cover
Contact Name
Muslih
Contact Email
muslihalawi@insud.ac.id
Phone
+6285730830632
Journal Mail Official
jurnalmudir.mpi@insud.ac.id
Editorial Address
Jalan Raden Qosim Komplek PP. Sunan Drajat Lamongan Telp. (0322) 4661311 / HP. 085730830632 Email: jurnalmudir.mpi@insud.ac.id
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
ISSN : 26559331     EISSN : 26572230     DOI : https://doi.org/10.36835/mudir
Core Subject : Education, Social,
Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan is Journal of management of Islamic education research and article. It is published by Department of Islamic Education Management Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Management and Islamic education is the specific topic. There is not only part of Islamic Studies but also part of education. Intended to communicate original researchers, issues and book review. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives: Islam, education, psychology, sociology, anthropology, and much more. This journal warmly welcomes to articles contributions from scholars, especially Progressive Islamic education.
Articles 29 Documents
Analisis Kebijakan Pendidikan Perspektif Islam dalam Meningkatkan Profesionalisme Kepala Sekolah Rosyidi, Muh. Hasyim
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 1 (2019): January
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i1.23

Abstract

Analisis kebijakan suatu disiplin ilmu sosial terapan yang menggunakan argumentasi yang rasional dengan menggunakan data yang ada untuk, menilai, menjelaskan dan membuahkan pemikiran dalam rangka upaya memecahkan masalah. Dalam dunia pendidikan, kepala sekolah sebagai pemimpin yang bertanggung jawab kelancaran proses belajar mengajar disuatu sekolah. Disisi lain ia sebagai manajer yang mengatur seluruh kegiatan sekolah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, tanggung jawab terhadap kegiatan yang ada disekolah tersebut. Kepala sekolah merupakan jabatan yang istimewa karena sebagai penanggung jawab utama mengelola sebuah lembaga yang istimewa yaitu sekolah sebagai lembaga pendidikan formal pendidikan yang akan sangat mewarnai masa depan anggotanya. Dan kepala sekolah tidak dapat lepas dari kekuasaan, karena tanpa kekuasaan pemimpin tidak memiliki kekuatan yuridis atau kekuasaan lain dalam mempengaruhi orang lain agar bertindak seperti yang ia kehendaki.
Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Kepribadian Mahasiwa Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesanten Sunan Drajat dalam Program Latihan Profesi (PLP) Mufidah, Hidayatul
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 1 (2019): January
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i1.24

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi manajerial dan kompetensi kepribadian mahasiwa Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) dalam Program Latihan Profesi (PLP). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam yang mengambil mata kuliah Pratikum MPI pada tahun Akademik 2018/2019. Peneliti mengambil sampel sebanyak 15 mahasiswa. Data diperoleh melalui instrumen yang dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan penelaahan lembar penilaian kompetensi manajerial, kompetensi kepribadian. Hasil yang diperoleh adalah kompetensi manajerial dan kompetensi kepribadian mahasiswa saat melaksanakan Program Latihan Profesi (PLP) secara keseluruhan kategori “sangat baik” dengan rata-rata kompetensi manajerial 3,6 dan kompetensi kepribadian 3,5 dari skala 4.
Konsep Tanzil sebagai Model Pembelajaran dalam Pendidikan Islam Aminah, Siti
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 1 (2019): January
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i1.25

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan yang harus memiliki tujuan, sasaran dan target yang jelas. Pendidik yang sejati dan mutlak adalah Allah SWT, Dialah Pencipta fitrah, Pemberi bakat, Pembuat berbagai sunnah perkembangan, peningkatan, dan interaksi fitrah sebagaimana Dia pun mensyariatkan aturan guna mewujudkan kesempurnaan, kemaslahatan dan kebahagiaan fitrah tersebut. Pendidikan menuntut terwujudnya program berjenjang melalui peningkatan kegiatan pendidikan dan pengajaran selaras dengan perkembangan anak. Peran seorang pendidik harus sesuai dengan tujuan Allah SWT menciptakannya. Dalam praktiknya pendidikan anak dalam Islam ada tahapan yang sangat penting diketahui semua orang tua atau guru di sekolah. Tahapan ini penting dalam memberikan program yang tepat untuk anak-anak. Jika orang tua atau guru mampu memberikan program yang tepat pada setiap jenjangnya, anak akan berkembang dengan baik karena kebutuhan pada saat usia tertentu dapat terpenuhi. Ibarat cangkir yang kosong, sebagai orang tua atau guru kita harus mengisi dengan takaran yang pas agar tidak berlebihan atau juga kekurangan.
Manajemen Lembaga Pendidikan Islam dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Haris, Muhammad
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 1 (2019): January
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i1.26

