cover
Contact Name
Ruqaiyah
Contact Email
aikruqaiyah@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
ojs@akbidpelamonia.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA
ISSN : 25977989     EISSN : 26848821     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Delimma Pelamonia terbit dua kali setahun pada bulan September dan Desember berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis dan hasil penelitian konsep pemikiran inovatif pada bidang kesehatan guna turut serta mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 100 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kemandirian Ibu Nifas dalam Melakukan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi Di RSKDIA Pertiwi Makassar Tahun 2017 Ruqaiyah, Ruqaiyah
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.581 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.20

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Rekam Medik RSKDIA Pertiwi Makassar, pada tahun 2016 terdapat 3.933 ibu nifas dan pada tahun 2017 periode Januari-April terdapat 1.057 ibu nifas. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan bimbingan tenaga medis dengan kemandirian ibu nifas dalam melakukan perawatan tali pusat pada bayi di RSKDIA Pertiwi Makassar 2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan bimbingan tenaga medis dengan kemandirian ibu nifas dalam melakukan perawatan tali pusat pada bayi dengan jumlah populasi sebanyak 315 ibu nifas dan jumlah sampel 76 ibu nifas dengan menggunakan teknik Random Sampling. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square) diperoleh untuk variabel pengetahuan ibu nilai P = 1,000 > α = 0.050 artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kemandirian ibu dalam melakukan perawatan tali pusat pada bayi. Untuk variabel sikap ibu nilai P = 1,000 > α = 0.050 artinya tidak ada hubungan antara sikap dengan kemandirian ibu dalam melakukan perawatan tali pusat pada bayi. Untuk variabel bimbingan tenaga medis nilai P = 0,000 < α = 0.050 artinya ada hubungan antara bimbingan tenaga medis dengan kemandirian ibu nifas dalam melakukan perawatan tali pusat pada bayi. Kesimpulan dari tiga variabel yaitu pengetahuan, sikap, dan bimbingan tenaga medis, hanya variabel bimbingan tenaga medis yang berhubungan dengan kemandirian ibu nifas dalam melakukan perawatan tali pusat pada bayi di RSKDIA Pertiwi Makassar 2017.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Puskesmas Pertiwi Makassar Tahun 2017 Subriani, St
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.626 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.21

Abstract

Dari data yang diperoleh dari Puskesmas Pertiwi Makassar tahun 2015 ibu hamil yang mengalami preeklampsia 28 orang dari 527 ibu hamil, tahun 2016 jumlah ibu hamil yang mengalami preeklampsia 32 orang dari 675 orang ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Pertiwi Makassar, pada bulan Januari – Juli 2017 jumlah ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya sebanyak 542 orang dan yang mengalami preeklampsia 20 orang. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur ibu, paritas dan status gizi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Pertiwi Makassar. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional untuk mengetahui adanya hubungan antara umur ibu, paritas, dan status gizi terhadap kejadian preeklampsia, jumlah populasi 542 orang ibu hamil dan jumlah sampel 100 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan chi-square untuk variable umur ibu diperoleh nilai p(0.018) > nilai α (0.01) ditemukan tidak ada hubungan antara umur ibu dengan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Pertiwi Makassar, pada variable paritas nilai p(0.002) > nilai α (0.01) tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Pertiwi Makassar, untuk variable status gizi diperoleh nilai p(0.000) < nilai α (0.01) artinya ada hubungan antara status gizi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Pertiwi Makassar. Kesimpulan adalah bahwa tidak ada hubungan antara umur, dan paritas terhadap kejadian preeclampsia dan ada hubungan antara status gizi terhadap kejadian preeklampsia. Diharapkan ibu hamil dapat menerapkan pola hidup sehat karena peluang untuk terjadi preeklamsia bisa pada semua golongan umur dan semua paritas.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Kejadian Rest Plasenta Pada Post Partum di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2017 Arifuddin, Asyima
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.607 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.22

