cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Edutama
  • Jurnal Pendidikan Edutama
  • Website
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 23392258     EISSN : 2548821X     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutama Journal of Education (Jurnal Pendidikan Edutama) is double -blind peer reviewed open access journal that provides publication of articles in all education field. it aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research finding in provide a platform scientists and academicians all over the world to promote, share and discuss various and issues developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020" : 15 Documents clear
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SD Dilliati, Fransisca Neni; Wiryokusumo, Iskandar; Leksono, Ibut Priono
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.595 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.974

Abstract

Abstract: This research aims to determine the differences that occur between student learning outcomes and motivation taught by using inquiry learning methods with interactive media and inquiry learning with image media. The method used in this research is a quantitative research method that uses a deductive-inductive approach with data collection techniques such as motivation questionnaires and learning achievement tests between interactive media inquiry methods and image media inquiry methods. This data analysis uses ANOVA analysis which requires homogeneous sample data while data validation using SPSS, where the validity test results obtained value of the significance of the question is less than 0.05 with the conclusion that the instrument used is valid. With the research hypothesis test value sig 0.00 <0.05 where H0 is rejected and H1 is accepted. From the results of the research that has been done, it is obtained data that (1) there is a difference between the inquiry learning method with interactive media and the inquiry learning method with image media on the results of Indonesian language learning. (2) there is a difference in learning motivation between the inquiry learning method with interactive media and the inquiry learning method with picture media on Indonesian learning outcomes. Abstrak: Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui perbedaan yang terjadi antara hasil dan motivasi belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode inquiry learning dengan media interaktif dan inquiry learning dengan media gambar. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan deduktif-induktif dengan teknik pengumpulan data berupa angket motivasi dan tes hasil belajar antara metode inquiry media interaktif dan metode inquiry media gambar.Analisis data ini menggunakan analisis anova yang mempersyaratkan data sample homogen sedangkan validasi data menggunakan SPSS, dimana hasil uji validitas didapatkan nilai signifikasi soal kurang dari 0,05 dengan kesimpulan instrumen yang digunakan adalah valid. Dengan nilai uji hipotesis penelitian sig 0,00 < 0,05 dimana H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh data bahwa (1) terdapat perbedaan antara metode inquiry learning dengan media interaktif dan metode inquiry learning dengan media gambar terhadap hasil belajar bbahasa Indonesia. (2) terdapat perbedaan motivasi belajar antara metode inquiry learning dengan media interaktif dan metode inquiry learning dengan media gambar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN TRANSISI MORPH DAN ZOOM MATERI PERBANDINGAN Istianah, Yunita; Wiryokusumo, Iskandar; Leksono, Ibut Priono
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.322 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.972

