cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga" : 7 Documents clear
THE ENHANCEMENT OF FEATURED SPORTSPROCEDURES AND EVALUATIONQUALITY IN LANDAK REGENCY Gandasari, Maharani Fatima
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the sport coaching whichbecomes priorityas featured sports and to disclose any matters related to the improvement of procedures and evaluation of featured sportsin Landak Regency. This research was sportsaction research. The population in this study was the athletes in the featured sport in Landak Regency. The subjects included two sports that became first and second featured sports in Landak Regency. The data was collected through interviews and observation.  The results show that the prioritized order of the featured sports inLandak Regency is as follow 1) Athletic, 2) Karate, 3) Boxing and 4) Judo. Although the enhancement of the featured sport in the regency has currently been prioritized, the recruitment of athletes in Athletics and Karate has not fully started at early age. Therefore, sport coaching has not been conducted optimally by the respective local government. Based on the study, the constraints for the coaching program include inadequate sport infrastructures and limited transportation, especially for athletes who come remote villages. Therefore, they do not get opportunity to join the selection and sport events in Landak Regency. The process of coaching has been carried out by monitoring the development of athletes through physical and performance testsof each athlete. However, the tests have not been done systematically and periodically. From the description above, the study concludes that it is necessary to improve the quality of procedure and evaluation of athletes in the featured sports through the process of sports coaching in landak Regency. Keywords: Featured Sports, Coaching, Landak Regency.
PERBEDAAN GAYA MENGAJAR DAN MOTOR EDUCABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI MAN RANTAUPRAPAT Rahma Dewi, Akhmad Syiroj, Agung Sunarno,
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPembelajaran bola voli yang baik akan membantu siswa untuk memperoleh perkembangan motorik yang optimal dan juga dapat membantu siswa untuk mengembangkan potensinya dalam permainan bola voli. Dalam permainan bola voli terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh oleh pemain, salah satunya adalah passing. Passing yang digunakan dalam penelitian ini adalah passing bawah.Setelah dilakukan observasi pada sekolah MAN Rantauprapat, proses belajar mengajar pendidikan jasmani belum begitu baik khususnya untuk pembelajaran passing bawah bola voli, pada saat pembelajaran siswa sering mengalami kesulitan untuk melakukan gerakan passing bawah dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya mengajar resiprokal dan gaya mengajar komando terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, (2) Mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya mengajar resiprokal dengan gaya mengajar komando bagi siswa yang memiliki motor educability tinggi terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, (3) Mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya mengajar komando dengan gaya mengajar resiprokal bagi siswa yang memiliki motor educability rendah terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, (4) Mengetahui apakah terdapat interaksi antara gaya mengajar dengan  motor educability terhadap hasil belajar passing bawah bola voli. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa putra kelas XI MAN Rantauprapat tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 136 siswa, dengan mengambil sampel 40 siswa melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan antara gaya mengajar resiprokal dan gaya mengajar komando terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, dengan nilai Fhitung 11,983 > Ftabel 4,113 pada taraf signifikansi α = 0,05; (2) Bagi siswa yang memiliki motor educability tinggi, gaya mengajar resiprokal lebih baik dibandingkan gaya mengajar komando terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, dengan Qhitung 16,76 > Qtabel 4,33 pada taraf signifikansi α = 0,05; (3) bagi siswa yang memiliki motor educability rendah, gaya mengajar komando lebih baik dibandingkan gaya mengajar resiprokal terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, dengan Qhitung 9,84 > Qtabel 4,33 pada taraf signifikansi α = 0,05; (4) Terdapat interaksi antara gaya mengajar dengan motor educability terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, dengan nilai Fhitung176,896 > Ftabel 4,113 pada taraf signifikansi α = 0,05.Kata Kunci: Gaya Mengajar, Motor Educability, dan Passing Bawah Bola Voli
PENGARUH DISTRIBUSI ALOKASI WAKTU DAN MOTIVASI TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR SUGIARTO, BAMBANG GATOT