Abstract

Industri 4.0 bukan hanya sekedar jargon. Pada kenyataannya, hingga saat ini, Indonesia masih memerlukan transformasi infrastruktur IT, penegakkan kedaulatan data dan akhirnya undang-undang perlindungan data pribadi. Masalah-masalah yang terjadi pada hari ini, tidak dapat diselesaikan dengan cara-cara sama seperti dalam konsep yang lampau. Revolusi Indsutri 4.0 tidak mungkin hanya dihadapi dengan pengembangan teknologi tanpa melibatkan dinamika sosial di dalamnya. Selain menyiapkan daya saing yang unggul, perlu dibangun kesadaran dan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perkembangan dunia saat ini, terutama di zaman post truth, ketika informasi yang mengalir deras tanpa kejelasan kebenarannya. Perlu dirumuskan strategi kebijakan nasional melalui kesadaran dan kedewasaan berpikir. Disamping itu, pendidikan masyarakat perlu mulai diadaptasikan untuk memenuhi kebutuhan keahlian di era industri 4.0. Tenaga pendidik, tenaga kependidikan, pengelola lembaga pendidikan Islam juga memerlukan manajemen baru dan memiliki andil dalam mengisi industri 4.0, terutama dari sisi nilai-nilai yang dibangun, sebab tidak berarti industri 4.0 tanpa ekses negatif. Di situlah agama dapat berperan.
Analisis Terhadap Kerucut Pengalaman Edgar Dale dan Keragaman Gaya Belajar untuk Memilih Media yang Tepat dalam Pembelajaran Sari, Pusvyta
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 1 (2019): January
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i1.27

Abstract

Memilih media pembelajaran merupakan tahap yang penting untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Tulisan ini mengulas pertimbangan pemilihan media pembelajaran yang dikaitkan dengan kerucut pengalaman Edgar Dale dan keragaman gaya belajar peserta didik. Kerucut pengalaman Edgar Dale dan konsep pengetahuan gaya belajar dapat mempengaruhi pandangan dalam proses menentukan media pembelajaran, namun keduanya hendaknya tidak dijadikan sebagai pertimbangan utama dalam memilih media pembelajaran. Untuk memilih media pembelajaran yang tepat, pengajar perlu mempertimbangkan kualitas media pembelajaran baik dari sisi media itu sendiri maupun dari sisi pengguna, baik itu peserta didik maupun pengajar yang melakukan proses pembelajaran.
Manajemen Pembelajaran Al-Qur'an dengan Metode An-Nahdliyah di TPQ At-Thoyyibiyah Baureno Bojonegoro Fadli, Akhmad
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 2 (2019): July
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i2.62

