cover
Contact Name
UBAIDILLAH
Contact Email
ubaidillah_ft@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtmi@bkstm.org
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Indonesia
ISSN : 1907350X     EISSN : 25977563     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin Indonesia “JTMI” " adalah jurnal ilmiah sains dan teknologi yang diterbitkan oleh Badan Kerjasama Teknik Mesin Indonesia. JTMI meliputi bidang konversi energi, material, desain mekanikal, manufaktur dan otomasi
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Indonesia" : 6 Documents clear
Pemodelan creep pada pipa sanicro 25 austenitic steel dengan beban tekanan 11.3 MPa dan temperatur 750 ºC Riyadi, Tri Widodo Besar; Setiadhi, David; Anggono, Agus Dwi; Darmawan, Agung Setyo
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v13i2.109

Abstract

Pada penelitian ini, penulis membuat sebuah desain botol plastik baru yang dapat digunakan kembali (Reusable Bottle) yang bernama Rubicks v. 2.1 dengan beberapa peningkatan fungsional pada desain botol yang berfungsi untuk menambah kekuatan statik saat badan botol tersebut diberi gaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa desain botol tersebut sampai titik luluh atau sampai plastis. Metode yang digunakan pada panelitian ini adalah Metode Elemen Hingga (MEH). Pada peneitian ini, digunakan sepuluh variasi gaya yang diberikan pada permukaan muka botol dari 200 N sampai 2000 N. Didapatkan hasil dan analisa bahwa deformasi total yang paling rendah sebesar 0.22 mm dan deformasi total terbesar yang dihasilkan adalah 2.25 mm. Tegangan geser maksimum, memiliki nilai paling kecil saat botol diberikan gaya sebesar 200 N yaitu 3.66 MPa. Sedangkan tegangan geser maksimum paling besar yaitu ketika botol diberikan gaya sebesar 2000 N, yaitu 36.65 MPa. Faktor keamanan paling efektif ditentukan ketika botol tersebut memiliki faktor keamanan lebih besar atau sama dengan 1. Gaya yang mampu diberikan pada desain botol plastik Rubicks v. 2.1 adalah sebesar 1700 N.
Penerapan Metode Taguchi-GRA untuk Optimasi Kebulatan, MRR dan Kekasaran Permukaan pada Proses Bubut Mufarrih, Am.; Istiqlaliyah, Hesti
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v13i2.106

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk optimasi proses bubut dengan beberapa karakteristik kualitas berbasis matriks ortogonal dengan metode Taguchi-GRA. Percobaan dilakukan dengan memvariasikan variabel-variabel proses pembubutan seperti kedalaman potong, laju pembuangan geram dan kecepatan potong. Beberapa karakteristik kualitas yang dioptimalkan adalah kebulatan, MRR dan kekasaran permukaan. Desain eksperimen menggunakan matrik ortogonal L9. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kinerja pemesinan dalam proses pembubutan dapat ditingkatkan secara efektif melalui metode ini. Nilai GRG yang mewakili beberapa karakteristik kualitas meningkat hingga 34% dari 0,7017 menjadi 0,9403.
Perancangan Model Balancing Robot untuk Sarana Transportasi Tenaga Medis Munadi, M; Ariyanto, Mochammad; Saputra, Royyan; Setiawan, Joga D
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1159.254 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v13i2.110

Abstract

Robot telah menjadi peralatan mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik dengan pengawasan atau menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Salah satu jenis robot adalah mobile robot yang memiliki mekanisme penggerak berupa roda (wheel) dan atau kaki (leg), sehingga dapat berpindah tempat dari suatu tempat ke tempat yang lain. Salah satu jenis mobile robot diantaranya adalah balancing robot yang beroda dua dan dapat menyeimbangkan diri terhadap permukaan bumi. Pada penelitian ini, kami akan mencoba merancang model balancing-robot yang dalam pengembangan di masa depan dapat digunakan di rumah sakit oleh tenaga medis sebagai sarana transportasi yang ramah lingkungan. Hal ini karena tenaga medis sering sekali harus mobile dalam memantau pasien. Terkait hal tersebut, agar model balancing robot dapat seimbang maka digunakan salah satu jenis kontroler Adapun sensor yang digunakan adalah sensor accelerometer NI myRIO untuk mendeteksi perubahan sudut, dan sensor gyroscope untuk mendeteksi kecepatan sudut. Agar balancing robot dapat seimbang digunakan metode kontrol Proportional-Integral untuk mengatur kecepatan dana arah putar motor DC. Tuning parameter kontrol Proporsional-Integral dilakukan dengan dua metode yaitu metode Ziegler-Nichols dan trial and error. Hasil tuning dari Proporsional Integral yang baik adalah nilai gain Kp = 5 dan Ki = 0,001.
Kekuatan Bending Panel Komposit Lamina Berbasis Karung Plastik Bekas (Woven Bag) Yudiono, Heri; Anis, Samsudin; Pramono, P
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.323 KB) | DOI: 10.36289/jtmi.v13i2.93

