cover
Contact Name
Dewan Redaksi
Contact Email
j.agroindustrihalal@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j.agroindustrihalal@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL
ISSN : 24423548     EISSN : 25500163     DOI : -
Jurnal Agroindustri Halal Merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Pangan Halal Universitas Djuanda Bogor sebagai media penyebarluasan dan pertukaran informasi hasil penelitian di bidang teknologi pertanian secara umum dan kehalalan secara khusus. Publikasi yang termasuk di dalamnya dapat berupa hasil penelitian maupun ulasan ilmiah dengan tema kimia pangan, biokimia pangan, pengolahan pangan halal, teknologi industri pertanian, manajemen dan pemodelan agroindustri, teknik dan sistem industri, teknik manajemen lingkungan agroindustri, rekayasa dan bioproses produk biomaterial halal, dan lain-lain. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal" : 22 Documents clear
Pengaruh Perlakuan Fisik dan Variasi Produk Second Grade Terhadap Kebocoran dan Sifat Fisik pada Produk Industri Susu dalam Kemasan Botol Ahmad, Syarbaini; Ginantaka, Aditia
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.26 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1158

Abstract

PT. Milko Beverage Industry merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri minuman yang berbasis susu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuan fisik dan variasi produk second grade terhadap kebocoran dan sifat fisik produk . Sampel produk yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Cereal Milk Drink 200ml dan Milky Moo 70ml. Analisis produk NG dilakukan dengan menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pengaruh tingkat kebocoran ditentukan melalui simulasi uji statis dengan taraf perlakuan 550 kg, 600 kg dan 650 kg, uji dinamis dengan taraf perlakuan 1000 km, 2000 km, dan 3000 km, serta uji balai kemasan sebagai pembanding. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa produk dengan volume kemasan 70ml dan 200ml tidak terkendali secara statistik karena berada diluar batas UCL (batas garis atas). Hasil uji simulasi statis dan dinamis terhadap produk second grade tidak memberikan pengaruh terhadap kebocoran produk.
Stabilitas Dan Homogenitas Pewarna Alami Terenkapsulasi Dari Kunyit (Curcuma Domestica Val) Dalam Bentuk Cair Dan Serbuk kusumaningrum, intan
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.196 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1132

Abstract

The problem of using turmeric and other natural materials as a dye is the stability and homogeneity of the resulting colors. One effort to maintain the stability of pigments in turmeric is to do the coating (encapsulation) using a polymeric material. The purpose of this research is to know the stability and homogeneity of liquid dye and encapsulated turmeric powder. Liquid dye was obtained from turmeric extract which was done by evaporation process at 50ºC with addition of without liquid sugar and addition of 10% liquid sugar, while powder dye obtained from drying process with spray dryer with maltodextrin 10% and maltodextrin 20%. The stability of the color in the sample of liquid dye without sugar and with the addition of 10% liquid sugar has a bright L * (brightness), a * (red) and b * (yellow) color in the time period of day 0, day 30, 37th and 44th days, but the liquid dye with 10% liquid sugar has a brighter color than dye without gulacair. In powder dyes with 10% and 20% maltodextrin additions have a stable color of L * (brightness) and b * (yellow) at the time period of day 30, day 37 and day 44, while in a * red) of unstable powder sample where p> 0,05. The study used a complete randomized design with 2 replications. The homogeneity of color applied to the tofu shows a liquid dye without adding sugar and with the addition of 10% liquid sugar produces equally good and evenly distributed color homogeneity. Powder dye with the addition of 10% maltodextrin has better color homogeneity and is evenly distributed compared to 20% maltodextrin dye powder. Selected dyes are liquid dye with 10% liquid sugar and powder dye with maltodextrin 10% 
FORMULATION OF ROSELLE EXTRACT AND MANGOSTEEN PEEL AS A FUNCTIONAL ANTIOXIDANT-RICH BEVERAGE anggoro, aditya dwi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.567 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1121

