cover
Contact Name
Candra Aditya
Contact Email
-
Phone
0341 492282
Journal Mail Official
jurnal_soliditas@widyagama.ac.id
Editorial Address
Jl Borobudur no. 35
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 26205076     EISSN : 26205068     DOI : 10.31328/js.v1i2
Core Subject : Social,
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Ipteks SOLIDITS merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada kegiatan penelitian terapan dan kegiatan pengabdian masyarakat. Lingkup bidang kegiatan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 49 Documents
Rancang Bangun Mesin Aduk Bidaran Rumput Laut Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi UKM Citara Desa Banjararum Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ., Nurhadi; Rohman, Fatkhur; Susilo, Sugeng Hadi; ., Khambali; Rifa’i, Moh.
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5807.248 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i2.900

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi mitra PKM (UKM Citara), adalah masalah produksi, yaitu belum memiliki mesin aduk adonan rumput laut, dimana dalam mengaduk adonan masih menggunakan alat manual, sehingga kurang efisien dan kapasitas produksi terbatas. PkM ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan mitra, dengan mendesain dan membuat Mesin Aduk Adonan Rumput Laut. Metode PkM yang digunakan yaitu mendesain dan membuat Mesin Aduk Adonan Rumput Laut kapasitas 10 kg per siklus kerja (30 menit) atau 20 kg/jam.  Bahan dasar mesin aduk (penampung adonan) didesain terbuat dari stainless steel, motor penggerak menggunakan motor AC maksimum 400 watt, dan sistem kontrol kerja mesin menggunakan sistem kontrol elektrik. Pengerjaan alat penampung adonan meliputi pemotongan, pembentukan, pematrian, dan finishing. Pengerjaan sistem pengerak meliputi penentuan spesifikasi dan pemilihan motor, perakitan/pemasangan, dan penyetelan. Pengerjaan sistem kontrol meliputi desain, pemilihan bahan, penyolderan, perakitan dan uji coba tiap blok alat. Selanjutnya semua sistem dirakit menjadi satu kesatuan mesin aduk adonan rumput laut dan diuji coba secara keseluruhan. Luaran kegiatan PkM yaitu produk Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin aduk adonan produk olahan rumput laut kapasitas 20 kg/jam yang dapat meningkatkan kapasitas produksi 20 kali lipat.
Penguatan Manajemen Pengelolaan Berbasis Kurikulum Guna Memacu Perkembangan Pendidikan Bahasa Inggris di Desa Inggris Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Sahbana, Muhammad Agus; Marisa, Fitri
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i1.1867

Abstract

Indocita Foundation yang lebih dikenal dengan indocita ataupun IF (baca: ai-ef) adalah sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan dan pelatihan. Indocita lahir atas dedikasi anak bangsa yang memimpikan terwujudnya generasi penerus bangsa yang memiliki wawasan internasional. Berbekal pengalaman dan tempaan waktu, kini Indocita hadir dengan format dan semangat baru dalam upaya memberikan pelayanan pendidikan yang murah, mudah dan berkualitas bagi generasi penerus bangsa yang siap cerdas. permasalahan yang ditemukan di desa Inggris, antara lain: a. Bidang Manajemen, b. Bidang Publikasi. metode yang diterapkan di kegiatan ini antara lain yaitu: 1. Pelatihan manajemen pengelolaan kegiatan, 2. Pelatihan pengelolaan sponsorship, 2. Pembuatan company branding, 3. Pelatihan pengelolaan media digital Desa Inggris. Dampak dari kegiatan ini antara lain: 1. Tercapainya manajemen Lembaga yang handal, 2. Terciptanya brand image desa inggris singosari yang dapat menyamai seperti kampung inggris di Pare Kediri, 3. Meningkatnya animo masyarakat sekitar dalam hal ikut serta mengenalkan potensi Desa Inggris guna tercapainya eduwisata di Desa Randuagung Kecamatan Singosari.
Peningkatan Kompetensi Jahit Kria Tekstil Melalui Pemanfaatan Media Mockup ., Firiani
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2580.27 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i1.570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran jahit tindas pada siswa kelas XI tekstil di SMKNegeri 5 Malang semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitiantindakan kelas yangdilaksanakan dalam 2 siklus sesuai dengan alokasi waktu dan materi pelajaran.Proses pembelajaranmenggunakan media mockup atau miniatur karya yang disajikan dengan model pembelajaran tutor sebaya. Hasilpenelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar siswa baik nilai pengetahuan, nilai ketrampilan dan nilai sikap.
Peningkatan Kompetensi Mengajar Guru-Guru Paud Di Wilayah Kecamatan Blimbing Kota Malang Dengan Pelatihan Komputer Dan Multimedia ., Nurhadi; ., Santoso; ., Kasijanto
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1977.902 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i1.565

