cover
Contact Name
Mohammad Imran
Contact Email
imransains02ars@gmail.com
Phone
+6285398750852
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 40 Kota Gorontalo 96115
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi
ISSN : 23374101     EISSN : 2686553X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Published twice in the period (June and December) by Bina Taruna Gorontalo College of Engineering (STITEK). RADIAL Journal is a scientific and sharing media publication that contains scientific studies, research results, criticisms and appreciation of scientific fields that discuss civil engineering, architecture, regional planning, environmental engineering, and other engineering / engineering fields.
Articles 160 Documents
TINJAUAN KERUSAKAN LAPIS PERMUKAAN JALAN BERDASARKAN ANALISIS KADAR ASPAL Studi Kasus AC-BC (Asphalt Concrete Binder Course) Pada Ruas Jalan Sawah Besar Kabupaten Bone Bolango Dunggio, Abdul Hais; Husnan, Fakih; Rachman, Azis
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 2 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i2.148

Abstract

ABSTRAK Lapis perkerasan jalan akan mengalami kerusakan lebih cepat dari umur rencana yang ditentukan. Kerusakan perkerasan jalan pada umumnya disebabkan oleh sistem drainase yang kurang baik, volume beban lalu lintas, air, iklim, kondisi tanah dasar yang tidak stabil, material konstruksi perkerasan jalan, sistem pengolahan bahan yang kurang baik, dan kurang baiknya proses pemadatan atau hal-hal lain yang mempengaruhi kerusakan jalan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan lapis permukaan jalan AC-BC (Asphalt Concrete Binder Course) pada Ruas Jalan Sawah Besar Kabuparen Bone Bolango berdasarkan analisis kadar aspal dengan cara pengumpulan data pembanding dengan mengambil hasil Job Mix Formula (JMF) dari kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo Subdinas Bina Marga, dan melakukan pengetesan kadar aspal lapangan (extraksi test) Dari hasil pengujian Laboratorim, kadar aspal rata-rata lapangan didapat 4,95% sedangkan menurut Job Mix Formula (JMF) kadar aspal pilihan yang dibutuhkan adalah 5,5% ini berarti bahwa telah terjadi perbedaan kadar aspal sehingga ditengarai mengakibatkan kerusakan pada lapisan permukaan jalan. Pengaruh kurangnya kadar aspal tersebut menyebabkan antara lain: Rongga terisi aspal semakin berkurang ini berarti bahwa agregat yang terselimuti aspal akan tipis yang menyebabkan campuran AC-BC tidak akan bertahan lama sesuai dengan umur rencana serta dapat menyebabkan kerusakan pelepasan butiran pada lapisan aspal, yang lama kelamaan akan mengakibatkan terjadinya lubang-lubang kecil. Nilai rongga dalam campuran semakin besar yang menyebabkan campuran kurang kedap air dan udara, sehingga campuran AC-BC tersebut kurang baik dan menyebabkan kerusakan retak (crack). Kata Kunci : JMF, Extraksi dan Kadar Aspal
PUSAT PENELITIAN BIOTA LAUT DI GORONTALO DENGAN PENDEKATAN METODE ARSITEKTUR SEMIOTIK Abukasi, Riska
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.147

Abstract

ABSTRAK Gorontalo sebagai salah satu Provinsi termuda di Indonesia memiliki banyak keragaman dan keindahan biota laut yang memiliki nilai estetika dan ekonomi yang tinggi. Untuk mendukung hal tersebut maka diperlukan membangun sebuah pusat penelitian biota laut dengan tujuan untuk meneliti dan melestarikan biota laut khususnya yang ada di perairan Gorontalo. Fasilitas yang tersedia dalam perancangan bangunan ini yaitu fasilitas pengelola, penelitian, pelestarian, dan edukasi rekreasi. Analisa terhadap tapak dilakukan berdasarkan beberapa aspek klimatologi, keunikan lahan dan topografi lahan. Sedangkan analisa terhadap gubahan bentuk ditinjau dari beberapa aspek seperti struktur dan utilitas serta konsep perancangan makro dan mikro. Adapun pedekatan yang digunakan dalam perancangan yaitu menggunakan pendekatan Arsitektur Semiotik. Sebuah ilmu yang mempelajari tentang tanda. Kata Kunci : Penelitian, Biota, Semiotik, Gorontalo
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN PERKERASAN JALAN PADA RUAS JALAN MADURA KOTA GORONTALO Abdul, Adrian
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.146