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe  purpose of the research is to reveal the effect of time alocation distribution on physical education towards students physical fitness. The research was conducted in Centeh State Elementary school at Jl Pacar no 5 Bandung West Java. The samples are the 60 random fifth graders out of 233 populations, with average 10-11 years old. The method was experiment, with design factorial  2x3. The data gathering technique was Likert's scale questionnaire for motivation and for the students’ fitness data is Indonesia physical fitness test. The Varian analysis result shown that : velue Fh between collumn A14.94 is bigger compare to Ftab 0,05 which 5.14 (Fh = 14.94 > Ftab 0,05 = 5.14) withdk numerator V1 (a -1)(b-1) = 2, dk denominator V2 ab (n - I) = 3 x 2 (10 -1) = 54. Based on the analysis can be concluded that the physical fitness of the group of study time allocation of 4 x 35 minutes is higher (better) compare to the group of 2 x 70 minutes and 1 x 140 mnutes.Key word: Time allocation distribution, Motivation,  physical fitness ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menyingkap pengaruh pendistribusian alokasi waktu pembelajaran pendidikan jasmani terhadap kebugaran jasmani siswa.Penelitian  dilakukan  di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Centeh  Jalan Pacar No 5 Kota Bandung  Jawa Barat. Sampel penelitian yang digunakan, siswa kelas lima yang dipilih secara random sebanyak 60 orang dari populasi sebanya 233 orang, dengan rata-rata usia 10 – 11 tahun.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan desain factorial 2 x 3. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala sikap dari Likert untuk motivasi dan untuk data kebugaran jasmani siswa, menggunakan tes kebugaran jasmani Indonesia (TKJI). Hasil analisis varian menunjukan bahwa : harga Fh antar kolom A sebesar 14.94 lebih besar dari pada Ftab 0,05 sebesar 5.14 (Fh = 14.94 > Ftab 0,05 = 5.14) dengan dk pembilang V1 (a -1)(b-1) = 2, dk penyebut V2 ab (n - I) = 3 x 2 (10 -1) = 54.. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Kebugaran jasmani kelompok alokasi waktu pembelajaran 4 x 35 menit lebih tinggi (baik) daripada Kebugaran jasmani kelompok alokasi waktu pembelajaran 2 x 70 menit dan kelompok alokasi waktu pembelajaran 1 x 140 menit. Key word : distribusi alokasi waktu, Motivasi, kebugaran Jasmani
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR LARI CEPAT Manalu, Warti
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract :The aim of this study is to determine the difference between learning by games method and learning by drills method including the students’ learning motivation on sprint running result. The research was conducted to grade five students of Santa Maria Elementary School in Jakarta. The research took treatment by level 2 x 2. The total numbers of research population were 54 whereas the samples were 11 students. The data was analysed by 2 parallel varians (ANAVA) and was tested by Turkey test on significant level of α = 0,05. The final conclusions for the research showed (1) Scores of sprint running using learning by games methodology (A1) were lower than the other ones using learning by drills methodology (A2) in Santa Maria Elementary School Jakarta. (2) There was an interaction between learning methodology (A) and learning motivation (B) to result of sprint running in Santa Maria Elementary School Jakarta. (3) The score of learning by games methodology with high motivation (A1B1) was lower than the score of learning by drills with high motivation (A2B1) in Santa Maria Elementary School Jakarta. The scores of sprint running in treatment of learning by games with high motivation (A1B2) were higher than the scores of learning by drills  with low motivation (A2B2) in Santa Maria Elementary School Jakarta. . Key Words : learning by games methodology and learning by drills methodology, learning motivation on sprint running. Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara metode pembelajaran bermain dan metode pembelajaran latihan dan  motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar lari cepat. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SD Santa Maria Jakarta. Penelitian ini menggunakan treatment by level 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 82 dan menggunakan sampe 44 siswa. Teknik analisa data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Turkey pada tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai hasil belajar lari cepat pada perlakukan metode pembelajaran bermain  (A1) lebih rendah dari nilai metode latihan  (A2) di SD Santa Maria Jakarta (2). Terdapat interaksi antara metode bermain (A)  dan motivasi belajar (B) terhadap hasil belajar lari cepat di SD Santa Maria Jakarta (3). Nilai hasil belajar pada perlakuan metode latihan motivasi belajar (A1B1) lebih tinggi dari nilai metode bermain percaya diri tinggi (A2B1) di SD Santa Maria Jakarta. Nilai hasil belajar lari cepat pada perlakukan metode bermain percaya diri rendah (A1B2) lebih rendah dari pendekatan bermain percaya diri rendah (A2B2) di SD Santa Maria Jakarta.Catat kunci : metode bermain dan metode latihan, motivasi belajar pada lari cepat.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN OLAHRAGA LOMPAT JAUH PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 18 KOTA JAMBI ., Sukendro
