cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan
ISSN : 20872607     EISSN : 26544911     DOI : -
Jurnal aplikasi pelayaran dan kepelabuhanan merupakan jurnal ilmiah untuk penelitian di bidang Nautika, Teknika, Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 2 (2018): Maret" : 7 Documents clear
Sistem Operasional Prosedur Penanganan Klaim Kekurangan Muatan Dalam Asuransi Pengangkutan Kapal Laut PT. ASPAN Cabang Surabaya Ramadhani, Rizky Amalia; Prawirosastro, Carlos Lazaro
Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan Vol 8, No 2 (2018): Maret
Publisher : Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.661 KB)

Abstract

PT. ASPAN (Asuransi Purna Artanugraha) Cabang Surabaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa asuransi. Ada beberapa bidang usaha yang di tawarkan oleh PT. ASPAN Cabang Surabaya, antara lain : Asuransi Rangka Kapal, Asuransi Pengangkutan, Asuransi Kendaraan Bermotor, Asuransi Kebakaran, Asuransi Rekayasa (CAR & EAR), Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Pesawat Terbang. Proses penerbitan polis diawali dengan pengisian SPPA oleh pihak tertanggung, yang di lanjutkan dengan mengentri data dari SPPA ke dalam form permintaan penerbitan polis. Penanganan klaim di PT. ASPAN Cabang Surabaya memiliki kapasitas tersendiri, jika klaim yang di ajukan oleh tertanggung bukan kapasitas dari kantor cabang maka klaim yang diajukan akan diproses di kantor pusat PT. ASPAN. Berdasarkan pembahasan mengenai sistem operasional prosedur penanganan klaim kekurangan muatan dalam asuransi pengangkutan kapal laut PT. ASPAN Cabang Surabaya dapat di simpulkan sebagai berikut. Pertama salah satu penyebab klaim kekurangan muatan ialah keadaan muatan saat di atas kapal berlayar dari tempat asal ke tempat tujuan. Kedua, pengarsipan dokumen penerbitan polis di PT. ASPAN Cabang Surabaya dapat mempermudah pengevaluasian dokumen saat tertanggung mengajukan klaim kekurangan muatan. Ketiga, pegawai PT. ASPAN Cabang Surabaya sudah bekerja secara maksimal agar prosedur penanganan klaim kekurangan muatan terlaksanan dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik.
Analisis Sistem On Hire dan Off Hire dalam Carter Kapal Tunda PT. Pelindo Marine Service Terhadap Kegiatan Operasional Divisi Pelayanan Kapal Dinas Pemanduan dan Telekomunikasi Cabang Tanjung Perak Surabaya Tanti, Malidya Aries; Hidayat, Sapit
Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan Vol 8, No 2 (2018): Maret
Publisher : Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.565 KB)

