cover
Contact Name
Mira Mirnawati
Contact Email
miramirnawati@ung.ac.id
Phone
+6281356708379
Journal Mail Official
redaksiideaspublishing@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Joesoef Dalie/Pangeran Hidayat/JDS (Jalan Dua Susun) Nomor 110 Kota Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya
Published by Ideas Publishing
ISSN : 2442367X     EISSN : 2656940X     DOI : https://doi.org/10.32884
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ideas adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian mandiri atau kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi. Fokus kajian keilmuan Jurnal Ideas terbagi menjadi tiga ruang lingkup yang setiap ruang lingkupnya membatasi pada beberapa kajian saja. Berikut ini secara detail dijelaskan.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)" : 10 Documents clear
Implementasi UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah Dalam Pendidikan Sinaulan, Ramlani Lina
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks pelaksanaan Pemberlakukan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 dan kemudian disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah daerah, mengisyaratkan kepada kita semua mengenai kemungkinan-kemungkinan pengembangan suatu wilayah dalam suasana yang lebih demokratis. Termasuk didalamnya, berbagai kemungkinan pengelolaan dan pengembangan bidang pendidikan. Pemberlakuan Undanag-Undang tersebut menuntut adanya perubahan pengelolaan pendidikan dari yang bersifat sentralistik kepada yang lebih bersifat desentralistik. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (PROPENAS), dinyatakan ada tiga tantangan besar dalam bidang pendidikan di Indonesia, yaitu (1) mempertahankan hasil-hasil pembangunan pendidikan yang telah dicapai; (2) mempersiapkan sumber daya manusia yang kompoten dan mampu bersaing dalam pasar kerja global;  dan (3) sejalan dengan berlakunya otonomi daerah sistem pendidikan nasional dituntut untuk melakukan perubahan dan penyesuaian sehingga dapat mewujudkan proses pendidikan yang lebih demokratis, memerhatikan keberagaman, memerhatikan kebutuhan daerah dan pesrta didik, serta mendorong peningkatan partisipasi masyarakat.
Perlindungan Hukum Terhadap Warga Masyarakat Sinaulan, JH.
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbuatan hukum diartikan sebagai setiap perbuatan manusia yang dilakukan dengan sengaja/atas kehendaknya untuk menimbulkan hak dan kewajiban yang akibatnya diatur oleh hukum. Perbuatan hukum terdiri dari perbuatan hukum sepihak seperti pembuatan surat wasiat atau hibah, dan perbuatan hukum dua pihak seperti jual-beli, perjanjian kerja dan lain-lain. Tiap hubungan hukum tentu menimbulkan hak dan kewajiban, selain itu masing-masing anggota masyarakat tentu mempunyai hubungan kepentingan yang berbeda-beda dan saling berhadapan atau berlawanan, untuk mengurangi ketegangan dan konflik maka tampil hukum yang mengatur dan melindungi kepentingan tersebut yang dinamakan perlindungan hukum.
The Implementation of Simple, Fast, Low Cost Judicial Basis In the Judicial Practices Yuhelson, Yuhelson
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The basic problems judgments simple, fast and low cost also upon the Supreme Court, where various rules, whether in the form of the Supreme Court rules or circular Letter of the Supreme Court was issued in order to accelerate the examination process until the escaping minutasi decision so that the person can immediately determine further steps, including by utilizing technology to speed up the process. But until this time, in the jurisdiction of the criminal justice not mistakes to make small summary court and not teradopsi in total on the basis of restorative justice. Although there is a process of checking with the event quickly in KUHAP only against criminal acts of light and the matter in a traffic accident (laka necessarily) and adopted the basis of restorative justice on the legislation that are custom without connecting with KUHAP. The basis of the judiciary is simple, fast and low cost in the jurisdiction of the practice of the law appears in the form of a distorted, where often a suspects/Defendants start since the jurisdiction of the pre-adjudikasi offered not to use mentoring from the power of the Law with the reasons will be changed the article will tangled by so that the requirement will be more lightly.
Meningkatkan Kemampuan Guru-Guru Matematika dalam Membuat Tes Mata Pelajaran Melalui Teknik Bimbingan Kelompok A. Talib, Sri Sultan
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kemampuan guru dalam membuat tes mata pelajaran merupakan bagian dari kemampuan yang perlu dikuasai guru dalam pembelajaran. Kemampuan membuat tes mata pelajaran perlu dilakukan sebagai upaya untuk menilai kegiatan pembelajaran. Upaya yang dilakukan guru dalam membuat tes mata pelajaran dilakukan sebagai strategi untuk mengetahui perkembangan kemajuan belajar siswa serta untuk menilai keberhasilannya dalam membelajarkan peseta didik
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI BILANGAN BULAT DI KELAS V SDN 21 DUNGINGI KOTA Pioke, Ismail
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah ?Apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa materi bilangan bulat pada penggunaan model pembelajaran reciprocal teaching di SD?. Adapun tujuan dalam penelitian untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa materi bilangan bulat pada penggunaan model pembelajaran reciprocal teaching di SD. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pre experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 21 Dungingi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dimana pada teknik ini seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian hasil belajar. Variabel X1 pretest dan variabel X2 posttest. Penelitian ini menggunakan istrumen tes berupa tes obyektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar siswa materi bilangan bulat sebelum dan sesudah penggunaan model pembelajaran reciprocal teaching dikelas V SDN 21 Dungingi Kota Gorontalo.