Abstract

Kualitas bacaan al-Qur’an perlu menjadi perhatian khusus bagi setiap mukmin. Karena indikator muslim yang beriman, salah satunya dapat diukur dari kualitas bacaan al-Qur’annya. Oleh karenanya mempelajari al-Qur’an bagi setiap muslim harus dimulai sejak dini. Banyak metode pembelajaran al-Qur’an di Indonesia. salah satunya adalah metode An-Nahdliyah yang digadangkan sebagai salah satu metode alternatif dalam meningkatkan kualitas membaca al-Qur’an. Permasalahan pada penelitian ini, yaitu; bagaimana manajemen pembelajaran al-Qur’an dengan metode An-Nahdliyah di TPQ At-Thoyyibiyah Baureno Bojonegoro?; bagaimana kualitas bacaan al-Qur’an di TPQ At-Thoyyibiyah Baureno Bojonegoro?. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini, bahwa implementasi pembelajaran al-Qur’an dengan metode An-Nahdliyah dilakukan dengan langkah-langkah berikut: 1. Persiapan pelaksanaan pembelajaran di kelas; 2. Pelaksanaan pembelajaran di kelas; 3. Penilaian (Evaluasi). Kualifikasi ustadz harus memenuhi standar minimal, yakni mengikuti penataran oleh Jami’atul Qurra’ wal Hufadz (JAMQUR) Jawa Timur. Peran JAMQUR sangat penting sekali, baik sebagai pendamping, supervisor dan evaluator pembelajaran. Disimpulkan bahwa pembelajaran al-Qur’an dengan metode An-Nahdliyah sangat efektif meningkatkan kualitas bacaan santri madrasah diniyah (MADIN) At-Thoyyibiyah dengan indikator-indikator berikut: santri mampu membaca al-Qur’an dengan lancar, santri mampu membaca al-Qur’an dengan benar, santri berhati-hati dalam membaca al-Qur’an, santri mampu merasakan ketika ada bacaan yang tidak sesuai dengan kaidah tajwid. Catatan yang perlu menjadi dasar perbaikan pembelajaran, yakni perlunya inovasi ustadz/ustadzah dalam pembelajaran dengan menerapkan berbagai strategi, metode dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan santri agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Gaya Kepemimpinan Karismatik KH. Muhammad Dawam Saleh dalam Manajemen Pondok Pesantren Al-Islah Sendangagung Paciran Lamongan Sholihah, Maratus; Muslih, Muslih
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 2 (2019): July
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i2.83

Abstract

Kepemimpinan dalam sebuah lembaga pendidikan Islam dalam hal ini Pondok Pesantren memegang peranan yang sangat penting terhadap kemajuan sebuah pesantren. Pondok Pesantren Al-Islah Sendangagung Paciran Lamongan dalam kepengasuhan KH Muhammad Dawam Saleh berhasil mencapai kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinan karismatiknya yang unik. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha menggali dan menjawab rumusan masalah bagaimana gaya kepemimpinan karismatik KH Muhammad Dawam Saleh dan faktor pendukung dan penghambat manajemen Pondok Pesantren Al-Islah Sendangagung Paciran Lamongan?. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan data-data deskriptif tentang manajemen Pondok Pesantren yang dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH Muhammad Dawam Saleh memiliki gaya kepemimpinan dalam kategori karismatik, berdasarkan pengakuan responden yang menyebutkan ciri beliau sesuai dengan ciri kepemimpinan karismatik, yakni Berkharisma/Berwibawa, Memiliki rasa percaya diri yang tinggi serta Manajer yang Visioner. Disamping hasil penelitian terkait kepemimpinan karismatik, peneliti menemukan ciri khas dalam gaya kepemimpinan karismatik KH. Muhammad Dawam Saleh. Adapun ciri khas tersebut yaitu: a. Menerapkan asas keikhlasan. b. Menerapkan pendekatan Humanistik. c. Disiplin dan rendah hati. d. Uswatun Hasanah. Ada beberapa faktor pendukung, diantaranya: a. Sistem manajemen baik. b. Mendidik dengan keikhlasan. c. Mengutamakan kualitas. d. SDM dan pengabdian alumni. e. Peran kepemimpinan KH. Muhammad Dawam Saleh. Sedangkan faktor penghambat, yaitu: a. Pembina yang berganti-ganti. b. Orientasi wali santri dan santri. c. Tujuan mondok. d. Sarana Prasarana. e. Tenaga pendidikan. f. Perbedaan pendapat antara senior dan junior. g. Kesalahpahaman antara SMP dengan Al-Ishlah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, tersebut disarankan agar ke depannya mensosialisasikan agar wali dan santri memilki tujuan mencari ilmu lillahi ta’ala, pembelajaran bahasa arab adalah yang utama, pengadaan sarana prasarana dan saling menghargai pendapat antara senior dan junior.
Perhitungan Biaya Satuan Unit (Unit Cost) SPP Bulanan di MI Darul Ulum Brengkok Brondong Paciran Lamongan Saudin, Ahmad
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 2 (2019): July
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i2.84

