cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional" : 24 Documents clear
Gambaran Pengetahuan Ibu Menyusui Tentang Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Bayi 0-6 Bulan di Nagori Bah Jambi III Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Tahun 2018 Siregar, Elferida
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn05

Abstract

Riset terbaru WHO pada tahun 2005 yang dikutip oleh (Siswono, 2006) menyebutkan bahwa 42% penyebab kematian balita di dunia adalah penyakit pneumonia sebanyak 58% terkait dengan malnutrisi, malnutrisi sering kali terkait dengan kurangnya asupan ASI (gizi online, 2007). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tentang bagaimana pengetahuan Ibu menyusui tentang pemberian MP-ASI pada bayi usia 6 – 24 bulan di Nagori bah Jambi. Jenis penelitian yang digunakan dalam karya tulis ini adalah jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang mempunyai balita berusia 6-24 bulan yang berjumlah 106 ibu. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan MP-ASI dan variabel dependen adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-24 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan ibu yang mempunyai bayi 6 – 24 bulan tentang pemberian makananan pendamping ASI di Nagori Bah Jambi, mayoritas responden berpengetahuan kurang (65,38%). Kesimpulan penelitian yaitu pengetahuan ibu yang menyusui tentang pemberian makanan pendamping ASI bagi bayi yang terbanyak adalah dalam kategori kurang yaitu 17 orang (65,38%),Kategori cukup 4 orang (15,38%), Kategori baik 3 orang (11,5%), dan kategori tidak baik 2 orang (7,66%). Kata Kunci: Pengetahuan, MP-ASI, Balita
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Congenital Tortikolis di Klinik Fisioterapi Karya Suci Pematangsiantar Sinuhaji, Simson
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn10

Abstract

Tortikolis terjadi akibat trauma persalinan biasanya pada bayi lahir letak sungsang. Bila dilakukan traksi (tarikan) pada kepala untuk mengeluarkan bayi, terjadi cedera pada muskulus strenokleidomastoideus, yang menimbulkan hematoma sehingga terjadi pemendekan otot akibat fibrosis. Tujuan untuk mengetahui pelaksanaan fisioterapi dalam mengurangi nyeri, spasme dan meningkatkan lingkup gerak sendi serta mengulur otot sternokleidomastoideus yang memendek. Pada kasus tortikolis sinistra dengan menggunakan modalitas massage, terapi latihan dan cervical collar. Setelah dilakukan terapi selama 25 kali didapat hasil penilaian adanya peningkatan LGS leher aktif T1 Fleksi :4 pada T25 menjadi 2. T1 Ekstensi 5 pada T25 menjadi 2. T1 Side rotasi dextra 7 pada T25 menjadi 2. T1 Side rotasi sinistra 6 pada T25 menjadi 3. T1 Side fleksor dextra 7,5 pada T25 menjadi 2. T1 Side fleksor sinistra 6,5 pada T25 menjadi 3. Penurunan spasme otot sternokleidomastoideus sinistra pada T1 adanya spasme pada otot strenokleidomastoideus dan T25 tidak ada spame pada otot sternokleidomastoideus. Peningkatan panjang otot sternokleidomastoideus sinistra posisi strech/dinamis di T1 8 cm pada T25 mejadi 9,5 cm. Peningkatan panjang otot sternokleidomastoideus sinistra posisi netral/ statis di T1 7,8 cm pada T25 menjadi 8,9 cm. Setelah mendapatkan tindakan massage , terapi latihan berupa streching, relax passive movement dan cervical collar selama 25 kali terapi, dapat disimpulkan hasil terapi ialah massage dapat mengurangi spasme pada otot sternokleidomastoideus sinistra yang memendek dan relax passive movement dapat meningkatkan luas gerak sendi leher. Cervical collar dapat memposisikan kepala pada petumbuhan leher yang benar disarankan kepada orang tua untuk mengawasi setiap pertumbuhan anak dan kelainan dan keluhan ringan yang ditunjukan anak, untuk segera diperiksakan kepada tim medis. Kata kunci: congenital, massage, terapi latihan
Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Nelayan Dalam Pemberian Nutrisi Pada Anak Usia Toddler di Dusun Air Buaya Rattu, Oktovina S.; Susanti, Dewi; Opier, Alfa Fitria Eman
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn23