Abstract

Abstract: In facing an industrial revolution 4.0, teachers have to make an affective education technology. One of that is using multimedia-based interactive media with power points. The aims of this study is to describe the development of interactive multimedia using Microsoft Office 365 Power Point by utilizing the morph and zoom transition features as interactive multimedia. This study uses the ADDIE development model with Luther's multimedia development theory design which is based on six steps as concept, design, material collection, manufacturing, testing, and dissemination. The trials were conducted with expert trials, peer trials and small group trials. The small group trial subjects consisted of 12 grade VII students of SMP Negeri 55 Surabaya. The instrument that used was in the form of an expert trial sheet, peers and a product of eligibility questionnaire for students. The results of product development from the material expert test results obtained 97%, while the media expert test results obtained 78.1%, and for peer testing the results obtained 95%. The result percentage of the feasibility questionnaire test data was 81.33%, it was included in the excellent category. So, this interactive learning multimedia is appropriate to be used in support the learning activities of VII grade students of SMP Negeri 55 Surabaya. Keywords: development, multimedia interactive learning, Microsoft office 365, PowerPoint, mathematics   Abstrak: Dalam menghadapi revolusi industri 4.0, guru harus membuat sebuah teknologi pembelajaran yang efektif. salah satunya menggunakan media interaktif berbasis multimedia dengan powerpoint. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan mutlimedia interaktif menggunakan microsoft office 365 power point dengan memanfaatkan fitur transisi morph dan zoom untuk dijadikan multimedia interaktif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan desain teori pengembangan multimedia Luther yang dilakukan berdasarkan enam langkah yaitu konsep, desain, pengumpulan bahan, pembuatan, uji coba, penyebarluasan. Uji coba yang dilakukan menggunakan uji coba ahli, uji coba teman sejawat dan uji kelompok kecil. Subjek uji coba kelompok kecil terdiri dari 12 peserta didik kelas VII SMP Negeri 55 Surabaya. Instrumen yang digunakan berupa lembar uji coba ahli, teman sejawat dan angket kelayakan produk untuk peserta didik. Hasil pengembangan produk dari data hasil uji coba ahli materi diperoleh persentase sebesar 97%, sedangkan uji coba ahli media diperoleh hasil persentase sebesar 78,1%, dan untuk uji coba teman sejawat diperoleh hasil persentase sebesar 95%. Persentase hasil data uji angket kelayakan sebesar 81,33%, angka tersebut masuk dalam kategori sangat baik. Sehingga multimedia pembelajaran interaktif ini layak digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran peserta didik kelas VII SMP Negeri 55 Surabaya. Kata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran interaktif, Microsoft office 365, PowerPoint, matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TIPE TRADITIONAL FLIPPED BERBANTUAN VIDEO TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Khoirotunnisa', Anis Umi; Irhadtanto, Boedy
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.709 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.768

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of students' creative thinking abilities using traditional flipped classroom learning models using video-assisted and conventional learning on flat side space. The population in this study were all eighth grade students of MTs Abu Dzarrin. The Samples were taken by cluster random sampling technique. The selected sample is class VIII A as the experimental class and class VIII C as the control class. The instrument used in this study was students' creative thinking abilities instrument in the form of a essay question. The Analysis of the test instrument using the validity test and reliability test. Prerequisite Test analysis uses the normality test and homogeneity test while testing the hypothesis with the t-independence simple test using SPSS 22 for Windows. The average difference test results with the t-test obtained sig 1-tailed by 0,000 with a significance level of 5%. The value of sig <0.05 so that it can be concluded that the creative thinking ability of students is better to use the model of traditional flipped classroom learning assisted video assisted compared to conventional learning Keyword: Flipped Classroom, traditional flipped, creative thinking abilities. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan model pembelajaran flipped classroom tipe traditional flipped berbantuan video dan pembelajaran konvensional pada materi bangun ruang sisi datar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Abu Dzarrin. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Sampel terpilih yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Instrumen kemampuan berpikir kreatif siswa yang berupa soal uraian. Analisis instrumen test menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji Prasarat analisis menggunakan Uji normalitas dan Uji Homogenitas sementara pengujinan hipotesis dengan uji-t independence simple test Menggunakan SPSS 22 for Windows. Hasil uji beda rata-rata dengan uji-t diperoleh sig 1-tailed sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi 5%. Nilai sig < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa lebih baik menggunakan model pembelajaran flipped classroom tipe traditional flipped berbantuan video dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata kunci: Flipped Classroom, traditional flipped, kemampuan berpikir kreatif.
IMPLEMENTASI METODE MOZAIK UNTUK MENGENALKAN HURUF VOCAL PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Zulfa, Milatul; Nugraheni, Aninditya Sri
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.424 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.788