Abstract

ABSTRAK Kerusakan jalan disebabkan oleh beban roda kendaraan berat yang lalulalang (berulang-ulang), kondisi muka air tanah yang tinggi, akibat dari salah pada waktu pelaksanaan, dan juga bisa akibat kesalahan perencanaan. Dengan berbagai penyebab kerusakan ini tentu masyarakat akan semakin tahu bahwa kerusakan ini disebabkan oleh beban roda kendaraan berat yang sering berlalu-lalang, pada umumnya perkerasan dapat digunakan untuk memikul beban lalu lintas, tapi jika beban ini berlebih (over loading), maka yang terjadi adalah perkerasan jalan raya akan rusak sebelum waktunya. Dan kerusakan ini akan menimbulkan kerugian besar untuk memperbaikinya Jenis kerusakan dan Dimensi kerusakan jalan didapat dengan melakukan survei. Peralatan yang digunakan adalah meteran, kertas, alat tulis, formulir survei dan kamera. Peralatan yang digunakan adalah meteran, kertas, alat tulis, formulir survei dan kamera. Kerusakan jalan Madura Kota Gorontalo didominasi oleh jenis kerusakan pelepasan butir sebesar 66,82%. Jenis kerusakan yang terdapat pada jalan Madura Kota Gorontalo adalah seperti: Retak Kulit Buaya (Alligator Cracking), Retak Melintang (Transvers Cracking), Retang Memanjang (Long Cracking) dan Tambalan (Patching) dan Pelepasan butir (Ravelling). Kata Kunci : Tingkat Kerusakan Jalan, PCI
PENGUJIAN KOMPOSISI CAMPURAN BETON MUTU K-250 BERDASARKAN SNI 7394:2008 DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL ALAMI GORONTALO (QUARRY SUNGAI BONE) Lestari, Windi
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.145

Abstract

ABSTRAK Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidrolik lainnya, agregat halus, agregat kasar dan air, dengan atau tanpa bahan campuran tambahan membentuk masa padat. Beton saat ini banyak digunakan dalam suatu kegiatan proyek konstruksi karena beton lebih mudah dibentuk dalam pengerjaannya, bahan-bahan mudah didapat, mudah perawatannya dan tentunya harga lebih murah dari pada konstruksi baja. Bahan-bahan untuk pembuatan beton diantaranya adalah agregat halus atau di masyarakat umum disebut pasir, Di Kabupaten Bone Bolango banyak terdapat bahan-bahan dasar yang dapat dipergunakan untuk pembuatan beton, dalam hal ini material alam yang berasal dari Quarry Sungai Bone banyak dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat Bone Bolango dan Kota Gorontalo, bahkan sebagian masyarakat yang ada di Kota Gorontalo telah memanfaatkannya untuk pembangunan infrastruktur. Untuk mengetahui apakah pasir tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan konstruksi tentunya harus melalui suatu pengujian laboratorium. Hasil dari laboratorium sangat menentukan bisa tidaknya bahan tersebut digunakan untuk setiap perkerjaan konstruksi dengan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian dan pengambilan material agregat dilakukan di quarry sungai Bone, Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo, selanjutnya dilakukan pengujian Laboratorium yaitu di Laboratorium Sekolah Tinggi Teknik (STITEK) Bina Taruna Gorontalo dan di Laboratorium Bahan Bangunan Dinas PU Provinsi Gorontalo. Berdasarkan hasil uji laboratorium tersebut diantaranya Modulus Kehalusan dari saringan No.4 sampai dengan No.200 adalah 2,12%, dan kadar lumpur agregat halus sebesar 2,24%, dengan hasil pengujian tersebut dilanjutkan pada perancangan kekuatan beton yang akan dikehendaki. Dalam hal ini perancangan beton kekuatan yang diinginkan adalah K-250, proses Mix Desain Beton untuk volume 1m3 untuk beton normal metode SNI 7394:2008 dengan berat total adalah 2474 Kg didapatkan untuk Air 215 liter, semen 384 Kg, agregat halus 770 Kg, dan agregat kasar 1105 Kg. Alhamdulillah hasil dari uji tekan yang dilakukan ternyata memenuhi kekuatan yang dikehendaki yakni K-250. Kata kunci : beton, semen, agregat, pengujian saringan, kadar lumpur, kuat tekan beton
PUSAT PENELITIAN DAN TEKNOLOGI KELAUTAN DI KOTA GORONTALO DENGAN KONSEP CLIMATIC ARCHITECTURE Lahuo, M. Marzan
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.144