Abstract

Dalam dunia pelayaran tidak hanya satu atau dua perusahaan yang terlibat tetapi banyak sekali perusahaan yang saling bekerjasama dengan instansi lain atau perusahaan lain di dalam maupun di luar negri, oleh karena itu dibutuhkan kerjasama yang saling menguntungkan antara lain usaha tersebut adalah carter kapal tunda yang dilakukan oleh PT. Pelindo Marine Service (shipowner) dengan Divisi Pelayanan Kapal Dinas Pemanduan dan Telekomunikasi Cabang Tanjung Perak Surabaya (pencarter) dalam carter kapal tunda yang dilakukan oleh kedua instansi tersebut menggunakan sistem carter yaitu sistem on hire yaitu hitungan carter saat kapal dapat digunakan dan off hire yaitu hitungan carter saat kapal tidak dapat digunakan . Pada dasarnya sistem ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan harga saat terjadi off hire, off hire sendiri terjadi disebabkan oleh beberapa faktor misalnya kerusakan mesin induk dan baling-baling kapal rusak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui harga sewa carter yang sebelumnya telah ditentukan akan berubah karena adanya off hire hal ini dilakukan agar pihak pencarter tidak mendapati kerugian selain itu sisa BBM dalam kapal saat terjadi off hire juga ikut diperhitungkan hal ini biasa dilakukan oleh bagian operasional pihak pencarter. Semua perhitungan tersebut dilakukan agar mendapati kesepakatan harga dan sisa BBM yang sesuai dengan hari dan waktu kapal dapat bekerja (on hire). Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah menurut Purwosutjipto H.M.N dalam bukunya “Pengertian Hukum Dagang” yang menjelaskan definisi carter dan macam-macam jenis perjanjian carter selain itu juga memakai teori dari Sudjatmiko F.D.C dalam “Pokok-Pokok Pelayaran Niaga” yang mengembangkan isi bukunya dalam berbagai macam cara menghitung sewa carter dan menjelaskan sistem on maupun off hire. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif selain itu juga wawancara dan observasi langsung kepada pihak PT. Pelindo Marine Service.Hasil dari penelitian ini adalah sistem on dan off hire sangat tergantung pada kapal yang dapat beroperasi atau tidak karena hal ini sangat berpengaruh kepada harga sewa carter yang berubah dari harga semula yang diakibatkan kapal tidak dapat beroperasi.Bagian operasional pencarter sangat berpengaruh untuk menghitung ulang sewa carter dan melakukan sounding ulang BBM apabila off hire terjadi, hal ini dilakukan agar pihak pencarter tidak mengalami kerugian. Peneliti memberi rekomendasi kepada peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian sistem carter on dan off hire pada shipowner dan pencarter karena dalam penelitian ini peneliti lebih memfokuskan hitungan carter kepada pencarter karena hitungan peneliti memakai sistem off hire yang sering dipakai oleh pihak pencarter.
Verifikasi Iris Mata Manusia Untuk Menerima Atau Menolak Identitas Yang Diklaim Oleh Penumpang Kapal Ariesanto Akhmad, Ekka Pujo
Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan Vol 8, No 2 (2018): Maret
Publisher : Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1389.035 KB)

Abstract

Pada proses pengenalan identitas penumpang kapal ada beberapa masalah yang muncul yaitu masalah identifikasi dan verifikasi, yang membuat proses pengenalan identitas tidak efisien. Masalah verifikasi akan diselesaikan dengan metode pengenalan iris mata, yang terbukti efisien digunakan untuk memecahkan masalah seperti pada proses pengenalan identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengenalan iris mata mampu memverifikasi citra mata dengan tingkat keberhasilan 100% untuk citra uji sama dengan citra basis data dari mata yang sama. Pengujian citra uji berbeda dengan citra basis data dari mata yang sama (intra-class) menghasilkan nilai rasio kesalahan ketidakcocokan (False Non Match Rate (FNMR)) 15,90%. Tingkat kesuksesan pengenalan suatu sistem biometrik (Genuine Acceptance Rate (GAR)) dapat dihitung dengan rumus GAR = 1 – FNMR, atau GAR = 1 – 15,90% hasilnya adalah 84,10%. Pengujian citra uji berbeda dengan citra basis data dari mata yang berbeda (inter-class) menghasilkan nilai rasio kesalahan kecocokan (False Match Rate (FMR)) 27,72%.
Evaluasi Kinerja Layanan Pengeluaran Petikemas Impor di PT. Terminal Petikemas Surabaya Wijaya, Septyan Ade; Purwiyanto, Didik
Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan Vol 8, No 2 (2018): Maret
Publisher : Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.815 KB)

