cover
Contact Name
Ns. Made Ermayani, M.Kep
Contact Email
ermayani.made@gmail.com
Phone
+6281392200104
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Pasundan No. 21
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD)
ISSN : -     EISSN : 26853086     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
The Focus and scope of Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) is contains scientific articles related to nursing research that covers particular issues on education and practice.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2019): October" : 10 Documents clear
STUDI EFEKTIFITAS RENDAM KAKI AIR HANGAT DENGAN AROMATERAPI LAVENDER DAN TERAPI AUDIO MUROTTAL TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI RUMAH BAHAGIA BINTAN widiastuti, linda
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.66

Abstract

Rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender dan audio murottal salah satu alternative yang dapat memberi efek menurunkan stress, cemas, merilekskan tubuh dan fikiran serta mengurangi gangguan kualitas tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan efektifitas rendaman kaki air hangat dengan aromaterapi lavender dan terapi audio murottal terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Rumah Bahagia Bintan Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan eksperimen semu (quasi eksperimen), penelitian ini menggunakan rancangan pre and posttest whitout control group. Sampel penelitian ini sebanyak 40 responden. Hasil penelitian didapatkan karakteristik responden mayoritas berusia 60-74 tahun sebanyak 72,5% responden dan terdistribusi pada kelompok rendam kaki air hangat aromaterapi lavender sebanyak 85% responden, sedangkan berdasarkan jenis kelamin mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 82,5% yang terdistribusi pada kelompok audio murottal sebanyak 85% responden, hasil penelitian rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender didapatkan hasil uji statistik Wilcoxon Ρ value 0,000 (<0,05) dengan demikian Ho ditolak, hasil penelitian audio murottal didapatkan hasil uji Wilcoxon Ρ value 0,004 (<0,05) dengan demikian Ho ditolak, hasil analisis menggunakan uji mann whitney menunjukan ρ value 0,024 (<0,05) yang artinya ada perbedaan peningkatan antara kelompok rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender dan kelompok terapi audio murottal terhadap kualitas tidur lansia. Kesimpulannya bahwa kelompok rendam kaki air hangat lebih berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur lansia. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat menerapkan hasil penelitian ini untuk membantu meningkatkan kualitas tidur pada lansia.
EVALUASI LAMA WAKTU TUNGGU PASIEN BPJS DI UNIT RAWAT JALAN RS. X TAHUN 2018 Tetty, Vinsensia
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.68

Abstract

Peningkatan permintaan layanan kesehatan oleh masyarakat ini menjadi salah satu komponen penting dalam manajemen sistem pelayanan kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui lama waktu tunggu pasien dalam menerima layanan kesehatan di Unit Rawat Jalan (URJ) Rumah Sakit X, Metode Penelitian dilakukan dengan mengobservasi lama waktu tunggu pada 60 orang pasien BPJS di unit rawat jalan selama 6(enam) hari berturut-turut menggunakan lembar cheklyst observasi. Data yang telah terkumpul akan dianalisis menggunakan analisis univariat dengan tujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi dan presentasi variabel waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60 orang pasien yang datang berobat ke unit rawat jalan hanya 3 orang (5 %) mendapatkan pelayanan dengan waktu tunggu kurang dari 60 menit, hal ini dikarenakan beberapa faktor antara lain: pasien datang sebelum loket pendaftaran dibuka, dokter yang dituju oleh pasien belum datang ke ruang periksa karena masing-masing dokter mempunyai jadwal jam periksa yang telah ditentukan.
HUBUNGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN KANKER DI RSU KABUPATEN TANGERANG Ratumas Ratih Puspita
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.69