Abstract

Berdasarkan data pelaporan dan pencatatan RSUD Syekh Yusuf Gowa 2017 jumlah ibu bersalin sebanyak 2523 orang dan yang mengalami Rest Plasenta sebanyak 78 orang Sedangkan tahun 2016 jumlah ibu bersalin sebanyak 2674 orang dan yang mengalami Rest Plasenta sebanyak 82 orang. Sedangkan pada tahun 2017 periode Januari-Mei jumlah ibu bersalin sebanyak 285 orang dan yang mengalami Rest Plasenta sebanyak 36 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan Rest Plasenta pada Post Partum Di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Penelitian ini menggunakan Metode kuantitatif, dengan populasi jumlah ibu bersalin Di RSUD Syekh Yusuf Gowa sebanyak 285 0rang dan sampel sebanyak 74 orang. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik Randem Sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji chi-square (person chi-square) diperoleh untuk variabel Umur ibu nilai p= 0,00 < nilai a=0,05. Diperoleh bahwa ada hubungan antara umur dengan Rest Plasenta Di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Untuk variabel jarak kelahiran nilai p=0,199>nilai a=0,05. Tidak ada hubungan antara jarak kelahiran dengan kejadian Rest Plasenta. Untuk variabel paritas nilai p=0,36 >nilai a=o,05.tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian Rest Plasenta Di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Kesimpulan dari ketiga variabel umur, jarak kelahiran, dan paritas hanya umur yang memiliki hubungan dengan kejadian Rest Plasenta di RSUD Syekh Yusuf Gowa sehingga diharapkan kepada pihak rumah sakit agar melaksanakan setiap asuhan berdasarkan sistematika asuhan kebidanan sehingga dapat mengidentifikasi masalah pada ibu serta melakukan tindakan dengan cepat dan tepat terutama dalam tindakan kejadian Rest Plasenta.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Partus Lama di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar Tahun 2017 Amir, Fatmawati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.115 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.23

Abstract

Partus lama atau partus tak maju adalah salah satu penyulit dalam persalinan. Juga merupakan suatu masalah di Indonesia karena kita ketahui bahwa 80% dari persalinan masih ditolong oleh dukun. Dimana partus lama merupakan persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam pada primi dan lebih dari 18 jam pada multi. Dipengaruhi oleh beberapa factor diantaranya adalah factor umur, paritas, dan jarak kehamilan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mencari faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian partus lama di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar Tahun 2017. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 April s/d 28 April 2017 di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar. Jenis penelitian ini adalah metode observasional dengan pendekatan Cross Sectional Study untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian partus lama. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang berada di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar pada bulan Maret-April 2017 sebanyak 48 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang mengalami partus lama dan berada di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar pada bulan Maret-April 2017 sebanyak 48 orang dengan teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur dengan kejadian partus lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara paritas dengan kejadian partus lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara interval kehamilan dengan kejadian partus lama. Diharapkan kepada pihak Puskesmas Jumpandang Baru Makassar agar melaksanakan setiap asuhan berdasarkan sistematika asuhan kebidanan sehingga dapat mengidentifikasi masalah pada ibu serta melakukan tindakan dengan cepat dan tepat terutama dalam tindakan partus lama.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Morning Sickness pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jongaya Makassar Aspar, Hukmiyah
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.234 KB)