Abstract

Abstract: This research aims to determine the implementation process or the application of the mosaic method in introducing vowels for mildly retarded children who are in grade 1 at Giwangan Elementary School in Yogyakarta. In addition, this research also aims to determine the changes that occur in mildly retarded students after using the mosaic method in learning Indonesian, specifically to introduce vowels. This research uses qualitative methods with descriptive qualitative research. The subjects in this research ware 1st grade of mildly retared student. The object of this research is the application of the mosaic method as a solution to introduce vowels in mildly retarded children. The data collection techniques used observation, interviews, documentation, and field notes. The results of this research indicate that by using the mosaic method in learning the introduction of vowels in mild retarded children is actually feeling very enthusiastic and have a spirit of learning rather than by using methods that have been previously applied. In addition, the subject was very happy and painstaking with little by little sticking pieces of paper that were pasted and arranged to be a letter in question. Keyword: Mosaics, vowels, mildly retarded. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi atau penerapan metode mozaik dalam mengenalkan huruf vocal untuk anak tunagrahita ringan yang terdapat di kelas 1 SD Giwangan Yogyakarta. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada siswa tunagrahita ringan setelah menggunakan metode mozaik dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang khususnya untuk mengenalkan huruf vocal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Tunagrahita Ringan kelas 1. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan metode mozaik sebagai solusi mengenalkan huruf vocal pada anak Tunagrahita Ringan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode mozaik dalam pembelajaran pengenalan huruf vocal pada anak tunagrahita ringan adalah justru merasa sangat antusias dan memiliki semangat belajar dari pada dengan menggunakan metode-metode yang sudah diterapkan sebelumnya. Selain itu subjek juga sangat senang dan telaten dengan sedikit demi sedikit menempelkan potongan-potongan kertas kecil yang ditempelkan dan disusun agar menjadi sebuah huruf yang dimaksud. Kata kunci: Mozaik, huruf vocal, Tunagrahita Ringan
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS WEB DAN PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN KEARSIPAN KELAS X SMK Supeni, Amie; Degeng, I Nyoman Sudana; Sugito, Sugito
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.221 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.965

Abstract

Abstract: This study aims to: 1) Know the comparison between the influence of web-based learning models with direct learning models on student achievement., 2) Know the comparison between the effects of visual, auditory and kinesthetic learning styles on student achievement, 3) Knowing the interaction between learning methods and learning styles on student achievement. This research is a quasi experimental design. The instrument prerequisite tests conducted were validity, reliability, level of degree of difficulty, distinguishing ability. The data analysis method used is descriptive analysis, normality and homogeneity, and Two Way Anova. The first results is, sig. 0,000 or sig. (p) <a with a = 0.05 H0 is rejected, this means that there is a significant difference between the average value of learning achievement with web-based and direct learning methods. Secondly, sig. 0.852 or sig. (p)> a with a = 0.05, H0 is accepted, this means the average value of Archival learning achievement in groups of students who have visual, auditory and kinesthetic learning styles are not significantly different. Thirdly, sig. 0.965 or sig. (p)> a with a = 0.05 H0 is accepted, there is no interaction between learning methods and learning styles on student achievement in Archive subjects. Keywords: learning method, learning style, learning achievement Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui perbandingan antara pengaruh model pembelajaran berbasis web dengan model pembelajaran langsung terhadap prestasi belajar siswa, 2) Mengetahui perbandingan antara pengaruh gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik terhadap prestasi belajar siswa, 3) Mengetahui interaksi antara metode pembelajaran dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Uji prasyarat instrumen yang dilakukan adalah uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, normalitas dan homogenitas, dan Anava dua jalan. Hasil uji hipotesis pertama, sig. 0,000 atau sig. (p) < a dengan a = 0,05 (H0 ditolak) maka terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata prestasi belajar dengan metode pembelajaran berbasis web dan langsung. Hasil uji hipotesis kedua, sig. 0,852 atau sig. (p) > a dengan a = 0,05 (H0 diterima) maka nilai rata-rata prestasi belajar Kearsipan pada kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik tidak berbeda secara signifikan. Hasil uji hipotesis ketiga, sig. 0,965 atau sig. (p) > a dengan a = 0,05 (H0 diterima) maka tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran Kearsipan. Kata kunci: metode pembelajaran, gaya belajar, prestasi belajar.
PERAN APLIKASI SCHOOLOGY DALAM PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM PADA MATERI TEKS ANEKDOT Jayanti, Rani; Rahayuningsih, Suesthi
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.933