Abstract

ABSTRAK Sebagai ibukota dari Provinsi Gorontalo, Kota Gorontalo memiliki peran yang sangat besar dalam memberikan kontribusi untuk memiliki pusat penelitian kelautan, agar penelitian dan teknologi kelautan dengan berbagai potensi yang ada dapat dikembangkan pada daerah sekitarnya. Selain itu, posisi Kota Gorontalo secara geografis terhadap letak garis khatulistiwa membuat kondisi iklim Kota Gorontalo sangat nyaman untuk beraktivitas, hal ini berarti iklim yang ada yakni iklim tropis yang sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia. Pusat Penelitian dan Teknologi Kelautan di Kota Gorontalo dengan Konsep Arsitektur Klimatik berlokasi di Kecamatan Dumbo Raya, Kelurahan Leato, Kota Gorontalo yang direncanakan seluas 3,3 Ha yang terdiri dari 2 lantai. Penampilan bangunan secara umum menggunakan tema Arsitektur Tropis Modern. Hal ini tampak pada permainan ruang yang membentuk area bayang-bayang matahari pada setiap kamar. Selain itu kesan modern terlihat dari bentuk bangunan yang tegas dan simple sehingga memberi kesan elegan. Kata Kunci : Penelitian, Teknologi Kelautan, Arsitektur Klimatik, Kota Gorontalo.
PENENTUAN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR BERDASARKAN LENDUTAN BALIK PADA RUAS JALAN NANI WARTABONE KABUPATEN BONE BOLANGO Mahanggi, Mamat
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.143

Abstract

ABSTRAK Perkerasan suatu jalan yang telah melayani lalu lintas, akan mengalami perubahan pada permukaan jalan dan struktur perkerasan seluruhnya. Untuk itu perlu diberikan lapis tambahan untuk kembali mempunyaai nilai kekuatan, tingkat kenyamanan, tingkat keamanan, tingkat kekedapan terhadap air dan tingkat kecepatan air mengalir sesuai yang direncanakann. Faktor – faktor yang mempengaruhi tebal lapis tambah adalah beban lalu lintas, kinerja perkerasan jalan lama, tempratur, dan jenis lapis tambah yang digunakan.. Tebal lapis tambah merupakan lapis perkerasan tambahan yang dipasang diatas konstruksi perkerasan yang ada dengan tujuan meningkatkan kekuaan struktur perkerasan yang ada agar dapat melayani lalulintas yang direncanakan selama kurun waktu yang akan datang. Disamping itu tebal lapis tambah juga merupakan satu alternatif pada peningkatan ruas jalan yang mencapai kondisi kritis atau Failur. Metode perencanaan tebal lapis tambah yang digunakan pada ruas jalan Nani Wartabone Kabupaten Bone Bolango adalah metode lendutan balik yang mengacu pada pedoman perencanaan tebal lapis tambah perkerasan lentur dengan metode lendutan (Pd – T – 05 – 2005 – B) yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum. Hasil analisis menunjukkan nilai akumulasi ekivalen beban sumbu standard (CESA) adalah 276.196.92 ESA lendutan balik yang diperoleh dari penelitian ini ditinjau dari titik normal adalah 1,35 mm bila ditinjau dari titik oposite maka nilai lendutan balik yang diperoleh adalah 1,53 mm, tebal lapis tambah yang dibutuhkan selama umur rencana 10 tahun ditinjau dari titik normal adalah 3,56 cm, dan bila ditinjau dari titik oposite adalah 3,56 cm. Kata-kata kunci : Lendutan Balik, Tebal Lapis Tambah Asspal (Overlay), Perkerasan Lentur.
ANALISA KINERJA PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA GORONTALO (STUDI KASUS KECAMATAN KOTA SELATAN) Usman, Lukman
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.142