Abstract

PT. Terminal Petikemas Surabaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan transportasi dan bongkar muat. PT. Terminal Petikemas Surabaya merupakan salah satu terminal khusus, yang melayani kegiatan jasa bongkar muat petikemas baik domestik, ekspor maupun impor.Untuk melakukan pengeluaran barang, pengguna jasa harus melengkapi dokumen-dokumen agar barang tersebut bisa dikeluarkan atau diambil oleh pemilik barang.Pada saat kegiatan pengeluaran petikemas impor, terjadi arus penumpukan petikemas yang lama terutama di pintu out gate impor, hal ini terjadi karena kesalahan yaitu berupa ketidakcocokkan dokumen dari petikemas dan kerusakan fisik petikemas. Guna menunjang kelancaran arus barang maka, PT. Terminal Petikemas Surabaya memberikan prosedur-prosedur (tatacara)  untuk melakukan pengeluaran barang atau kegiatan impor. Dengan tidak adanya prosedur maka pihak pengguna jasa akan merasa tidak tahu atau kesulitan untuk melakukan pengambilan barang yang telah di impor. Oleh karena, itu Evaluasi Kinerja Layanan Pengeluaran Petikemas Impor di PT. Terminal Petikemas Surabaya yang bertujuan untuk meningkatkan serta pencapaian target yang sesuai keinginan pemilik barang (consignee), sehingga PT. Terminal Petikemas Surabaya dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan (pengguna jasa).
Kegagalan Sistem Keselamatan Transportasi Laut di Indonesia Habibi, -
Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan Vol 8, No 2 (2018): Maret
Publisher : Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.346 KB)

Abstract

Transportasi laut menjadi urat nadi bagi sebuah negara kepulauan. Indonesia yang memiliki jumlah pulau tersebar luas membutuhkan sarana transportasi laut memadai. Ironisnya, sebagai negara maritim sistem transportasi laut Indonesia amburadul. Ini terbukti dengan banyaknya jumlah kasus kecelakaan di laut. Kecelakaan kapal laut menyebabkan ratusan nyawa rakyat Indonesia melayang. Penyebab kecelakaan beragam, mulai dari kebakaran, kelebihan muatan sampai dengan usia kapal yang dimanipulasi. Kondisi ini diperparah oleh lemahnya tingkat pengawasan dari para pemangku kebijakan. Kesalahan pemerintah dalam kebijakan pembangunan nasionalnya saat ini adalah lebih mengedepankan land base oriented. Sehingga strategi yang terkait dengan urusan laut tidak mendapatkan prioritas. Akibat dari strategi yang keliru, maka kebijakan dan implementasi di bidang transportasi laut amburadul. Konsekuensinya, transportasi laut yang seharusnya jadi andalan masyarakat justru menjadi angkutan yang menakutkan. Tingkat kecelakaan kapal merupakan konsekuensi dari lost control. Tanpa adanya peringatan mengakibatkan pelaku/operator pelayaran menentukan sikap hati-hati terhadap kecelakaan di laut. Kecelakaan kapal di laut bukan hanya memberi akibat pada korban jiwa tapi juga adanya biaya yang harus ditanggung untuk menutupi trend kecelakaan kapal tersebut.
Kajian Teori Distribusi Dalam Ekonomi Syariah Kusuma, Bhakti Hendra
Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan Vol 8, No 2 (2018): Maret
Publisher : Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.489 KB)