Abstract

Abstract: Schoology Apps is a part of Learning Management System (LMS) that makes it easy for teachers and students to interact wherever and whenever in learning anecdote text. Anecdote text begins to be taught to high school students, especially the tenthgrade students in Curriculum 2013. The purpose of this study is to investigate the role of schoology apps to learn anecdote text in flipped classroom. This study is a library research that starts from 1) choosing a topic, 2) exploring information, 3) setting the focus of study, 4) preparing data sources, 5) preparing data presentation, and 6) preparing reports. This data is secondary data from national and international journals, Indonesian and international books. The data collection method uses the documentation method. Data validation technique uses data triangulation techniques. It is analyzed using a content analysis method. The results show that anecdote text materials are compiled into schoology apps and integrated with a flipped classroom model that refers to Bergmann & Sams theory. The conclusion of this study is that the schoology apps plays an important role in the flipped classroom, it can be seen from the use of schoology apps for students at home. When they are at home or anywhere in the sense of not being in the classroom learning, they can access the materials of anecdote text first. In addition, they can have direct discussion before the classroom learning begins through the schoology apps. Keyword: schoology apps, flipped classroom, anecdote text Abstrak: Aplikasi schoology merupakan bagian dari LMS yang mempermudah pendidik dan peserta didik berinterasi dimanapun dan kapanpun dalam mempelajari teks anekdot. Teks anekdot mulai diajarkan pada siswa menengah atas, khususnya kelas 10 kurikulum 2013. Tujuan penelitin ini adalah ingin mengetahui peran aplikasi schoology dalam pembelajaran flipped classroom pada materi teks anekdot. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research) dengan prosedur penelitian dimulai dari, 1) memilih topik, 2) mengeskplorasi informasi, 3) menetapkan fokus penelitian, 4) menyiapkan sumber data, 5) menyiapkan penyajian data, dan 6) menyusun laporan. Data penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari jurnal nasional, jurnal internasional, buku terbitan Indonesia dan luar negeri. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik validasi data menggunakan teknik triangulasi data. Data dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi-materi teks anekdot disusun ke dalam aplikasi schoology dan selanjutnya diintergrasikan dengan model pembelajaran flipped classroom yang mengacu pada teori Bergmann & Sams. Simpulan penelitian ini adalah aplikasi schoology sangat berperan penting dalam model pembelajaran flipped classroom, peran tersebut dapat dilihat dari penggunaan aplikasi schoology bagi siswa ketika sedang di rumah. Ketika sedang di rumah atau di manapun dalam artian tidak sedang dalam pembelajaran di kelas, siswa dapat mengakses materi teks anekdot terlebih dahulu, selain itu, siswa dapat berdiskusi secara langsung sebelum pembelajaran dimulai melalui aplikasi schoology. Kata kunci: aplikasi schoology, flipped classroom, teks anekdot
THE USE OF INSTAGRAM TO IMPROVE ENGLISH LITERATURE STUDENTS’ SELF-CONFIDENCE IN MASTERING SPEAKING SKILL Utomo, Aries; Bastiar, Islamiah
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.328 KB)

