cover
Contact Name
Eka Abdul Hamid
Contact Email
ekahamid23@gmail.com
Phone
+6281322790890
Journal Mail Official
ekahamid23@gmail.com
Editorial Address
Kampus STAI Sebelas April Sumedang | Jl. Angkrek Situ No.19 Sumedang Utara | Tlp. (0261) 2201994 | Fax. 2201994.
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
AL - Mujaddid Jurnal Ilmu-ilmu Agama
ISSN : 27472906     EISSN : 2655271X     DOI : 10.51482
Jurnal Ilmu Agama merupakan jurnal yang mengkaji tentang fenomena sosial, pendidikan dan ekonomi Islam dalam persfektif nilai-nilai agama baik secara teoritis maupun praktis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH PERSUASIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS VII MTS AL-HIKMAH Sukarelawan, Asep Ganjar
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 2 (2019): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.21 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif dengan mengambil subyek penelitian di MTS Al-Hikmah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa besar tingkat pola asuh persuasif yang diterapkan orang tua di rumah, mengukur seberapa besar tingkat motivasi belajar akidah dan akhlak, mengukur seberapa besar tingkat kedisiplinan belajar, mendeskripsikan seberapa besar pengaruh antara pola asuh persuasif dengan kedisiplinan belajar, dan mendeskripsikan seberapa besar pengaruh antara motivasi belajar akidah dan akhlak terhadap kedisiplinan belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan: 1).Tingkat pola asuh persuasif orang tua siswa kelas VII MTS Al-Hikmah berada pada kategori sedang, motivasi belajar akidah dan akhlak pada kategori tinggi, dan kedisilpinan belajar pada kategori tinggi. Ini menunjukkan bahwa apabila pola asuh persuasif rendah yaitu anak diberi kebebasan naamun masih tetap dalam pengawasan yang baik, maka motivasi belajar dan kedisiplinan belajar siswa akan tinggi. 2). Pola asuh persuasif orang tua siswa kelas VII MTS Al-Hikmah tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kedisiplinan belajar karena nilai sig 0,78 > 0.05, ini menunjukkan bahwa kesibukan orang tua di luar rumah tidak dapat membantu meningkatkan kedisiplinan belajar siswa. 3).Motivasi belajar akidah dan akhlak siswa kelas VII MTS Al-Hikmah dikatakan memliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas VII MTS Al-Hikmah berada pada nilai sig 0,000 < 0,05, artinya semakin tinggi motivasi belajar dalam diri siswa khususnya belajar akidah dan akhlak semakin tinggi pula tingkat kedisiplinan belajar siswa. 4). Besar sumbangan motivasi belajar akidah dan akhlak terhadap kedisiplinan belajar sebesar 44,4% dan sisanya yaitu 55,6% dipengaruhi oleh faktor lain.
TANGGAPAN SISWA TERHADAP MODEL PENGAJARAN ADVOKASI HUBUNGANNYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR MEREKA PADA MATA PELAJARAN FIQIH Hamid, Eka Abdul
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 2 (2019): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1111.849 KB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena yang muncul di MA YKDC Sumedang, yakni timbulnya kesenjangan antara tanggapan siswa terhadap model pengajaran advokasi dengan motivasi belajar pada mata pelajaran Fiqih. Masih terdapat 70% atau berjumlah 30 siswa yang  tidak semangat untuk belajar yang dilihat dari sikap mereka yang tidak antusias, acuh tak acuh dan terdapat juga beberapa siswa yang tidak berani mengemukakan pendapat. Dari fenomena tersebut timbulah permasalahan yang harus diteliti, yakni bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan model pengajaran advokasi pada siswa? Bagaimana motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqih? Bagaimana hubungan model pengajaran advokasi terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqih?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: tanggapan siswa terhadap model pengajaran advokasi hubungannya dnegan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqih. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif, karena metode ini dipandang cocok untuk penelitian ini. Metode deskriptif diarahkan untuk memecahkan masalah dengan cara memaparkan atau menggambarkan hasil penelitian. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah: angket, tes, observasi, wawancara, studi dokumentasi. Hasil penelitian diketahui tanggapan siswa terhadap penerapan model pengajaran advokasi menunjukan kategori tinggi, yaitu sebesar 3,74 yang berada pada interval 3,40-4,19 dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih  sebesar 3,94 menunjukan kategori tinggi, yang berada pada interval 3,40-4,19. Adapun analisis korelasi mengenai kedua variable sebesar 0,05 dan termasuk rendah, karena berada pada interval 0,00-0,19, Sedangkan signifikansi korelasinya diperoleh thitung (0,2651) < ttabel (1,70). Hal ini berarti menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara keduanya. Adapun determinasi variabel X terhadap Y sebesar 5%. Hal ini menunjukan bahwa masih terdapat 95% faktor lain yang turut berkontribusi terhadap motivasi belajar siswa.
