cover
Contact Name
UBAIDILLAH
Contact Email
ubaidillah_ft@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtmi@bkstm.org
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Indonesia
ISSN : 1907350X     EISSN : 25977563     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin Indonesia “JTMI” " adalah jurnal ilmiah sains dan teknologi yang diterbitkan oleh Badan Kerjasama Teknik Mesin Indonesia. JTMI meliputi bidang konversi energi, material, desain mekanikal, manufaktur dan otomasi
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia" : 10 Documents clear
Analisa pengaruh variasi kuat arus, media pendingin, dan merk elektroda terhadap kekuatan tarik dan distorsi sudut sambungan baja st 37 Istiqlaliyah, Hesti; Mufarrih, Am
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.404 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.50

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi kuat arus, media pendingin, dan merk elektroda terhadap kekuatan tarik dan distorsi sudut sambungan baja st 37. Pengelasan SMAW menggunakan elektroda E6013 yang memiliki diameter 2 mm. Benda uji menggunakan plat st 37 dengan ketebalan sebesar 5 mm. Selanjutnya dilakukan pengujian distorsi dan uji tarik. Dalam menentukan hasil dari variansi kekuatan tarik dan distorsi digunakan desain eksperimen metode Taguchi. Karakteristik respon kekuatan tarik adalah semakin besar semakin baik, sedangkan karakteristik respon distorsi adalah semakin kecil semakin baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi optimal untuk kekuatan tarik adalah faktor A kuat arus pada level 2 sebesar 65 ampere, faktor C merk elektroda pada level 2 menggunakan merk elektroda RB, sedangkan faktor B pendingin pada level 2 menggunakan pendingin jenis air. Sedangkan kondisi optimal untuk respon distorsi faktor B pendingin dengan level 2 menggunakan pendingin udara, faktor C merk elektroda menggunakan elektroda merk RB, dan faktor A kuat arus level 2 menggunakan 65 ampere. Berdasarkan hasil perhitungan ANOVA, kedua respon dari ketiga faktor tersebut tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap respon.
Pengaruh geometri penampang kampas rem cakram terhadap getaran dan indikasi squeal yang muncul saat pengereman pada molina uns Alazhar, Rifai Prima; S, Didik Djoko; Budiana, Eko Prasetyo
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.795 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.45

Abstract

Jurusan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret turut berpartisipasi dalam pengembangan mobil listrik nasional (Molina UNS). Salah satu komponen utama mobil ini adalah sistem rem. Molina UNS menggunakan jenis rem cakram untuk semua roda. Pada tipe rem ini, squeal bisa timbul berupa gangguan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dinamis dari rem cakram saat pengereman dan efek pelapisan penampang melintang rem squeal. Analisis dilakukan dengan simulasi elemen hingga menggunakan software ANSYS 14.5. Tekanan 0,6 MPa diberikan pada lapisan, putaran disk pada 5 rad / s, dan koefisien gesekan 0,405. Variasi geometri dari simulasi ini adalah lapisan rem tanpa slot, slot tunggal, slot ganda, dan chamfer. Nilai eigen hasil simulasi diekstraksi pada frekuensi antara 0 dan 13 kHz. Hasil menunjukkan mode getaran yang tidak stabil yang berpotensi memekik pada konfigurasi I, II, III, IV berurutan terjadi pada frekuensi 8769 Hz, 8713 Hz, 11737 Hz dan 11460 Hz. Sebagian besar mode getaran yang tidak stabil menjadi puntir dan bending saat berada di lapisan. Lapisan rem dengan konfigurasi chamfered memiliki potensi squeal terkecil.
Efisiensi penggunaan tiny oil pada saat start up boiler PLTU pacitan Putra, Wawan Trisnadi; Malyadi, Muh.; Anas, Moch. Sofyan
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.099 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.51

Abstract

Teknik pembakaran pada boiler dengan menggunakan tiny oil gun adalah teknologi baru yang ramah lingkungan. Aplikasi dari tiny oil gun pada boiler pulverized coal dapat mengurangi konsumsi minyak HSD, memastikan kestabilan pembakaran pada kondisi beban rendahdan mencegah kehilangan energi panas pada ruang bakar. Teknologi tiny oil burner tersebut digunakan pada sub-critical pulverized coal boiler PLTU Pacitan 315 MW. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja dan karakteristik pembakaran dari tiny oil gun serta mengetahui perbandingan efisiensi penggunaan tiny oil gun pada kondisi start up di boiler PLTU Pacitan 315 MW bila dibandingkan dengan menggunakan oil gun. Dari analisa data operasi dapat diketahui kinerja hasil dari tiny oil gun jauh lebih efisien dibandingkan oil gun, yakni mencapai 74,8 %.
Simulasi distribusi temperatur pada friction stir welding dengan tool pin silinder Sukmawan, Gesa; Danardono, Dominicus; Kusharjanta, Bambang
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.312 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.46

