cover
Contact Name
Yufira Media
Contact Email
fira.media@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
thegar.risky@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pembangunan Nagari
ISSN : -     EISSN : 25276387     DOI : -
Jurnal Pembangunan Nagari is focusing on disseminating cutting-edge research that explores the interrelationship development regional area in Indonesia, particularly in West Sumatera. However, it is also open for publishing research from any region from any other region in the world. It aims to provide a medium for researchers, academics, and professionals, interested in the interaction between regional development and several disciplines, health, environment, transportation, economic, social science, and humanities, and other issues related to policy making.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2019)" : 8 Documents clear
Hubungan Motivasi Ibu dengan Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Hendayani, Weni Lidya; Hendrawati, Hendrawati
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Provinsi Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.067 KB) | DOI: 10.30559/jpn.v4i1.135

Abstract

Kanker leher rahim menjadi suatu permasalahan kesehatan wanita yang perlu mendapat perhatian serius. Salah satu penyebabnya kematian akibat kanker serviks adalah keterlambatan deteksi. Data WHO tahun 2010, 500.000 kasus baru dengan kematian 280.000 penderita terjadi setiap tahun di seluruh dunia. Hal tersebut seharusnya dapat ditekan dengan melakukan upaya pencegahan primer melalui pemeriksaan IVA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi ibu dengan deteksi dini kanker serviks melalui metode inspeksi visual asam asetat (IVA). Jenis penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Sikolos pada bulan Maret 2018. Sampel penelitian adalah wanita usia subur sebanyak 138 orang dengan teknik Purposif Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan motivasi ibu dengan deteksi dini kanker serviks melalui metode inspeksi visual asam asetat (IVA) dengan p-value 0,043 (α≤0,05). Diharapkan untuk Puskesmas Kebun Sikolos untuk dapat meningkatan pengetahuan tentang prosedur pemeriksaan IVA yang benar melalui promosi kesehatan yang terprogram dan berulang.
Model Collaborative Governance pada Nagari Rancak di Provinsi Sumatera Barat Syamsurizaldi, Syamsurizaldi; Putri, Annisa Aulia; Antoni, Suherdian
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Provinsi Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.935 KB) | DOI: 10.30559/jpn.v4i1.88

Abstract

Nagari Rancak adalah sebutan untuk nagari yang meraih prestasi dalam lomba desa berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat sebagai instrumen untuk mengevaluasi perkembangan desa (nagari) sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015. Nagari rancak yang telah meraih berbagai prestasi diasumsikan telah melaksanakan tata kelola pemerintahan nagari sesuai dengan prinsip-prinsip good local governance dan collaborative governance. Berdasarkan fenomena tersebut, maka yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan profil nagari rancak setelah berlakunya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa di Provinsi Sumatera Barat; (2) mengidentifikasi aktor stakeholder pada nagari rancak di Provinsi Sumatera Barat; (3) mendeskripsikan interaksi stakeholder dalam collaborative governance pada nagari rancak di Provinsi Sumatera Barat, dan (4) mendeskripsikan keberhasilan collaborative governance pada nagari rancak di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data yaitu stakeholder penyelenggaraan pemerintahan nagari sebagai informan dan tim penilai nagari rancak sebagai trianggulasi. Pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi serta observasi. Lokasi penelitian pada 9 (sembilan) nagari yang meraih juara 1, 2, dan 3 lomba nagari rancak tingkat provinsi tahun 2015, 2106 dan 2017. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Nagari rancak memiliki potensi ekonomi bervariasi, memiliki banyak prestasi dan adanya variasi aktor yang berkolaborasi dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari. (2) Aktor governance yang berkolaborasi dengan pemerintah nagari mulai dari tingkat nagari, kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional. Terwujudnya kolaborasi ini sangat dipengaruhi adanya keterbukaan diri dan inisiatif dari Wali Nagari dan Perangkat Nagari. (3) Kolaborasi aktor governance terjadi pada setiap tahapan penyelenggaraan pemerintahan nagari yaitu perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggung jawaban. Namun, interaksi aktor yang paling intensif pada tahapan perencanaan dan pelaksanaan program dan kegiatan di tingkat nagari. 
Persepsi, Pemahaman dan Tingkat Penerapan Sistem Pertanian Organik oleh Petani dalam Budidaya Padi Sawah di Sumatera Barat Roswita, Rifda; Riza, Eva
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Provinsi Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.618 KB) | DOI: 10.30559/jpn.v4i1.149