Abstract

Kanker berasal dari satu sel gen yang mengalami kerusakan. Penderita kanker akan mengalami masalah tekanan psikologis salah satunya adalah kecemasan. Pemenuhan kebutuhan spiritual di berikan kepada pasien kanker guna untuk kurangi cemas. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker di RSU Kabupaten Tangerang. Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross senctional. Sampel penelitian adalah pasien kanker di ruang Soka RSU Kabupaten Tangerang sebanyak 31 responden menggunakan metode Non Probability Sampling dengan teknik Purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 7 sampai 12 Juni 2017 di RSU Kabupaten Tangerang. Hasil: Hasil penelitian diperoleh kebutuhan spiritual yang terpenuhi 21 orang (67,7%), dan yang tidak terpenuhi 10 orang (32,3%). Tingkat kecemasan ringan 20 orang (64,5%), kecemasan sedang 11 orang (35,5%). Hasil uji statistik diperoleh nilai r -0,209 (p>0,05). Kesimpulan: dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 diterima artinya tidak ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker di RSU Kabupaten Tangerang. Saran: Walaupun tidak ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker di harapkan sebagai tenaga medis dapat lebih memperhatikan kebutuhan spiritual pasien guna untuk memenuhi pemenuhan kebutuhan spiritual pasien.
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR SPIRITUAL PADA PASIEN STROKE PASCA AKUT DI RUANGAN CEMPAKA RSUD dr. SLAMET GARUT TAHUN 2019 Suryawantie, Tanti
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.70

Abstract

Kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan dasar setiap individu untuk mendapatkan keyakinan, harapan, dan makna hidup. Perhatian terhadap kebutuhan spiritual juga dapat dimanfaatkan oleh setiap orang baik sehat maupun sakit seperti pada pasien pasca stroke yang seringkali mengalami keterbatasan fisik, dan adanya efek psikologis terhadap kondisi cacat yang dialami. Seseorang yang mengalami penderitaan, stres berat atau penyakit kronis ketika dia telah berusaha maksimal dan tidak memperoleh hasil optimal dari usahanya, maka dia akan mencari kenyamanan dan kekuatan dari Tuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pemenuhan kebutuhan dasar spiritual pada pasien stroke pasca akut di ruangan Cempaka RSUD dr. Slamet Garut yang meliputi kebutuhan untuk memenuhi kewajiban agama (peribadahan) selama sakit, mengekpresikan makna hidup serta harapan terhadap penyakitnya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah empat informan dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Hasil penelitian ini diperoleh empat tema yaitu: 1) mendekatkan diri kepada Tuhan, 2) menerima dengan ikhlas penyakit yang diderita, 3) berpikiran positif, 4) mempunyai harapan besar untuk sembuh. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk pihak pelayanan kesehatan mengenai pemenuhan kebutuhan spiritual sehingga perawat dapat memberikan intervensi asuhan keperawatan terutama pada pasien stroke dan sebagai dasar untuk merencanakan peningkatan asuhan keperawatan secara optimal.
GAMBARAN PEGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMINORE PADA MAHASISWA TINGKAT I PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN STIKES DIRGAHAY SAMARINDA Wiwiek, Endang
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.71

Abstract

Rasa nyeri saat haid merupakan keluhan ginekologi yang paling umum dan banyak dialami oleh wanita. Rasa nyeri saat haid tidak diketahui secara pasti kaitannya dengan penyebabnya, namun beberapa faktor dapat mempengaruhi yaitu ketidak seimbangan hormon dan faktor psikologis. Walaupun umumnya tidak berbahaya, namun sering kali dirasa mengganggu bagi wanita yang mengalaminya. Derajat nyeri dan kadar gangguan tentu tidak sama untuk setiap wanita. Ada yang masih bisa beraktifitas, ada pula yang tidak bisa beraktifitas karena nyeri. Dismenore ditandai dengan nyeri perut bagian bawah, mual, muntah, maupun gejala lainnya. Derajat nyeri tiap individu berbeda tergantung dari nyeri, persepsi, maupun pengalaman individu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh pengetahuan mahasiswi STIKES Dirgahayu Samarinda mengenai dismenore. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dari kriteria inklusi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi tingkat I. Jumlah responden yang didapat yaitu sebanyak 50 responden. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa tingkat pengetahuan termasuk dalam kategori baik 40 responden (80%), mengetahui tanda dan gejala sebanyak 39 responden (78%), penanganan dismenore sebanyak 32 responden (64%).
PENDIDIKAN, STATUS KERJA IBU TERHADAP FREKUENSI MELAKUKAN PIJAT BAYI TAHUN 2018 Sastrini, Yovita Erin
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.72

