cover
Contact Name
Angga Nastika Ramadhani
Contact Email
stiemcilacap@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
stiemcilacap@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL EKONOMI
ISSN : 16935748     EISSN : 2623291X     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Ekonomi (JEKO) STIE Muhammadiyah Cilacap mempublikasikan artikel ilmiah yang memuat hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat mengenai ilmu-ilmu ekonomi, manajemen dan akuntansi.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Ekonomi - Agustus 2015" : 5 Documents clear
ANALISIS FAKTOR YANG DOMINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT PBM BARUNA KOPKAR JAYA CILACAP Mujahid, Ahmad
JURNAL EKONOMI Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Ekonomi - Agustus 2015
Publisher : JURNAL EKONOMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of leadership, motivation, work environment, discipline, communication, training and compensation on employee performance and analyze the dominant factors that influence employee performance at PT BKJ Cilacap. The research was conducted by factor analysis techniques. The sample used in this study were all employees at PT BKJ Cilacap. This study uses two variables, namely: the dependent variable namely Employee Performance and Independent Variables namely: Leadership (X1), Motivation (X2), Work Environment (X3), Discipline (X4), Communication (X5), Training (X6), Compensation ( X7).The calculation results for the Correlation Matrix, obtained by Determinant = 0.003 means that there are correlations between variables. At df = (7 (7-1)) / 2 = 21, with a significance of 0.05, Chi-Square in the table is 32,670. The Barlett’s Test count 110,896 is greater than the Chi-Square table of 32,670, so the correlation matrix is feasible for factor analysis. Variables that have MSA <0.5 are leadership = 0.245 and work motivation = 0.384. So leadership that has the smallest MSA value is issued first from the variable selection process. The calculation results for the Correlation Matrix, obtained by Determinant = 0.002. This number is close to zero (0), meaning that there are correlations between variables. Stage 2. Elimination of Leadership Variables (leadership variables are excluded from the factor analysis process). The Component Plot in Rotated Space shows: the distribution of variables according to the group of factors. Variables included in one factor form one group (component). Factor 1 (Management Policy), namely: Communication (X5), Work Environment (X3), Training (X6), Compensation (X7) Factor 2 (Management Style): Work Motivation (X2), Work Discipline (X4).Keywords: leadership, motivation, work environment, discipline, communication, training, compensation and employee performance Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi, lingkungan kerja ,disiplin, komunikasi, pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan serta menganalis faktor yang dominan berpengaruh terhadap kinerjakaryawan pada PT BKJ Cilacap. Penelitian dilakukan dengan teknik analisis faktor. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua karyawan yang ada pada PT BKJ Cilacap. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu: variabel dependen yaitu Kinerja Karyawan dan Variabel independen yaitu : Kepemimpinan(X1), Motivasi (X2), Lingkungan kerja (X3), Disiplin (X4), Komunikasi (X5), Pelatihan (X6), Kompensasi (X7).Hasil perhitungan untuk Correlation Matrix, diperoleh Determinant = 0,003 berarti antar variabel terdapat korelasi. Pada df= = 21, dengan signifikansi 0,05, Chi-Square pada tabel adalah 32,670. Hasil hitung Barlett’s Test 110,896 lebih besar Chi-Square tabel sebesar 32,670 maka matriks korelasi layak untuk dilakukan analisis factor. Variabel yang memiliki MSA < 0,5 adalah kepemimpinan = 0,245 dan motivasi kerja = 0,384. Maka kepemimpinan yang mempunyai nilai MSA paling kecil dikeluarkan terlebih dulu dari proses pemilihan variabel. Hasil perhitungan untuk Correlation Matrix, diperoleh Determinant =0,002. Angka ini mendekati nol (0), berarti antar variabel terdapat korelasi. Tahap 2. Eliminasi Variabel Kepemimpinan (variabel kepemimpinan dikeluarkan dari proses analisis faktor). Pada Component Plot in Rotated Space, terlihat : sebaran variabel sesuai dengan kelompok faktornya. Variabel yang termasuk dalam satu faktor membentuk satu kelompok (komponen). Faktor 1 (Kebijakan Manajemen), yaitu : Komunikasi (X5), Lingkungan Kerja (X3), Pelatihan (X6), Kompensasi (X7) Faktor 2 (Gaya Manajemen) : Motivasi Kerja (X2), Disiplin Kerja (X4)Kata Kunci : kepemimpinan, motivasi, lingkungan kerja ,disiplin, komunikasi, pelatihan, kompensasi dan kinerja karyawan
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Werdiasih, Rustina Dewi
JURNAL EKONOMI Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Ekonomi - Agustus 2015
Publisher : JURNAL EKONOMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of partial and simultaneous leadership style, organizational culture and work environment on employee performance. This research is included in explanatory research, namely to explain the influence of independent variables on the dependent variable and to test the hypotheses that have been formulated. The population in this study were all KSP Anugrah employees with a total of 340 from all areas and who were used as the sample were KSP Anugrah Area VI employees covering the area of Cilacap and its surroundings, amounting to 60 employees. To test partially the effect of independent variables on the dependent variable used the t test and the F test used to test the simultaneous effect of independent variables on the dependent variable. The results of the research show that there is a partial effect of leadership style, organizational culture and work environment on employee performance. There is a simultaneous influence of leadership style, organizational culture and work environment on employee performance. Organizational culture is the variable that most influences employee performance.Keywords: Leadership Style, Organizational Culture, Work Environment and Employee Performance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian yang bersifat eksplanantory, yaitu untuk menjelaskan pengaruh antara variabel-variabel bebas terhadap variabel terikat dan untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KSP Anugrah yang total berjumlah 340 dari seluruh area dan yang digunakan sebagai sampelnya adalah karyawan KSP Anugrah Area VI yang meliputi daerah Cilacap dan sekitarnya yang berjumlah 60 karyawan. Untuk menguji secara parsial pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat digunakan uji t dan uji F digunakan untuk menguji pengaruh simultan variabel bebas terhadap variabel terikat.Hasil penenelitian menunjukkan terdapat pengaruh secara parsial gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan lingungan kerja terhadap kinerja karyawan. Terdapat pengaruh secara simultan gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja karyawan.Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Budaya organisasi, Linkungan kerja dan Kinerja karyawan.