Abstract

Rosella mengandung antioksidan yang dapat mengahambat terakumulasinya radikal bebas. Manggis tergolong sebagai buah buni yang mempunyai kulit buah tebal namun mudah dipecah, dengan biji berlapis yang mempunyai rasa manis asam. Minuman fungsional merupakan salah satu pangan fungsional yang dapat dikonsumsi dan memiliki manfaat bagi tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula ekstrak rosella dan kulit manggis sebagai minuman fungsional yang kaya antioksidan.Penelitian dilakukan dengan menentukan produk terpilih dengan uji organoleptik dan melakukan analsisa antioksidan, kadar vitamin C, kandungan gizi dan  stabilitas selama penyimpanan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 2 kali ulangan. Data analisis diolah dengan menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Perlakuan yang digunakan terdiri dari  tiga formulasi (ekstrak rosella, ekstrak kulit manggis dan madu) yaitu A1(50:40:10), A2 (50:35:15) dan A3 (40:40:20). Uji organoleptik yang digunakan dalam penelitian adalah uji mutu sensori dan uji hedonik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terpilih adalah perlakuan A3, memliki aktivitas antoksidan dengan nilai IC50 3,47 mg/ml sample, kadar vitamin C 15,88 mg/100gr sample, kadar air 72,02%, abu 0,40%, lemak 9,12%, Protein 4,86% dan karbohidrat 13,60% serta selama penyimpanan terjadi endapan pada hari ke 4.  
FORMULASI CRISPY COOKIES BERBAHAN BAKU TEPUNG KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) TERMODIFIKASI kusumaningrum, intan kusumaningrum
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.278 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1133

Abstract

This research was conducted to obtain the influence between the comparison of modified jack bean flour with cornstarch (100:0, 90:10, 80:10, 70:30, 60:40, and 50:50) in crispy cookies formulation to obtain the selected formulation sensory values of the product which examined by professional panelists and to analyze the nutritional values of the product. This research was divided into two stages : preparation and main research. Preparation stage consists of making modified jack bean flour. Main research stage consists of (1) Producing crispy cookies, (2) Organoleptic testing by Qualitative Descriptive Analysis method, (3) Physical testing (crispness), (4) Data analysis and (5) Chemical analysis for the selected formula. The results showed that the cookies produced from jack bean flour still have undesirable sensoric characters such as unpleasant aroma; bitter and sour taste; bitter, sour, and beany after taste. The selected formula was the formula with the comparison of modified jack bean flour : cornstarch = 60:40. The chemical analysis results of the selected formula were: water content of 1,34%, ash content of 2,14%, protein value of 14,33%, fat of 30,30% ,fibre of 0,30%, carbohydrate of 51,89%, and HCN of 0.01%.
Kandungan Total Lipid Lemak Ayam dan Babi Berdasarkan Perbedaan Jenis Metode Ekstraksi Lemak Aminullah, Aminullah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.055 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.949

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh dari perbedaaan metode ekstraksi lemak terhadap hasil total lipid dari lemak ayam dan babi. Penelitian ini menggunakan empat metode ekstraksi, yaitu metode Soxhlet, Folch, Hara and Radin, dan Bligh and Dyer serta bahan yang digunakan adalah lemak ayam dan babi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total lipid yang dihasilkan dari metode ekstraksi Soxhlet, Folch, Haran and Radin, dan Bligh and Dyer pada lemak ayam, berturut-turut adalah 54.28%, 70.06%, 63.87%, dan 44.21%. Sedangkan pada lemak babi, berturut-turut, adalah 65,57%, 86,97%, 67,74%, dan 64,07%. Penggunaan metode ektraksi yang berbeda akan memberikan efisiensi pada jumlah lipid yang berbeda. Perbedaan hasil tersebut juga disebabkan oleh karakteristik asam lemak penyusun yang berbeda antara lemak ayam dan lemak babi.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KOMODITAS KAKAO DI KABUPATEN KOLAKA – SULAWESI TENGGARA herdhiansyah, Dhian Herdhiansyah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.372 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1124

