cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 19077513     EISSN : 25496018     DOI : -
Core Subject : Economy,
EKSIS: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis merupakan kumpulan artikel tentang kajian ilmu ekonomi dan Penelitian dalam bidang Bisnis, Manajemen serta Akuntansi. Jurnal ini di terbitkan dalam rangka berperanserta dan memberikan sumbangan pemikiran dunia pendidikan tinggi dalam mendorong pembangunan ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret" : 8 Documents clear
PEMIKIRAN IRASIONAL PARA PEROKOK Trio Febriyantoro, Mohamad
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.42 KB) | DOI: 10.26533/eksis.v11i2.67

Abstract

abstractIndonesian people cigarette consumption is high enough, one out of three Indonesian people smoke. Spending on cigarettes outperforms more important consumption and cigarette has negative impact on health and environment. One cigarette contains 7000 types of toxics giving hazard for the body and the cause for various types of diseases. This research is to know the effect of irrational thinking on the decision of smokers. Method of this research is qualitative and the source of this research is Surabaya society who has a smoking habit. The results show that almost all of the informants ignore some factors namely, health factor, environment factor and financial factor. They also have difficulty in quitting from smoking because smoking has been a habit and they believe that cigarette is beneficial for them.Keywords: smoking behaviour, irrational thinking, smoker motivation abstrakKonsumsi rokok masyarakat Indonesia yang cukup tinggi. satu dari tiga orang Indonesia merokok. Pengeluaran untuk rokok mengalahkan konsumsi yang lebih penting dan rokok memiliki dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Satu batang rokok mengandung 7000 jenis racun yang membahayakan tubuh dan merupakan penyebab berbagai macam penyakit. Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemikiran irasional terhadap keputusan para perokok. Jenis penelitian ini kualitatif dan sumber data penelitian ini adalah masyarakat di Surabaya yang memiliki kebiasaan merokok. Hasil menunjukkan bahwa hampir seluruh informan mengabaikan beberapa faktor yakni faktor kesehatan, faktor lingkungan dan faktor keuangan, mereka juga sulit berhenti merokok dikarenakan rokok sudah menjadi kebiasaan dari para informan dan kandungan zat adiktif membuat para informan semakin ketergantungan terhadap rokok dan mereka meyakini bahwa rokok bermanfaat bagi dirinya.Kata kunci : perilaku merokok. Pemikiran irasional, motivasi perokok
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MICROSOSFT EXCEL BERBASIS INTERAKTIF PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) (Study Kasus Pada Mahasiswa Manajemen STIE PGRI Dewantara Jombang) Mutiarni, Rita
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.045 KB) | DOI: 10.26533/eksis.v11i2.46

Abstract

abstractResearch conducted in STIE PGRI Dewantara on a management course aims determines: 1) the application of Microsoft Excel-based interactive learning course on information and communication technology (ICT), 2) the effectiveness of Microsoft Excel-based interactive learning. This research is a descriptive case study approach. Data were obtained through interviews and questionnaires to 30 over three (3) variables that represent effectiveness, namely: 1) Satisfaction Program, 2) Input and Output Level and 3) The success of the program. The survey results revealed that the Microsoft Excel-based interactive learning course on information and communication technology (ICT) obtaining results of the overall assessment of the effectiveness of 80% under the category of very Effective.Keywords: effectiveness, instructional, interactive, Excel Mirosoft abstrakPenelitian yang dilakukuan di STIE PGRI Dewantara pada program studi manajemen ini bertujuan untuk mengetahu: 1) penerapan pembelajaran Microsoft Excel berbasis interaktif pada mata kuliah teknologi informasi dan komunikasi (TIK), 2) efektivitas pembelajaran Microsoft Excel berbasis interaktif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan kuisioner kepada 30 atas 3 (tiga) variabel yang mewakili efektivitas, yaitu: 1) Kepuasan Program, 2) Tingkat Input dan Output dan 3) Keberhasilan program. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pembelajaran Microsoft Excel berbasis interaktif pada mata kuliah teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memperoleh hasil penilaian efektivitas secara keseluruhan sebesar 80% berada pada kategori sangat efektiv.Kata kunci: efektivitas, pembelajaran, interaktif, Mirosoft Excel
ANALISIS EFEKTIVITAS TAGLINE IKLAN TELEVISI MINUMAN RINGAN TEH BOTOL SOSRO VERSI “APAPUN MAKANANNYA MINUMNYA TEH BOTOL SOSRO” DENGAN MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER RESPONSE INDEX (CRI) Ernestivita, Gesty
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.399 KB) | DOI: 10.26533/eksis.v11i2.38