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. WOM FINANCE CILACAP Zamroni, Zamroni
JURNAL EKONOMI Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Ekonomi - Agustus 2015
Publisher : JURNAL EKONOMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh disiplin kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan baik secara simultan maupun parsial, dan untuk menguji variabel yang bepengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja karyawan pada Wom Finance Cilacap. Teknik analisis data yang digunakan adalah análisis faktor dan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja dan gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan secara simultan dan parsial terhadap kepuasan karyawan. Variabel gaya kepemimpinan menjadi variabel yang berpengaruh paling dominan terhadap kepuasan karyawan karena berdasarkan perhitungan analisis Standardized Coefficients Beta memiliki nilai terbesar.Kata kunci: disiplin kerja, gaya kepemimpinan, kepuasan kerja karyawanABSTRACTThis research were done, in order to determined the effect of the work discipline, leadership styles, and to the employee satisfaction either simultant or partial, to determine the most dominant variable that influenced the employee satisfaction in Wom Finance Cilacap. The technique that used is factor analysis and multiple regression analysis. The result of the analysis showed that the variables of the work discipline, leadership styles, has a significant communication simultan and also partial on the employee satisfaction. The leadership styles variable, became the most dominant variable that affected the employee satisfaction because based on the analysis calculation the Standardized Coefficients Beta has the greatest value.Keywords: work discipline, leadership styles employee satisfaction.
TELAAH REKONSILIASI LAPORAN KEUANGAN KOMERSIL TERHADAP PERHITUNGAN KOREKSI PAJAK SESUAI UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN Sari, Fuji Windya
JURNAL EKONOMI Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Ekonomi - Agustus 2015
Publisher : JURNAL EKONOMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan analisis perhitungan koreksi pajak terhadaplaporan keuangan tahunan yang di publikasi dengan metode analisa rekonsiliasi koreksipajak perusahaan sesuai undang-undang pajak. Membuat perbandingan laporan pajakpenghasilan terhutang perusahaan pada periode yang bersangkutan.Koreksi yang terjadi pada laporan keuangan komersil PT Mf adalah koreksi pajakbeda waktu yaitu pada akun penyusutan dan imbalan kerja, sedangkan koreksi fiskal bedawaktu terdapat pada akun pendapatan lain-lain, beban representatif, beban kesejahteraankaryawan, beban umum dan rupa-rupa, beban penghapusan piutang, efek dari koreksi pajakyang dilakukan mempengaruhi laporan laba/ rugi. Mengakibatkan laba bersih perusahaanmeningkat pajak terutang menjadi lebih besar.Kesimpulan perusahaan ditahun mendatang harus lebih hati – hati dan memperhatikanterhadap akun yang terkoreksi agar koreksi yang terjadi tidak menimbulkan pajakpenghasilan yang terutang menjadi lebih besar sebelum adanya koreksi pajak dilakukan.Menyarankan perusahaan untuk melakukan penilai aktuaris terhadap imbalan kerja agar dapatdiakui sebagai pendapatan atau beban, serta membuat perencanaan pajak untuk satu tahunpajak.Kata kunci : Koreksi pajak, pajak penghasilan, laporan keuangan.
PENGARUH KETEPATAN PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BIAYA TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN YANG WAJAR Ciptaningsih, Rokhmah Agus
JURNAL EKONOMI Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Ekonomi - Agustus 2015
Publisher : JURNAL EKONOMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis akuntansi  merupakan proses  evalusi sejauh mana  akuntansi perusahaan mencerminkan realita  ekonomi perusahaan dapat diwujudkan melalui penyajian laporan keuangan yang wajar. Perusahaan kontruksi merupakan  perusahaan jasa, dimana dalam setiap kegiatan  dalam  memperoleh pendapatan berdasarkan  pada order atau  pesanan  yang  diterima  dari pemilik proyek, biasanya memiliki jangka waktu penyelesain proyek lebih dari satu tahun  hal ini berpengaruh terhadap pengakuan biaya, pendapatan matching  serta cutt off. Sampel yang amati adalah CV. Bukit Abadi  dalam kasus penyelesain proyek pembangunan  “ Clinker Area Semen PT. XX “yang dikerjakan CV. Bukit Abadi mulai tahun 2012 sd 2014. Kesimpulan dalam menentukan  pendapatan dan biaya dengan  mengunakan metode persentase penyelesaian  secara phisik  pekerjaan yang telah dicapai menjadi lebih tepat terutama dalam menentukan  prinsip Matching. Ketepatan tersebut mempengaruhi laporan keuangan dan dapat menghindarkan kecenderungan  ketidakwajaran  penyajian  aktiva lancar dan pos modal, didalam neraca, serta laba  usaha dalam laporan laba rugi. Dengan mengunakan metode persentasi penyelesaian phisik dianggap cukup  memadai  dan mencerminkan keadaan pendapatan dan biaya yang sesunguhnya terjadi dan diakui sebagai dasar penyusunan laporan keuangan yang wajar.keyword : biaya, laporan, wajar

Page 1 of 1 | Total Record : 5