cover
Contact Name
Warnis
Contact Email
warnis@uinib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalturast@uinib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian
ISSN : 23546735     EISSN : 26853329     DOI : -
Turast : Journal of Research and Service [p-ISSN 2354-6735 | e-ISSN 2685-3329] published a scientific paper on the results of research and community service and review of the literature in the field of Islamic Studies. Additionaly, this journal also discusses the issue of the result of research on sosio-religion.
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
RELASI AGAMA, BUDAYA DAN PERILAKU EKONOMI PADA POLA DAGANG ETNIS TIONGHOA KOTA PADANG Nur, Al Muhammad
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v4i1.338

Abstract

Penelitian ini berjudul: Relasi Agama, Budaya, Perilaku Ekonomi pada Pola Dagang Etnis Tionghoa KotaPadang. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki tentang hubungan antara kepercayaan, kebudayaandan perilaku ekonomi etnis TiongHoa Kota Padang. Latar belakang penelitian adalah memperhatikanketeguhan etnis TionHoa memegang teguh ajaran dan kebudayaan mereka serta keberhasilan mereka dibidangperdagangan dimana saja berada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menghasilkandata deskriptif. Pendeskripsisan ini dimaksudkan untuk menjelaskan pola dagang etnis Tionghoa di kotaPadang yang dihubungkan dengan agama, budaya dan perilaku ekonomi. Sumber data dari penelitianini adalah etnis Tionghoa, di antaranya tokoh masyarakat dan pedagang. Teknik pengumpulan data yangdilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah diperoleh data dari lapangan makadilakukan teknik analisis data.Hasil penelitian menemukan bahwa keberhasilan etnis Tionghoa dalam perdagangan disebabkan oleh duafaktor; Pertama adalah kemampuan mereka secara sosial dan budaya beradaptasi dengan masyarakat minangtanpa menanggalkan simbol-simbol penting kebudayaan mereka. Kedua, pola dagang dan spirit konfusiusyang mereka miliki. Ajaran konfusius sangat mempengaruhi kepribadian mereka dalam melakukan usahaseperti; relasi, kerja keras, kepercayaan, keuletan dan kekeluargaan.
BOOK REVIEW Sebuah Pendekatan Konseling Islami dalam Mengatasi Masalah Hakim, Lukman
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v5i1.362

Abstract

Erhamwilda mengemukakan bahwa konseling adalah suatu kegiatan yang amat penting dalamkegiatan terstruktur Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah maupun diluar sekolah, bahkan padadekade terakhir dinyatakan bahwa dengan melaksanakan konseling berarti telah melaksanakan BK.Konseling merupakan satu aktivitas penting dalam mengubah sikap dan perilaku individu, yang dalamprosesnya harus dilaksanakan oleh seorang konselor yang professional.
JARINGAN KAWIN LARI DI KOTA PADANG; Aktor, Pola Kerja, dan Respon Pemerintah Amri, Mufti Ulil
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v3i1.378

Abstract

This article describes about the network of “eloping” located in Padang. Eloping is often be an alternativefor some married couples who obstructed due to various factors, such as parent’s disagree, polygamy withoutpermission, or the difficulty of the affairs of marriage because of custom. Padang is a place for some coupleselope. Initial search showed that there are at least two areas that are often targeted, namely Lubuk Buaya andBungus Teluk Kabung. The marriage certificate obtained from this process is the original marriage certificateissued by the Ministry of Religious Affairs. However, KUA address listed in most cases are not in Padang, butin districts located in Kerinci, Jambi. This fact indicates that the network actors are quite strong in Padang.Based on that need to be asked: what kind of elopement network that built up in Padang? Who are the actors?How does it work patterns? And how the government's response to this issue? To answer this question, the datawere collected through interviews, observation and document study. As an initial step, this article presents thedescriptive data and qualitative analysis.
MENIMBANG GAGASAN MUSYAWARAH DALAM PEMILU NASIONAL DI PAPUA Azim, Muhammad Fauzan; Siregar, Sahnan Sahuri
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v2i1.395

Abstract

The system of National Election which based on the principle of one man one vote one value aims to ensurethe sovereignty of the people through free suffrage and equal, in accordance with the supremacy of law. Thisprinciple does not apply to traditional Indonesian society, especially in Papua, because in this society theelection uses acclamation or better known as Noken. The practice of election by acclamation first acknowledged constitutionally by the Court of Constitution (MK) through  Decision with number 47-81 / PHPU.A-VI/ 2009. Substantively, Noken has turned the idea of deliberative democracy and able to realize the people’ssovereignty for indigenous peoples.
KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM Santi, Febri
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v4i1.308

Abstract

Education is actually a study that is able to recognize, is able to accommodate all possibilities, understandheterogeneity, appreciate differences both tribes, nations, especially religion. These aspects are interconnectedwhich orients humanity. This course also aligned with one of the humanitarian orientation of multiculturaleducation in the context of the Qur’an is to seek recognition and understanding of SARA to understandheterogeneity, applying the multicultural nature of education itself. This study uses a qualitative approachphenomenologi.
IJTIHAD DALAM MASAIL AL-FIQHIYAH ALA MINANGKABAU Studi Atas Pemikiran dan Praksis Hukum Islam Syekh Sulaiman Arrasuli Zulkifli, Zulkifli
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v5i1.357