Abstract

Berdasarkan data pelaporan dan pencatatan Puskesmas Jongaya Makassar tahun 2016 jumlah ibu hamil 94 dan yang mengalami Morning Sickness 51 ibu hamil, dan pada bulan Januari s.d Maret tahun 2017 jumlah ibu hamil 132 dan yang mengalami Morning sickness 89 ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Morning sickness di Puskesmas Jongaya Makassar. Penelitian ini menggunakan Metode analitik dengan populasi adalah semua ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Jongaya Makassar 132 ibu hamil dan sampel seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Jongaya Makassar 32 ibu hamil. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji chi-square (pearson chi-square) diperoleh untuk variable umur ibu nilai p= dengan kejadian Morning sickness di Puskesmas Jongaya Makassar. Untuk Variabel gravida ibu, nilai p=0,001 ≤ α 0,050 diperoleh bahwa ada hubungan antara umur dengan kejadian Morning Sickness di Puskesmas Jongaya Makassar untuk variabel pekerjaan ini p=0,263 ≥ α 0.050 bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan kejadian Morning sickness di Puskesmas Jongaya Makassar. Kesimpulan dari tiga variabel yaitu Umur, Gravida, dan pekerjaan yang berhubungan dengan kejadian Morning Sickness pada ibu hamil di Puskesmas Jongaya Makassar. Hanya variabel Umur dan Gravida yang berhubungan dengan kejadian Morning sickness di Puskesmas Jongaya Makassar 2017
Faktor-Faktor Yang Berhubungan DenganKejadian Berat Bayi Lahir Rendah Di RS Siti Fatimah Makassar Tahun 2017 Hartuti, Noviyani
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.792 KB)

Abstract

Data yang diperoleh dari rekam medik di RS Siti Fatimah pada tahun 2016 ibu yang bersalin sebanyak 512 orang, pada Tahun 2017 ibu bersalin bulan Januari-Juni sebanyak 138 orang. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan umur ibu,paritas dan status gizi ibu di RS Siti Fatimah Makassar.2017 Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan melakukan pendekatan cross sectional study,menggunakan uji “chi-square” besar sampel yang di gunakan adalah total sampling yaitu semua pasien yang mengalami berat bayi lahir rendah pada tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melalukan pendekatan croos sectional study untuk mengetahui hubungan umur ibu, paritas dan status gizi ibu dengan jumlah populasi 138 orang dan jumlah sampel 90 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square diperoleh untuk variabel yaitu umur ibu memiliki P=0,286&lt; α= 0,05 diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian berat bayi lahir rendah di RS Siti Fatimah Makassar, paritas P=0,233 &lt; α= 0,05 diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara paritas ibu dengan kejadian berat bayilahir rendah di RS Siti Fatimah Makassar dan untuk variabel status gizi P=0,000 &lt; α=0,05.Diperoleh bahwa ada hubungan antara status gizi dengan kejadian berat bayi baru lahir di RS Siti Fatimah Makassar. Kesimpulan bahwa umur, paritas, tidak ada hubungan sedangkan status gizi ibu ada hubungan dengan kejadian BBLR.Oleh karena itu bagi tenaga kesehatan baik tenaga medis maupun paramedic untuk selalu meningkatkan pelayanan kesehatan utamanya pada ibu hamil.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Alat Kotrasepsi di Puskesmas Pertiwi Makassar Tahun 2017 Harun, Ayatullah
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.945 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.27

Abstract

Kontrasepsi adalah menghindari atau mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat adanya pertemuan antara sel telur dengan sel sperma. Berdasarkan data di Puskesmas Pertiwi Makassar pada Januari s.d Mei 2017 jumlah akseptor KB baru sebanyak 53 dengan akseptor suntik sebanyak 30 akseptor, IUD 4 akseptor dan implant sebanyak 19 aksepstor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan pengetahuan dan dukungan suami dalam pemilihan alat kontrasepsi di Puskesmas Pertiwi Makassar Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan pendekatan cross sectional study untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan suami dalam pemilihan alat kontrasepsi di Puskesmas Pertiwi Makassar dengan jumlah populasi 53 orang dan Tehnik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan Total Sampling yaitu mengambil seluruh populasi untuk dijadikan sampel. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square p (0,38)>0,05 diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi di Puskesmas Pertiwi Makassar p ( 0,02)<0,05 ada hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi di Puskesmas Pertiwi Makassar. Kesimpulan bahwa pengetahuan dan dukungan suami sangat diperlukan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan memberi dukungan dan perhatian akan membantu istri dalam memilih alat kontrasepsi yang telah mereka pahami, termasuk keuntungan dan kerugian, resiko metode kontrasepsi dari petugas kesehatan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Lahir Prematur di RSKDIA Siti Fatimah Makassar Tahun 2017 Syarif, Darmiati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.148 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.28