Abstract

Salah satu hal terpenting dalam menjalankan organisasi pendidikan adalah keuangan. Pendidik akan senantiasa semangat dan jarang absen mengajar ketika kehidupannya sejahtera. Oleh sebab itu keuangan merupakan pondasi dasar dalam organisasi dibidang pendidikan. Gaji guru diperoleh dari banyak tidaknya peserta didik. Penentuan biaya satuan setiap peserta didik sudah ditentukan sebelum tahun ajaran baru. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa pendapatan yang diperoleh MI Ma‘arif Darul Ulum Brengkok unuk satu tahun ajaran (2018/2019) adalah sebesar Rp. 568.581.500,- dan pengeluarannya adalah sebesar Rp 565.581.500.- Hal ini menjadikan saldo keuangan pendidikan di MI Ma’arif Darul Ulum Brengkok adalah sebesar Rp. 3.000.000,-. Untuk SPP siswa diberi beban sebesar Rp 35.000,-
Pendidikan Islam antara Dua Atap: Studi pada Kebijakan Pendidikan Islam di Sekolah dan Madrasah Muslih, Muslih; Ulum, Miftachul
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 2 (2019): July
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i2.85

Abstract

Pengelolaan Pendidikan Agama di Indonesia hingga kini telah menunjukkan eksistensi betapa dualisme sistem pendidikan di Indonesia sangat mengakar. Dibuktikan dengan adanya dua Kementerian yang andil dalam mengelola lembaga pendidikan dan tenaga kependidikannya, yakni Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tumpang tindih kebijakan di antara dua Kementerian tersebut terkait pengelolaan lembaga pendidikan di bawah naungannya menjadi menarik untuk dipahami secara mendalam demi mencari benang merah atau titik temu dari problem dualisme pendidikan di Indonesia. oleh karenanya fokus kajian pada artikel ini terletak pada bagaimana kebijakan-kebijakan pendidikan terkait Pendidikan Islam di sekolah dan madrasah yang pernah dikeluarkan oleh kedua Kementerian tersebut, baik pada sisi pengelolaan, wewenang dan problematikanya.
Manajemen Sarana dan Prasarana oleh Kepala Madrasah di MI Nashruddin Sumurber Panceng Gresik Muhyiddin, Muhammad
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 2 (2019): July
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/mudir.v1i2.86

Abstract

Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam begitu penting perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Demi memperlancar proses pembelajaran di sebuah lembaga pendidikan maka ketersediaan sarana dan prasarana begitu dibutuhkan. Walaupun begitu terbatasa sarana dan prasarana yang dimiliki oleh lembaga madrasah, maka pentingnya peran pimpinan sebagai ujung tombak majunya sebuah lembaga pendidikan khususnya dalam memenuhi sarana dan prasarana yang memiliki standar minimal, begitu pula di MI Nashruddin Desa Sumurber Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. penelitian ini bertujuan menjawab beberapa rumusan masalah; pertama, tentang peran kepala madrasah dalam pengadaan srana dan prasarana madarsah di MI Nashruddin Sumurber Panceng Gresik. Kedua, adalah bagaimana pengelolaan dan pendayagunaan sarana dan prasarana di MI Nashruddin Sumurber Panceng Gresik?. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, interview atau wawancara serta dokumentasi. Kepala madrasah dalam upaya pengadaan sarana dan prasarana madrasah dilakukan lewat koordinasi dengan Waka sarana dan prasarana madrasah, penerimaan dana BOS dan sumbangan dari organisasi masyarakat serta organisasi partai poltik. Hal yg perlu dicermati dalam hal pengelolaan kepala sekolah melimpahkan tugas sepenuhnya kepada waka sarana dan prasarana dalam mengelola sarana dan prasarana madrasah. Sedangkan dalam hal pendayagunaan kepala madrasah mengupayakan untuk mendorong seluruh guru dalam mendayagunakan sarana yang ada didalam proses belajar mengajar yang secara umum bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi dalam kegiatan proses pembelajaran. Disarankan perlunya konsistenitas dan kontinu dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menambah relasi dan melibatkan berbagai stakeholder yang ada di lembaga tersebut demi pencapaian program madrasah.

Page 1 of 3 | Total Record : 29