Abstract

ABSTRAK Pelayanan pengelolaan sampah termasuk dalam pelayanan publik yang bertujuan untuk melayani masyarakat dalam pengelolaan sampah yang dihasilkan Dalam pelayanan pengelolaan sampah sangat dibutuhkan kinerja atau performance yang baik sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan efektif dan efisien serta dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai pelanggan.. Perencanaan suatu sistem pengelolaan persampahan diperlukan suatu pola standar atau spesifikasi sebagai suatu landasan yang jelas. Spesifikasi yang digunakan adalah Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor T-12-1991-03 tentang Tata Cara Pengelolaan Sampah di Permukiman, Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor T-13-1990 tentang Tata Cara Pengelolaan Teknik Sampah Perkotaan, Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor S-04-1993-03 tentang Spesifikasi Timbulan sampah Untuk Kota Kecil dan sedang di Indonesia Berdassarkan hasil analisa dari 173m3/hari sampah yang terangkut dengan asumsi timbulan sampah per orang per hari adalah 2,6 liter, maka dapat disimpulkan sampah terangkut sebesar 173 m3/hari diproduksi oleh 58.974 orang. Sehingga prosentase jumlah penduduk terlayani adalah 30,48 %. Dimana sampah yang terangkut mencapai 15,47 % sedangkan luas daerah yang terlayani hingga saat ini masih sekitar 28,75 %. Kata-kata kunci : Pengelolaan Sampah, Sampah yang terangkut.
PERPUSTAKAAN UMUM KABUPATEN GORONTALO DENGAN KONSEP SMART BUILDING Mohammad, Iswan Y.
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.141

Abstract

ABSTRAK Pentingnya sarana pendidikan dalam upaya meningkatkan kecerdasan bangsa kiranya menjadi perhatian banyak pihak. Salah satunya adalah dukungan dari pemerintah yang memberi arah bagi pengembangan perbukuan, landasan ideal, dan jaminan yuridis seperti yang tertera dalam GBHN 1993. Dukungan dan kepedulian pemerintah tersebut kiranya berlandaskan pada keinginan untuk meningkatkan budaya membaca, tekad untuk memberantas buta huruf, dan dalam jangka panjang bertujuan meningkatkan kualitas bangsa. Perpustakaan Umum Kabupaten Gorontalo dengan Konsep Smart Building berlokasi di Kel. Kayubulan, Kec. Limboto, Kab. Gorontalo yang direncanakan seluas 9849,23 m2 yang terdiri dari 2 lantai. Penampilan bangunan secara umum menggunakan tema Arsitektur Modern yang menonjolkan kecerdasan dalam bangunan arsitektur. Hal ini tampak pada penggunaan material bangunan yang memberikan kesan modern dan ketelitian dalam desain. Kata Kunci : Perpustakaan Umum, Smart Building, Kabupaten Gorontalo.
NILAI KUAT TEKAN BETON PADA SLUMP BETON TERTENTU Gobel, Fadli M. Van
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.140