Abstract

Prematur adalah kelahiran hidup bayi dengan berat <2.500 gram. Kriteria ini dipakai terus secara luas, sampai tampak bahwa ada perbedaan antara usia hamil dan berat lahir disebabkan adanya hambatan pertumbuhan janin. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Umur ibu, jarak kehamilan, ketuban pecah dini, dan plasenta previa dengan bayi prematur di RSKDIA Siti Fatimah Makassar tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain penelitian cross sectional study, menggunakan uji “chi-square” besaran sampel yang digunakan adalah randem sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel yaitu umur ibu p = 0,043, jarak kehamilan p = 0,113, ketuban pecah dini p = 0,573, plasenta previa p = 0,763 artinya α=0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa dari keempat variabel independen tersebut tidak berhubungan dengan bayi prematur di RSKDIA Siti Fatimah Makassar pada tahun 2017. Kesimpulan bahwa umur ibu, jarak kehamilan, ketuban pecah dini, plasenta previa tidak ada hubungan dengan bayi prematur Oleh karena itu bagi tenaga kesehatan baik tenaga medis maupun paramedis untuk bisa meningkatkan deteksi dini komplikasi terhadap kejadian bayi prematur di RSKDIA Siti Fatimah Makassar
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan ANC di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2017 Larasati, Eggy Widya
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.241 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.29

Abstract

Kunjungan ANC adalah kunjungan yang dilakukan minimal 4 kalii selama kehamilan, yaitu minimal satu kali pada trimester pertama, minimal satu kali trimester keduadandua kali pada trimester ketiga. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, pekerjaan ibu mengenaii kunjungan ANCdi RSUD Syekh Yusuf Gowa tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Croos Sectional Study untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan suami dalam kunjungan ANC dengan menggunakan tehnik Total Sampling dengan jumlah populasi 110 orang sama dengan jumlah sampel 110 orang yaitu 98 orang yang lengkap melakukan kunjungan ANC dan 12 orang yang tidak lengkap melakukan kunjungan ANC. Dari hasiluji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square p (0,002)> 0,05 di peroleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kunjungan ANC di RSUD Syekh Yusuf Gowa. P=(0,120)> 0,05 di peroleh bahwa tidak ada hubungan antara dukungan suami dalam kunjungan ANC di RSUD Syekh Yusuf Gowa. P=(0,124)> 0,05 tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan kunjungan ANC di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2017. Diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kunjungan ANC. Perlu adanya peningkatan penelitian selanjutnya agar hasil yang diperoleh lebih baik lagi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Di RSKDIA Siti Fatimah Makassar Tahun 2017 Susanto, Yoan Putri
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.005 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RSKDIA Siti Fatimah. Desain penelitian menggunakan Cross Sectional Study dengan populasi yaitu ibu hamil yang datang berkunjung pada bulan Januari sampai April sebanyak 378 orang, sampel dalam penelitian ini sebanyak 194 orang dimana pengambilan sampel dilakukan dengan teknik “Random Sampling”. Hasil penelitian menunjukan dengan uji Chi square dimana untuk variabel usia tidak memiliki hubungan dengan kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah dengan nilai P = 0,606 > α = 0,05, untuk variabel paritas memiliki nilai P=0,002 < α = 0,05 artinya ada hubungan antara paritas terhadap kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah dan untuk variabel jarak kehamilan memiliki nilai P= 0,062 > α = 0,05 artinya tidak ada hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemi di RSKDIA Siti Fatimah. Kesimpulan dari ketiga variabel usia ibu, paritas dan jarak kehamilan hanya variabel paritas yang mempunyai hubungan dengan kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah Makassar sehingga disarankan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang pentingnya memperhatikan jumlah kelahiran, usia dan Jarak kehamilan pada ibu untuk mengurangi angka kejadian anemia.

Page 1 of 10 | Total Record : 100