cover
Contact Name
Alfian Maarif
Contact Email
alfianmaarif@ee.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
biste@ee.uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro
ISSN : 26857936     EISSN : 26859572     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro (BISTE) adalah jurnal terbuka dan merupakan jurnal nasional yang dikelola oleh Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan. BISTE merupakan Jurnal yang diperuntukkan untuk mahasiswa sarjana Teknik Elektro. Ruang lingkup yang diterima adalah bidang teknik elektro dengan konsentrasi Otomasi Industri meliputi Internet of Things (IoT), PLC, Scada, DCS, Sistem Kendali, Robotika, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Sinyal, Pengolahan Citra, Mikrokontroller, Sistem Embedded, Sistem Tenaga Listrik, dan Power Elektronik. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan penelitian mahasiswa dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Implementasi PID Navigasi Pelacakan Titik Api dengan Sensor Flame Array pada Robot Hexapod untuk Kontes Robot Pemadam Api Indonesia Dzulfiqar, Muhammad Dhia; Widodo, Nuryono Satya
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i3.1126

Abstract

Robot Hexapod Pemadam Api merupakan robot berkaki 6 yang bertugas menyusuri ruangan labirin untuk menemukan dan memadamkan api dalam waktu yang singkat. Dalam menjalankan tugasnya dibutuhkan 2 buah sensor untuk menjalankan tugas ini yaitu sensor flame array dan sensor Sharp GP. Sensor flame array terdiri dari 16 buah sensor flame yang digunakan untuk mengetahui nilai error berdasarkan letak keberadaan api yang mampu dijangkau dalam rentang horisontal 180 derajat. Sementara sensor Sharp GP berfungsi untuk mengetahui jarak antara robot dengan lilin sebagai sumber api. Kedua sensor ini berperan sebagai pelengkap dalam bernavigasi light following agar robot mampu menemukan, menghampiri, dan memposisikan bagian tengah muka robot berhadapan dengan api tanpa menabraknya. Dalam bernavigasi robot dikontrol oleh Pengendali PID (Proportional-Integral-Derivative). Hasil pengujian menunjukan bahwa pengendali proportional berperan mempercepat robot mengarah ke api. Pengendali derivative berperan dalam meredam terjadinya osilasi yang disebabkan kontrol proportional dalam mengejar titik api. Sementara kontrol integral berperan dalam merevisi kekeliruan robot pada set point. Hasil pengujian lain menunjukan keberhasilan dari implementasi pada robot hexapod untuk memadamkan api membutuhkan waktu rata-rata 5,5 detik. Sementara nilai parameter PID terbaik adalah Kp=35, Ki=20, dan Kd=20.Fire Extinguisher Hexapod Robot is a 6-legged robot whose job is to navigate the labyrinth room to find and extinguish the fire in a short time. In carrying out their duties, two sensors are needed to carry out this task, namely the flame array sensor and the Sharp GP sensor. Flame array sensor consists of 16 flame sensors that are used to determine the error value based on the location of the existence of a fire that can be reached within the horizontal range of 180 degrees. While the Sharp GP sensor functions to determine the distance between the robot and the candle as a source of the fire. Both of these sensors act as a complement in navigating the light following so that the robot is able to find, approach, and position the centre of the face of the robot facing the fire without crashing into it. In navigating the robot is controlled by PID (Proportional-Integral-Derivative) Controller. The test results show that the proportional controller has the role of accelerating the robot to fire. The derivative controller plays a role in reducing the occurrence of oscillations caused by proportional control in the pursuit of hotspots. While integral control plays a role in revising the errors of the robot at the set point. Other test results show the success of the implementation of the hexapod robot to extinguish the fire takes an average of 5.5 seconds. While the best PID parameter values are Kp = 35, Ki = 20, and Kd = 20. 
Monitoring Tegangan Baterai Lithium Polymer pada Robot Sepak Bola Beroda secara Nirkabel Listianto, Rio Dwi; Sunardi, Sunardi; Puriyanto, Riky Dwi
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i1.826