Abstract

abstractIn 2000, The SOSRO tea bottle replace its tagline with the tagline "Whatever food, drinking tea SOSRO Bottle". Tagline is still used today and is still attached in Indonesian societies’ memory. The kind of research is descriptive data analysis techniques and data analysis techniques descriptive cross tabulation (crosstabs). Data obtained from the questionnaires are translated descriptively using models and analysis tools according to indicators of the effectiveness of advertising messages, those are: awareness, comprehend, interests, intentions, and actions in the Customer Response Index (CRI). Furthermore, cross-tabulations (crosstabs) used to view the data and explain the findings linkage data. The population in this study were all students of the Faculty of Economics, University Nusantara PGRI Kediri as many as 2003 students. The sampling technique is purposive sampling and obtained a sample of 100 students. The result showed that the performance effectiveness of the tagline given by SOSRO Bottle Tea Company has exceeded the average value of consumer expectations. CRI results at each stage of response in this study, showed that all stages of the response value is nearly 100%. It can be concluded that the tagline is a positive effect, namely to get conscious consumers that are interested in making a purchase.Keywords: Effectiveness, Advertising, Customer Response Index (CRI) abstrakPada tahun 2000 Teh Botol SOSRO mengganti tagline nya dengan “Apapun makanannya, minumnya Teh Botol SOSRO”. Tagline tersebut masih digunakan hingga sekarang dan masih melekat diingatan masyarakat Indonesia. Jenis penelitian ini adalah  deskriptif dengan teknik analisa data teknik analisis data deskriptif dan tabulasi silang (crosstabs). Data yang didapat dari hasil penyebaran kuisioner dijabarkan secara deskriptif menggunakan model dan alat analisis sesuai dengan indikator efektivitas pesan iklan, yaitu awareness, comprehend, interest, intentions, dan action dalam Customer Response Index (CRI). Selanjutnya, tabulasi silang (crosstabs) digunakan untuk melihat keterkaitan data dan menjelaskan temuan data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Nusantara PGRI Kediri yaitu sebanyak 2003 mahasiswa. Pengambilan sample adalah dengan menggunakan purposive sampling dan didapatkan sample sejumlah 100 mahasiswa. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kinerja efektivitas tagline yang diberikan oleh Perusahaan Teh Botol SOSRO telah melebihi nilai rata-rata harapan konsumen. Hasil CRI di tiap tahap respon dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa semua nilai tahap respon berada hampir mencapai 100%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tagline memberikan efek yang positif  yaitu mendapatkan kesadaran konsumennya sehingga tertarik melakukan pembelian.Kata Kunci: Efektivitas, Iklan, Customer Response Index (CRI)
AKUNTABILITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDes) (Studi Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2015 Di Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk) Supheni, Indrian
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.918 KB) | DOI: 10.26533/eksis.v11i2.48

