cover
Contact Name
Ahmad Azhari
Contact Email
ahmad.azhari@tif.uad.ac.id
Phone
+6281294055949
Journal Mail Official
mf.mti@uad.ac.id
Editorial Address
Magister Teknik Informatika Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, Janturan, Warungboto, Yogyakarta 55164
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mobile and Forensics
ISSN : 26566257     EISSN : 27146685     DOI : https://doi.org/10.12928/mf
Mobile and Forensics (MF) adalah Jurnal Nasional berbasis online dan open access untuk penelitian terapan pada bidang Mobile Technology dan Digital Forensics. Jurnal ini mengundang seluruh ilmuan dan peneliti dari seluruh dunia untuk bertukar dan menyebarluaskan topik-topik teoritis dan praktik yang berorientasi pada kemajuan teknologi mobile dan digital forensics.
Articles 25 Documents
Analisis Bukti Digital pada Storage Secure Digital Card Menggunakan Metode Static Forensic Hasa, Muh Fadli; Yudhana, Anton; Fadlil, Abdul
Mobile and Forensics Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1217

Abstract

Secure Digital Card (SD Card) merupakan salah satu media untuk mendapatkan bukti digital dalam proses penyelidikan suatu kasus cybercrime. Oleh kerena itu, perlu adanya penelitian tentang analisa bukti digital pada media penyimpanan SD Card. Penelitian ini membahas tentang proses eksaminasi dan analisis bukti digital yang terdapat pada media penyimpanan SD Card yang bertujuan untuk membantu proses penyelidikan kasus cybercrime. Proses penelitian menggunakan tools forensic FTK Imager dan Autopsy serta menggunakan metode forensic static dimana barang bukti eletronik diproses secara bit-by-bit image dalam melakukan proses forensik. Hasil dari penelitian ini adalah barang bukti yang berupa SD Card dilakukan proses examinasi dan recovery data yang hilang, data yang berhasil di recovery dibedakan berdasarkan cara pelaku menghapus datanya. Data yang didapatkan pada SD Card dapat dijadikan sebagai barang bukti pada proses persidangan kasus cybercrime.
Digitalisasi Pembayaran Marketplace Menggunakan Midtrans Payment Gateway Puspitasari, Tri May Mega; Maulina, Dina
Mobile and Forensics Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i1.997

Abstract

E-commerce erat kaitannya dengan pembelian dan pembayaran yang mudah serta praktis. Travnesia merupakan salah satu platform marketplace Indonesia yang menyediakan ragam paket wisata dari dalam dan luar negeri. Travnesia.com merupakan produk yang dirancang dan dikembangkan oleh PT. Teras Code Digital. Teras Code Digital merupakan perusahaan pengembangan perangkat lunak yang berfokus pada pengembangan aplikasi digital dengan tingkat keamanan data yang baik. Travnesia juga berperan sebagai tempat bertemunya pelaku bisnis pariwisata khususnya Biro Perjalanan Wisata (travel agent) untuk memasarkan produk secara digital. Dalam proses peningkatan pelayanan yang nyaman, aman, terkendali dan mudah dibutuhkan infrastruktur yang baik untuk pengembangan e–commerce tersebut terutama dalam melakukan transaksi pembayaran. Travnesia dilengkapi dengan layanan pembayaran online menggunakan Midtrans payment gateway dimana wisatawan dapat melakukan pembayaran online dalam pemesanan paket wisata. Untuk pengembangan fitur pembayaran yang aman digunakan, maka dari itu dirancanglah sebuah payment gateway yang memudahkan customer dalam melakukan transaksi pembayaran secara digital menggunakan Midtrans yang merupakan sebuah platform pembayaran online yang terhubung dengan berbagai metode pembayaran di Indonesia. Midtrans juga memiliki integrasi yang mudah dan keamanan yang baik karena menggunakan sistem anti-fraud.
Implementasi Google Maps Pada Sistem Informasi Pariwisata Kabupaten Dompu Menggunakan Model Software Development Life Cycle (SDLC) prayudi, Andi; Yudhana, Anton; Umar, Rusydi
Mobile and Forensics Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.718

Abstract

Kabupaten Dompu memiliki potensi pariwisata yang besar. Masih banyak wisatawan yang belum mengetahui tempat-tempat objek wisata dikarenakan kurangnya informasi tempat-tempat objek wisata. Informasi yang disediakan selama ini hanya bersifat statis atau offline. Sistem informasi pariwisata adalah solusi yang tepat untuk mempromosikan pariwisata kabupaten dompu. Metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem ini menggunakan model SDLC. Model SDLC meliputi tahap perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Tahap perencanan meliputi observasi lokasi studi kasus, wawancara, studi data dan dokumentasi. Analisis merupakan tahap analisa kebutuhan sesuai hasil yang didapat pada tahap perencanaan. perancangan sistem menggunakan UML,  implementasi menggunakan PHP, MySQL, dan framework Codeigniter 3, dan Google Maps Api, tahap pengujian beta testing. Uji aplikasi dilakukan oleh 10 pegawai di lingkuangan Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, tahap pemeliharaan adalah tahap pemeliharaan belum dilakukan karena tidak ada sistem yang error. Hasil pengujian dengan kuisioner telah didapat hasil 84% menggunakan google form. Disimpulkan bahwa operator dan pegawai tidak lagi kesulitan dalam mengelola dan mempromosikan objek wisata.Kata Kunci : Implementasi, Sistem Informasi, Pariwisata, Kabupaten Dompu, Google Maps.
Sistem Informasi Farmasi Berbasis Web Mobile Dengan Fitur Deteksi Kesalahan Obat Dalam Penjualan Obat Peracikan Yuliansyah, Herman; Hildayanti, Ica Kurnia
Mobile and Forensics Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i1.645