Abstract

Baterai Lithium Polymer (Li-Po) dipilih sebagai sumber daya robot dikarenakan baterai Li-Po karena memiliki bobot yang ringan dan kapasitas penyimpanan listrik yang besar. Namun untuk mengetahui daya baterai yang digunakan, para pemilik robot harus menghentikan robot kemudian dilakukan pengukuran baterai mengunakan alat ukur. Penelitian ini bertujuan memantau nilai tegangan pada baterai Li-Po yang melalui motor penggerak pada robot sepakbola beroda tanpa menggunakan alat ukur dan hasilnya dapat ditampilkan pada komputer maupun PC secara nirkabel. Percobaan dilakukan menggunakan peralatan sensor tegangan dan modul wifi nodeMCU. Hasil dari penelitian ini sensor tegangan dapat membaca data dan didapat nilai standar deviasi 0,39 dan error rata-rata 0,43 yang menunjukkan bahwa sensor memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Sementara untuk proses pemantauan sensor berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.
Shipping Information System in Distribution Warehouses Using a Web-Based Barcode System Samara, Dony; Mushlihudin, Mushlihudin
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v2i1.954

Abstract

One of the data in the industrial process is information on shipping goods in a distribution warehouse. This study proposes a web-based freight information system in a distribution warehouse with a barcode system as the naming management of goods. The barcode reading system uses a barcode scanner as a barcode label reader, with an Arduino microcontroller device and NodeMCU as a controller and communication device with the web. The localhost web-based information system was built using the XAMPP application. Display information system using a simple display on the browser page. The results obtained in this study have successfully built a barcode-based goods delivery management system, information about the goods is coded into a barcode. The barcode reading system has successfully read and communicated with the web, with experiments conducted using 100 barcode labels, the success of reading and sending data has shown good results. Goods delivery information system in a web-based distribution warehouse has also been successfully built with an average data storage time of 5.5 seconds.Salah satu data dalam proses industri yaitu informasi pengiriman barang di gudang distribusi. Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem informasi pengiriman barang berbasis web di sebuah gudang distribusi dengan sistem barcode sebagai manajemen penamaan barang. Sistem pembacaan barcode menggunakan barcode scanner sebagai pembaca label barcode, dengan perangkat mikrokontroler Arduino dan NodeMCU sebagai perangkat kontroler dan komunikasi dengan web. Sistem informasi berbasis web localhost dibangun menggunakan aplikasi XAMPP. Tampilan sistem informasi menggunakan tampilan sederhana di halaman browser. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah telah berhasil dibangun sistem manajemen pengiriman barang berbasis barcode, informasi mengenai barang dikodekan kedalam bentuk barcode. Sistem pembacaan barcode telah berhasil membaca dan berkomunikasi dengan web, dengan percobaan yang dilakukan menggunakan 100 label barcode keberhasilan pembacaan dan pengiriman data telah menunjukkan hasil yang baik. Sistem informasi pengiriman barang di gudang distribusi berbasis web telah berhasil pula dibangun dengan lama penyimpanan data rata – rata 5,5 detik.
Gyroscope and Accelerometer Sensor on the Lanange Jagad Dance Robot Balance System Samosir, Ahmad Sopi; Widodo, Nuryono Satya
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v2i2.922

Abstract

In performing dance moves, humanoid robots are expected to move flexibly and not easily fall during dance moves. To reduce the risk of robots falling while performing dance moves, a balance control system using a gyroscope sensor and accelerometer from the MPU6050 is controlled through the Arduino MEGA 2560 PRO. Robots that have balance control, are able to maintain stability in track conditions that have a certain degree of slope. This balance control system uses the Kalman filter method for processing data from the gyroscope sensor and accelerometer in order to reduce the noise that occurs during the robot's balance process. From the results of the test, the percentage of the success rate of robots in rest was 88.8%, the percentage of success when the robot was running was 86.6%, and the percentage of success when the robot was walking with dancing was 75%. From the results of all tests, humanoid robot has a percentage of 83.4% after adding a balance control system and when the humanoid robot does not use balance control will only produce a percentage of success rate of 48.4%.
Pemanfaatan Air Larutan Garam Sebagai Kabel Penghantar Listrik Pengganti Tembaga Syafitra Rezki, Muhammad Adhzerian; Maliansyah, Harri; Ariyanto, Dimas Yusuf; Faishal, Muhammad
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i2.884