Peningkatan Keterampilan Menulis Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Media Gambar Seri Aksyah, Wa Ode Sitti
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dengan media gambar berseri dapat: (a) meningkatkan perhatian siswa kelas II SD Negeri 5 Katobu. Hal ini dibuktikan dengan tingkat perhatian siswa yang meningkat dari siklus ke siklus berikutnya. Pada siklus I, siswa yang memperhatikan dengan  nilai baik ada 4  siswa atau 22,2%, siswa yang memperhatikan  dengan    nilai  cukup  ada 5  siswa  atau 27,7%,  siswa  yang memperhatikan dengan  nilai kurang ada 9  siswa atau 50%. Pada siklus II, siswa yang memperhatikan  dengan nilai baik ada 6 siswa atau 33,3%, siswa yang memperhatikan dengan nilai cukup ada 5 siswa atau 27,7%, siswa yang memperhatikan  dengan nilai kurang ada 7 siswa atau 38,8%. Pada siklus III, siswa yang memperhatikan dengan nilai baik ada 8 siswa atau 44,4%, siswa yang memperhatikan dengan nilai cukup ada 7 siswa atau 38,8%, siswa yang memperhatikan dengan nilai kurang ada 3 siswa atau 16,6% dan (b) meningkatkan  keterampilan menulis siswa kelas II SD Negeri 5 Katobu, 2. Hal ini dibuktikan  dengan  nilai  hasil  belajar  siswa  yang  meningkat  dari  siklus  ke  siklus berikutnya. Pada siklus I, nilai siswa yang memenuhi ketuntasan minimal 8 siswa atau 44,4%. Pada siklus II, siswa yang memenuhi ketuntasan minimal 12 siswa atau 66,6 %. Sedangkan pada siklus III atau saat post test, nilai siswa yang memenuhi ketuntasan minimal ada 15 siswa atau 83,3%.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Penerapan Teknik Probing Pada Materi Pecahan Kelas Mota, Safariah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII SMP Negeri Satap 3 Tongkuno tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 23 orang yang terdiri dari 10 orang siswa perempuan dan 13 orang siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa tes awal (sebelum tindakan), tes siklus I, dan II (setelah pemberian tindakan); dan lembar observasi bagi guru dan siswa untuk kondisi pelaksanaan tindakan. Hasi lpenelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan berdasarkan hasil setiap tes yang diberikan. Hal ini juga menunjukkan kemandirian siswa dalam belajar terutama penerapan teknik probing mulai dari siklus I sampai pada siklus II. Dari 23 siswa, hasil tes siklus I menunjukkan bahwa 12 orang siswa mampu memperoleh nilai 65 keatas dengan nilai rata-rata sebesar 59,78, meningkat jika dibandingkan dengan hasil tes awal yang hanya 5 orang siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 49,35. Selanjutnya, hasil tes tindakan siklus II juga menunjukkan peningkatan yang signifikan karena terdapat 20 orang siswa yang mampu memperoleh nilai 65 keatas dengan nilai rata-rata 76,96. Kelemahan pembelajaran padasiklus I dapat diperbaiki oleh guru pada siklus II. Kemudian siswa tampak lebih aktif pada setiap pertemuan dan mampu merangkum materi dengan baik, menyelesaikan soal, menyajikan hasil rumusan jawaban yang mengacu kepada kemampuan siswa yang menyelesaikan tugasnya secara mandiri.
Pengaruh Praktek Pengalaman Lapangan Terhadap Kesiapan Mahasiswa Menjadi Guru Profesional di Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo Mahmud, Melizubaida
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktek  Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan titik kulminasi dari seluruh program pendidikan yang dilaksanakan oleh mahasiswa di  LPTK. Selain itu juga PPL dapat diartikan sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam rangka pembentukan mahasiswa calon guru yang nantinya akan menjadi guru profesional. Dengan demikian PPL adalah sebuah program yang mempersyaratkan kemampuan aplikatif dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program pelatihan berupa kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Kegiatan-kegiatan itu diselenggarakan dalam bentuk pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri yang diarahkan kepada terbentuknya kemampuan keguruan, yang terjadwal secara sistematis di bawah bimbingan dosen pembimbing dan guru pamong.  Hakikat PPL semacam ini berlaku pula bagi Universitas Negeri Gorontalo sebagai salah satu LPTK di Indonesia.
KEMAMPUAN MENULIS LAMBANG BILANGAN BAHASA INGGRIS MELALUI DIRECT METHOD Pulukadang, Wiwy T.; Rahmat, Abdul; Rohmawaty, Sity
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem statement in this research is the Student?s Ability in Writing the English numeral sign improved? The aim of the research is to improve the Student?s Ability in Writing the English numeral sign. The method which is used the action research. The data collection collected through the descriptive the instrument used test and observation work sheet. The conclusion was the the Student?s Ability in Writing the English numeral sign can improve.
Meningkatkan Prestasi Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Numbered Head Together Bauka, Sarwin L.
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together terhadap hasil belajar IPS. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran IPS setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIISMP Negeri 4 Limboto Barat  . Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (60,71%), siklus II (75,00%), siklus IIIS (89,29%)

Page 1 of 1 | Total Record : 10