Abstract

Salah satu kegiatan di apotek adalah menjual resep atau non-resep. Kesalahan pengobatan dapat terjadi selama penjualan obat. Salah satu penyebab kesalahan pengobatan adalah kesalahan dalam pemberian resep obat. Dengan demikian, Sistem Informasi Farmasi memerlukan fitur yang dapat membantu dalam meminimalkan terjadinya kesalahan pengobatan. Metodologi dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi literatur. Sistem informasi memiliki tiga tingkat pengguna: admin, pekerja gudang dan apoteker. Sistem informasi memiliki fitur deteksi kesalahan obat untuk memproses transaksi penjualan obat peracikan. Sistem informasi dapat menentukan dosis maksimum obat-obatan untuk senyawa dan sistem informasi yang dilengkapi dengan fitur pemberitahuan untuk menyesuaikan antara dosis dokter dan dosis maksimum yang harus diberikan kepada pasien. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Informasi Farmasi, yang memiliki fitur deteksi kesalahan obat, dapat mencegah kesalahan pengobatan karena sistem akan memberikan pemberitahuan untuk menyesuaikan antara dosis dokter dan dosis maksimum. 
Forensik Web Layanan Instant Messaging Menggunakan Metode Association of Chief Police Officers Riadi, Imam; Umar, Rusydi; Aziz, Muhammad Abdul
Mobile and Forensics Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i1.705

Abstract

Aplikasi instant messaging khususnya yang terdapat layanan berbasis web, sangat memungkinkan untuk dijadikan sasaran oleh para pelaku tindak kejahatan digital atau cybercrime. Vulnerabilitas dari aplikasi instant messaging berbasis web dapat dieksploitasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan digital. Penelitian ini difokuskan pada tahapan-tahapan investigasi forensik kasus tindak kejahatan digital yang terjadi di layanan berbasis web aplikasi instant messaging WhatsApp, LINE dan Telegram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada metode Association of Chief Police Officers dengan alur plan, capture, analyse dan present. Penelitian ini dalam proses investigasi forensiknya berhasil didapatkan artifact dari layanan berbasis web aplikasi instant messaging. Alat atau tools investigasi forensik yang digunakan dalam penelitian ini adalah FTK imager, NetWitness Investigator, dan Wireshark. Tingkat kerberhasilan penelitian ini mencapai 40% pada aplikasi Telegram, 60% untuk aplikasi LINE, dan aplikasi WhatsApp yang menduduki pringkat tertinggi dengan tingkat keberhasilan sebesar 85%.
Naive Bayes for Thesis Labeling Nurhayati, Fitria; Khusna, Arfiani Nur; Saputra, Dimas Chaerul Ekty
Mobile and Forensics Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v3i1.3763

Abstract

The thesis preparation in the Department of Informatics Universitas Ahmad Dahlan is divided into two areas of interest, namely Intelligent Systems and Software and Data Engineering. Existing thesis title data is only used as an archive and has never been processed or classified to determine the trend of thesis topics based on student interest each year. The stages include data collection, the data is divided into two parts (training data and test data), manual labeling of training data, text preprocessing, and classification using Naive Bayes. The results show the trend of thesis title taking from 2013 to 2018 shows the thesis trend in the field of Intelligent Systems and Software. Accuracy testing uses Confusion Matrix and K-Fold Cross Validation with a k value is 10, has a value of 94.60%, precision of 97.30%, and a recall of 85.70%.
Analisis Statistik Manipulasi Pitch Suara Menggunakan Audio Forensik Untuk Bukti Digital Umar, Rusydi; Sunardi, Sunardi; Gustafi, Muhammad Fauzan
Mobile and Forensics Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i1.702

Abstract

Rekaman suara adalah salah satu barang bukti digital yang bisa ditemukan dalam suatu kasus pidana maupun perdata, misalnya berupa rekaman perbincangan antara pelaku pidana. Barang bukti berupa rekaman suara atau audio sangat mudah dimanipulasi untuk menyembunyikan identitas dari rekaman suara tersebut. Pada era milenial ini sangat mudah mendapatkan alat atau perangkat lunak untuk manipulasi data terutama pada kasus ini adalah manipulasi rekaman suara. Aplikasi manipulasi rekaman suara pada dasarnya adalah merubah sinyal digital atau analog. Studi kasus pada penelitian ini adalah manipulasi rekaman suara menggunakan aplikasi Voice Changer yang ada pada smartphone Android dan dianalisis menggunakan statistik pitch. Penggunaan aplikasi Praat dapat diketahui nilai pitch maksimum, minimum, nilai tengah, rata-rata dan nilai deviasi standar sebagai parameter untuk mengetahui bahwa suara yang telah dimanipulasi tersebut identik dengan rekaman suara asli. Hasil yang didapatkan dalam penelitian dengan kasus manipulasi rekaman suara yang berisi 20 kata yang telah dimanipulasi adalah tidak identik dengan rekaman suara asli.
Evaluasi Tingkat Kesiapan Keamanan Informasi Pada Lembaga Pendidikan Menggunakan Indeks Kami 4.0 Ferdiansyah, Pramudhita; Subektiningsih, Subektiningsih; Indrayani, Rini
Mobile and Forensics Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1001