Abstract

ulisan ini mencoba mengkaji tentang salah satu aspek penting dalam teori ekonomi yakni teori distribusi, dalam perspektif syariah yang dimulai: dengan kelemahan sistem distribusi kapitalis, persoalan-persoalan yang timbul dari distribusi kapitalis dan diakhiri dengan upaya dekontruksi sistem distribusi dalam perspektif syariah. Berkenaan dengan teori distribusi, dalam ekonomi kapitalis dilakukan dengan cara memberikan kebebasan memiliki dan kebebasan berusaha bagi semua individu masyarakat, sehingga setiap individu masyarakat bebas memperoleh kekayaan sejumlah yang ia mampu dan sesuai dengan faktor produksi yang dimilikinya dengan tidak memperhatikan apakah pendistribusian tersebut merata dirasakan oleh semua individu masyarakat atau hanya bagi sebagian saja. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem ekonomi Islam sangat melindungi kepentingan setiap warganya baik yang kaya maupun yang miskin dengan memberikan tanggung jawab moral terhadap si kaya untuk memperhatikan si miskin. Teori kapitalis dan teori Islam (syari’ah) yang masing-masing memiliki dasar pemikiran yang mendalam namun berbeda dalam pemberian jalan keluar atau solusi atas permasalahan ketidakmerataan distribusi baik distribusi kekayaan maupun distribusi keadilan. Sistem ekonomi kapitalis cenderung pragmatis dalam penyelesaian masalah ekonomi dalam lingkup masyarakat maupun negara, Sementara sistem ekonomi Islam (syari’ah) lebih lebih bertujuan pada penekanan integralitas horizontal dan vertikal, mendorong tercapainya kesejahteraan dan keberhasilan baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Pengaruh Karakteristik Individu dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Dosen Universitas Hang Tuah Surabaya Yanti, Dyah Agustin Widhi
Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan Vol 8, No 2 (2018): Maret
Publisher : Program Diploma Pelayaran Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.82 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh karakteristik individu dan iklim organisasi terhadap kinerja dosen Universitas Hang Tuah Surabaya. Karakteristik Individu: adalah ciri-ciri yang membedakan individu satu dengan individu lainnya yang melekat pada diri individu dan mempengaruhi hasil kerja individu dan organisasi (Gibson, et al., 1990; Suprihanto, 2003; Winardi, 2004; Robbins, 2006). Karakteristik individu secara operasional diukur dengan menggunakan empat dimensi berikut: Kemampuan, Ketrampilan, Usia, Masa Kerja. Iklim Organisasi adalah suasana yang ada di dalam lingkungan internal organisasi yang dirasakan individu di dalam bekerja (Schneider dan Hall, 1972; Campbe, et al, 1970; Litwin dan Stringger, 1986; Hinggins, 1982, Limster, 1985). Iklim organisasi secara operasional diukur dengan lima dimensi berikut; Otonomi Individu, Dukungan, Orientasi pada Penghargaan, Kehangatan, Kepercayaan, Kinerja adalah hasil kerja individu yang berupa kuantitas dan kualitas selama waktu kerja tertentu ( Gomes, 1995; Judge, 1996; Mathis dan Jackson, 2002; Gibson, et al., 2006; Sudiro, A., 2008; Undang – undang RI No. 13 Tahun 2005 tentang guru dan dosen). Kinerja Dosen diukur melalui tiga dimensi berikut: Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dosen tetap Universitas Hang Tuah yang berstatus dosen tetap yayasan dan dosen tetap negeri yang diperbantukan di PTS (dosen DPK)  yang berjumlah 257 orang. Penelitian ini menggunakan sampel penelitian sejumlah 200 orang dosen tetap yayasan dan dosen tetap yang berstatus Pegawai Negeri Sipil yang diperbantukan di Universitas Hang Tuah. Hasil penelitian persamaan regresi Y= -11.135+ 0.493X1 + 0.165X2 Uji hipotesis : Pengaruh Karakteristik Individu terhadap kinerja dosen Universitas Hang Tuah Surabaya. Variabel Karakteristik Individu (X1) berdasarkan perhitungan diperoleh nilai  sebesar 13.010 >  sebesar 1.9720 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 < alpha 5% maka Ho ditolak.dan H1 diterima pada tingkat signifikansi 5% sehingga Karakteristik Imdividu  berpengaruh sigmifikan terhadap kinerja dosen di Universitas Hang Tuah. Pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja dosen Universitas Hang Tuah Surabaya. Variabel Iklim Organisasi (X2) berdasarkan perhitungan diperoleh nilai  sebesar 5.906 >  sebesar 1.9720 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 < alpha 5 % maka Ho ditolak dan diterima pada tingkat signifikansi 5 % sehingga Iklim Organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja dosen di universitas Hang Tuah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7