cover
Contact Name
Unitomo
Contact Email
fs@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rahadiyan.duwi@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24068268     EISSN : 25802984     DOI : -
Jurnal AYUMI adalah jurnal budaya, bahasa dan sastra yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Sastra, Universitas Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal ini memuat hasil penelitian, artikel ilmiah, dan studi pustaka tentang budaya, bahasa, dan sastra Jepang. Kami mengundang para dosen prodi bahasa dan sastra Jepang, peneliti dan praktisi untuk mengirimkan karyanya baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jepang. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yakni setiap bulan Maret dan September. Batas akhir pengiriman naskah untuk edisi Maret adalah bulan Januari dan untuk edisi September pada bulan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2017): AYUMI : JURNAL BUDAYA, BAHASA, DAN SASTRA" : 5 Documents clear
UPAYA PENCAPAIAN KESETARAAN GENDER ANTARA NOVEL HANAUZUMI KARYA JUN’ICHI WATANABE DENGAN NOVEL HABIS GELAP TERBITLAH TERANG KARYA ARMIJN PANE Ningsih, Maisaro
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 4, No 1 (2017): AYUMI : JURNAL BUDAYA, BAHASA, DAN SASTRA
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.889 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v4i1.548

Abstract

Abstrak Melalui novel dapat diketahui budaya maupun fenomena yang ada di masyarakat. Salah satunya fenomena mengenai perempuan. Penelitian ini membahas mengenai upaya pencapaian kesetaraan gender melalui dua karya sastra Jepang dan Indonesia, yakni novel “Hanauzumi” karya Jun’ichi Watanabe dan novel “Habis Gelap Terbitlah Terang” karya Armijn Pane. Peneliti tertarik meneliti kedua novel ini, karena keduanya merupakan novel biografi (riwayat atau kisah kehidupan seseorang). Kedua novel ini menceritakan mengenai kehidupan tokoh utamanya dan upaya-upaya yang dilakukan tokoh utama untuk pencapaian kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan teori sastra bandingan dengan analisis kritik sastra feminis. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data berupa novel “Hanauzumi”, karya Jun’ichi Watanabe yang diterbitkan oleh Koudansha Tokyo, Jepang tahun 2013 dan novel “Habis Gelap Terbitlah Terang”, karya Armijn Pane yang diterbitkan oleh Balai Pustaka, Indonesia tahun 2005. Hasil analisis data menunjukkan, bahwa antara Ginko dan Kartini terdapat kesamaan dalam melakukan upaya untuk mencapai tujuannya, yakni menyetarakan kaum perempuan melalui pendidikan dan meminta izin orang tuanya untuk melanjutan pendidikan. Akan tetapi, terdapat perbedaan dalam upaya meminta izin kepada orang tua mereka. Ginko yang ditentang keinginannya tetap pergi ke Tokyo untuk belajar, sedangkan Kartini menuruti perkataan bapaknya untuk tinggal di rumah dan berupaya belajar sendiri dengan membaca buku.Kata Kunci: Habis Gelap Terbitlah Terang, Hanauzumi, kesetaraan gender, kritik sastra bandingan, sastra feminis, upaya 
文字でみる若者言葉 ―インドネシアのBahasa Alayを題材として― Inoue, Kazumi
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 4, No 1 (2017): AYUMI : JURNAL BUDAYA, BAHASA, DAN SASTRA
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.869 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v4i1.544

Abstract

AbstrakSejak bulan Mei tahun 2012 hingga bulan Februari tahun 2013, peneliti belajar di Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Indonesia. Selama di Surabaya sering kali anak muda di sana berbicara menggunakan bahasa gaul baik di mall, kampus, dan sebagainya. Selain itu, peneliti juga sering mendengar di sinetron atau film di sana. Tayangan televisi untuk kalangan anak muda misalnya sinetron, film, animasi dan sebagainya sering memakai bahasa gaul agar dapat menarik hati anak muda. Bahasa yang digunakan tersebut tidak sama dengan bahasa Indonesia resmi yang peneliti pelajari di kuliah. Namun, jika berbicara dengan teman-teman di sana, peneliti lebih banyak menggunakan bahasa gaul daripada bahasa Indonesia resmi.Belakangan ini seseorang dapat berkomunikasi melalui internet dan SMS. Setelah internet berkembang pesat, banyak orang menjadi tergantung dengan internet. Kalau tidak ada di kehidupan ini, niscaya apa saja bakal cukup sulit untuk dilakukan. Setelah internet berkembang, banyak bermunculan bahasa gaul, salah satunya bahasa alay. Banyak anak muda mengirim SMS atau email dengan menggunakan kalimat yang huruf dan angkanya dicampur-campur. Di penelitian ini, peneliti membahas bahasa gaul di Indonesia terutama bahasa alay dan juga menjelaskan masalah lingkungan anak muda Indonesia yang berkaitan dengan bahasa alay yang digunakan. Selain bahasa alay, Indonesia mempunyai banyak bahasa daerah sendiri-sendiri dan memiliki tingkatan bahasa mulai dari halus dan kasar. Peneliti sering mendengar dan berkomunikasi menggunakan bahasa daerah Surabaya yaitu bahasa Jawa. Biasanya mereka menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa di kesehariannya. Awalnya peneliti tidak dapat membedakan kedua bahasa tersebut, dan seringkali bingung saat mendengar percakapan sehari-hari mereka, karena bahasanya dicampur-campur. Tetapi lama-kelamaan peneliti dapat membedakan 2 bahasa tersebut bahkan dapat memahami artinya, meskipun masih belum lancar berbicara menggunakan bahasa Jawa.Kata kunci: anak muda, bahasa alay, bahasa gaul, komunikasi
STRUKTUR GENETIK PUISI MODERN JEPANG JINRUI NO IZUMI (人類の泉) KARYA TAKAMURA KŌTARŌ Jayanti, Pennyka May
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 4, No 1 (2017): AYUMI : JURNAL BUDAYA, BAHASA, DAN SASTRA
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.5 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v4i1.545