Abstract

Latar belakang kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah adanya permasalahan yang dialamiguru-guru PAUD di Kecamatan Blimbing Kota Malang dalam menjalankan sistem dan proses pendidikan, dimana skillpemamfaatan teknologi komputer dan multimedia masih lemah. Sistem administrasi surat menyurat, sistem keuangan,dan lain-lain seringkali mengalami hambatan karena masih dilakukan secara manual, sehingga hasilnya kurang optimal.Peralatan multimedia LCD proyektor dan power point untuk presentasi belum dimanfaatkan dengan baik pada prosespembelajaran, sehingga pembelajaran kurang menyenangkan. Tujuan PkM adalah memberikan pengetahuan danketrampilan/skill komputer dan multimedia kepada Guru PAUD agar mampu memperbaiki sistem administrasi PAUDdan mengembangkan proses pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan PkM dengan menyelenggarakan pelatihankomputer multimedia berupa mail merge, formula excell, power point, pengoperasian dan perawatan LCD proyektor,baik teori maupun praktek. Pelatihan dilaksanakan di Gedung PKBM Zamzam, tanggal 8,15 dan 22 April 2017, diikutioleh 30 Guru PAUD. Karya utama dari kegiatan PkM ini yaitu peningkatan soft skill 30 Guru PAUD di wilayah Kec.Blimbing Kota Malang, berupa peningkatan kemampuan membuat surat beserta alamatnya secara otomatis denganprogram mail merge, membuat sistem akuntansi dan laporan keuangan dengan formula excell, membuat presentasipembelajaran multimedia dengan power point, serta mengoperasikan dan merawat LCD proyektor. Dampak kegiatanPKM yaitu meningkatnya pengetahuan dan skill Guru-guru PAUD di wilayah Kec. Blimbing Kota Malang tentangpemamfaatan teknologi komputer dan multimedia dalam pembelajaran, sehingga memudahkan proses pembelajarandan pengelolaan lembaga PAUD. Manfaat yang diperoleh para Guru PAUD dari kegiatan PkM berupa peningkatanpengetahuan dan skill pemamfaatan teknologi komputer dan multimedia dalam pembelajaran, memudahkan prosespembelajaran dan pengelolaan lembaga PAUD. Kesimpulannya bahwa kegiatan PkM berupa Pelatihan komputer danmulimedia bagi Guru PAUD di wilayah Kec. Blimbing Kota Malang dapat meningkatkan pengetahuan dan skill GuruPAUD untuk memamfaatkan teknologi komputer dan multimedia dalam pembelajaran sehingga memudahkan prosespembelajaran dan pengelolaan PAUD.
Peningkatan Kemampuan Manajemen, Produksi, Dan Pemasaran Jasa Bagi Wirausahawan Pemula Fotografi Dan Videografi Di Blitar Fiernaningsih, Nilawati; Herijanto, Pudji; Rifiani, Ita; Santoso, Eko Boedhi; Hadi, Mustofa
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1230.122 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i2.899