Abstract

Pemerintah Sumatera Barat secara bertahap telah mendorong pengembangan pertanian organik, baik sebelum maupun sesudah program desa organik diluncurkan oleh Kementerian Pertanian. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi petani terhadap sistem pertanian organik, (2) pemahaman petani terhadap sistem  pertanian organik (3) dan tingkat penerapan  sistem pertanian organik. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret - Juli 2017 pada 3 (tiga) kabupaten di Sumatera Barat, yaitu kabupaten yang melaksanakan program desa organik pada tahun 2016 dan yang mengembangkan organik melalui program sebelum tahun 2016. Pada masing-masing kabupaten dipilih secara acara satu kelompok tani pelaksana program desa organik tahun 2016 (dalam pengkajian ini disebut sebagai desa organik baru) dan satu kelompok tani yang melaksanakan program organik sebelum  tahun 2016 (dalam pengkajian ini disebut sebagai desa organik lama). Kabupaten terpilih adalah Kabupaten Padang Pariaman, Solok dan Limapuluh Kota. Pengambilan sampel dilakukan dengan sistim purpossive sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan Focus Group Discussion dan wawancara perorangan. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik internal petani, persepsi petani terhadap pertanian organik,  pemahaman petani terhadap sistem pertanian organik, dan tingkat penerapan petani terhadap sistem pertanian organik. Data dianalisis secara  deskriptif dan stastistik dengan uji paired samples T-Test uji beda dan Mann Whitney untuk membandingkan antara petani pelaksana program desa organik dan non program desa organik. Hasil penelitian menujukkan  bahwa  (1) persepsi petani terhadap sifat inovasi sistem pertanian organik secara keseluruhan, mendekati skor 4, yaitu biaya lebih murah, lebih tinggi produksinya, lebih menguntungkan, sesuai dengan kebutuhan petani, mudah dilaksanakan, mudah dicobakan, dan mudah diamati hasilnya, (2) pemahamanan  petani terhadap keseluruhan komponen sistem pertanian organik tergolong tinggi yaitu dengan nilai 78,55. Sedangkan dari 5 variabel pemahaman petani paling tinggi adalah penanganan panen dan pasca panen dan  pengelolaan lahan dan kesuburan lahan. Pemahaman petani yang masih perlu ditingkatkn adalah pemahaman petani terhadap masa konversi, dimana sebagian petani belum begitu paham terhadap tujuan, dan lama masa koversi lahan walaupun telah menerapkannya, (3) tingkat penerapan komponen teknologi sistem pertanian organik pada petani desa organik lebih rendah (73,93%) dari pada petani desa organik lama (93,21%).
Tingkat Adopsi Teknologi Budidaya dan Fermentasi Biji Kakao oleh Petani dan Hubungannya dengan Sifat-Sifat Inovasi (Kasus Petani Kakao di Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman) Zulrasdi, Zulrasdi
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Provinsi Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.379 KB) | DOI: 10.30559/jpn.v4i1.152

Abstract

Pesatnya perkembangan luas kebun kakao di Sumatera Barat tidak terlepas dari tingginya keinginan masyarakat untuk pertanaman kebun kakao. Pengkajian bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi inovasi teknologi budidaya dan fermentasi biji kakao,  melihat hubungan keuntungan relatif, tingkat kesesuaian, tingkat kerumitan, tingkat kemudahan untuk dicobakan, dan hubungan  tingkat kemudahan untuk diamati dengan adopsi inovasi teknologi budidaya dan fermentasi biji kakao. Pengkajian dilaksanakan  pada bulan September s/d November 2016 di Kec. Sungai Geringging Kab. Padang Pariaman. Pengambilan  sampel dilakukan dengan proporsional Simple Random Sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan kuesioner/daftar pertanyaan  Data yang dikumpulkan adalah: Karakteristik responden, tingkat adopsi inovasi teknologi budidaya dan fermentasi biji kakao, hubungan keuntungan relatif,  tingkat kesesuaian, tingkat kerumitan, tingkat kemudahan untuk dicobakan, dan hubungan tingkat kemudahan untuk diamati dengan adopsi inovasi teknologi budidaya dan fermentasi biji kakao. Data dianalisis secara deskriptif  dengan uji korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel sifat -sifat inovasi yang mempunyai hubungan signifikan dengan adopsi inovasi teknologi budidaya dan fermentasi biji kakao adalah tingkat kesesuaian dengan nilai korelasi 0,212 yang berkorelasi positif rendah, dan tingkat kemudahan dengan nilai korelasi 0,258, berkorelasi positif rendah.
Geopark Silokek Sijunjung Menuju UNESCO Global Geopark Kusuma, Desi Widia
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Provinsi Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.166 KB) | DOI: 10.30559/jpn.v4i1.148