Abstract

ABSTRAK Beton adalah bahan yang diperoleh dari mencampur semen, pasir, agregat kasar atau batu pecah, air, yang mengeras menjadi benda padat. Perencanaan campuran beton (mix design) adalah suatu langkah yang sangat penting dalam pengendalian mutu beton. campuran yang salah akan mempengaruhi kemudahan pelaksanaan maupun performa beton dalam pemakaian. Kemudahan pekerjaan beton biasanya dipengaruhi oleh tingkat kekentalan beton yang bisa diukur dengan slump test. Kekentalan beton dipengaruhi faktor air semen. Penambahan air yang berlebihan pada campuran akan mempengaruhi nilai slump. Biasanya, apabila slump beton melebihi dari yang disyaratkan oleh Pengawas Lapangan maka beton tersebut tidak bisa digunakan karena dikhawatirkan akan menurunkan nilai kuat tekan. Untuk mengetahui pengaruh nilai kuat tekan pada setiap perubahan slump, maka harus dilakukan penelitian langsung dengan variasi slump. Mutu beton yang direncanakan adalah mutu K-350 atau setara dengan 28,498 Mpa dengan nilai slump 12, 14 ,16 dan 18. Metode Mix Design yang digunakan berdasarkan SNI 03-2834-2000 tentang Tata Cara Pembuatan Beton Normal. Hasil penelitian dieroleh kuat tekan rata-rata untuk slump 12 sebesar 34,97 Mpa, kuat tekan ini memenuhi kuat tekan yang direncanakan yaitu sebesar 28,498 Mpa, sedangkan kuat tekan rata-rata slump 14 sebesar 27,84 Mpa, kuat tekan rata-rata slump 16 sebesar 26,40 Mpa, dan kuat tekan rata-rata slump 18 sebesar 25,20 Mpa. Slump 14, 16 dan 18 tidak memenuhi syarat kuat tekan yang direncanakan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai kuat tekan beton dapat dipengaruhi oleh variasi slump dengan penambahan jumlah air. Semakin tinggi nilai slump maka kuat tekan beton semakin turun demikian pula sebaliknya. Kata Kunci : Beton, Slump, Kuat Tekan Beton
ANALISA KEBUTUHAN BIAYA TRANSPORTASI MATERIAL SEMEN “Studi Kasus : Transportasi Material Semen pada CV. Sumber Sentosa” Hiola, Fahrudin
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 5 No 1 (2017): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i1.139

Abstract

ABSTRAK Biaya transportasi material konstruksi telah mengeluarkan biaya yang sangat tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu upaya efisiensi. Upaya efisiensi mengacu pada biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan kontraktor dalam melakukan kegiatan transportasi. Dalam tinjauan proyek sebagai objek penelitian, dilihat perbandingan antara dua proyek yang dilaksanakan oleh CV. Sumber Sentosa. Proyek yang dimaksud adalah Proyek Pembangunan Rumah Sederhana Bagi Warga KAT di Kabupaten Gorontalo Utara dan Proyek Peningkatan Jalan Toyidito – Iloponu di Kabupaten Gorontalo. Kedua proyek ini dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan yakni pada tahun anggaran 2015 dengan rentang waktu dan anggaran pelaksanaan yang berbeda, serta jenis pekerjaan yang berbeda pula. Dalam pengelolaan proyek-proyek konstruksi, perbandingan biaya transportasi yaitu kegiatan transportasi barang ke proyek dan kegiatan transportasi barang di proyek bisa disimpulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan faktor-faktor biaya transportasi pada dua proyek yang dilaksanakan oleh CV. Sumber Sentosa. metode yang digunakan dalam analisis data adalah kuantitatif deskriptif, dengan melakukan survey di lapangan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan alat pengumpul data berbentuk wawancara kepada pihak yang berkompeten sehingga bisa didapatkan jawaban-jawaban yang sesuai dengan tujuan penelitian dan dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan penelitian. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa kebutuhan biaya transportasi material semen terdiri dari biaya overhead, biaya alat, biaya upah, dan biaya bahan. Dari keempat penyusun biaya transportasi material semen, biaya bahan memiliki persentase paling besar dari biaya lainnya yakni sebesar 29% dari total biaya transportasi proyek X1 dan proyek X2. Biaya bahan disusun berdasarkan pada biaya pengiriman barang. Biaya pengiriman ini ditetapkan dari harga material di toko supplier dan harga material di lokasi proyek. Kata kunci : transportasi material, semen

Page 1 of 16 | Total Record : 160