Abstract

Ijtihad merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Berbagai ketetapanhukum lahir melalui ungkapan kata maupun melalui tulisan para ulama. Pada aspek ini, Syekh SulaimanArrasuli tidak ketinggalan dalam menggaungkan tema ijtihad itu, meskipun Syekh Sulaiman Arrasuli tidakmemperkenankan ijtihad bagi komunitas orang yang belum memenuhi syarat-syarat minimal ijtihad tersebut.Tetapi ketika ada tuntutan yang sangat mendesak, aktivitas ijtihad itupun dilakukannya. Disadari atau tidak,memfatwakan bahwa adaik basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, adalah bagian dari ijtihadnya. Padatulisan ini akan dibahas tentang bagaimana pemikiran dan praksis hukum Islam Syekh Sulaiman Arrasuliterhadap ijtihad fiqih ala minangkabau.
SYEKH SULAIMAN AL-RASULI TOKOH PENDIDIKAN ISLAM BERCORAK KULTURAL Kosim, Muhammad
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v3i1.373

Abstract

Shaykh Sulayman al-Rasuli (1871-1970 AD) was consistent scholar of Minangkabau to maintain i'tiqadAhl al-Sunnah wa al-Jama'ah and the Shafi'i school. He was known as a master scholar of fiqh and becamehead of the first Syar'iyah Court in Central Sumatra (based in Bukittinggi). He was also mentioned aspioneer of Islamic Education. His pioneer can be seen from two things. First, as practitioner of education.He taught and led the MTI Canduang. While teaching, he accepted and practiced the educational reform inthe form of: 1) the model learned from one book into many books to understand specific areas of knowledge;2) change of Halaqah system at the mosque became a system of class in madrassas. Secondly, as a thinker ofIslamic Education. His thought can be found in some of his writings, related to human nature, the purpose ofeducation, materials, educators, learners, methods, and informal education. When constructed madrassah andwrote down his thoughts, he always approached Minangkabau’s culture. Therefore he was worth mentionedthe cultural figure of Islamic education.
MENGAKUI DAN MENERIMA KERAGAMAN: Pengalaman Pelajar Islam Belajar di SMA Donbosco Ashadi, Andri
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v2i1.390

Abstract

Finding Muslim students learn in the schools by run other faiths in an era of democratization it looks as ifnot innocuous because of strong primordial ties regional, cultural, tribal and religious schools into the publicdomain like though. Interestingly, for the academic year 2012/2013 the majority students of high school (SMA)Donbosco Padang are students of Islamic. So interesting to study the factors and their reasons to learn in SMADonbosco and how they recognize and accept the diversity that is rooted primarily on ethnicity and religion.By using the framework of Marx Weber's theory of rationality and social construction theory of Peter L. Berger,combined with the theory of civic pluralism; recognition and representation, the research concluded that thefirst are certain rational considerations why they choice SMA Donbosco. The second, both externalizing andexperience through their objectivization can acknowledge and accept ethnic differences and religious.
EKSTRAKURIKULER DALAM MENGEMBANGKAN DIRI PESERTA DIDIK DI LEMBAGA PENDIDIKAN Meria, Aziza
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v6i2.70

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari keinginan madrasah dalam mengembangkan bakat dan minat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Seperti kegiatan muhadharah dan kaligrafi peserta didik. Tujuan penelitian ini ingin menggambarkan pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat kegiatan ekstrakurikuler muhadharah dan kaligrafi  dalam mengembangkan diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis  deskriptif. Sunber data atau informan adalah guru pembina kegiatan ekstrakurikuler, peserta didik kelas VIII dan Kepala Sekolah MTsN Tapan. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1) Kegiatan ekstrakurikuler seperti muhadharah ternyata mampu mengembangkan diri peserta didik. Hal itu ditunjukan dengan tumbuhnya rasa percaya diri dan meningkatnya kemampuan komunikasi peserta didik. Kegiatan ekstrakulikuler dalam bentuk kegiatan kaligrafi ternyata dapat menumbuhkan rasa sabar, teliti, dan kreatif. Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan melukis kaligrafi dengan corak yang lebih baik, halus, dan beragam gaya. 2) Peningkatan pengembangan diri peserta didik selain karena faktor dalam diri mereka juga didukung oleh perhatian dan kebijakan kepala sekolah seperti menyediakan fasilitas latihan, dan pelatih yang profesional. Sedangkan kendalanya adalah waktu latihan yang kurang,  sarana prasarana pendukung yang belum memadai.
MULTIKULTURAL RANAH MINANG Interaksi Sosial dan Eksistensi Etnis Cina Padang Nafriandi, Nafriandi
Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v4i2.347

Abstract

Hubungan yang terjalin antara etnis Minang dan masyarakat Tioanghoa di Sumatera Barat memilikikeunikan tersendiri. Terutama dalam bidang ekonomi, masyarakat Cina dapatmemanfaatkan peluangyang ada serta memainkan peran penting, hal ini terlihat jelas pada awal kedatangan di Sumatera Barat,mereka menjalin hubungan yang baik dengan Belanda. Hubungan yang baik ini agak tercederai denganadanya isu komunis yang menghinggapi masyarakat Tionghoa. Dalam rangka penguatan hubungan duakelompok ini dibutuhkan sinergi yang kuat dalam penguatan nilai-nilai budaya yang merupakan bagiandari multikultulalisme sehingga konflik-konflik yang ada dapat diminimalisir dengan baik. Penelitian inimerupakan upaya untuk menggali nilai-nilai yang diterapkan oleh dua kelompok berbeda sehingga konfliksangat minim dan pendekatan budaya adalah upaya dalam menyatukan mereka, terutama dari segi ekonomi.

Page 1 of 12 | Total Record : 112