Abstract

Pemberian nutrisi pada anak usia toodler sangat bergantung dengan tingkat pengetahuan orang tua dalam hal ini ibu dalam memilih, mengolah serta mengatur makanan yang dibutuhkan oleh anak usia toodler. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Nelayan Dalam Pemberian Nutrisi Pada Anak Usia Toddler di Dusun Air Buaya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian Cross Sectional dan menggunakan uji fisher’s exact test dengan tingkat kemaknaan (p=0,05). Instrument yang dipakai dalam penelitianiniya itu kuesioner yang di bagikan kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat nelayan dalam pemberian nutrisi pada anak usia toddler. Kata kunci: tingkat pengetahuan; pemberian nutrisi
Hubungan Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Lansia Tentang Cara Pencegahan Hipertensi di Posyandu Lansia Nagori Dusun Ulu Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun Tahun 2018 Togatorop, Benget Tiarma; Daulay, Maswan
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn08

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan pada kelompok lansia. Peningkatan usia sering dikuti penyakit degeneratif dan masalah kesehatan pada kelompok lanjut usia. Untuk itu peneliti tertarik melakukan penelitian yang berjudul Hubungan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan lansia tentang cara pencegahan hipertensi di posyandu lansia Nagori Dusun Ulu Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun Tahun 2016. Penelitian ini dilakukan pada Juli-September 2016 dengan populasi sebanyak 198 orang sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 99 orang dengan menggunakan rumus dari buku Lemeshow dengan menggunakan tehnik simpel random sampling. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pendidikan kesehatan mempunyai hubungan terhadap pengetahuan lansia di posyandu lansia Nagori Dusun Ulu Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun Tahun 2016, karena p value < 0,05. Diharapkan dapat dilakukan peningkatkan pengetahuan kader-kader posyandu lansia tentang hipertensi dan cara pencegahannya serta meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan penyuluhan sehingga penyuluhan kepada lansia lebih efektif. Instansi Pendidikan memberikan materi posyandu lansia yang merupakan salah satu pelayanan kesehatan dasar melalui mata kuliah yang berhubungan dengan pelayanan lansia baik secara integral maupun secara khusus kasus hipertensi pada lansia dan cara pencegahannya. Hasil penelitian ini sebagai data awal untuk melakukan penelitian lainnya tentang lansia dengan variabel yang berbeda. Kata kunci: pendidikan kesehatan; pengetahuan, lansia
Pengaruh Senam Nifas Terhadap Involusi Uteri pada Ibu Post Partum di Poskesdes Dusun Kalauli Desa Kaitetu Kecamatan Leihitu Kab. Maluku Tengah Kiriwenno, Erlin; Martahan, Rusnani; Wenno, Achwilla Tamara
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn24

Abstract

Senam nifas adalah sederetan gerakan tubuh yang dilakukan untuk mempercepat pemulihan keadaan ibu setelah melahirkan yang dilakukan sejak hari pertama melahirkan setiap hari sampai hari ke sepuluh. Data awal di Puskesmas Perawatan Hila, jumlah ibu nifas di Poskesdes Dusun Kalauli pada tahun 2017 berjumlah 49 orang, pada taun 2018 berjumlah 44 orang. Penulis juga melakukan survey awal pada 4 orang ibu post partum di Dusun Kalauli di peroleh 3 ibu post partum takut melakukan banyak gerakan sebelum 1 bulan setelah melahirkan dan 1 ibu post partum melalukan banyak gerakan setelah post partum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimenone group pretestposttest design dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ada perbedaan yang bermakna antara penurunan TFU sebelum dan sesudah melakukan senam nifas. Ada pengaruh senam nifas terhadap involusi uteri pada ibu post partum di Poskesdes Dusun Kalauli Desa Kaitetu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Kata kunci: senam nifas; involusi uteri
Gambaran Minat Ibu tentang Kunjungan ke Posyandu di Dusun Mamokeng Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2018 Lihi, Maryam; Purwati, Sal Sumedi; Kaimudin, Megawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn18