Abstract

Penelitian ini bertujuan memanfaatkan air larutan garam sebagai penghantar listrik untuk menjadikannya alternatif pengganti kabel tembaga yang saat ini banyak digunakan dalam menghantarkan listrik. Proses dari air larutan garam yang dapat menghantarkan listrik karena pada larutan garam menggandung NaCl yang mengakibat adanya perpindahan elektron dari suatu atom ke atom yang lain. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa sampel massa garam yang berbeda-beda serta dilakukan perbandingan daya hantar listrik dengan air tanpa larutan garam dan tembaga yang dihubungkan pada beban lampu sebesar 10 Watt. Hasil pengujian yang didapatkan, larutan tanpa garam menghasilkan daya sebesar 0,94 Watt dan larutan dengan massa garam 50 gram, 100 gram, 200 gram dan 400 gram menghantarkan daya listrik sebesar 3,43 Watt, 4,51 Watt, 6,17 Watt dan 7,61 Watt sedangkan daya hantar tembaga sebesar 9,51 Watt. Hal tersebut menunjukkan bahwa dalam penggunaan air larutan garam sebagai penghantar listrik, jika semakin bertambah massa garam maka daya hantar listrik yang dihasilkan juga akan semakin besar.This study aims to use salt water as an electrical conductor to make it an alternative to copper wires which are currently widely used in conducting electricity. The process of saltwater solution that can conduct electricity because the salt solution contains NaCl which results in the transfer of electrons from one atom to another. In this study using several different samples of the mass of salt and comparing the conductivity of electricity with water without salt and copper solutions connected to the lamp load of 10 Watts. The test results obtained, a solution without salt produces power of 0.94 Watt and a solution with a mass of salt 50 grams, 100 grams, 200 grams and 400 grams deliver electrical power of 3.43 Watts, 4.51 Watts, 6.17 Watts and 7.61 Watts while the conductivity of copper is 9.51 Watt. This shows that in the use of salt water as a conductor of electricity if the mass of salt increases, the conductivity of electricity produced will also be even greater.
Humanoid Dancer Robot Movement Synchronization System with Zigbee Sukaswanto, Ponco; Fadlil, Abdul
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 2, No 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v2i3.2695

Abstract

This research proposes a wireless communication between two dancer robots using zigbee to overcome the differences in movement between the robots in order to dance in harmony. The robotic music processor uses Audio Analyzer V2.0 which functions to get 7 frequency values for the music being played. The frequency will be processed by Arduino to determine the condition of the music on and off which will be sent to each robot via the XBee S2C module using the Zigbee method, namely with 1 master and 2 routers. The result is that the music processing system becomes more robust because it uses the Zigbee method. By using the Zigbee method, robot 1 and robot 2 can also communicate with each other because with this method, fellow routers can exchange data. The robot produced by this study can already distinguish the conditions when music is playing or muted, and between robot 1 and robot 2 can communicate with each other. Communication between robots functions so that when one of the robots is late in getting data, the other robots will wait until the late robot completes its movements so that robot 1 and robot 2 are back in sync.
Manuver Robot Manual Menggunakan PID pada Robot Manual KRAI 2018 Kamaludin, Muhamad; Aji, Wahyu Sapto
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i3.978

Abstract

Kontes robot ABU Indonesia mengusung tema ABU Robocon 2018 yaitu Bola Berkah. Dalam tema yang diusung, salah satu robot yang digunakan adalah robot manual yang berfungsi mengambil dan memberikan bola berkah kepada robot otomatis. Robot manual mengalami kesulitan dalam bergerak lurus ketika mengambil dan menyerahkan bola kepada robot otomatis. Ketika berada pada posisi pengambilan dan posisi penyerahan bola, robot yang menggunakan roda omniwheel tidak berada pada posisinya karena terdapat kelembaman. Penerapan Pengendali PID (Proporsional-Integral-Derivatif) yang mendapatkan nilai koreksi dari sensor Rotary Encoder merupakan salah satu solusi yang tepat untuk diimplementasikan pada robot manual. Dengan menggunakan Metode trial and error, PID yang dikembangkan dapat membuat pergerakan robot manual menjadi lebih efisien dan lebih mudah saat dikendalikan oleh operator. Robot Manual menggunakan mikrokontroler Arduino-Due. Hasil pengujian penerapan pada sistem menghasilkan akurasi gerak lurus robot sebesar 60 %, ketepatan posisi mencapai 88 % dengan menggunakan 50% kecepatan putar motor dan akurasi ketepatan posisi mencapai 75% dengan menggunakan 100% kecepatan putar motor.The ABU Indonesia robot contest carries the ABU Robocon 2018 theme, Blessing Ball. In the theme, one of the robots used is a manual robot that functions to take and give a blessing ball to the automatic robot. Manual robots have difficulty in moving straight when taking and handing the ball to an automated robot. When in the taking position and the ball handover position, the robot that uses the Omni wheel is not in position because there is inertia. The application of PID (Proportional-Integral-Derivative) controller which gets the correction value from the Rotary Encoder sensor is one of the right solutions to be implemented in manual robots. By using the trial and error method, the developed PID can make manual robot movements more efficient and easier when controlled by the operator. Manual Robot uses an Arduino-Due microcontroller. The results of testing the application of the system produce an accuracy of 60% straight robot motion, position accuracy reaches 88% using 50% motor rotational speed and accuracy of positioning accuracy reaches 75% using 100% motor rotational speed.
Traffic Shaping Menggunakan Metode HTB (Hierarchical Token Bucket) pada Jaringan Nirkabel Budin, Shiha; Riadi, Imam
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i3.1100