Abstract

Geopark Silokek terletak di Kabupaten Sijunjung dengan luas kawasan ± 1300 km2. Geopark Silokek telah ditetapkan menjadi Geopark Nasional  pada tanggal 30 November 2018 dengan 25 situs geodiversity, 12 situs biodiversity dan 17 situs cultural diversity. Setelah ditetapkan sebagai Geopark Nasioanl maka harapan selanjutnya adalah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan kajian yang bertujuan untuk menganalisis kondisi Geopark Silokek berdasarkan kriteria UNESCO Global Geopark dan mengetahui tantangan dalam pengembangan Geopark Silokek. Kajian dilaksanakan pada Bulan Mei-Agustus 2018 di Kecamatan Sumpur Kudus dan Kecamatan Sijunjung. Data primer diperoleh dari observasi lapangan dan wawancara dengan instansi terkait, sedangkan data sekunder diperoleh berdasarkan penelusuran dokumen teknis dan jurnal. Dari hasil kajian diketahui bahwa beberapa kriteria UNESCO yang perlu diperbaiki dan disempunakan adalah manajemen pengelola Geopark Silokek, aspek pengembagan ekonomi dan aspek pendidikan. Perbaikan ini dapat dilakukan dengan merevisi struktur Badan Pengelola Geopark Silokek, membangun jalur geotrack beserta fasilitas pendukungnya, meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan mengatasi permasalahan lingkungan pada Sungai Batang Kuantan.
Kesadaran Hukum Masyarakat Kuranji dalam Implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Padang Saputra, Beni; Akmal, Akmal; Suryanef, Suryanef
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Provinsi Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.638 KB) | DOI: 10.30559/jpn.v4i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai kesadaran hukum masyarakat Kuranji dalam mematuhi RTRW Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Lokasi dipilih karena merupakan salah satu kawasan peruntukan pertanian yang ditetapkan melalui perda no. 4 tahun 2012 tentang RTRW Kota Padang. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Temuan penelitian menunjukan bahwa : 1) Perkembangan pelaksanaan RTRW Kota Padang di Kecamatan Kuranji. Untuk mengendalikan dan mempertahankan lahan pertanian, sejauh ini pemerintah Kota Padang lebih terfokus pada pendekatan hukum yaitu dengan membuat peraturan yang bersifat melarang alih fungsi lahan pertanian, khususnya lahan sawah beririgasi teknis. 2) Tingkat kedadaran hukum masyarakat masih rendah dalam mengimplementasikan RTRW Kota Padang terutama dalam mempertahankan keberadaan lahan pertanian pangan di Kecamatan Kuranji. 3) Upaya pemerintah dalam menumbuhkan kesadaran hukum masyarakat terhadap implementasi RTRW Kota Padang di Kecamatan Kuranji yaitu : a) Melakukan sosialisasi, b) Melakukan pengawasan dan pengendalian, dan c) Pengenaan insentif dan disinsentif dalam pemanfaatan lahan.
Dukungan Sosial dengan Kecemasan Pasien Stroke di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Sari, Febria Syafyu
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Provinsi Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.88 KB) | DOI: 10.30559/jpn.v4i1.147

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang berpengaruh pada seluruh tubuh seperti kelumpuhan, defisit fungsi kognitif, kesulitan bicara, kesulitan emosional, kesakitan dan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Untuk proses pemulihan/rehabilitasi pasca stroke membutuhkan dukungan sosial. Data WHO (2012), menunjukan bahwa setiap tahun sekitar 17 miliar kasus kematian di dunia disebabkan karena stroke. Cemas adalah perasaan takut yang tidak jelas dan tidak didukung oleh situasi. Ketika merasa cemas penderita merasa tidak nyaman, takut atau mungkin memiliki firasat yang buruk. Dukungan keluarga bagi pasien stroke sangat diperlukan selama pasien masih mampu memahami makna dukungan tersebut sebagai penyokong kehidupannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kecemasan pasien stroke. Penelitian ini merupakan cross-sectional dengan menggunakan metode sampling accidental. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi dengan 160 responden. Uji statistik yang digunakan chi-square. Hasil uji statistik menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kecemasan pasien stroke dengan nilai p-value = 0,000 ( α ≤ 0,05 ). Bagi rumah sakit diharapkan agar lebih aktif melibatkan keluarga dalam merawat pasien stroke serta memberikan penyuluhan kepada keluarga agar lebih memahami tentang penting setiap program rehabilitasi.
Efektivitas Koordinasi antar Stakeholders Penanggulangan Bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Murni, Nesy Yulia; Alhadi, Zikri
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Provinsi Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.482 KB) | DOI: 10.30559/jpn.v4i1.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang dalam melakukan koordinasi antar stakeholders penanggulangan bencana di Kota Padang. Metode penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, kantor Dinas Sosial Kota Padang, kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Padang, dan Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang. Teknik pemilihan informan yang peneliti gunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi koordinasi yang dilakukan oleh BPBD Kota Padang dapat dikatakan efektif. Hal ini dikarenakan semua stakeholders terlibat dalam penanganan bencana terutama ketika tanggap darurat. Diantaranya bentuk koordinasi adalah keterlibatan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berperan dalam mengidentifikasi status bencana sehingga penanganan dapat cepat dilakukan. Selanjutnya BPBD beserta stakeholders terkait juga berkoordinasi untuk melakukan penanganan bersama dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana.

Page 1 of 1 | Total Record : 8