cover
Contact Name
Ika Priantari
Contact Email
ichapriantari.83@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ichapriantari.83@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi
ISSN : 25277111     EISSN : 25281615     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI adalah pupblikasi yang memuat artikel Pendidikan Biologi, Penelitian Murni Biologi, sumber, bahan, atau media pembelajaran Biologi / Sains (bahan pembelajaran Biologi di semua tingkat pendidikan dan aplikasi dalam masyarakat), Kurikulum Pendidikan Biologi di semua tingkatan, Penelitian Tindakan Kelas (CAR) dan Lesson Study, Penelitian Kualitatif Lainnya Pendidikan Biologi, Manajemen Sekolah dan Manajemen Laboratorium Biologi / Sains, Evaluasi Pembelajaran Biologi / Sains, Isu Profesional Guru / Tren Pendidikan Biologi. dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan di Terbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
KEANEKARAGAMAN KACANG-KACANGAN DI KABUPATEN JEMBER Aulya Nanda Prafitasari, Devi Dwi Pratiwi, Sawitri Komarayanti,
BIOMA Vol 3, No 2 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.932 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v3i2.1610

Abstract

Kacang-kacangan merupakan tanaman yang pada bagian buahnya berupa polong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis kacang-kacangan yang ada di Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara terstruktur terhadap petani dan penjual kacang di pasar-pasar Jember. Lokasi pengambilan sampel di lima pasar yang termasuk pasar sentral dan pasar kelas 1, pemilihan pasar ini disebabkan pasar yang luas dan lengkap. Lima pasar diantaranya pasar Tanjung (Kecamatan Kaliwates), pasar Ambulu (Kecamatan Ambulu), pasar Sempolan (Kecamatan Silo), pasar Sukowono (Kecamatan Sukowono), dan pasar Tanggul (Kecamatan Tanggul). Hasil penelitian ini ditemukan 16 jenis kacang-kacangan yang ditemukan di Kabupaten Jember tetapi hanya 14 jenis kacang-kacangan saja yang dibudidayakan di Kabupaten Jember. Kata Kunci: Keanekaragaman, Kacang-Kacangan, Kabupaten Jember.
KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBUATAN ANGKLUNG PAGLAK SEBAGAI SUMBER ETIKA LINGKUNGAN Utomo, Agus Prasetyo
BIOMA Vol 3, No 2 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.895 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v3i2.1615

Abstract

Pengelolaan alam dan lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat adat telah berperan dalam kelestarian alam. Kearifan lokal yang mereka miliki dalam pemanfaatan sumber daya alam membuat ketersedian sumber daya alam tetap berkelanjutan. Angklung paglak merupakan alat musik tradisional masyarakat adat Using Kabupaten Banyuwangi yang terbuat dari bambu. Tahapan pembuatan angklung paglak adalah pemilihan batang bambu, penebangan, penjemuran, dan penyelarasan angklung. Kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Using dalam pembuatan angklung paglak berupa kepercayaan, petuah (nilai), pengetahuan, praktek, tabu, dan norma. Kearifan lokal tersebut mempunyai kesesuaian dengan prinsip-prinsip etika lingkungan yaitu sikap hormat terhadap alam (respect for nature), prinsip tanggung jawab (moral responsibility for nature), solidaritas kosmis (cosmic solidarity), tidak merugikan atau mengancam makhluk hidup lain di alam (no harm), hidup sederhana dan selaras dengan alam, serta keadilan sehingga layak untuk dijadikan sebagai sumber etika lingkungan. Pembelajaran etika lingkungan dengan mengkaji budaya leluhur diharapkan dapat memberikan pengalaman kongkret kearifan dalam pengelolaan alam dan menjadi sarana melestarikan budaya lokal. Kata kunci: pengetahuan lokal, konservasi bambu, sumber belajar, penebangan selektif
PEMBELAJARAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN GUMUK SEBAGAI SUMBER BELAJAR THE LEARNING OF ENVIRONMENTAL SCIENCE USING GUMUK AS LEARNING SOURCE Utomo, Agus Prasetyo
BIOMA Vol 1, No 1 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.778 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i1.145

Abstract

Matakuliah Pengetahuan Lingkungan mempunyai tujuan supaya mahasiswa memahami konsep-konsep ilmu lingkungan, terampil mengidentifikasi persoalan lingkungan dan mencari alternatif pemecahannya serta sadar untuk menjadi manusia pembina lingkungan. Metode perkuliahan harus mengaitkan dengan masalah dunia nyata yang dihadapi sehari-hari (kontekstual). Problem Based Learning merupakan pembelajaran yang tepat untuk perkuliahan ini karena mahasiswa mendapatkan pengetahuan/konsep dasar, kemampuan pemecahan masalah, belajar mandiri dan bekerjasama dalam kelompok. Gumuk yang terletak di sekitar kampus dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Kata kunci: Pengetahuan Lingkungan, Gumuk, Sumber Belajar
METODE DEMONSTRASI DENGAN MEDIA TIGA DAN DUA DIMENSI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DEMONSTRATION METHOD WITH MEDIA THREE AND TWO DIMENSIONAL THROUGH STUDENT ACHIEVEMENT Ika Priantari, Frieda Dewi Kusumawati
BIOMA Vol 1, No 1 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.497 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i1.156

