cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 103 Documents
Analisis Karakteristik Gaya Belajar VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) Siswa Pada Pembelajaran Fisika Yulianci, Syahriani; Nurjumiati; Asriyadin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v10i1.328

Abstract

Gaya belajar siswa merupakan salah satu info penting yang perlu diperoleh sebelum guru melakukan kegiatan pembelajaran, agar guru dapat menentukan desain pembelajaran yang cocok pada kelas tersebut. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gaya belajar siswa. Subjek penelitian terdiri dari 74 siswa yang merupakan siswa kelas X di salah satu Madrasah Aliyah di Kabupaten Bima. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling. Instrumen gaya belajar berupa angket berbentuk pilihan ganda, dengan jumlah 22 butir soal, dan masing-masing soal memiliki tiga pilihan jawaban. Gaya belajar yang diteliti fokus pada gaya belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Data yang diperoleh, siswa lebih cenderung pada gaya belajar Auditori dengan jumlah 51%, sedangkan Visual sebanyak 14% dan Kinestetik sebanyak 15%. Selain itu juga ditemukan kecenderungan gaya belajar yang persentase dimiliki sama besar, yaitu gabungan Visual Auditori sebesar 8% dan gabungan Auditori Kinestetik 12%. Sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X yang mengikuti pembelajaran fisika lebih cenderung pada gaya belajar auditori. Guru yang akan mengajar di kelas tersebut dapat menyesuaikan model dan media pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki oleh siswa.
Pengembangan Kreativitas Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Model Brain Based Learning Siswa Sekolah Dasar Adi Apriadi Adiansha; Husnul Khatimah; Asriyadin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v10i1.327

Abstract

Pengembangan kreativitas menjadi hal yang terpenting dalam proses pembelajaran, agar siswa belajar bagaimana menemukan jawaban yang inovatif dan belajar bagaimana melihat suatu pemecahan masalah dari berbagai sudut pandang serta dapat menyelesaikan pemecahan masalah dengan kreativitas. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengembangan kreativitas dalam pembelajaran matematika melalui model Brain Based Learning pada siswa SD. Jenis penelitian yang digunakan metode ekperimen murni, dimana kelas Eksperimen yaitu SDN Nggembe dan Kelas Kontrol yaitu SDN Rada yang ada di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Instrumen yang digunakan menggunakan kreativitas matematika yang telah dikembangkan dari penelitian sebelumnya sesuai dengan indikator-indikator pada kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Pengumpulan data penelitian menggunakan soal essay dalam mengukur kreativitas matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Brain Based Learning mampu mengembangkan kreativitas yang dimilki siswa dan mendorong sisa untuk memiliki ide dan gagasan yang terbaru dalam menyelesaikan permasalahan dalam proses pembelajaran sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Sehingga penelitian ini layak untuk diteliti dan dikembangkan ke tahap penelitian berikutnya
Pengaruh Peta Pikiran Dalam Tatanan Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Masni Veronika Situmorang
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v10i1.295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peta pikiran dalam tatanan pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang terdiri atas 3 kelas. Sementara sampel penelitian adalah total sampling (sampel total) sebanyak 35 orang untuk kelas STAD dan Peta Pikiran (kelas XI IPA-1), 35 orang untuk kelas STAD (kelas XI IPA-2) dan 35 orang untuk kelas konvensional (XI-IPA 3). Melalui uji persyaratan, hasil belajar siswa memiliki distribusi normal. Melalui pembelajaran STAD+Peta Pikiran diperoleh rata-rata hasil belajar sebesar 81,67; dengan menggunakan STAD diperoleh sebesar 75,37; sedangkan dengan menggunakan Konvensional diperoleh 68,42. Kemudian hasil belajar yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-F (analisis varians satu arah) dengan taraf kepercayaan =0,01; sehingga diperoleh Fhitung> Ftabel (13,86 > 4,81). Hal ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain bahwa penggunakan peta pikiran dalam tatanan pembelajaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Berikutnya hasil belajar diuji dengan uji Tukey (Honestly Significant Differences = HSD), dengan tujuan untuk melihat apakah ada perbedaan hasil belajar antara ketiga perlakuan (pembelajaran). Hal ini berarti bahwa model pembelajaran STAD+peta pikiran memperlihatkan hasil belajar yang lebih baik.
Efektifitas Media Pembelajaran IPA Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Calon Guru SD Suriya Ningsyih; Syahriani Yulianci; Adi Apriadi Adiansha; Nurjumiati; Asriyadin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v10i1.285

