cover
Contact Name
Eswanto
Contact Email
eswanto@itm.ac.id
Phone
+6281396223345
Journal Mail Official
mekanikjtm@itm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Medan Jl. Gedung Arca No. 52 Medan Sumatera Utara 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK"
ISSN : 24431184     EISSN : 25810235     DOI : -
MEKANIK adalah Jurnal Ilmiah Teknik Mesin yang terkait dengan bidang teknik mesin atau bidang lain yang digunakan untuk mendukung kegiatan usaha, pendidikan, pelatihan, dan penelitian dalam bidang teknik mesin dalam bentuk karya ilmiah.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016" : 7 Documents clear
ANALISA KEKUATAN GUIDE UPPER RIM SEBAGAI ALAT BANTU BEAM UP PADA PROSES POST CURE INFLATION (PCI) MESIN CURING Zohari, Ahmad
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.34 KB)

Abstract

Pembuatan ban terdiri dari beberapa proses yang saling berkaitan, mulai dari proses pencampuran raw material (mixing) hingga proses memasak greentyre menjadi ban (curing). Proses curing menggunakan mesin Post Cure Inflation (PCI) yang berfungsi untuk menyeragamkan kontur ban dan menstabilkan konstruksi ban. Mesin Post Cure Inflation menggunakan dua sistem pneumatik, yaitu sistem pneumatik untuk proses mengangkat greentyre dari low rim ke up rim (proses beam up) dan sistem pneumatik pada up rim untuk menahan dan penekanan bead to bead ban. Kerusakan sistem pneumatik pada up rim menyebabkan up rim terlalu ke bawah sehingga saat proses beam up menjadi berat dan sering menyebabkan macet. Hal ini membuat operator menggunakan alat bantu untuk mengangkat low rim agar proses beam up menjadi lancar. Tindakan operator tersebut selain menguras tenaga juga dapat membahayakan keselamatan. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti ingin memodifikasi mesin Post Cure Inflation, terutama pada sistem pneumatik up rim. Metode yang digunakan untuk modifikasi dengan menambahkan guide upper rim yang berfungsi menyangga up rim agar tidak terlalu ke bawah. Komponen - komponen dari guide upper rim, terdiri dari: guide up rim untuk dudukan up rim, baut guide untuk tiang penyangga, mur untuk pengikat baut guide, dan plat untuk penyangga yang di las pada rangka mesin Post Cure Inflation. Berdasarkan perhitungan dapat disimpulkan bahwa rancangan guide upper rim aman untuk menopang beban up rim sebesar 1449 N. Hal ini dibuktikan oleh tegangan yang dimiliki oleh baut guide M30 dengan bahan S45C sebesar 0,65 N/mm2 tidak melebihi dari tegangan izin yang dimiliki oleh bahan S45C sebesar 145 N/mm2, dan tegangan geser maksimum pada pengelasan plat di kanal sebesar 5,356 N/mm2 tidak melebihi tegangan geser izin pengelasan sebesar 107 N/mm2.
PENGARUH HEAT TREATMENT TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN ALUMINIUM PADUAN AL-Si-Cu PADA CYLINDER HEAD SEPEDA MOTOR Suherman, Suherman; Mizhar, Susri; Winoto, Agung
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.573 KB)

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui pengaruh Solution Treatment dan aging pada Aluminium paduan Al-Si-Cu hasil coran cylinder head sepeda motor 2 Tak yang dicor dengan metode lost foam casting (LFC). Penelitian ini mempelajari pengaruh Solution Treatment dan aging (T6) terhadap eutectic silicon dan kekerasan Aluminium paduan Al-Si-Cu sebelum dan sesudah Solution Treatment (T6). Proses perlakuan panas solution treatment diterapkan dengan pada temperatur 520 C dengan waktu tahan selama 2 jam dan selanjutnya dilakukan proses Age Hardening dengan temperatur 200 oC dengan holding time masing-masing 2,3 dan 4 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan waktu tahan (holding time) pada proses heat treatment meningkatkan nilai kekerasan serta merubah stuktur particle eutectic silicon.
SIMULASI NUMERIK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO KAPASITAS 20 KW MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Dharmanto, Dharmanto
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.31 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) suatu aliran air dengan menggunakan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi ini menggunakan perangkat lunak Fluent untuk mengetahui kondisi operasi turbin dan fenomena termodinamikanya. Aliran air kita alirkan dalam pipa inlet turbin dengan diameter 6 inches, diameter luar turbin 338 mm. Kecepatan aliran air kita variasi 2 m/s, 3 m/s , 4 m/s, 5 m/s, 6 m/s, setiap simulasi tip speed aspect ratio dari turbin kita variasi 0.6, 0.7, 0.8, 0.9, 1. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin besar kecepatan inlet air, maka semakin besar pula moment yang dihasilkan oleh sudu turbin. Pada kecepatan 2m/s sampai 6m/s, menghasilkan rata-rata daya tertinggi pada speed aspect ratio 0.8. Potensi daya yang dapat dihasilkan dari simulasi aliran fluida dalam pipa inlet turbin dengan diameter 6 inches, diameter luar turbin 338 mm, pada kecepatan 6 m/s dengan tip speed aspect ratio 0.8 adalah 19,73 kW
PENGARUHVARIASI KONSENTRASI POLIMER DARI MEDIA PENDINGIN PADA PROSES QUENCH –TEMPER TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KETANGGUHAN IMPAK DARI BAJA AISI 4140 Mizhar, Susri; Simatupang, Sugianto
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.356 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketangguhan(toughness) dan struktur mikro dari baja karbon menengah paduan rendah (low alloy medium carbon steel) AISI 4140 setelah proses Quench-Temperdengan variasi konsentrasipolimer dari media pendingin dan variasi temperatur tempering. Pada penelitian ini material terlebih dahulu di bentuk menjadi spesimen impak dan kemudian di panaskan (heat treatment) pada temperatur 860°C dan di tahan selama 1 jam lalu didingin dengan cepat (quench) pada media pendingin polimer dengan variasi konsentrasi 20%, 30% dan 40% sampai mencapai temperatur kamar. Kemudian di Tempering dengan variasi temperatur 400°C dan temperatur 500°C dengan waktu penahanan ( hold time ) selama 1 jam. Hasil pengujian impak tertinggi setelah proses tempering pada temperatur 500°C pada konsentrasi 40% polimer yaitu 1J/mm2. Pengamatan struktur mikro memperlihatkan fasa martensite setelah proses quench dan perubahan fasa temper martensite terlihat setelah proses temper pada temperatur 400°C dan temperatur 500°C.
KAJIAN POTENSI ENERGI ANGIN DI DAERAH KAWASAN PESISIR PANTAI SERDANG BEDAGAI UNTUK MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK Abdullah, Ilmi; Nurdin, Jufrizal; Hasanuddin, Hasanuddin
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.272 KB)