Abstract

Puskesmas merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dilakukan dari dan bersama masyarakat, memberdayakan dan memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan balita. Berdasarkan data pendahuluan yang diperoleh dari Puskesmas Tulehu, jumlah ibu yang mengunjungi balita ke puskesmas pada tahun 2017 sebanyak 702 ibu dengan 392 bayi dan bayi laki-laki sebanyak 310 orang dan perempuan sebanyak 310 orang, dan data pada tahun 2018 mengalami penurunan. untuk 449 ibu balita dengan jumlah bayi dan balita laki-laki 216 orang dan perempuan 233 orang, dan data tahun 2018 turun menjadi 154 ibu balita. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui gambaran minat ibu berobat ke puskesmas di Dusun Mamokeng Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2018. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Crossectional Study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat ibu untuk berkunjung ke puskesmas diketahui bahwa mayoritas responden yang berkunjung ke puskesmas rendah yaitu sebanyak 59 orang (53,2%), sedangkan yang tertinggi sebanyak 52 orang (46,8%), dan Sedangkan hasil penelitian tentang pengetahuan ibu berkunjung ke puskesmas diketahui bahwa mayoritas responden yang berpengetahuan baik berjumlah 77 orang (69,4%) sedangkan pengetahuan kurang sebanyak 12 orang (10,8%). Kata kunci: minat; kunjungan posyandu
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Penderita Cervical Root Syndrome Akibat Spondylosis di Rumah Sakit Adam Malik Medan Tahun 2018 Gede, I Ngurah
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn11

Abstract

Cervical Root Syndrome mengacu pada serangkaian gangguan yang disebabkan oleh perubahan yang disebabkan oleh perubahan di tulang cervical dan jaringan lunak di sekitarnya, dengan rasa nyeri pada umumnya Prevalensi puncak pada usia pertengahan, dan wanita lebih sering terkena daripada pria. Faktor resiko meliputi pekerjaan berulang-ulang, fleksi cervical dalam waktu yang lama, tingginya pskologis karena tekanan pekerjaan, merokok, dan cedera leher atau bahu sebelumnya. Nyeri cervical dapat disebabkan oleh beberapa factor seperti trauma, proses inflamasi, dan gangguan proses degenerasi. Di setiap tahun sekitar 16 tiap waktu,10% sampai 20% populasi dilaporkan mempunyai masalah nyeri leher, dengan 54% individu mengalami nyeri leher dalam waktu 6 bulan terakhir. Prevalensi nyeri leher meningkat oleh karena usia dan umumnya terjadi pada wanita berusia sekitar 50 tahun. Fisioterapi dapat berperan untuk mengurangi keluhan pada penderita dengan menggunakan modalitas, SWD, Ultrasound, dan Manual traksi. Dengan begitu rasa nyeri pada leher dapat berkurang karena setelah kita ketahui bahwa sebelum sampai ke otak impuls telah disentralisir oleh arus ini. Sehingga setiap kali diadakan terapi dengan SWD ini maka rasa nyeri yang diakibatkan cervical root syndrome akibat spondilosis dapat berkurang dan dapat juga merileksasikan otot, dan menggunakan manual traksi untuk meningkatkan aktifitas fungsional (ADL). Kata kunci: SWD; ultrasound; manual traksi
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Tentang Kekurangan Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kesatria Kota Pematangsiantar Tahun 2018 Manurung, Oktaviana
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn06