Abstract

Limbah berbahan plastik khususnya karung plastik menjadi permasalahan nasional karena intensitas penggunaannya yang terus meningkat dan perilaku masyarakat yang kurang peduli terhadap lingkungan, sehingga sesegera mungkin dicarikan upaya pengendalian yang pro lingkungan, pro teknologi dan pro ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kekuatan bending, modulus elastisitas, dan tingkat defleksitas panel komposit lamina dari karung plastik bekas sebagai material alternatif yang tangguh, ringan, dan kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan kategori rancangan Pre-Eksperimental Designs bertipe Static Group Comparations. Pengujian dilakukan untuk kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen adalah kelompok yang mendapat perlakuan dengan memvariasi orientasi serat anyaman karung plastik bekas 0°/0°/0°/0°, 0°/+30°/0°/+30°, 0°/+45°/0°/+45°, 0°/+60°/0°/+60° dan 0°/+90°/0°/+90°. Kelompok kontrol pada penelitian ini adalah spesimen yang tidak mendapat perlakuan berupa bumper sebagai kontrol produk. Spesimen uji bending menggunakan standart ASTM D790. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa orientasi serat berpengaruh terhadap kekuatan bending komposit lamina berbasis karung plastik bekas. Kekuatan bending tertinggi pada orientasi serat 0°/+60°/0°/+60°.. sebesar 123,4 N/mm² dan harga tersebut lebih tinggi 24,96% dibandingkan dengan kekuatan bending bumper sebagai kontrol produk sebesar 92,6 N/mm². Debonding terjadi pada spesimen uji karena lepasnya ikatan pada bidang kontak matriks-serat yang disebabkan gaya geser yang tidak mampu ditahan oleh matriks.
Analisis kekuatan tarik, kekerasan dan struktur mikro pada pengelasan SMAW yang menggunakan elektroda E 6013 dengan variasi gerakan elektroda Santoso, Andri; Syahrani, Awal; Mustafa, M
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v13i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerakan elektroda terhadap sifat mekanis dan struktur mikro hasil pengelasan SMAW dengan elektroda E 6013. Proses pengelasan SMAW menggunakan variasi gerakan elektroda lurus, zig-zag dan spiral. Elektroda yang digunakan adalah E 6013 dengan diameter 3,2 mm. Besar arus yang digunakan ialah 90 Ampere. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 60o, tinggi akar 2 mm dan jarak akar 3 mm. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian tarik, kekerasan dan pengamatan struktur mikro. nilai kuat tarik tertinggi pada gerakan elektroda spiral yaitu 616,6 Mpa dan terendah pada gerakan elektroda zig-zag yaitu 596 Mpa. Sedangkan nilai regangan tertinggi terdapat pada gerakan elektroda zig-zag yaitu 22,91% dan terendah pada gerakan elektroda spiral yaitu 19,41%. Untuk nilai modulus elastisitas tertinggi terdapat pada gerakan elektroda lurus yaitu 12070,02 Mpa dan terendah pada gerakan elektroda zig-zag yaitu 10339,48 Mpa. Nilai kekerasan tertinggi terdapat pada pengelasan dengan gerakan elektroda zig-zag yaitu 147,44 kg/mm2   dan yang terendah pada gerakan elektroda lurus yaitu 143,19 kg/mm2.
Deteksi kegagalan unbalance dan looseness pada sistem rotor dinamik menggunakan wavelet decomposition method Abdollah, Abdollah; Hidajat, Raymundus Lullus Lambang Govinda; Santoso, Budi
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v13i2.98

Abstract

Rotating machinery is widely used in industry. Rotating machinery is very important, so that defect engine or parts can disturb industrial production process. Faults that are often occured are unbalance, misalignment, looseness, bearing fault, etc. This paper discuss unbalance and looseness fault detection in rotordynamic system with speed of 600, 800, and 1000 cpm. Data collection is conducted using acquisition data with accelerometer sensor attached in vertical direction on house bearing. Vibration signal data is processed with wavelet decomposition method using Matlab 2016. Fault diagnosis is indicate using spectrum. The result show that in unbalance condition, there is a dominant peak at frequency of 1x cpm for all speed variations. While in looseness condition, there is a dominant peak at frequency of 2x cpm for all speed variations. In both conditions, amplitude of signature at each speed variation increase with the rotation speed. It concludes, wavelet decomposition method provide distinct peaks correspond to fault frequency, so that fault detection can be accurately performed.

Page 1 of 1 | Total Record : 6