TELAAH PENGHAPUSAN KEBIJAKAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL DI PROVINSI JAWA BARAT Larasati, Retno Anisa
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 2 (2019): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.592 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Ingin memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, penilaian, masalah dan solusi tentang penghapusan kebijakan sekolah bertaraf internasional di Provinsi Jawa Barat. Untuk itu penelitian menggunakan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang diolah diperoleh dari data sekunder yang didapat dari situs internet dari lembaga/institusi yang kredibel sedangkan data primer diperoleh dari  observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut: Perencanaan Penghapusan Kebijakan Sekolah Bertaraf Internasional di Jawa Barat dimulai dari adaya perencanaan dari berbagai kalangan aktivis pendidikan dan orangtua siswa yang tidak setuju dengan adanya kebijakan tersebut, pelaksanaan penghapusan kebijakan sekolah bertaraf internasional ini diawali dengan pembatalan Pasal 50 ayat 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menjadi dasar pembentukan RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) dan SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) yang harus diikuti juga oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. Penilaian penghapusan kebijakan sekolah bertaraf internasional di Provinsi Jawa Barat oleh pemerintah merupakan langkah strategis yang tepat untuk menangani permasahan pendidikan di Indonesia. Beberapa masalah yang terjadi pasca penghapusan kebijakan sekolah bertaraf internasional di Provinsi Jawa Barat yaitu: sekolah yang dahulunya berlabel RSBI sempat mengalami penurunan kualitas, sekolah yang dahulunya berlabel RSBI  harus mengubah status RSBI menjadi sekolah unggulan, sekolah berprestasi  atau sekolah terpadu, masyarakat memandang bahwa orang yang dapat sekolah di SBI merupakan kalangan orang yang memiliki strata tingkat lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang hanya bisa menyekolahkan anaknya di sekolah reguler biasa, dalam proses belajar mengajar menjadi lebih gaduh karena pasca penghapusan kebijakan sekolah bertaraf internasional, guru pendamping dan tim dalam pengembangan belajar siswa juga ikut dihapuskan, Program SBI ini telah menghancurkan best practice dan menurunkan mutu sekolah-sekolah terbaik yang dijadikan sekolah SBI, praktis kebijakan penghapusan SBI sangatlah mempengaruhi animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SBI dan pendidik ada yang belum memiliki ijazah S1 diterima untuk mengajar. Solusi yang tepat pasca penghapusan kebijakan sekolah bertaraf internasional ialah penerapan pendidikan pembebasan dan pendidikan karakter yang dipadukan dengan bahasa inggris.