Abstract

Latar belakang permasalahan rintisan usaha baru, adalah belum dikenal dan masih minim pengalaman. Selain itu pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha juga sangat minim, wira usaha muda dengan bekal yang ada, membuka usaha jasa fotografi dan usaha jasa videografi. Hal berdasarkan hasil diskusi dengan mitra mereka ternyata belum memiliki rencana bisnis yang terstruktur. Selain itu wirausaha muda juga belum menyusun rencana pemasaran yang jelas. Pemahaman tentang product knowledge juga masih terbatas. Rencana bisnis adalah suatu dokumen yangdibuat seseorang yang ingin membuka bisnis atau seseorang yang sudah menjalankan bisnis. Rencana bisnis memberikan gambaran yang lengkap mengenai bisnis dan rencana-rencananya untuk kurun waktu tertentu (misalnya dari satu sampai lima tahun). Perencanaan pemasasaran (marketing planning) adalah suatu bagan dari suatu desain untuk mencapai suatu tujuan. Tujuannya adalah untuk menciptakan nilai bagi konsumen dalam kondisi tetap menguntungkan perusahaan atau dalam konsep pemasaran saat ini, suatu hubungan yang saling menguntungkan.Melihat latar belakang pelaku yang minim dengan bekal pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola usaha, maka solusi pertama yang ditawarkan adalah membekali manajemen usaha. Secara komprehensif dilakukan dengan membekali pengetahuan dan praktek merencanakan usaha. Solusi ini diberikan untuk merumuskan kembali dengan lebih baik tentang usaha yang dijalankan. Kemudian mengidentifikasi masing-masing aspek bisnis yang dimilikinya. Dengan demikian mereka akan lebih memahami usaha yang akan dijalankannya. Solusi berikutnya adalah dibekali pengetahuan dan keterampilan menyusun rencana pemasaran. Dengan rencana pemasaran mereka akan dapat menerapkan sumber daya pemasaran untuk mencapai tujuan pemasaran. Dengan diwujudkannya tujuan pemasaransudah barang tentu akan mewujudkan tujuan usahanya.
Mesin Eluk Bulu Bagi Pengrajin Shuttlecock Desa Pulesari Tirtomoyo, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Wulandari, Wahju; ., Sodik; Handini, Dharmayanti Pri
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2996.68 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i1.571

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di sentra industri shuttlecock desa Pulesari Tirtomoyo kecamatan PakisKabupaten Malang. Pemilik usaha masih menggunakan alat sederhana, sehingga proses produksi lambat, tidak standart,produk masih banyak cacat, dan shuttlecock di pukul masih oleng. Tujuan pengabdian masyarakat, memberikanpemahaman tentang pentingnya memanfaatkan teknologi dengan membuatkan desain dan mesin eluk bulu angsa agarproses menjadi lebih efisien, cepat, akurasi pukulan sudah sesuai dengan standart. Metode pelaksanaan dengan memilihmitra dan sekaligus dilakukan kesepakatan mesin yang akan dibuat, membuatkan disain mesin eluk bulu angsa, mencaribengkel mesin, uji coba mesin dan praktek di tempat mitra, revisi mesin jika masih belum sempurna, dilakukan uji cobakembali dan penyerahan mesin ke mitra untuk dimanfaatkan sepenuhnya. Karya utama berupa desain mesin eluk buluangsa, 1 unit mesin eluk bulu angsa yang digerakkan dengan dinamo listrik 1 pk, daya listrik 250 watt, voltase 220. Hasileluk bulu angsa lebih efisien dan efektif baik dari sis waktu , biaya tenaga kerja, dan hasil produksi lebih banyak danstrandart. Dampak bagi mitra sangat bermanfaat, karena proses pembuatan shuttle cock dimulai dari bulu angsa yangsudah dikukus dan dikeringkan kemudian dieluk satu per satu agar lurus masih dijalankan secara manual denganberbekal tang saja dan perlu waktu yang cukup lama yaitu : 1 shuttle cock terdiri dari 16 bulu angsa diperlukan waktu ½menit atau dalam 1 menit menghasilkan 32 bulu angsa lurus. Mesin eluk bulu angsa sebagai teknologi tepat guna dalam 1menit menghasilkan sebanyak 100 bulu atau ± 8 slop shuttle cock, dan masih ada kelebihan 3 cock. 1 slop 12 shuttle cockdengan harga Rp. 54.000,- dan sisa 3 shuttle cock x Rp. 4.500 = Rp 13.500,- oleh karena itu pemanfaatan teknologimampu memberikan kemudahan bagi usaha kecil dalam meningkatkan usaha. Inovasi mesin eluk bulu angsa dapatmemberikan efisiensi waktu dan biaya, sedangkan kenaikan hasil produksi shuttle cock dalam 1 menit sebesar 312,5%.
Perancangan Mesin Camshaft Untuk Memperbaiki Profil Camshaft yang Aus Setyawan, Eko Yohanes; Asroni, Mochtar; Soegiarto, Totok
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.848 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i1.566