Abstract

 Xx12 I Herdhiansyah D dan Asriani.  Strategi pengembangan agroindustri komoditas kakao Peningkatan luas areal dan produksi tanaman perkebunan di Kabupaten Kolaka dinilai masih kurang dalam menciptakan kesempatan kerja yang lebih banyak disebabkan produksi tanaman perkebunan masih sedikit yang diolah pada tingkat lebih lanjut. Hasil tanaman perkebunan diperdagangkan para petani rata-rata masih terbatas pada tingkat on farm agribusiness dengan nilai tambah bagi petani yang masih terlalu kecil sehingga pendapatan petani belum memadai. Sampai saat ini belum ada acuan yang akurat bagi pemerintah Kabupaten Kolaka.  Diversifikasi produksi komoditas kakao belum berkembang dan hasil ikutannya belum dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan agroindustri komoditas kakao. Objek penelitian adalah komoditas kakao  yang terdapat di Kabupaten Kolaka dengan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan strategi pengembangan agroindustri komoditas kakao berada pada kuadran I atau strategi yang dibuat dengan menggunakan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang yaitu strategi agresif. Strategi agresif berdasarkan faktor kekuatan yang merupakan internal dan faktor peluang yang merupakan faktor eksternal dengan alternatif strategi: peningkatan kemandirian petani melalui pembinaan dan penyuluhan, pengembangan kemitraan pada kegiatan agroindustri dalam upaya menambah nilai tambah produksi komoditas kakao.
Optimasi Proses Ekstraksi Daun Sirsak (Annona muricata L) Metode MAE (Microwave Assisted Extraction) Dengan Respon Aktivitas Antioksidan Dan Total Fenol aulia, latifa putri; Widjanarko, Simon B.
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.075 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1142

Abstract

Soursop leaf (Annona muriciata L) contain active ingredients that is annonain, saponin, flavonoid, and tannin. Some research even found that in soursop leaf contain bio active substance called acetogenin that act as anti cancer. Commonly extraction process used to extracting substance in the leaf is known as conventional extracting process which has flaws. Hence its need further research in term of extracting in which more optimal that is the usage of microwave (Microwave Assisted Extraction / MAE) MAE extraction is extracting process that using microwave radiation to heat the solvent quick and efficient so the extraction can be done in time to extract selectively from various raw ingredients.Response Surface Methodolgy (RSM) is a an appropriate method to analyze the effects of a single variable and for seeking the optimum condition for multivariable systems efficiently. The purpose of this research is to determine the optimal condition from soursop leaf extraction using MAE extraction with 2 variables that is extraction time and solvent ratio so can be concluded that rough soursop leaf extract with the optimal phenol and characteristics anti oxidant activities. This research using CCD method from RSM (Response Surface Methodology) with 2 unbound variables that time extraction (X1) and solvent ratio (X2). Earned result from this research is quadratic with the equation is a value for antioxidant activity  Y = -2,24087 + 2,17790X1 + 5,25566X2 + 0,12000X1X2 - 0,25875X12 – 0,12373X22. While the total value for phenol is Y = -175,82270 – 8,07421X1 + 42,0810X2 – 2,62317X1X2 – 3,00785X12 -1,39204 X22. The optimum point from each variable is the extracting time 9 and 84" with solvent ratio of 25,19 of ingredient that is simplicia powder of soursop leaf approximately 25gr. From the optimum point we can drawn that optimum condition of anti oxidant activity respond is as much as 75,75% and phenol total value of 276,9 ppm. From the analysis result we can conclude that extracting time and solvent ratio can signnificanly effect the result we get.
EVALUASI KETIDAKPASTIAN DALAM PENENTUAN KADAR KALSIUM SECARA TITRASI KELATOMETRI PADA SAMPEL SUSU SEGAR Taufik, Moh; Seveline, Seveline; Saputri, Emilia Ratih
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.678 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.874

