cover
Contact Name
Machrus Ali, S.T., M.T. IPM
Contact Email
machrus7@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
jurnal.intake@gmail.com
Editorial Address
Jl Gus dur 29A, Mojongapit, Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Intake
Published by Universitas Darul Ulum
ISSN : 20874286     EISSN : 25806017     DOI : https://doi.org/10.48056/jintake
Focus and Scope Fokus Jurnal ini adalah Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Informatika. Tetapi juga meliputi aspek Desain dan Pengukuran Kerja, Penelitian dan Analisis Operasi, Analisis Ekonomi Teknik, Teknik Fasilitas dan Manajemen Energi, Rekayasa Kualitas & Realibilitas, Faktor Ergonomi dan Manusia, Teknik dan Manajemen Operasi, Manajemen Rantai Pasokan, Teknik Manajemen, Keselamatan, Rekayasa Informasi, Desain dan Pengembangan Produk, dan Desain dan Rekayasa Sistem.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012" : 8 Documents clear
Pengaruh Komposisi Serat Serabut Dan Serbuk Tempurung Kelapa Terhadap Ketangguhan Pada Komposit Berpenguat Campuran Ira Kusumaningrum
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v3i1.115

Abstract

Hardboard merupakan material komposit dengan salah satu bahan pembentuknya adalah serbuk gergaji. Serbuk gergaji merupakan limbah produk-produk berbahan kayu. Harboard dapat dimanfaatkan sebagai pengganti kayu pada produk-produk furniture, meskipun sifat mekaniknya lebih rendah dibandingkan kayu. Namun, apabila Indonesia sudah mengalami krisis kayu, sudah bisa dipastikan produksi hardboard juga akan mengalami krisis bahan baku pula, sehingga perlu dicarikan bahan pengganti serbuk kayu pada pembuatan hardboard. Hardboard dengan bahan pembentuk selain serbuk kayu diharapkan memiliki kesamaan sifat mekaniknya, bahkan sampai melebihinya. Pemanfaatan tempurung kelapa dan serabut kelapa menjadi material teknik senantiasa selalu berkembang guna mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. sifat mekanik merupakan respon yang selalu diharapkan lebih baik lagi olehberbagai penelitian. Serbuk tempurung kelapa dicampur dengan serabut kelapa dapat dimanfaatkan menjadi komposit berpenguat campuran, dimana serbuk tempurung kelapa dicampur dengan serabut kelapa pengganti serbuk kayu pada pembuatan hardboard. Dari hasil penelitian, komposit dengan serat serabut kelapa saja memiliki besar impact strength yang paling.
Analisa Pneumatik Hidrolis Mesin UG-5 Untuk Pembuatan Cetakan Pasir Askan
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v3i1.114

Abstract

Diera modern diperlukan sebuah terobosan baru dalam dunia industri, terdapat berbagai macam masalah produksi yang begitu kompleks, harus dicari jalan pemecahannya dengan tepat. Teknologi adalah sebuah langkah yang harus di tempuh dalam pengembangan dunia industri, dengan mengetengahkan mesin – mesin berteknologi tinggi, secara otomatis dapat berpengaruh pada kwalitas maupun kwantitas dari sebuah produk apalagu diera yang serba milenium ini persaingan merupakan hal-hal yang dianggap wajar. Berangkat dari pernyataan ini maka penulis mencoba untuk memperkenalkan sebuah mesin cetakan pasir semi otomatis, yang digerakkan dengan pneumatik hidrolik dengan kapasitas 125 – 250 Kg (drag penyimpan pasir) yang mempunyai kemampuan untuk membuat cetakan 5 – 6 buah per jam. Dengan permasalahan yang dihadapi yakni adanya cacat pada hasil pembuatan cetakan pasir. Sehingga hal ini sangat berpengaruh pada efisiensi produksi, adapun cacat yang ditimbulkan adalah adanya pengaruh tekanan pneumatik hidrolik terhadap pembuatan cetakan pasir.
Analisa Perencanaan Trafo Sisipan T. 416 Pada Trafo HL. 017 Di Jaringan Tegangan Rendah Desa Guyangan Kecamatan Bagor Kabupaten Jombang Muhlasin; Machrus Ali
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v3i1.113