Abstract

Stimulasi pijat bayi menjadi salah satu upaya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau untuk membantu mengurangi angka kematian bayi. Pemijatan bayi adalah salah satu tugas domestik seorang ibu dalam rumah tangganya. Status pendidikan dan pekerjaan seorang ibu dapat menjadi faktor yang diperhitungkan dalam melakukan tugas domestiknya. Metode analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Uji signifikansi pengaruh tingkat pendidikan terhadap frekuensi pijat bayi dilakukan menggunakan teknik statistik analisis varians 1-jalur dan uji signifikansi pengaruh status kerja terhadap frekuensi pijat bayi dilakukan menggunakan teknik statistik t-student sampel saling bebas. Hasil: analisis varians memberikan hasil bahwa rata-rata frekuensi pijat bayi antara kelima kategori tingkat pendidikan tidak berbeda secara signifikan, sehingga disimpulkan bahwa tingkat pendidikan ibu tidak berpengaruh terhadap frekuensi melakukan pijat bayi. Analisis assosiatif antara variabel status kerja dengan frekuensi pijat bayi ditemukan kenyataan bahwa keterlibatan ibu sebagai angkatan kerja berpengaruh negatif terhadap frekuensi melakukan pijat bayi. Analisis statistik t-student sampel saling bebas untuk uji perbedaan rata-rata memberikan hasil bahwa ibu yang tidak bekerja lebih sering melakukan pijat bayi dibandingkan ibu yang bekerja dengan perbedaan 1.15 poin. Kesimpulan: 1) terdapat perbedaan status pekerjaan ibu terhadap frekuensi melakukan pijat bayi, 2) tidak ada perbedaan antara pendidikan terhadap frekuensi ibu melakukan pijat bayi. Rekomendasi: Penyuluhan/pemberian informasi dan pelatihan kepada masyarakat luas hendaknya digalakkan tanpa memandang pendidikan ibu dengan melibatkan pihak swasta serta didukung oleh pemerintah.
TINGKAT STRES AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT I DIPLOMA III KEPERAWATAN DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN DIRGAHAYU SAMARINDA Hutagalung, Remita
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.86

Abstract

Stres akademik merupakan stress yang dapat dialami oleh peserta didik, khususnya mahasiswa program Diploma III Keperawatan. Pengaruh usia yang masih remaja dan tuntutan kurikulum menjadi faktor pencetus mengalami stress akademik. Akumulasi stres akademik dapat menyebakan gangguan fisik dan psikologis. Kegagalan peserta didik dalam berprestasi secara akademik merupakan gambaran mudah untuk melihat adanya stress akademik. Stres akademik terjadi akibat beberapa faktor. Baik faktor eksternal maupun faktor internal. Kegagalan dalam proses pembelajaran akan berdampak kepada kualitas lulusan dan pemanfaatan lulusan di lahan kerja. Rendahnya inisiatiaf dan motivasi kerja akibat stress akademik akan menurunkan kualitas peserta didik di lahan kerja. Masyarakat sebagai penerima jasa justru akan menerima dampaknya. Diantaranya pelayanan keperawatan yang tidak professional. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif cross sectional. Menggunakan skor stress DASS 42 yang telah di modifikasi. Melalui kuesioner akan di dapatkan skor responden dan menentukan tingkat stress akademik yang dialami.
Efektifitas Massage Effleurage untuk menurunkan fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi Hurai, Rufina
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.88