Abstract

Masyarakat sekarang ini sudah banyak yang mencari kendaraan bermotor dengan emisi gas buang relatifrendah, konsumsi bbm semakin sedikit dan berbagai keunggulan lainnya. Sehingga kendaraan bermotor 4 langkahsemakin banyak diminati karena mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan motor 2langkah. salah satu permasalah yang banyak ditemukan yaitu camshaft pada motor 4 langkah karena pemakaian yangsudah lama maupun kesalahan dalam perawatan dapat merusak camshaft. Kegunaan camshaft yaitu untuk mengaturbuka maupun tutup bahan bakar kedalam ruang bakar dengan bantuan klep. Sehingga dibutuhkan mesin camshaft untukmembentuk ulang profil camshaft yang sudah aus. Setelah dilakukan percobaan untuk mendisain profil camshaft yangbaru dengan menggunakan mesin camshaft bersama mitra dihasilkan camshaft yang bagus sesuian keinginan dengantingkat kepresisian yang tinggi.
Pemanfaatan Teknologi Panel Surya Kelompok Petani Bunga Krisan Di Desa Blarang Dan Desa Gendro Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan Hayusman, Lauhil Mahfudz; Anam, Asroful; Hidayat, Taufik
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8351.054 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i2.898

Abstract

Kelompok Petani Patmasari I Desa Blarang dan Kelompok Petani Sekar Sari Desa Gendro Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, merupakan kelompok tani yang bergerak dibidang budidaya bunga krisan. Varietas bunga krisanyang dihasilkan beraneka ragam, dan dikirim untuk memenuhi permintaan pasar lokal yaitu Malang dan Surabaya. Harga jual bunga krisan dipengaruhi oleh kualitas atau mutu bunga. Kasus dilapangan menunjukan bahwa bunga krisan hasil budidaya para petani masih kurang baik, salah satu penyebabnya yaitu proses pencahayaan tambahan tanaman krisan di malam hari yang kurang maksimal masih mengandalkan sumber energi listrik dari PLN. Pada saat-saat tertentu sering terjadi pemadaman listrik terlebih pada saat musim hujan. Disamping itu, instalasi listrik green house yang dimiliki petani masih belum standar, hal ini secara langsung akan berdampak pada keamanan dan kualitas hasil produksi bunga krisan. Hasil kegiatan yang sudah dilakukan yaitu perakitan dan pemasangan masing-masing PLTS kapasitas 1.200 Watt yang digunakan untuk suplai daya listrik pencahayaan tanaman krisan pada Mitra-1dan proses irigasi pada Mitra-2. Melakukan revitalisasi instalasi listrik green house indukan dan green house pembibitan. Selain itu juga dilakukan penyuluhan tentang pemanfaatan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan instalasi listrik yang sesuai standar, pelatihan cara pemasangan dan perawatan panel surya. Diharapkan dengan adanya kegiatan PKM ini, ketergantungan listrik yang bersumber dari PLN akan berkurang, dan kesadaran petani akan pentingnya instalasi green haouse yang sesuai standar semakin meningkat, sehingga dapat menghemat biaya produksi dan meningkatkan jumlahpendapatan.
Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro Menggunakan Komponen Bekas Dengan Pemanfaatan Potensi Energi Terbarukan Di Desa Gelang Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember Nakhoda, Yusuf Ismail; Sulistiawati, Irrine Budi; Soetedjo, Aryuanto
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3621.46 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i2.903