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPelajaran olahraga merupakan Pelajaran yang sangat di senangi oleh siswa, tetapi berbeda halnya dengan cabang olahraga Lompat Jauh justru siswa sangat sulit untuk melakukan, alasan yang sering terdengar dominan melakukan gerakan yang diawali dengan lari dan  lompatan yang menguras tenaga serta sangat melelahkan. Adanya permasalahan dalam latar belakang diatas, penulis mengambil kesimpulan bahwa diperlukan pengembangan pembelajaran yang dapat memberikan motivasi belajar serta manfaat, menarik dan efektif pada pengembangan pembelajaran serta dapat memberikan kemudahan kepada guru pendidikan jasmani dalam menyampaikan materi. Penelitian ini di khususkan kepada media pengembangan materi pembelajaran gerak dasar lompat jauh, selanjutnya mengupayakan perbaikan kekurangan-kekurangan dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani serta mencari jalan keluar dan mengupayakan agar pelajaran pendidikan jasmani pada umumnya dan atletik khususnya menjadi mata pelajaran yang menyenangkan hingga peserta didik tidak jenuh mengikutinya serta dapat memperkaya pengalaman gerak atau motorik peserta didik.Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengembangan pembelajaran lompat jauh dengan media audio visual (VCD) mampu membuat daya tarik siswa sehingga menyenangkan. Adapun  penelitian pengembangan media audio visual VCD pada materi pembelajaran lompat jauh menggunakan model pengembangan dari Lee & Owens.Berdasarkan hasil respon siswa terhadap media audio visual berbentuk VCD pada materi olahraga lompat jauh adalah sangat baik yang didapat dari angket respon siswa.Berdasar hasil belajar dapat disimpulkan media audio visual berbentuk VCD pada materi olahraga lompat jauh adalah sangat baik.Kata Kunci: Media Pembelajaran Olahraga Lompat Jauh 
KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI PADA SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PAMANE TALINO DI KABUPATEN LANDAK Suryo Putro, Waskito Aji
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji budaya organisasi pada STKIP Pamane Talino berkaitan dengan tugas dan fungsi yang diembannya dalam pelayanan terhadap pendidikan formal (Perguruan Tinggi), pendidikan non formal dan juga kegiatan pemuda dan olahraga. Dalam memberikan pelayanan kepada publik setiap organisasi dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik. Sejauh ini citra atau image terhadap organisasi-organisasi publik di tanah air cenderung negatif, hal tersebut juga berlaku di Kabupaten Landak.  Berbagai tulisan yang mengangkat tentang keberadaan organisasi publik baik yang menyoroti dari sisi budaya, layanan maupun kinerja secara umum menunjukkan, budaya organisasi publik belum mendukung terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan yang diberikan. Kajian-kajian yang dilakukan hampir tidak pernah mengangkat tentang budaya yang mendukung terhadap pelaksanaan tugas yang diemban.Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan ditemukakan beberapa indikasi bahwa budaya organisasi pada STKIP Pamane Talino masih lemah. Seperti belum adanya standar pelayanan yang baku untuk setiap bidang yang ada, budaya yang cenderung “kaku” khususnya terhadap para tamu STKIP Pamane Talino, masih sangat kuat/dominanya budaya sungkan baik dari pimpinan maupun sesama pegawai dalam menegur pegawai yang tidak disiplin dan kepatuhan semu. Selain itu masalah pengawasan (controlling) belum berjalan baik khususnya dari pihak Yayasan Landak Bersatu selaku yang menaungi STKIP Pamane Talino, hal tersebut tampak dari terhambatnya program dan pelaporan kegiatan yang tidak dapat diselesaikan tepat waktu.
PENINGKATAN TEKNIK SHOOTING MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TAI Didit Supriadi, Muchamad Ishak, .
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) untuk meningkatkan hasil belajar teknik shooting bagian punggung kaki dalam permainan sepak bola pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ekspertimen. Populasi yang diambil adalah seluruh siswa kelas X dari SMK PASUNDAN 2 Cimahi yang berjumlah 51 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan dengan cara cluster sampling. Didapat sampel berjumlah 26 responden yang dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperiman yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran  Team Assisted Individualization (TAI) dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan dengan model pembelajaran  Team Assisted Individualization (TAI). Instrumen yang dipakai adalah tes shooting sepak bola. Berdasarkan hasil analisis data telah terbukti bahwa hasil belajar shooting sepak bola antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan sebesar 6.32 > T(tabel)1.80 yang ternyata signifikan. Selanjutnya berdasarkan perhitungan statistik didapat bahwa hasil belajar shooting sepak bola siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) memiliki skor rata-rata sebesar 43.31 lebih tinggi dari pada hasil belajar shooting sepak bola siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang memiliki skor rata-rata sebesar 4.07. Maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) memberikan pengaruh yang signifikan untuk meningkatkan hasil belajar teknik shooting bagian punggung kaki dalam permainan sepak bola pada siswa. Kata Kunci: Model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI), Shooting bagian Punggung kaki, Sepak bola

Page 1 of 1 | Total Record : 7