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh metode demonstrasi dengan media pembelajaran tiga dimensi terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi eksperiment). Penelitian ini dilaksanakan selama hampir satu bulan yaitu pada 13 April 2015 sampai dengan 02 Mei 2015 di kelas VII E dan VII G SMP Negeri 1 Tegaldlimo. Peneliti menggunakan empat metode pengumpulan data diantaranya yaitu: observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media tiga dimensi dan yang diajar menggunakan media dua dimensi memiliki perbedaan yang signifikan. Serta hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran tiga dimensi lebih baik dari pada menggunakan media pembelajaran dua dimensi. Hal ini dapat dilihat dari hasil posttest siswa yang diuji menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji anakova diperoleh sig = 0,00 dan   α = 0,05 Karena sig < α maka Ha diterima. Kata kunci: Demonstrasi, Media Pembelajaran, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN OTENTIK UNTUK MENGUKUR CAPAIAN PEMBELAJARAN MAHASISWA AUTHENTIC ASSESSMENT MODEL TO MEASURE UNDERGRADUATE STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES Afrida, Indah Rakhmawati
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.596 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.442

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di IKIP Budi Utomo Malang dan Unmuh Jember dengan subyek dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi selama 6 bulan (Maret-Agustus 2016), menggunakan metode yang diadaptasi dari model pengembangan Borg and Gall, yaitu: (1) prapengembangan, (2) pengembangan, (3) uji coba produk, dan (4) revisi. Pengembangan ini diawali dengan wawancara terhadap dosen dan mahasiswa, di mana data hasil wawancara tersebut digunakan sebagai dasar untuk melakukan analisis kebutuhan pengembangan penilaian rubrik. Hasil wawancara, penilaian hasil belajar yang digunakan dosen belum mengukur kemampuan mahasiswa secara otentik. Sebagian besar dosen (84%) menggunakan tes tulis berupa tes obyektif, perlu untuk mengembangkan penilaian hasil belajar otentik berupa penulisan makalah dan presentasi makalah. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa 89% mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap penulisan makalah dan 92% sikap positif terhadap presentasi makalah. Kesimpulannya bahwa mahasiswa menganggap tugas tagihan dan penilaian menggunakan rubrik deskriptif memberikan dampak yang baik dan pemahaman terhadap materi mata kuliah dan rasa percaya diri mahasiswa semakin meningkat.Kata kunci: Model Penilaian Otentik, Capaian Pembelajaran
MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MELALUI PENERAPAN DISCOVERY LEARNING IMPROVING COMMUNICATION SKILLS AND COGNITIVE STUDY RESULT THROUGH DISCOVERY LEARNING Ika Priantari, Rayh Sitta Nurmala,
BIOMA Vol 2, No 1 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.802 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i1.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar kognitif mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Subyek penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah mahasiswa semester V kelas B Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Jember tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 26 mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa laki-laki dan 24 mahasiswa perempuan pada matakuliah Pengembangan Program Pengajaran Biologi. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Jember. Nilai rata-rata awal keterampilan komunikasi mahasiswa sebesar 45,19 dan siklus 1 sebesar 58,33, terjadi peningkatan sebesar 29,08 %. Nilai rata-rata pada siklus 2 sebesar 71,79, dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan sebesar 23,08 %. Nilai rata-rata awal hasil belajar kognitif mahasiswa sebesar 68,38 dan siklus 1 sebesar 70,57, terjadi peningkatan sebesar 3,20 %. Nilai rata-rata pada siklus 2 sebesar 77,14, dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan sebesar 9,31 %. Kata kunci: Discovery Learning, Komunikasi, Hasil Belajar
EFEKTIVITAS ZAT PENYUBUR POLEN TERHADAP SELF-INKOMPATIBEL SPOROFITIK MANGGA ARUMANIS EFFECTIVENESS OF POLLEN FERTILIZER TO SELF-INCOMPATIBLE SPOROPHYTIC OF ARUMANIS MANGO Arief Noor Akhmadi, Muhammad Chabib Ichsan,
BIOMA Vol 2, No 1 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.384 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i1.592