Abstract

Salah satunya yaitu standart mutu pelayanan terhadap tegangan yang diterima oleh pelanggan, yaitu rugi tegangan harus kurang dari 5%. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, maka PLN harus mengetahui besarnya susut tegangan, faktor – faktor yang menyebabkan adanya susut tegangan. Dari perhitungan sebelum adanya trafo sisipan dan perbaikan sistem jaringan didapatkan perbedaan antara hasil pengukuran dengan hasil perhitungan tegangan pada tiang ujung : Pada Trafo 017 dengan suplay Phasa R = 231; S = 230 ; T = 228 dengan line B Phasa R = 226.4, S = 225.4, T = 226.1 dan pada line D Phasa R = 229.1, S = 228.1, T = 226.1. Pada trafo sisipan T.416 diperoleh suplai Phasa R = 230 ; S = 231 ; T = 230 dengan tegangan line B Phasa R = 228.6 ; S = 227.9 ; T = 225.9 dan pada line D Phasa R = 227.8 ; S = 227.1 ; T = 225.1. Perbedaan ini menunjukkan kurang sempurnanya sambungan, atau penyambungan yang illegal. Beban pada konsumen sebesar 1525 Amper atau sejumlah 335 kVA, trafo yang terpasang 250 kVA. Maka diperlukan trafo sisipan sebesar 100 kVA pada Line D dan perbaikan sambungan dan penyaluran.
Analisa Sistem Instalasi Penangkap Petir Pada Bangunan Bertingkat Dwi Ajiatmo; Angga Yodhas Tangkara Arga Prabowo; Machrus Ali
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v3i1.112

Abstract

Petir suatu fenomena alam yang timbul bila terjadi banyak kondensasi dari uap air dan ada udara yang naik dengan arus sangat kuat. Hal ini diyakini oleh dunia ilmu pengetahuan dan teknologi setelah melalui banyak pembuktian dan pengamatan. Masalah utama yang menjadi kendala adalah tidak diketahuinya dengan pasti pada detik kapan peristiwa sambarannya terjadi, seberapa besar intensitasnya dan di titik mana sambaran itu mengenai obyeknya, sehingga akan jauh lebih mudah upaya pengamanan bisa dilakukan. Walaupun demikian, ternyata dari banyak pembuktian atas hipotesa-hipotesa yang ada, dapat dilakukan penangkalan terhadap kemungkinan terjadinya sambaran petir dalam suatu ruang lindung tertentu. Dengan pertolongan hipotesa-hipotesa yang ada tersebut, secara teoritis dapat diperhitungkan suatu perencanaan pengamanan terhadap obyek sambaran, misalnya bangunan gedung, pabrik, gudang dan sebagainya
Kajian Lampu Lalu Lintas Di Persimpangan Jalan Yos Sudarso Nggleduk Kabupaten Tulungagung Iwan Cahyono
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v3i1.111

Abstract

Seiring meningkatnya aktifitas masyarakat kota Tulungagung, berakibat pula meningkatnya pola pergerakan masyarakat. Kebutuhan akan pergerakan ini harus mampu dilayani oleh prasarana transportasi yang ada, termasuk juga di persimpangan Nggleduk Jalan Yos Sudarso Tulungagung. Kondisi arus lalu lintas yang terjadi di simpang tsb yaitu kepadatan lalu lintas yang diakibatkan oleh system sinyal lalu lintas yang ada tidak lagi relevan dengan volume lalu lintas yang melewatinya terutama pada jam puncak siang. Pengaturan sinyal lalu lintas di simpang ini sangat diperlukan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengemudi kendaraan maupun pejalan kaki. Namun, adanya sinyal lalu lintas pada persimpangan mestinya dibarengi dengan kesadaaran masyarakat dalam mematuhi rambu lalu lintas yang ada. Mengingat padatnya arus lalu lintas pada simpang Nggleduk-Tulungagung sehingga penulis perlu melakukan kajian pada simpang tersebut. Berdasarkan analisis dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 pada kondisi saat ini di simpang Jl. Yos Sudarso Nggleduk, dengan 3 fase sinyal kinerja simpang tidak optimal. Hal ini dapat dilihat dari nilai derajat kejenuhan (DS) pada jam puncak siang di sebagian besar lengan simpang melampaui ketentuan DS (Syarat MKJI DS £ 0,75). Adapun nilai kapasitas simpang Nggleduk sebesar 3202,52 smp/jam. Guna meningkatkan kinerja simpang Nggleduk, dilakukan perubahan fase sinyal menjadi 4 fase. Diperoleh data, bahwa kinerja simpang menjadi lebih baik dari 3 fase, terbukti nilai DS sebagian besar sudah memenuhi ketentuan DS ≤ 0,75. Namun kapasitas simpang Nggleduk Tulungagung menjadi 1964,66 smp/jam.
Karakterisasi Perilaku  Laju Korosi Plat Body Automobiles Terhadap Larutan 0,5 M H2SO4 Dengan Metode Wet-Dry Cyclic SAE J2334 Irbabulluba; Sulistijono; Hariyati P
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v3i1.110