Abstract

Abstrak : Penelitian ini fokus untuk menguji efektifitas dari media pembelajaran IPA berbasis masalah dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa calon guru SD yang bertujuan untuk melatih mahasiswa calon guru meningkatkan krativitas dalam mengajar pembelajaran IPA. Desain penelitian ini menggunakan One Shot Case Study yang dilaksanakan pada mahasiswa calon guru SD STKIP Taman Siswa Bima yang menempuh matakuliah pembelajaran IPA SD kelas lanjut. Hasil karya mahasiswa diobservasi sebagai hasil berpikir kreatif mahasiswa dalam mendasain media pembelajaran IPA berbasis masalah. Instrumen yang dugunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi menggunakan skala Penyekoran Holistik. Hasil Analisis data diperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 84 % dengan kategori sangat kreatif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran IPA berbasis masalah efektif dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa calon guru SD.
Identifikasi Permasalahan Pembelajaran IPA Pada Siswa Kelas III SDN Buluh 3 Socah Cherly Ana Safira; Agung Setyawan; Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v10i1.277

Abstract

Penelitian ini adalah studi awal dalam Identifikasi permasalahan yang dihadapi pada mata pelajaran IPA siswa kelas III di SDN Buluh 3 Socah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi hasil belajar IPA pada siswa kelas III SDN Buluh 3 Socah dan upaya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh siswa dan guru. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di SDN Buluh 3 Socah yang terdiri dari 30 siswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh yang merupakan semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan tes. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi, dan lembar tes. Berdasarkan hasil observasi di kelas III menunjukkan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Sedangkan hasil tes menunjukkan hasil belajar siswa pada muatan pelajaran IPA presentase ketuntasannya 17% yaitu hanya ada 5 siswa dari 30 siswa yang lulus diatas KKM. Hal itu menunjukkan hasil belajar siswa rendah.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika SMP dengan Pendekatan Brain Based Learning Berorientasi Pada Kemampuan Koneksi Matematis Ainun Fitriani; Ewan Irawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v10i1.274

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika SMP dengan pendekatan Brain Based Learning (BBL) berorientasi pada kemampuan koneksi matematis siswa yang berkualitas baik, berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, evaluation. Sebanyak 23 siswa di kelas VII8 MTs Negeri 2 Kota Bima yang dijadikan subyek penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kevalidan, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan tes kemampuan koneksi matematis. Analisis data kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dilakukan dengan mengkonversi skor aktual menjadi data kualitatif. Hasil penelitian ini berupa perangkat pembelajaran matematika SMP dengan pendekatan Brain Based Learning (BBL) yaitu RPP dan LKS. Kualitas kevalidan berdasarkan penilaian validator menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dengan rata-rata skor untuk RPP sebesar 193 (sangat baik) dan untuk LKS sebesar 114 (baik). Kualitas kepraktisan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis dengan skor berdasarkan penilaian guru sebesar 74 (sangat baik), penilaian siswa 38,78 (baik), dan persentase keterlaksanaan pembelajaran sebesar 94% (sangat baik). Kualitas keefektifan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria efektif dengan rata-rata persentase ketuntasan tes kemampuan koneksi matematis sebesar 75% (baik).
Hubungan antara Minat Belajar dengan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas V SD Negeri 04 Sila Suciyati; Mariamah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i2.265