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh zat penyubur pollen yang dapat meningkatkan kesuburan beberapa klon mangga dan pembentukan mangga Arumanis sampai panen. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu: (1)studi morfologi dan tanggapan pollen terhadap zat penyubur pollen, dan (2) keefektifan zat penyubur pollen terhadap pembentukan mangga kultivar Arumanis. Hasil penelitian menunjukkan (1) zat penyubur pollen dan pollen dari kultivar tertentu mempengaruhi pembentukan mangga Arumanis, (2) Pollen dari kultivar Durih pada perlakuan 400 g/g GA3 dan disemprotkan pada pembungaan mangga Arumanis menyebabkan pembentukan buah yang lebih tinggi daripada yang lain yaitu mencapai 50% dibandingkan kontrol, tetapi peningkatan pembentukan buah sejumlah tersebut tidak mampu bertahan selama perkembangan buah sampai dengan buah dipanen, dan (3) morfologi pollen antar kultivar mangga, yaitu Arumanis, Durih, Manalagi, dan Golek,tidak saling memberikan pengaruh, berbentuk segitiga sama sisi dengan ukuran panjang (24,0–28,0) mikron, tetapi polen masing-masing kultivar mempunyai tanggapan yang berbeda terhadap macam zat penyubur pollen. Kata kunci: Mangga, Polen, Kalium Nitrat, Asam Suksinat, Pembentukan Buah.
EFEKTIVITAS ATRAKTAN ALAMI TERHADAP Aedes aegypti PADA PERBEDAAN WARNA PERANGKAP Iva Novianti, Hasni Ummul Hasanah, Dwi Sucianingtyas Sukamto,
BIOMA Vol 2, No 2 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.706 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i2.819

Abstract

Aedes aegypti adalah nyamuk yang berpotensi untuk menularkan penyakit demam berdarah dengue (DBD) melalui gigitannya. Hasil pengamatan di lapang menunjukkan nyamuk Aedes memiliki kecenderungan menyukai warna gelap. Tetapi, penelitian secara ilmiah tentang hal ini belum diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah warna perangkap dan background pada atraktan (fermentasi gula) berpengaruh terhadap jumlah nyamuk Aedes aegypti yang terperangkap. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial, warna Perangkap (T) dan warna background (B), dengan 6 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Warna perangkap yang digunakan yaitu hitam (H), putih (P), dan bening (B), sedangkan warna background yang digunakan yaitu hitam (H) dan putih (P). Variasi perlakuan pada penelitian ini yaitu THBH, THBP, TPBH, TPBP, TBBH, dan TBBP. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengamati langsung di lapang jumlah nyamuk yang terperangkap selama 2 minggu setiap jam 09.00 WIB. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan Trapping Hitam Background Hitam (THBH) dapat menangkap nyamuk dengan jumlah terbanyak di antara perlakuan lainnya. Kata Kunci : Atraktan alami, Aedes aegypti, Warna Trapping 
ANALISIS POTENSI TEMBAKAU NA OOGST SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Ari Indriana Hapsari, Novy Eurika,
BIOMA Vol 2, No 2 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.43 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i2.824

Abstract

Tembakau Na Oogst merupakan salah satu produk unggulan lokal Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif yang bertujuan untuk menganalisis potensi Tembakau Na Oogst sebagai sumber belajar Biologi SMK berbasis keunggulan lokal. Analisis potensi sumber belajar dilakukan melalui analisis kurikulum dengan melihat kesesuaian sumber belajar dengan kurikulum yang berlaku di SMK, dalam hal ini adalah kurikulum 2013. Hasil analisis yang dipoleh menunjukkan bahwa  fakta-fakta, konsep, prinsip dan prosedur terkait Tembakau Na Oogst sesuai atau berkaitan dengan standar isi mata pelajaran Biologi SMK pada kurikulum 2013, khususnya pada materi pokok objek dan permasalahan Biologi, struktur dan fungsi jaringan tumbuhan, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan serta virus. Mengacu pada hasil analisis kurikulum tersebut, maka selanjutnya dapat dijadikan acuan pengembangan bahan ajar berbasis potensi lokal (Tembakau Na Oogst) melalui penyesuaian terhadap Kurikulum 2013, karakteristik dan kebutuhan peserta didik serta kemampuan guru. Kata kunci : Tembakau Na Oogst, Analisis, Sumber Belajar Biologi
PENDEKATAN JAS DIPADU GI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Ari Indriana Hapsari, Harjani Rini Riani, Ika Priantari,
BIOMA Vol 3, No 1 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.884 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v3i1.1324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan motivasi belajar siswa dengan menggunakan pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) dengan model pembelajaran Group Investigation (GI). Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 4 SMA Muhammadiyah 3 Jember dengan sampel penelitian berjumlah 34 orang. Intrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara dan angket motivasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata klasikal motivasi antara, siklus  I dan siklus II. Pada siklus II rata-rata klasikal motivasi belajar siswa meningkat sebesar 15,2% dari 75,6% menjadi 90,8% dan telah mencapai kategori tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata Kunci : Jelajah Alam Sekitar (JAS), Group Investigation (GI), Motivasi belajar