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin pesat menuntut adanya layanan informasi yang lebih cepat, tepat, dan akurat menjadikan jaringan komputer sebagai kebutuhan utama. Traffic Shaping dengan Quality of Service (QoS) dapat digunakan dalam mengoptimalkan bandwidth suatu jaringan untuk menentukan jenis-jenis lalu lintas jaringan. Metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dapat mengimplementasi pembagian trafik yang lebih akurat, dengan bandwidth yang tidak digunakan dapat dioptimalkan oleh pengguna lain. Hasil traffic shaping menggunakan metode HTB menghasilkan rata-rata indeks QoS yaitu 3,75 dan dapat dikategorikan Baik, dibandingkan sebelum menerapkan traffic shaping yaitu rata-rata 2,25 yang dikategorikan Kurang Baik. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa kinerja jaringan hotspot dengan Traffic Shaping dan Quality of Service (QoS)  dapat meningkatkan kualitas jaringan daripada sebelumnya.The development of an increasingly rapid era requires the existence of information services that are faster, more precise, and accurate, making computer networks a primary need. Traffic Shaping with Quality of Service (QoS) can be used in optimizing the bandwidth of a network to determine the types of network traffic. The Hierarchical Token Bucket (HTB) method can implement more accurate traffic sharing, with unused bandwidth being optimized by other users. The results of traffic shaping using the HTB method produces an average QoS index of 3.75 and can be categorized Good, compared to before applying traffic shaping which is an average of 2.25 which is categorized as Poor. Based on the test results it can be concluded that the performance of hotspot networks with Traffic Shaping and Quality of Service (QoS) can improve network quality than before.
Improved Sampling in Carrier-Based Discountinuous SVPWM Simulation Surikno, Okik; Sutikno, Tole
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 2, No 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v2i3.1753

Abstract

In this study, a circuit was designed to improve sampling in discontinuous SVPWM simulations using Quartus II software. The v_beta_sin unit was successfully simulated using the waveform editor. The results displayed are in accordance with previous calculations, if the input is 000000001 then the output is 100000011 and so on. The v_alfa_cos unit is also successfully simulated using the waveform editor. The simulation results if the input is 000000001 then the output is 111111111 and so on, according to the previous calculation. The unit counter was successfully simulated using the block diagram in Quartus II. The output of this unit counter is in the form of 9 bits to retrieve v_beta_sin and v_alfa_cos data. The v_beta_sin, v_alfa_cos and counter units used as reference signals are successfully simulated and can be used as a supporting circuit in the simulation of the discontinuous SVPWM method. The results of the simulation show an increase in sampling or sampling by 512.
Pengendali Lampu LED Matrix Headlamp pada Kendaraan Bermotor Waluyo, Jatmiko Tri; Widodo, Nuryono Satya
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i1.834

Abstract

Penelitian ini mengusulkan tentang desain Headlamp lampu kendaraan yang dapat meredup berdasarkan pada data lampu kendaraan lawan. Pengolah data menggunakan Arduino uno dan menggunakan sensor BH1750 untuk membaca intensitas cahaya. Lampu Headlamp terdiri dari 3 baris LED yang terdiri dari 4 buah LED setiap baris. Lalu juga terdapat 1 buah lampu LED utama di kanan dan kiri. Berdasarkan pengujian dapat diketahui bahwa lampu LED dapat bekerja dengan baik yaitu dapat meredup dari mulai LED pada baris pertama dan kedua sesuai dengan intensitas cahaya. Perbandingan pengukuran menggunakan perangkat lightmeter menunjukkan bahwa perangkat memiliki nilai error -53,925 dan standar deviasi 51,6110126 yang menunjukkan bahwa desain perangkat masih belum mendapatkan hasil yang baik.

Page 1 of 4 | Total Record : 32