Abstract

abstractThis research describes and analyzes accountability in managing Budget management of the village (APBDes) in the village government of Kerepkidul Bagor districts Nganjuk regency for Village Fund Allocation (ADD). The research method used is qualitative research, including the type critical. The sources of this study consisted of the headman of Kerepkidul, village secretary, village treasurer, event organizer, and also the chief of BPD and the members of BPD. The collecting data technics used are interview, observation, and document. The data analysis is done with collecting the data, reducing data, interpretation, and taking a conclusion, verification and reflection.The results of this study indicate KerepKidul Village Government Bagor districts Nganjuk regency has implemented the application of the principle of accountability in the management of APBDes fiscal year 2015. The village government of Kerepkidul has proven its commitment or responsibility with how to obey and follow the stages as well as the applicable provisions in accordance with regulations issued by the Nganjuk regency. But in implementing there still found it the problem is for the exceed percentage. But in practicing they found the problem that the large percentage amount which is a little more than is specified. It is expected for future implementation, the village government of Kerepkidul Bagor districts Nganjuk regency can implement the management of Village Fund Allocation (ADD) based on existing regulations as a whole.Keywords: Accountability, Village government, management of the village budget (APBDes), Village Fund Allocation (ADD) abstrakPenelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis akuntabilitas dalam pengelolaan APBDes di pemerintahan Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk pada Alokasi Dana Desa (ADD). Metode Penelitian yang diggunakan adalah penelitian kualitatif yang termasuk dalam jenis Critical. Adapun narasumber penelitian ini terdiri dari Kepala Desa Kerepkidul, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Pelaksana Kegiatan, serta Ketua BPD dan Anggota BPD. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, serta dokumen. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, interpretasi, dan penarikan simpulan, verifikasi, dan refleksi.Hasil penelitian ini menunjukkan Pemerintah Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk sudah melaksanakan penerapan prinsip-prinsip akuntabilitas pada pengelolaan APBDes tahun anggaran 2015. Pemerintah Desa Kerepkidul telah membuktikan komitmennya atau tanggungjawabnya dengan cara mematuhi dan mengikuti tahapan serta ketentuan yang berlaku sesuai dengan Peraturan yang telah dikeluarkan oleh Bupati Nganjuk. Namun dalam penerapannya masih ditemukan permasalahan yakni pada besar jumlah persentase yang sedikit melebihi dari yang ditetapkan. Diharapkan untuk pelaksanaan kedepannya, pemerintah Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk bisa melaksanakan pengelolaan ADD berdasarkan peraturan yang ada secara keseluruhan.Kata Kunci: Akuntabilitas, Pemerintah Desa, APBDes, ADD.
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA TENAGA ADMINISTRASI SMA/MA/SMK DI KABUPATEN BELITUNG Zulkifli, Tartini,
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.77 KB) | DOI: 10.26533/eksis.v11i2.39

Abstract

abstractBased on Government Regulation (PP) of the Republic of Indonesia Number 19 Year 2015 on Education Standard, one of components that should belong to school is education staff.  There are several types of education staff, and one of them is administration staff. This research is aimed to describe managerial competency of administration staffs in Belitung Regency and also to overcome the challenge in the implementation of its function. The subject consists of 15 administration heads and 59 administration staffs in various schools. Data collection is conducted by survey and interview. The survey data is analyzed with descriptive statistic using average score, and the interview data is analyzed descriptively. In Belitung Regency, head of administration’s managerial competency is excellent in general. However, there are several sub-competencies which need to be improved including organizational staff competency, decision making, resources optimization, staff supervision and conflict management. The competency managerial optimization could not be separated from the role of The Office of Education and Culture. Keywords:   competency, managerial, administration, head of administration, education staff standard  abstrak Berdasarkan PP RI Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Pendidikan, salah satu komponen sekolah yang harus memenuhi kriteria minimal adalah tenaga kependidikan. Tenaga kependidikan yang dimaksud dalam PP RI tersebut salah satunya adalah tenaga administrasi. Dengan demikian, tenaga administrasi sekolah bisa menunjang proses pendidikan untuk mencapai kualitas yang diharapkan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi manajerial kepala tenaga administrasi sekolah di Kabupaten Belitung serta mengetahui kendala yang dihadapi dalam melaksanakan fungsi manajerial. Subjek penelitian ini adalah 15 kepala tenaga administrasi sekolah dan 59 staf tenaga administrasi sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan wawancara. Data angket dianalisis dengan teknik statistik deskriptif menggunakan rerata skor, sedangkan data wawancara dianalisis denga teknik deskriptif. Di Kabupaten Belitung, kompetensi manajerial kepala tenaga admnistrasi sekolah secara keseluruhan termasuk kriteria sangat baik. Meski demikian ada beberapa sub kompetensi yang masih perlu ditingkatkan lagi yaitu kompetensi mengorganisasikan staf, mengambil keputusan, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, membina staf, dan mengelola konflik. Upaya peningkatan kompetensi manajerial kepala tenaga admnistrasi sekolah tidak terlepas dari peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kata Kunci:         kompetensi, manajerial, administrasi, kepala tenaga administrasi, standar tenaga administrasi
IMPLEMENTASI DAN KENDALA SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH BERBASIS AKRUAL ., Risnaningsih
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.151 KB) | DOI: 10.26533/eksis.v11i2.49