Abstract

Potensi energi angin di daerah pesisir pantai provinsi Sumatera Utara masih sangat sedikit yang dimanfaatkan sehingga perlu dilakukan penelitian-penelitian lebih lanjut terhadap konversi energi angin menjadi energi yang berguna. Energi kinetis angin biasanya digunakan untuk menggerakkan turbin angin untuk membangkitkan energi listrik. Untuk mengetahui besarnya potensi energi listrik yang bisa dihasilkan maka perlu dilakukan pengukuran langsung kecepatan angin di kawasan pesisir pantai. Tempat pengujian dilakukan di pantai Sialang Buah kabupaten Serdang Bedagai provinsi Sumatera Utara. Pengukuran kecepatan angin menggunakan anemometer jenis cup mulai tanggal 21 s.d 27 Oktober 2015 dalam kurun waktu seminggu. Hasil analisa yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kecepatan angin rata-rata selama satu minggu adalah 1,44 m/s atau setara dengan 2,8 knot. Berdasarkan hasil tersebut maka energi angin yang terdapat pada kawasan pesisir pantai Sialang Buah kabupaten Serdang Bedagai dapat dimanfaatkan sebagai penggerak turbin angin karena memiliki kecepatan angin pada kelas 3 yaitu antara 1,6-3,3 knots.Daya efektif dari angin yang dihasilkan oleh suatu turbin angin antara 0,38 s.d 1,32 W dengan diameter sapuan 1 m. Sedangkan energi listrik yang bisa dimanfaatkan persatuan luas penampang turbin antara 0,23 s.d 0,80 W/m2.
KAJIAN PENGARUH PENGELASAN TERHADAP SIFAT KEKERASAN DAN KETANGGUHAN BAJA ASSAB VANADIS HQ 705 Dailami, Dailami; Hamdani, Hamdani; Jufriadi, Jufriadi
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.346 KB)

Abstract

Baja ASSAB Vanadis HQ 705 merupakan baja yang dipakai dalam aplikasi otomotif sehingga dalam penggunaanya memerluakan kriteria kekerasan dan ketangguhan tertentu. Pada penelitian ini pengelasan SMAW dilakukan pada masing-masing tiga sampel dengan jenis kampuh las yang berbeda yaitu square grove, single v-grove dan double v-grove, kemudian dilakukan pengujian kekerasan dan impact untuk mengetahui ketangguhan material tersebut. Hasil pengujian menunjukkan ada korelasi antara harga kekerasan dengan kemampuan menahan beban impact, dimana semakin tinggi nilai kekerasan maka semakin tinggi juga kemampuan menahan beban impact dari material tersebut. Kekerasan dan kekuatan impact yang paling tinggi diperoleh pada sambungan las double v-grove dan yang terendah pada sambungan square grove.
ANALISA KERUSAKAN PADA PLAT PENGARAH (SHOVEL) MESIN PENGGILING NATURAL CLAY Siagian, Tony
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.657 KB)

Abstract

Shovel is one of the important parts in the clay grinding machine component, where this component serves to direct the material that is milled in the mill between the roller and roller bearings. With the high rate of replacement of this shovel material due to wear will have an impact on the decline in engine productivity due to lost working hours. Shovel material is made from Hardox 400 material where the value of BHN material hardness: 370 - 430, the value of material hardness is very influential in determining the age of the shovel, but still calculated from the side of the collision load that occurs during grinding. From the results of testing both macro testing and micro testing it is known that the value of material hardness (Hardness test) is not in accordance with the specifications of the material which is around 37% below the specification value. And from the SEM test results it can also be observed that there has been a significant change in the grain structure of the matrial surface and scouring on the shovel samples that have been used.

Page 1 of 1 | Total Record : 7