Abstract

Gesekan stir welding, sangat penting untuk memahami distribusi termperatur. Distribusi temperatur model tiga dimensi selama pengelasan gesekan adonan nilon 6 dengan menggunakan pin silindris dan tapper telah disimulasikan dengan menggunakan metode elemen hingga. Analisis elemen hingga steady state dilakukan untuk mendapatkan distribusi suhu pada pelat nilon 6 las selama operasi pengelasan. Sumber panas dari alat bahu dan pin alat dipasang 80% dari lelehan nilon 6. Model telah diimplementasikan dan dipecahkan dengan menggunakan perangkat lunak ANSYS CFX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur puncak lebih tinggi pada sisi maju daripada sisi mundur pada posisi awal dan tengah proses pengelasan gesekan gesekan dengan menggunakan pin silinder dan runcing. Sedangkan posisi akhir dari proses friction stir welding dengan pin silinder dan tapper, temperatur puncak pada sisi yang mundur lebih tinggi dari pada sisi yang maju. Untuk posisi keseluruhan proses pengelasan gesekan gesek dengan pin silinder dan tapper, distribusi temperatur di belakang pin lebih tinggi dari pada pin depan.
Analisis pengaruh perbedaan koefisien gesekan statis dan kinetis terhadap gerakan stick-slip menggunakan bahan viskoelastis Fuadi, Zahrul
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.812 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.52

Abstract

Gerakan stick-slip pada suatu sistem mekanik dapat menyebabkankerugian seperti getaran yang berlebihan yang dapat menyebabkanhilangnya presisi ataupun aus yang berlebihan. Gerakan stick-slip dipengaruhi oleh berbagai parameter antara lain adalah perbedaan antara nilai koefisien gesekan statis dan kinetis, ❍s-❍k. Dalam penelitian ini, dilakukan simulasi dan uji gesekan untuk melihat pengaruh parameter ❍s-❍k terhadap gerakan stick-slip. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh parameter ❍s-❍k secara kualitatif terhadap terjadinya gerakan stick-slip. Hasil pengujian menunjukkan bahwa amplitudo gerakan stick- slip dipengaruhi oleh besarnya nilai ❍s-❍k. Semakin besar nilai ❍s-❍k makasemakin besar amplitudo gerakan stick-slip yang terjadi.
Analisa thermogravimetry pada pirolisis limbah pertanian Wiyoto, Yulius Widiardi Pratomo; Budiana, Eko Prasetyo; Himawanto, Dwi Aries
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.526 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.47

Abstract

Potensi biomassa untuk memasok jumlah energi bermanfaat yang jauh lebih besar dengan dampak lingkungan yang berkurang. Pirolisis dan proses konversi termokimia lainnya menawarkan kesempatan penting untuk pemanfaatan biomassa dan limbah. Pirolisis biomassa dapat digambarkan sebagai dekomposisi termal langsung dari bahan dengan tidak adanya oksigen untuk memperoleh sederetan produk padat (char), cairan (tar) dan gas. Pirolisis limbah pertanian dihasilkan komponen tar, char dan organik. Perilaku termal biomassa terpilih seperti jerami padi, kulit ketela pohon, sekam padi, debu dan tongkol jagung diteliti menggunakan penganalisis termogravimetrik (TGA). Thermogravimetri telah terbukti menjadi alat yang berguna untuk menjelaskan dekomposisi berbagai bahan biomassa. Dalam penganalisis termogravimetri ada RS Key dan Adam Utility untuk mengkonversi data dari TGA ke komputer. Berat sampel yang digunakan 20 gram dengan laju pemanasan 15 oC / menit, suhu maksimal 600 oC, waktu penahanan 10 menit dan irigasi dengan nitrogen gas 100 ml / menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengeringan terjadi penurunan berat residu residu berturut-turut 5,35%, 9,28%, 12,91%, 7,83% dan 7,82% dan volatile matter pada jerami padi: 53,16% Kulit singkong: 60,28%, sekam padi: 48,24%, debu gergaji: 64,32% dan tongkol jagung: 66,71%.
Pengaruh penambahan sekam padi terhadap kuat tekan dan penyerapan air bata ringan jenis cellular lightweight concrete (clc) Widiatmoko, Sulistyo; Sukanto, Heru; Widodo, Purwadi Joko
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.411 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.48