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) minat belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 04 Sila. (2) hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 04 Sila. (3) hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 04 Sila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif-korelatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 04 Sila yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh artinya semua anggota populasi sebagai sampel yakni berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian ini berupa angket minat belajar matematika dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dan analisis data adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian yang didapat adalah sebagai berikut untuk minat belajar dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD berdasarkan perhitungan bahwa minat belajar dan hasil belajar matematika berada pada kategori sedang dengan persentase 55% untuk minat dan 45% untuk hasil belajar. hasil pengujian hipotesis,minat belajar terhadap hasil belajar matematika menunjukan hubungan dengan nilai rhitung 0,584 > rtabel 0,444 dengan taraf signifikan 5% dan thitung 3,019 > ttabel 1,734 dengan taraf signifika α = 0,05 maka Hi diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD Negeri 04 Sila.
Deskripsi Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa Calon Guru Setelah Menerapkan Metode Inkuiri Terbimbing Pada Materi IPA Dan Matematika Muh. Ajwar; Fifi Faridah; Mariamah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v10i1.264

Abstract

Mahasiswa sebagai calon guru sangat diperlukan untuk dibekali dengan kemampuan mengajar yang baik, sehingga nanti setelah lulus dan menjadi guru dapat melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Kenyataan dilapangan bahwa mahasiswa calon guru masih belum menguasai berbagai keterampilan dasar mengajar. Tujuan peneltian ini untuk mengemabngakn keterampilan dasar mengajar mahasiswa calon guru melalui penerapat metode ingkuiri terbimbing. Jenis penelitian ini adalan penelitian deskriptif, nantinya akan mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam mengajar. Subjek peneltian adalah mahasiswa prodi PGSD semester VI yang sedang mengampu mata kuliah PPL I. adapun hasil penelitian bahwa nilai rata-rata kemampuan mahasiswa dalam menyusun RPP sebesar 70,7 sedangakan reinforcemen dengan rata-rata sebesar 69, kamampaun bertanya dengan rata-rata 71, rata-rata untuk kemmapuan menutup pelajaran sebesar 72,7 dan rata-rata kemampuan menutup sebesar 74
Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar IPA Materi Pencemaran Lingkungan Melalui Model PjBL Siswa Kelas VII SMPN 9 Salatiga Anis Wahdati Sholekah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v10i1.260

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar IPA kelas VII-H di SMPN 9 Salatiga. Berdasarkan observasi dan wawancara penyebab rendahnya motivasi dilihat ketika proses pembelajaran. Sedangkan hasil belajar rendah dilihat UAS semester I nilai rata-rata 35,10 dengan KKM 76. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA menggunakan model PjBL materi pencemaran lingkungan. Jenis penelitian menggunakan PTK dengan 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, tes, wawancara dan dokumentasi pada pembelajaran pencemaran lingkungan melalui model PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas VII-H SMP Negeri 9 Salatiga. Keberhasilan penelitian dapat ditunjukan melalui angket motivasi dan tes evaluasi yang diperoleh setiap siklusnya. Motivasi belajar kategori tinggi yaitu ≥50 dan standar KKM mata pelajaran IPA yaitu 76 dengan pencapaian klasikal 85% untuk hasil belajar. Peningkatan ini dapat dilihat dari siklus I motivasi belajar siswa dengan rata-rata 41,31% dan meningkat pada siklus II menjadi 69,34%. Sedangkan peningkatan hasil belajar IPA pada siklus I 27,6% dan meningkat pada siklus II menjadi 89,7% yang tuntas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model PjBL dapat dapat meninfkatkan motivasi dan hasil belajar IPA serta dikatakan berhasil.
Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Mahasiswa Pendidikan Sains Musahrain; Ruly Morganna; Hermansyah; Nurhairunnisah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v9i2.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran bahasa Inggris untuk calon guru Pendidikan sains. Media yang dikembangkan dapat dijalankan di laptop, computer dan smartphone. Materi yang disajikan dalam media pembelajaran ini berupa materi pembelajaran sain yang disajikan dalam Bahasa inggris. Metode yamg digunanakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembagan dengan megadopsi model penelitan 4-D. teknik pengumpulan data dilakuan dengan cara observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil dari evaluasi ahli media dan ahli materi media yang dikembangakna berada pada kategori sangat bait dengan rata- rata skor yang di peroleh 4. Sementara hasil uji coba diperoleh skor rata-rata 3.5 artinya media yang dikembangankan sangat baik dan layak untuk digunakan.

Page 1 of 11 | Total Record : 103