Abstract

Abstract: Instagram is one of social media applications used in daily life now. It is used to uploading any picture, video, and live event. This research aims to describe the use of Instagram to improve English literature students? self confidence in mastering speaking skill. This research was qualitative research. 28 students of the first semester in English Literature Department, Faculty of Culture Sciences, Mulawarman University were taken as respondents of this research. Technique of collecting data used was (1) interview, (2) observation, (3) questionnaire, and (4) documentation. Meanwhile, technique of analyzing data used was miles and Huberman?s model. Based on the research findings, it shows that (1) most of students strongly agree about the use of Instagram in mastering speaking skill and (2) students? self-confidence in speaking skill can be improved. From those explanations, it can be concluded that Instagram can improve students? speaking skill from inside to outside. Moreover, speaking through Instagram is more comfortable for passive students in the classroom. Besides that, students are more confidence to speak English than before through Instagram.   Abstrak: Instagram adalah salah satu aplikasi media sosial yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari sekarang. Ini digunakan untuk mengunggah gambar, video, dan acara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Instagram untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa sastra Inggris dalam menguasai kemampuan berbicara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. 28 siswa semester pertama di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman diambil sebagai responden dari penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) wawancara, (2) observasi, (3) kuesioner, dan (4) dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah mil dan model Huberman. Berdasarkan temuan penelitian, itu menunjukkan bahwa (1) sebagian besar siswa sangat setuju tentang penggunaan Instagram dalam menguasai keterampilan berbicara dan (2) kepercayaan diri siswa dalam keterampilan berbicara dapat ditingkatkan. Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Instagram dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dari dalam ke luar. Selain itu, berbicara melalui video Instagram lebih nyaman bagi siswa pasif di kelas. Selain itu, siswa lebih percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris daripada sebelumnya melalui Instagram.
THE USE OF TEXTBOOK ENTITLED “LET’S LEARN ENGLISH”: TEACHER’S OVERVIEW Muktamir, Muktamir
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.1097

Abstract

Abstract: Although there are some research revealing the evaluation of textbook used by the teacher, but a study investigating the use of textbook entitled ?Let?s Learn English? as an instructional material viewed from teachers point of view were rare in number. The current study aimed at investigating the the use of textbook entitled ?Let?s Learn English? as instructional material viewed from teacher?s perspective as the user. This study used the qualitative case study. The case study was intended to analyze the use of textbook entitled ?Let?s Learn English?. The participants of this study was the teacher as the user. Text book analysis used was adapted from Mukundan & Nimehchisalem (2010). The results revealed that textbook entitled ?Let?s Learn English? is applicable as an instructional material. Further research in evaluating the effectiveness of textbook entitled ?Let?s Learn English? should be taken into account by the related parties.  Keywords: textbook evaluation, Textbook entitled ?Let?s Learn English? Abstrak: Meskipun terdapat beberapa penelitian mengkaji tentang evaluasi buku teks yang digunakan oleh guru, namun sebuah penelitian yang bertujuan menginvestigasi penggunaan buku teks berjudul ?Let?s Leran English?sebagai sumber pembelajaran dilihat dari sudut pandang guru belum pernah dilkasanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penggunaan buku teks berjudul ?Let?s Learn English? sebagai sumber bahan ajar dilihat dari sudt pandang pendapat guru sebagai pengguna. Penelitian ini menggunakan metode kulaitatif studi kasus. Penelitian studi kasus bertujuan utuk menganalisis penggunaan buku teks berjudul Let?s Learn English?. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru sebagai pengguna. Dalam analisis buku teks ini menggunakan analisis buku teks nya (Mukundan & Nimehchisalem, 2010). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku teks berjudul Let?s Leran English dapat digunakan sebagai sumber bahan ajar. Penelitian lanjutan tentang efektifitas dari buku teks berjudul ??Let?s Leran English? dapat menjadi perhatian khusus bagi semua kalangan. Kata kunci: evaluasi buku teks, Let?s Learn English
PENGEMBANGAN FLASHCARD BERBASIS KARAKTER HEWAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Sanusi, Rahmat; Dianasari, Eka Lenggang; Khairiyah, Karunia Yulinda; Chairudin, Rudi
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.995 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.745