Abstract

Menyusui adalah proses pemberian ASI pada bayi oleh ibu dan merupakan kondisi yang alamiah yang dialami oleh wanita setelah melahirkan. Gizi ibu yang kurang baik, diit yang terlalu ketat pasca bersalin, dan penurunan berat badan yang sangat drastis akan menurunkan produksi ASI dan mempengaruhi pemberian ASI pada bayi. Dampak dari kurangnya konsumsi ASI pada bayi dapat mengakibatkan terjadinya gagal tumbuh (failure to thrive) pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang kebutuhan gizi selama menyusui di Puskesmas ksatria Kota Pematangsiantar berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan, paritas dan sumber informasi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui dengan sampel menggunakan accidental sampling. Pengolahan data dilakukan dengan teknik editing, coding, tabulating, scoring. Hasil penelitian diperoleh mayoritas responden berpengetahuan cukup tentang kebutuhan gizi selama menyusui sebanyak 19 responden (51,4%), mayoritas responden berpengetahuan cukup pada umur 20-30 tahun sebanyak 15 responden (40,5%), mayoritas responden berpengetahuan cukup dengan pendidikan terakhir SMA yaitu sebanyak 19 responden (51,4%), mayoritas responden berpengetahuan cukup bekerja sebagai IRT yaitu sebanyak 11 responden (29,7%), mayoritas responden berpengetahuan cukup dengan paritas multipara sebanyak 11 responden (29,7%), mayoritas responden berpengetahuan baik mendapatkan informasi dari petugas kesehatan sebanyak 11 responden (29,7%). Diharapkan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan mengenai kebutuhan gizi ibu selama menyusui kepada masyarakat luas agar dapat meningkatkan kesehatan ibu dan bayi selama menyusui. Kata Kunci: Pengetahuan, Balita, Kekurangan gizi
Hubungan Posisi Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Penenun Di Rumah Bonang Jalan Asahan Pematangsiantar Muliati, Muliati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn12

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada penenun di Kota Pematangsiantar untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Musculoskeletal Disorders (MSDs) umumnya terjadi karena faktor pekerjaan dan faktor individu (postur tubuh, lama kerja, beban kerja, frekuensi, umur, masa kerja). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja diukur dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM) dan dikategorikan menjadi tingkat keluhan tidak sakit dan sakit. Penelitian ini menggunakan uji chi square untuk melihat hubungan antara variabel independen dan dependen dan menggunakan uji regresi logistik berganda untuk mengetahui variabel mana yang paling signifikan berhubungan variabel dependen dengan metode Backward Stepwise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja tenun ulos mengalami keluhan sakit terbanyak pada bagian pinggang sebanyak 26 orang (86,7%), tingkat keluhan pada bagian pinggang yang paling banyak dialami pada pekerja tenun ulos yaitu kategori sakit sebanyak 25 orang (83,3%) dan kategori tidak sakit 5 orang (16,7%). Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa faktor umur pekerja (p value=0,919), masa kerja (p value=0,020), beban kerja (p value=0,431), postur tubuh (p value=0,019), frekuensi (p value=0,873), lama kerja (p value=0,314), yang memiliki hubungan terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah masa kerja p value=0,020 (p
Hubungan Kecanduan Bermain Game Online dengan Kualitas Tidur pada Remaja Usia 15-18 Tahun di Desa Waimital Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2018 Waliulu, Syariefah H.; Tunny, Rahma; Urata, Jumaria
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn19

Abstract

Game online merupakan proses simulasi dari kehidupan sosial karena game online memungkinkan seseorang untuk mengeksplorasi diri, membangun interaksi dan pola interaksi yang dibangun dalam game sangat kompleks seperti pola interaksi yang paling dasar yaitu percakapan, dikembangkan menjadi percakapan secara tertulis yang dikenal dengan istilah chatting. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan Kecanduan Bermain Game Online Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Usia 15-18 Tahun Di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian Deskritif Kolerasi yang artinya metode penelitian yang di gunakan untuk mencari dan berusaha menghubungkan antara dua variabel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian ini diperoleh Nilai signifikasi bermain game online dengan kualitas tidur (p=0.028). Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa ada hubungan antara bermain game online dengan kualitas tidur pada remaja usia 15-18 tahun. Kata kunci: game online; remaja; kualitas tidur

Page 1 of 3 | Total Record : 24