Abstract

Pembangkit listrik tenaga pikohidro merupakan salah satu alternatif pembangkit listrik skala kecil yang dapat diterapkan di daerah pedesaan dimana tersedia aliran sungai yang mempunyai debit air yang kontinu dan tinggi jatuh air yang relatif rendah untuk menggerakkan turbin yang dapat menghasilkan daya listrik. Untuk dapat menghasilkan daya listrik dengan potensi yang demikian, diperlukan pembangkit listrik tenaga skala pikohidro. Di Desa Gelang Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember lokasi geografisnya merupakan sebuah dataran tinggi daerah perkebunan kopi dan teh, yang terdiri dari beberapa dusun dan kampung, diantara kampung dihuni oleh sekelompok warga Kampung Seng dan Kampung Genteng yang sampai saat ini belum menikmati listrik karena belum terjangkau jaringan listrik PLN. Dari hasil survei, kampung tersebut mempunyai potensi energi terbarukan berupa sungai yang mempunyai debit air kontinyu sepanjang tahun dan dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga skala pikohidro.  Pada program kemitraan masyarakat ditawarkan solusi yaitu memanfaatkan potensi energi terbarukan yang ada pada kampung tersebut untuk menghasilkan daya listrik. Pada lokasi Kampung Seng dan lokasi Kampung Genteng dapat diterapkan pembangkit listrik tenaga skala pikohidro menggunakan komponen bekas, sedangkan keluaran daya listriknya dapat digunakan untuk mensuplai kebutuhan listrik pada Mitra (1) dan Mitra (2).
Perencanaan Pemeliharaan Pompa Hidram Di Desa Ngadireso, Poncokusumo-Malang L.B, Diah Wilis; Rahmadianto, Febi; S.W, Widiyanto Hari
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.264 KB) | DOI: 10.31328/js.v1i1.567

Abstract

Desa Ngadireso Kec. Poncokusumo Kabupaten Malang terdiri dari 5 dusun. Di antara kelima Dusun tersebut adalahDusun Ngadireso dan Dusun Putuk. Desa Ngadireso terletak dikaki gunung semeru bagian barat dan berada disebelahtimur Kabupaten Malang. Wilayah Desa Ngadireso merupakan daerah berbukit-bukit yang merupakan konsekwensidari wilayah kaki gunung, sehingga berimplikasi pada penyediaan air untuk kebutuhan masyarakat yang tinggaldidaerah perbukitan. Jarak Desa Ngadireso dari pusat kota ± 52 km, sedangkan dari kampus ITN Malang sekitar ± 44km. Kebutuhan air bersih di desa ini telah dipenuhi oleh pompa air secara konvensional yaitu pompa hidram. Adapunjumlah pompa hidram yang ada sebanyak dua buah, berasal dari PNPM Mandiri dan pihak terkait. Untuk itu agarmendapatkan kwantitas air yang stabil perlu diadakan proses perbaikan dan perawatan yang tepat serta pengelolaannya.Pompa air yang digunakan masyarakat Dusun Ngadireso terdapat dua pompa hidram yang dibiayai oleh PNPM Mandiridan sumbangan dari pihak terkait, untuk itu perlu diadakan proses penyuluhan tentang perbaikan dan perawatan sertapengelolaan sehingga akan didapatkan biaya perawatan yang ringan, sehingga tidak akan menjadi beban masyarakat.Dengan demikian diperlukan informasi terkait operasional perbaikan pompa hidram dan mendapatkan perawatan yangmurah. Dari kondisi daerah dan masalah yang dihadapi, maka dengan dilakukannya program perawatan danpemeliharaan pompa hidram secara berkelanjutan akan megurangi biaya lebih dari perawatan pompa hidram danmengurangi tingkat kerusakan yang berlebihan. Program Pelatihan pompa hidram mampu memberikan pemahamandan skill yang lebih baik buat masyarakat dalam memelihara pompa hidram.