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan kumpulan pertumbuhan sel tidak teratur, penyebaran sel tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai keluhan dan mengancam jiwa. Pasien kanker menjalani kemoterapi dapat mengalami keluhan fatigue (kelelahan), kelemahan, rambut rontok, mual, muntah, mulut kering, cemas, stress dan depresi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas massage effleurage terhadap fatigue pasien kanker Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan quasi eksperimental design dengan randomized pretest-posttest control group design untuk mengetahui efektivitas massage effleurage terhadap fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Sebelum dilakukan perlakuan, kelompok intervensi dan kelompok kontrol dilakukan pengukuran fatigue menggunakan kuesioner Brief Fatigue Inventory sebanyak 14 pertanyaan. Setelah dilakukan pengukuran fatigue, kelompok intervensi diberikan latihan 3 kali seminggu dalam waktu 10 menit selama 2 minggu. Setelah itu dilakukan lagi pengukuran fatigue. Sedangkan kelompok kontrol diberikan intervensi keperawatan rutin. Hasil uji beda Wilcoxon signifikan ada perubahan fatigue sebelum dan sesudah intervensi (pvalue 0.00;<0.05). Intervensi massage effleurage secara simultan berpengaruh terhadap penurunan fatigue sebesar 73.4 %. Disimpulkan massage effleurage merupakan teknik memanipulasi rangsangan, ekonomis dan terbukti efektif menurunkan fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Peneliti merekomendasikan protap massage effleurage sebagai tindakan mandiri perawat dalam memberikan asuhan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi dan penelitian lebih lanjut mengkombinasikan massage effleurage dan muscle relaksasi untuk mengatasi fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi serta pada penderita kanker sejenis.
EFEKTIVITAS NURSING DIAGNOSTIC MOBILE TERHADAP PENDOKUMENTASIAN DIAGNOSA KEPERAWATAN PADA MAHASISWA YANG MELAKSANAKAN PRAKTIK BELAJAR LAPANGAN Hasbi Taobah Ramdani; Sulastini, Sulastini
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.89

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pengguna smartphone di Indonesia dan masih kurangnya minat membaca, sehingga perlu adanya kemasan yang praktis untuk memudahkan seseorang mengambil bahan yang diperlukan, salah satunya pada mahasiswa keperawatan yang sedang melaksanakan praktik belajar lapangan (PBL) yang salah satu kewajibannya yaitu mendokumentasikan asuhan keperawatan sehingga memerlukan perangkat yang praktis, diantaranya dengan membuat aplikasi Nursing Diagnostic Mobile. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang diterapkan untuk mengetahui efektivitas Nursing Diagnostic Mobile sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi dengan menggunakan Apps pada smartphone dengan bentuk quasi eksperimen. Sampel penelitian ini sebanyak 39 mahasiswa yang sedang melaksanakan PBL di rumah sakit pada tahun 2019. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Gain ternormalisasi menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pendokumentasian antara sebelum penggunaan aplikasi dengan sesudah penggunaan aplikasi dengan skor sebesar 0,30 (sedang), yang menunjukan bahwa aplikasi ini efektif meningkatkan kemampuan mendokumentasikan diagnosa keperawatan pada mahasiswa.
BODY I MAGE DAN PRENATAL DISTRESS IBU HAMIL REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CISEENG BOGOR Marsiwi, Andini Restu; Anggraini, Gustiana Putri
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v1i2.90

Abstract

Badan Pusat Statistik melalui Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (2012) angka kehamilan remaja pada usia 15-19 tahun mencapai 48 dari 1.000 kehamilan. Menurut penelitian Sari (2010) didapatkan hasil 20% wanita hamil primigravida memiliki body image kategori rendah, 65% dalam kategori sedang, dan 15% dalam kategori tinggi. Menurut penelitian Yuksel, Akin & Durna (2014) dari 522 wanita hamil di Turki, mereka semua mengalami prenatal distress, sebagian besar tertekan dan khawatir tentang persalinan prematur, memiliki bayi yang tidak sehat, persalinan dan melahirkan, merasa lelah dan memiliki energi rendah selama kehamilan. Di Puskesmas Ciseeng, masih banyak ibu hamil remaja dalam kategori usia 10-19 tahun. Tujuan penelitian: mengidentifikasi hubungan body image dengan prenatal distress pada ibu hamil remaja. Metode penelitian: menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 62 ibu hamil remaja. Instrumen penelitian: kuesioner body image dan prenatal distress. Hasil: 40 responden (54,5%) memiliki body image sedang dan 26 responden (41,9%) memiliki prenatal distress sedang. Hasil uji statistik diperoleh (p-value=0,000, α=0,05). Kesimpulan: ada hubungan signifikan antara body image dengan prenatal distress karena body image merupakan faktor yang mempengaruhi prenatal distress. Saran: diharapkan dapat melakukan intervensi untuk mengurangi tingkat prenatal distress dan dapat mencegah perubahan body image ibu hamil.

Page 1 of 1 | Total Record : 10