Abstract

Teknologi busa beton ringan diperoleh dengan menambahkan bahan berbusa (bentuk cair) ke dalam campuran beton. Beton ringan memiliki lebih banyak keuntungan dibanding batu bata konvensional. Beton ringan bisa mengurangi bobot struktur lebih pada bangunan. Penelitian ini menggunakan sekam padi sebagai bahan tambahan pada beton ringan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sekam padi terhadap kuat tekan dan penyerapan air beton ringan seluler. Variasi sekam padi yang menambahkan beton ringan adalah 0%; 0,25%; 0,5%; 0,75%; Dan 1%. Uji Kekuatan Kompresif dan Uji Serapan Air dilakukan dengan standar SNI 3421-2011 dan SNI 03-0349-1989. Uji kepadatan dilakukan untuk memastikan spesimen sampel memenuhi syarat beton ringan. Pengamatan selama percobaan dan uji menunjukkan bahwa beton ringan dengan penambahan 0,5% sekam padi memiliki nilai kekuatan tekan tertinggi yaitu 5,30 Mpa. Nilai penyerapan air berbanding lurus dengan penambahan sekam padi, dimana nilai tertinggi ditunjukkan pada penambahan 1% sekam padi. Meningkatnya nilai penyerapan air terjadi karena sekam padi bisa menahan air dan tidak mudah membuang kadar air saat dikeringkan.
Studi eksperimental pengaruh slant angle terhadap peningkatan perpindahan panas pada penukar kalor pipa konsentrik dengan louvered strip insert susunan forward Setyawan, Indra; Wijayanta, Agung Tri; Istanto, Tri
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.286 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.43

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sudut kemiringan (α) terhadap perpindahan panas pada penukar panas pipa konsentris dengan pengaturan forward insert strip louvered. Dalam penelitian ini, insert strip louvered divariasikan dengan α = 15o, 20o dan 25o. Cairan kerja di ban dalam adalah air panas dan anulus adalah air dingin, dengan arah aliran berlawanan. Pengujian dilakukan pada bilangan Reynolds (Re) 5300 - 17.500). Pada 5300 <Re <17500 nilai Nui pada pipa bagian dalam dengan penambahan insert strip louvered dengan kenaikan α = 15o, 20o dan 25o pada kisaran 19,04% - 22,86%, 48,09% - 54,83%, dan 67,43% - 77,02% dibandingkan dengan Nui tabung polos masing-masing. Pada Re 5300 <Re <17500 Nilai faktor gesekan pada pipa bagian dalam dengan penambahan insert strip louvered dengan α = 15o, 20o dan 25o adalah 1,52, 2,56 dan 3,35 kali lebih besar dari pada faktor gesekan tabung polos. Rasio penambahan perpindahan panas dengan penambahan insert strip louvered dengan α = 15o, 20o dan 25o masing-masing pada kisaran 1.00 - 1.06, 1.02 - 1.08 dan 1.03 - 1.12.
Studi implementasi cad/cam pada proses milling cnc terhadap kekasaran permukaan dan tingkat kepresisian aluminium 6061 Saputro, Risdiyanto Edy; Yaningsih, Indri; Sukanto, Heru
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.667 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.49

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan CAD /CAM terhadap proses penggilingan CNC terhadap kekasaran dan ketelitianpermukaan. Spesimen dibuat dengan menggunakan tujuh jenis prosespemotongan. Terdapat face milling, pocket milling, profile milling, slotmilling, pengeboran, thread milling dan surface contouring. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penerapan CAD / CAM dengan variasi prosespemotongan menghasilkan nilai kekasaran yang lebih rendah daripadatanpa penerapan CAD / CAM. Nilai kekasaran permukaan untuk masingmasingproses pemotongan adalah proses face milling (0,5028 μm; 0,5132μm), slot milling (0.664 μm; 0.6556 μm), profile milling (1.282 μm; 1.3128μm), pocket milling (1.3852 μm; 1.4856 μm ) Dan proses pengeboran(1.9944 μm; 2.1136 μm). Nilai rata-rata dimensi dari pengukuranmenunjukkan selisih antara hasil implementasi CAD / CAM dan tanpaimplementasi CAD / CAM. Persentase perbedaan panjang dan lebarmasing-masing 0,037%; 0,059% untuk profile milling; 0,039%; 0,061%untuk pocket milling; Dan 0.151%; 0,317% untuk pengeboran Penggunaanstatistik penerapan CAD / CAM tidak secara signifikan mempengaruhi nilaikekasaran permukaan namun memiliki pengaruh signifikan terhadapketepatan produk dengan tingkat presisi 95%.
Karakteristik aliran dua fase pada saluran ekspansi tiba-tiba Wibawanto, Latif Ngudi; Santoso, Budi; Juwana, Wibawa Endra
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.182 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v11i1.44

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik aliran dua fase yang melalui saluran dengan ekspansi tiba-tiba berupa perubahan pola aliran dan pressure recovery. Pengujian dilakukan dengan variasi kecepatan superfisial air 0,2-1,3 m/s dan kecepatan superfisial udara 0,2-1,9 m/s yang menghasilkan pola tiga pola aliran yaitu bubble, plug, dan slug. Saluran ekspansi mengakibatkan adanya beberapa perubahan pola aliran yang semula plug pada saluran hulu menjadi bubble pada saluran hilir dan slug menjadi plug. Pressure recovery hasil percobaan dibandingkan dengan persamaan model aliran homogen dan korelasi Wadle, kedua korelasi tersebut memiliki prediksi dengan nilai simpangan baku sebesar 0,32 dan 0,43.

Page 1 of 1 | Total Record : 10