Abstract

Abstract: Letters Identify Process is a basic learning for students to have reading ability, including those with mental disabilities. Based on observations it was found that low reading ability of students with mental disability class 1 due to limited the media to support learning procces. This research aims to produce learning media in the form of flash cards with animal characters to improve the ability to identify the letters in mental disabilities students. The method used is research & development with quantitative and qualitative descriptive analysis techniques. The results of the data analysis showed that the validator's evaluation and the product trial results obtained a "GOOD" rating. Based on the results of the overall analysis of the data it can be concluded that the flash card product in the animal category is declared appropriate to be used to improve the ability to recognize letters in children with mild mental disability class 1.Abstrak: Mengenal huruf merupakan pembelajaran dasar bagi peserta didik untuk memiliki kemampuan membaca, termasuk pada anak tuna grahita ringan. Berdasarkan observasi, ditemui rendahnya kemampuan anak tuna grahita ringan kelas 1 di sekolah luar biasa dikarenakan keterbasan media untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasikan media pembelajaran dalam bentuk flash card dengan karakter hewan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak tuna grahita ringan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau research & development dengan teknik analisa data menggunakan analisa kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisa data dari penilaian validator dan uji coba produk mendapatkan hasil dengan kategori ?BAIK?. Berdasarkan hasil analisa tersebut dapat dinyatakan produk flash card berkarakter hewan layak dan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan anak dengan tuna grahita ringan kelas 1 SLB dalam mengenal huruf.
PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN TGT DAN NHT PADA SISWA BERGAYA BELAJAR KINESTETIK Laksono, Ridam Dwi
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.678 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.1038

Abstract

Abstract: With the implementation of K-13, it is necessary to innovate learning models on the material, tools and how to deliver them. The purpose of this study is to find out whether the mathematics learning with TGT and NHT models  that have been innovated according to the 2013 curriculum, whether students have the same learning achievement. Second, to find out the learning style as an internal factor of students, is there an influence on the achievements. Third, to find out the interaction between learning models and student learning styles on student achievement. This activity is carried out by means of quasi experiments. Student learning achievement as the dependent variable, learning models and learning styles as independent variables. Statistical analysis using two-way ANOVA. Student achievement data is taken using cognitive test instruments and classification of learning styles using learning style questionnaires. Obtained research results (1) student achievement on the TGT learning model is better than student achievement on the NHT learning model, (2) there is no influence of student learning styles on learning achievement, (3) there is an interaction between learning models with learning styles. Students with kinesthetic learning styles have higher achievement when learning with the TGT learning model, compared to students who have the same learning style on NHT learning. Keyword: TGT, NHT, Learning Style, Peer Learning. Abstrak: Dengan diberlakukanya K-13, perlu dilakukan inovasi model pembelajaran pada materi, perangkat dan cara penyampaiannya. Tujuan penelitian ini pertama untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan model TGT dan NHT yang telah diinovasi sesuai kurikulum 2013, siswanya memiliki prestasi hasil belajar yang sama. Kedua untuk mengetahui gaya belajar sebagai faktor internal siswa, apakah terdapat pengaruh terhadap prestasi yang dicapai. Ketiga untuk mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar siswa terhadap prestasi siswa. Kegiatan ini dilakukan dengan cara eksperimen kuasi. Prestasi belajar siswa  sebagai variabel terikat, model pembelajaran dan gaya belajar sebagai variabel bebas. Analisis statistik menggunakan ANOVA dua jalan. Data prestasi hasil belajar siswa diambil dengan menggunakan instrumen tes kognitif dan klasifikasi gaya belajar menggunakan angket gaya belajar. Diperoleh hasil penelitian (1) prestasi belajar siswa pada model pembelajaran TGT lebih baik dari pada prestasi belajar siswa pada model pembelajaran NHT, (2) tidak terdapat pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar.  Siswa dengan gaya belajar kinestetik, memiliki prestasi yang lebih tinggi saat belajar dengan model pembelajaran TGT, dibandingkan siswa yang memiliki gaya belajar yang sama pada pembelajaran NHT.   Kata kunci: TGT, NHT, Gaya Belajar, Pembelajaran teman sebaya.

Page 1 of 2 | Total Record : 15