Abstract

Kalsium merupakan salah satu mineral penting yang terdapat pada susu segar. Kadar kalsium pada susu segar dapat dianalisa dengan menggunakan metode titrasi kelatometri. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai ketidakpastian dalam analisis kadar kalsium pada susu segar secara titrasi kelatometri. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat tujuh sumber ketidakpastian, yaitu buret yang digunakan untuk titrasi sampel, pipet mohr, recovery, ripitabilitas, linearitas, timbangan dan buret yang digunakan untuk titrasi larutan standar. Sumber ketidakpastian yang berkontribusi paling signifikan adalah recovery. Hasil perhitungan menunjukkan nilai ketidakpastian diperluas relatif kecil, yaitu 5.46 mg/100 mL, atau 3.76% dari kadar kalsium yang teranalisa.
PENGANEKARAGAMAN UBI CILEMBU (Ipomoea batatas (L) Lam) MENJADI SALE UBI DENGAN TUNEL DRYER Permana, Wiandana
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.811 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1125

Abstract

Pemanfaatan ubi khususnya jenis ubi jalar cilembu masih terbilang rendah di Indonesia, umumnya masyarakat lebih mengenal ubi cilembu dalam bentuk ubi bakar/panggang namun ada juga yang mengolah menjadi cake, nastar dan lain-lain.Untuk meningkatkan potensi ubi cilembu di pasaran dengan proses pengolahan yang lebih efektif ini dilakukanpembuatan produk sale ubi cilembu dengan tunel dryer.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu dan lama pengeringan yang terbaik berdasarkan uji mutu sensori dan uji hedonik terhadap sale ubi cilembu, mengetahui daya terima sale ubi cilembu dan mengetahui kandungan betakaroten serta zat gizi sale ubi cilembu yang paling disukai. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan dua faktor yang meliputi suhu pengeringan (A): 55°C, 65°C, 75°C dan lama pengeringan (B): 5, 6, 7 jam. Analisis yang dilakukan meliputi organoleptik (uji mutu sensori & hedonik), uji kadar betakaroten dan nilai gizi produk sale ubi cilembu. Kombinasi suhu dan lama pengeringan berpengaruh terhadap sifat organoleptik sale ubi cilembu. Produk yang terpilih adalah sale pada kombinasi A2B1 (55°C:6jam), memiliki kadar air 17,47%, abu 1,78%, protein 12,16%, lemak 2,62%, karbohidrat 65,97%, nilai energi 336,1 kkal dan kadar betakaroten 2,68 ppm.
Pengaruh Minyak Atsiri Bangle (Zingiber Purpureum Roxb.) sebagai Antibakteri terhadap Kualitas Sabun Cair Wulandari, Dewi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.421 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.882

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh minyak atsiri dari rimpang bangle sebagai antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli terhadap kualitas sabun cair.  Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan tiga ulangan.  Perlakuannya adalah penambahan minyak atsiri berturut-turut S0 (0 ml), S1 (0,62 ml), S2 (1,24 ml), S3 (1,86 ml), dan S4 (2,5 ml).  Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis sidik ragam dan Duncan’s New Multiple Range Test pada taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak atsiri rimpang bangle berpengaruh nyata terhadap uji antibakteri, viskositas, bobot jenis, alkali bebas, derajat keasaman (pH), dan uji iritasi sabun cair.  Perlakuan terbaik sabun cair dalam penelitian ini adalah S4 (penambahan minyak atsiri bangle 2,5 ml) yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus 9,50 mm dan E. coli sebesar 8,67 mm, viskositas 179,62 Cp, bobot jenis 1,04 g/ml, alkali bebas 0,18%, pH 9,53, dan uji iritasi 0,15 (hampir tidak tampak).

Page 1 of 3 | Total Record : 22