Abstract

Evaluasi keamanan sistem informasi sangat diperlukan bagi sebuah organisasi, instansi, maupun perusahaan guna mencegah kebocoran data ataupun kerusakan sistem informasi. Penelitian ini dilakukan di sektor pendidikan pada lembaga UPTD XYZ di bawah kuasa Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Evaluasi kematangan dan tata kelola keamanan informasi diterapkan berdasarkan standar ISO/IEC 27001:2017 dengan menggunakan indeks keamanan informasi KAMI versi 4.0. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung dan interview terhadap penanggungjawab sistem informasi. Hasil yang didapatkan dari evaluasi untuk kebutuhan sistem elektronik sebesar 20, sedangkan tingkat kelengkapan informasi mendapatkan skor 245. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat keamanan informasi masih sangat rendah dan diperlukan perbaikan sistem keamanan informasi dengan bekerja sama dengan pengembang keamanan informasi dari pihak ketiga. Information system security evaluation is indispensable for an organization, agency, or company to prevent data leakage or damage to information systems. This research was conducted in the education sector at the UPTD XYZ institution under the authority of the Yogyakarta Provincial Education Office. Information security maturity and governance evaluation is implemented based on ISO / IEC 27001: 2017 standard by using the WE information security index version 4.0. The data collection method is done by direct observation and interviews with the person in charge of the information system. The results obtained from the evaluation for electronic system requirements were 20, while the level of completeness of information got a score of 245. From these results it can be concluded that the level of information security is still very low and it is necessary to improve information security systems in collaboration with information security developers from third parties.
Deteksi Pemalsuan Foto Digital Menggunakan Image Forensics Riadi, Imam; Yudhana, Anton; Sulistyo, Wicaksono Yuli
Mobile and Forensics Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i1.703

Abstract

Perkembangan foto yang semakin maju membuatnya memiliki banyak keunggulan dan kekurangan, salah satunya adalah mudahnya dimanipulasi dengan software editing. Perubahan foto dapat dibuat atau diedit dengan mudah, sehingga dapat merubah informasi yang disampaikan menjadi berbeda dan membuatnya rawan digunakan untuk tindak kejahatan. Forensics citra digital merupakan salah satu metode ilmiah pada bidang penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan fakta-fakta pembuktian dalam menentukan keaslian image. Hal ini menjadi dasar penelitian ini untuk mendeteksi pemalsuan foto digital. Penelitian ini menggunakan analisa dengan 3 tools forensics yaitu FotoForensics, ForensicallyBeta dan Opanda IExif. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah terdeteksinya perbedaan metadata dan perbedaan kontras antara foto asli dan foto manipulasi yang menunjukan adanya perubahan pada foto tersebut.
Visualisasi Informasi Website International Conference Berdasarkan Web-Quality Framework Pangistu, Lalu Arfi Maulana; Azhari, Ahmad; Aktawan, Agus
Mobile and Forensics Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1282

Abstract

Konferensi merupakan pertemuan yang bertujuan untuk bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. Dengan adanya perkembangan teknologi membuat manusia berfikir untuk dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Salah satunya yaitu membuat sistem konvensional menjadi sistem yang terkomputerisasi. Dengan memanfaatkan fasilitas website yang terhubung ke internet, pihak penyelenggara konferensi dapat lebih efektif untuk melakukan penyebaran informasi, registrasi, submisi, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan konferensi.Pentingnya pengukuran kualitas pada website menjadi tolak ukur dalam meningkatkan kinerja sesuai dengan visi dan misi dari penerapan website. Pada penelitian ini, penulis merancang sistem informasi pada konferensi internasional berbasis website. Metodologi pengembangan website yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software Development Life Cycle (SDLC). Metode pengujian kualitas website menggunakan 4 metode pengujian, diantaranya Alpha Test, SUS, UAT, dan UEQ. Sistem ini menghasilkan sistem informasi konferensi internasional berbasis website yang bekerja dengan baik dengan hasil pengujian alpha test sebesar 92%, menampilkan informasi yang sesuai dengan hasil pengujian SUS sebesar 73%, dapat diterima masyarakat dan layak ditunjukkan dari hasil pengujian UAT sebesar 75%, dan pengujian User Experience (UX) mendapatkan penilaian yang masuk ke dalam kategori “baik” dari hasil pengujian UEQ.

Page 1 of 3 | Total Record : 25