Abstract

AbstrakPuisi lahir bukan dari kekosongan. Ia ada karena pengarang yang terkait erat dengan lingkungan dan karyanya yang disebut  struktur genetik. Penelitian puisi Jinrui no Izumi (人類の泉) karya Takamura Kōtarō ini menggunakan teori strukturalisme genetik menurut Kinayati Djojosuroto. Sumber data diperoleh dari kumpulan puisi Takamura Kōtarō dalam buku yang berjudul  高村光太郎詩集 (Takamura Kōtarō Shishuu) karya伊藤信吉(Itou Shinkira) (1950). Analisis penelitian strukturalisme genetik puisi dilakukan dengan mengklasifikasikan data berdasarkan struktur fisik, batin, kemudian dikaitkan dengan genetiknya. Dari gabungan struktur tersebut, dapat disimpulkan struktur genetik dalam puisi tersebut.Kata Kunci: Jinrui no Izumi, puisi modern, struktur genetik, Takamura Kōtarō
MORAL BUSHIDO DALAM HAIKU KARYA MASAOKA SHIKI Wulandari, Siti
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 4, No 1 (2017): AYUMI : JURNAL BUDAYA, BAHASA, DAN SASTRA
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.578 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v4i1.546

Abstract

Abstrak Bushido adalah etika moral yang awalnya diterapkan kaum samurai sejak zaman Edo (1603-1868). Terdapat tiga sumber utama dalam aturan moral bushido antara lain ajaran Budha Zen, Shinto, dan Konfusianisme. Moral adalah ajaran tentang baik dan buruk dalam suatu masyarakat yang telah disepakati secara umum. Moral tidak hanya ditemukan dalam kehidupan nyata, namun juga dalam karya sastra. Salah satu jenisnya adalah haiku. Haiku adalah salah satu jenis puisi Jepang yang terdiri atas 17 suku kata yang dibentuk dari konsep 5-7-5. Masaoka Shiki merupakan salah satu penyair haiku yang terkenal di Jepang. Peneliti menggunakan haiku karya Masaoka Shiki karena pola pemikirannya yang mendapatkan pengaruh ajaran moral Bushido, sehingga sebagai putra seorang bushi, secara tidak langsung, ajaran moral yang diterimanya berpengaruh terhadap pola pemikiran sehari-hari, seperti kebesaran jiwa, kesabaran dan lainnya. Termasuk juga dalam penciptaan karyanya. Fokus permasalahan penelitian ini adalah moral Bushido dalam haiku karya Masaoka Shiki.Peneliti menggunakan teori Nitobe (2008: vii-viii) tentang tujuh nilai moral bushido yaitu, gi ‘kejujuran’, yu ‘keberanian’, jin ‘kebajikan’, rei ‘kesopansantunan’, makoto ‘ketulusan hati’, meiyo ‘kehormatan’ dan chugi ‘kesetiaan’. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini diambil dari buku yang berjudul Shiki Hyakku karya Toshinori Tsubouchi dan Akio Konishi. Teknik pengumpulan berupa teknik kepustakaan dan untuk menganalisis data digunakan analisis deskriptif. Simpulan penelitian ini adalah ditemukannya empat moral bushido di dalam puisi haiku, yakni moral bushido jin ‘kebajikan’, moral bushido rei ‘kesopansantunan’, moral bushido yu ‘keberanian’ dan moral bushido meiyo ‘kehormatan’.Kata Kunci: Bushido, haiku, Masaoka Shiki, moral 
PERILAKU SOCIOPATH TOKOH YASHIRO GAKU DALAM NOVEL BOKU DAKE GA INAI MACHI ANOTHER RECORD KARYA HAJIME NINOMAE Novianingrum, Azalia Asti
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 4, No 1 (2017): AYUMI : JURNAL BUDAYA, BAHASA, DAN SASTRA
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.276 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v4i1.547

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang perilaku sociopath Yashiro Gaku, tokoh dalam novel Boku Dake ga Inai Machi Another Record, dan mempertanyakan alasan serta tujuan dari setiap tindakan kriminalnya. Untuk itu, peneliti menggunakan teori kepribadian milik Karen Horney tentang kecenderungan neurotik dan penyesuaian diri individu neurotik pada anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data berasal dari novel berjudul Boku Dake ga Inai Machi Another Record karya Hajime Ninomae yang diterbitkan di Tokyo oleh Kadokawa pada tahun 2016. Hasil analisis sekaligus simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Yashiro Gaku mendapatkan stimulasi untuk membunuh pertama kali karena mendapatkan kekerasan dari kakaknya. Tujuan utamanya membunuh anak-anak pun untuk menghentikan rantai kekerasan orang tua kepada anak, supaya tidak melakukan hal yang sama di masa depan.Kata kunci: Boku Dake ga Inai Machi Another Record, Hajime Ninomae, neurotik, sociopath

Page 1 of 1 | Total Record : 5