Abstract

abstractHidayatullah (2010) said that the adoption of the accrual system not only aims to standards and formats mere presentation of financial statements, but also have an impact on changing the system of budgeting. In addition, the adoption of accrual accounting system will inevitably affect the performance measurement system and government. In other words, akrualisasi government accounting system in addition to changing the format of financial accountability, will also have an impact on fiscal policy and the government's performance in the future. Each country is also experiencing different obstacles in the application of the accrual basis. Obstacles faced by local governments in the implementation of Government Accounting System accrual (Aaron, 2009: 131) including: preparation of standards that are not independent, the laws are conflicting, the lack of political support government elite, the lack of response from the House of Representatives, the lack of staff quality, constraints accounting reform at the local government level.Keywords: Accounting Systems, Accrual, Government Performance abstrakHidayatullah (2010) mengatakan pengadopsian sistem akrual tidak hanya bertujuan standar dan format penyajian laporan keuangan belaka, tetapi juga berdampak pada berubahnya sistem penyusunan anggaran. Di samping itu, pengadopsian sistem akuntansi akrual mau tidak mau akan mempengaruhi sistem dan pengukuran kinerja pemerintah. Dengan kata lain, akrualisasi sistem akuntansi pemerintahan selain merubah format akuntabilitas keuangan, juga akan berdampak pada kebijakan fiskal dan kinerja pemerintah di masa yang akan datang.Setiap negara juga mengalami kendala yang berbeda-beda dalam penerapan basis akrual. Kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah dalam penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah berbasis akrual (Harun, 2009:131) diantaranya: penyusunan standar yang tidak independen, produk hukum yang saling bertentangan, minimnya dukungan politik elit pemerintah, kurangnya respon dari Dewan Perwakilan Rakyat dan masyarakat, kurangnya staf yang berkualitas, kendala reformasi akuntansi pada tingkat pemerintah daerah.Kata Kunci:  Sistem Akuntansi, Akrual, Kinerja Pemerintah 
DAMPAK INFLASI, PERTUMBUHAN JUMLAH PEKERJA, DAN PERTUMBUHAN PDB PER KAPITA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK Sitinjak, Norman Duma
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.706 KB) | DOI: 10.26533/eksis.v11i2.41

