page 1 of 18 | Total Record : 171