Abstract

Bodi mobil sering bersentuhan langsung dengan atmosfer dan pengalaman perubahan cuaca, yang dapat menyebabkan pembentukan dan pengeringan lapisan tipis elektrolit. Siklus cuaca ini bisa mangakibatkan terjadinya korosi siklik (cyclic corrosion) pada plat bodi mobil. Korosi ini bisa terjadi akibat serangan hujan asam ataupun daerah yang memiliki kadar sulfur tinggi. Penelitian ini menggunakan spesimen dari plat bodi mobil Mercy W 124 (Eropa / Spesimen M), Innova (Indonesia / Spesimen T) dan CR-V (Jepang / Spesimen C) sebagai pembanding. Dan larutan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0,5 M H2SO4. Spesimen tersebut diberi perlakuan kondisi wet – dry cyclic dengan interval waktu 20 siklus, 30 siklus, 40 siklus, 50 siklus, dan 60 siklus sebagai simulasi perubahan cuaca. Spesimen yang mengalami laju korosi terbesar adalah spesimen T = 10.07301613 MPY, kemudian spesimen C = 6.292531955 MPY dan terkecil adalah spesimen M sebesar 2.092593866 MPY. Laju korosi wet – dry cylic mengalami tren laju korosi meningkat terhadap bertambahnya siklus. Dan uji immersion dilakukan pada interval waktu 80 jam, 120 jam, 160 jam, 200 jam, dan 240 jam sebagai pembanding laju korosi. Laju korosi uji immersion terbesar pada waktu 80 jam atau di awal uji, yaitu untuk spesimen T = 4.155330194 MPY, spesimen C = 2.989416145 MPY dan spesimen M sebesar 2.804416054 MPY. Tren laju korosi pada uji immersion ini menurun dengan bertambahnya waktu pencelupan. Karakterisasi dilakukan dengan mengidentifikasi secara visual menggunakan XRF, SEM dan XRD. Dari pengujian tersebut akan diperoleh data karakterisasi yaitu bentuk korosi yang terjadi adalah korosi uniform, intergranular corrosion dan indikasi pitting corrosion. Produk korosi yang terbentuk meliputi karat coklat γ-Fe2O3 (Ferrit Oxide), Fe2(SO4)3 (Iron Sulfat), Fe3O4 (karat hitam) ) dan Zink Oxide (ZnO).
Rancang Bangun Aplikasi Kalkulator Berbasis Android Dengan Menggunakan Software Eclipse Multi Platform Language Dan Role Budiman
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v3i1.108

Abstract

Android merupakan sistem operasi pada Smartphone dan PC Tablet. Seiring perkembangan teknologi software saat ini Sistem Operasi Android hadir dan banyak diminati masyarakat karena gratis dan open source serta mempunyai fitur yang lebih baik. Aplikasi yang berbasis android sangat banyak dan diminati para pengguna smartphone dan pc tablet namun para pengguna hanya bisa menggunakan dan mendownload saja tanpa tahu bagaimana cara membuat aplikasi tersebut. Dengan adanya hal diatas maka perlu adanya pengetahuan bagaimana cara membuat aplikasi berbasis android.Dalam membuat aplikasi yang berbasis android software yang digunakan adalah Eclipse.Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Developmnet Environtmen) yang digunakan untuk membuat atau hanya untuk mengembangkan sebuah aplikasi, eclipse ini biasanya banyak digunakan oleh para developer pengembang aplikasi mobile seperti android karena tools ini mendukung banyak kemudahan dalam pengerjaan sebuah projek.Salah satu aplikasi yang bisa diciptakan dengan eclipse adalah kalkulator android. Kalkulator android yang ada saat ini kurang memadai karena menunya sangat kurang.Dengan demikian sangat diperlukan kalkulator yang memadai sehingga dapat membantu para pengguna android.
Pengaruh Variasi Diameter Filter Active Carbon Pada Muffler Terhadap Emisi Gas Buang Dan Unjuk Kerja Motor Bensin Empat Langkah Muhammad Fakhrurozi
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): April, 2012
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v3i1.109

Abstract

Motor bakar adalah suatu mesin konversi energi yang merubah energi thermal menjadi energi mekanik. Tetapi emisi gas buang yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakaryang tidak sempurna dapat menyebabkan polusi udara, sehingga konsentrasi emisi gas buang yang dihasilkan dari proses pembakaran perlu diminimumkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh variasi diameter filter active carbon terhadap konsentrasi emisi gas buang dan unjuk kerja motor bensin empat langkah pada putaran 1000 rpm, 1500 rpm, 2000 rpm, 2500 rpm dan 3000 rpm. Sedangkan diameter filter active carbon yang digunakan yaitu 20 mm, 30 mm, 40 mm, 50 mm dan 60 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variasi diameter filter active carbon pada muffler terhadap konsentrasi emisi gas buang yaitu dapat mengurangi emisi gas CO, CO2 dan gas HC. Dimana Semakin kecil diameter filter active carbon maka konsentrasi emisi gas CO, CO2 dan gas HC yang dihasilkan akan semakin rendah. Pengaruh variasi diameter filter active carbon pada muffler terhadap torsi (T), Daya efektif (Ne), Spesifik Fuel Consumption Effective (SFCe) dan Efisiensi thermal (ηt) yaitu dimana semakin kecil diameter filter active carbon maka torsi, daya efektif dan Spesifik Fuel Consumption Effective yang dihasilkan akan semakin menurun tetapi efisiensi thermal yang dihasilkan meningkat

Page 1 of 1 | Total Record : 8