Abstract

abstractTaxes highly reliable state of Indonesia as a source of revenue. Government  should be able to manage its financial resources well. The way to do that is by paying attention to inflation, growth in the number of workers, and GDP Per Capita. Thirdly it is if less addressed, it can have an enormous impact on tax revenue. This study found that GDP positive effect on tax revenue.Keywords: Inflation, Growth Total Worker, GDP per capita, and the tax revenue abstrakPajak sangat diandalkan negara Indonesia sebagai sumber penerimaan. Untuk itu Pemerintah harus dapat mengelola sumber keuangannya dengan baik. Cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan memperhatikan inflasi, pertumbuhan jumlah pekerja, dan PDB Per Kapita. Ketiga hal tersebut jika kurang diperhatikan maka dapat berdampak sangat besar terhadap penerimaan pajak. Pada penelitian ini ditemukan bahwa PDB berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak.  Kata Kunci:         Inflasi, Pertumbuhan Jumlah Pekerja, PDB Perkapita, dan Penerimaan pajak
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KOPERASI SERBA USAHA (SIMPAN PINJAM, PENGELOLAAN PASAR TRADISIONAL, DAN MINI MARKET) Djunaedi Djafar, Hagoes Aryoko, Tartini,
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2016): Oktober - Maret
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.407 KB) | DOI: 10.26533/eksis.v11i2.44

Abstract

AbstractMulti-business Cooperation (Cooperation for Finance, Traditional Market Management and Convenience Store) is a program which consists of training, coaching and supervising to several cooperations of multi-business, finance and traditional market in Pal Satu Village, Tanjungpandan. Its partner is Regina Pacis Cooperation that has potentialities to improve economic development in family and community. However, there are several challenges which relate to management, financial access and member motivation. This program is aimed for: 1) to improve motivation of the cooperation’s partners; 2) to improve the partner’s understanding about cooperation planning; 3) to develop human resource in traditional market management; and 4) to expand networking in supporting creative economy. The results are: 1) the increasing of cooperation spirit in the members and society for supporting community development activities; 2) cooperation group and community have the ability in cooperation planning; 3) Regina Pacis Cooperation Tanjungpandan has obtained improvement in traditional market management; 4) network expansion in partnership; 5) Regina Pacis Cooperation Tanjungpandan has been becoming a role model for community based multi-business cooperation; and 6) the increasing of lecutrers and students participation from Belitung Management Academy in community empowerment.Keywords :Training, Coaching, Supervising, Multi-business Cooperation AbstrakKoperasi Serba Usaha (Simpan Pinjam, Pengelolaan Pasar Tradisional, dan Mini Market) adalah program  pelatihan, pembinaan dan pendampingan pada koperasi koperasi serba usaha, simpan pinjam dan pengelolaan pasar di Desa Pal Satu Kecamatan/Kabupaten Tanjungpandan. Mitra program IbM ini adalah Koperasi Regina Pacis yang memiliki potensi untuk menopang ekonomi keluarga dan masyarakat. Akan tetapi, permasalahan sering muncul sebagaimana halnya koperasi di tempat lain, baik yang berkaitan dengan manajemen koperasi, akses terhadap pembiayaan, serta yang berkaitan dengan motivasi anggota koperasi. Kegiatan ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan motivasi koperasi serba usaha mitra; 2) meningkatkan pemahaman mitra tentang perencanaan koperasi serba usaha; 3) meningkatkan kemampuan SDM dalam mengelola pasar tradisonal; serta 4) mengembangkan jejaring koperasi untuk menopang pengembangan ekonomi kreatif. Hasil dari kegiatan ini diantaranya adalah : 1) meningkatkan jiwa koperasipara anggota dan masyarakat sebagai upaya menunjang kegiatan pengembangan kelompok; 2) kelompok koperasi dan masyarakat memiliki kemampuan perencanaan koperasi; 3) meningkatnya kemampuan koperasi serba usaha Regina Pacis Tanjungpandan dalam melakukan pengelolaan pasar tradisional; 4) bertambahnya jaringan kerjasama koperasi; 5) model koperasi Regina Pacis Tanjungpandan dijadikan model pengembangan koperasi serba usaha yang berbasis pemberdayaan masyakarat; serta 6) mampu meningkatkan partisipasi dosen dan mahasiswa Akademi Manajemen Belitung  dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.Kata kunci: Pelatihan, Pembinaan, Pendampingan Koperasi Serba Usaha

Page 1 of 1 | Total Record : 8