KONSEP MEKANISME PASAR DAN PERSAINGAN HARGA DALAM ISLAM Solihin, Budi
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 2 (2019): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.783 KB)

Abstract

Perekonomian merupakan aspek penting bagi sebuah negara, salah satu penunjang perekonomian negara adalah kesehatan pasar, kemudian kesehatan pasar tersebut tergantung pada mekanisme pasar yang mampu menciptakan harga yang seimbang. Namun hari ini seringkali pasar tidak berjalan sebagaimana mestinya sehingga keseimbangan pasar sulit dicapai, hal tersebut bisa terjadi dari berbagai macam hal, termasuk dalam hal kebijakan pemerintahnya dalam suatu negara ataupun sistem yang dianut oleh suatu negara. Adapun tujuan dalam penulisan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana konsep mekanisme dan persaingan harga dalam Ekonomi Islam, khususnya menjelaskan mengenai pendapat Ibnu Taimiyah. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data melalui studi literatur dari sumber-sumber yang relevan. Dari penelitian tersebut dihasilkan bahwa pada dasarnya dalam Ekonomi Islam seharusnya mekanisme pasar berjalan secara natural sehingga harga yang tercipta pun sesuai dengan yang diharapkan baik oleh penjual ataupun pembeli, adapun jika terjadi permasalahan dalam mekanisme pasar dan persaingan harga, menurut Ibnu Taimiyah pemerintah boleh saja melakukan intervensi hanya untuk mengembalikan kestabilan mekanisme pasar yang pada akhirnya menciptakan kestabilan harga.
TINJAUAN TENTANG MUTU PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI SMAN 1 BALEENDAH Kahfi, Inal
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 2 (2019): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.406 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Ingin memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi tentang mutu pengelolaan perpustakaan sekolah di SMAN 1 Baleendah. Untuk itu penelitian menggunakan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang diolah diperoleh dari data sekunder yang didapat dari situs internet dari lembaga/institusi yang kredibel sedangkan data primer diperoleh dari  observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut: Perencanaan perpustakaan sekolah di SMAN 1 Baleendah meliputi (a) perencanaan bahan pustaka disesuaikan dengan kebutuhan siswa, guru dan karyawan. (b) perencanaan Sumber Daya Manusia menitikberatkan pada struktur organisasi beserta uraian tugasnya, pengkoordanisasian dan pengorganisasian, (c) perencanaan sarana dan prasarana disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas ruang perpustakaan, (d) perencanaan layanan disesuaikan dengan siswa, guru dan karyawan, dan (e) perencanaan anggaran dilakukan untuk pembelian bahan pustaka dan sarana prasarana perpustakaan. Pelaksanaan pengelolaan perpustakaan sekolah di SMAN 1 Baleendah meliputi  pelaksanaan pengolahan bahan pustaka, SDM, sarana prasarana, layanan dan dana  menyesuaikan peraturan pemerintah dan Undang-Undang yang berlaku dan pengawasan serta evaluasi di perpustakaan SMAN 1 Baleendah terdapat dua jenis pengawasan dan evaluasi yaitu internal dan eksternal
PENGARUH MINAT BELAJAR SANTRI PADA MATERI MAKANAN MINUMAN HALAL DAN HARAM DALAM MATA PELAJARAN FIKIH TERHADAP HASIL BELAJAR Mayasari, Annisa; Badruzaman, Dudi; Zulfa, Fitria
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 2 (2019): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.38 KB)

Abstract

Dalam pembelajaran, perubahan perilaku yang harus dicapai oleh pembelajar setelah melakukan aktifitas belajar  dirumuskan dalam tujuan pembelajaran. Hasil belajar juga adalah hasil yang dicapai oleh peserta didik berupa angka atau skor setelah menyelesaikan tes yang diberikan. Untuk mengetahui tercapainya tujuan pembelajaran, maka pendidik dapat melihat hasil belajar yang diperoleh pembelajar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh minat belajar santri pada materi makana minuman halal dan haram dalam mata pelajaran Fikih terhadap hasil belajar di kelas 6 MDTA Al-Haq. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 20 santri yang mana semua dijadikan sampel. Dari hasil perhitungan analisis korelasi X terhadap Y diperoloeh nilai korelasi sebesar 0,787 berada diantara 0,60< 0,787< 0,799 dengan koefisien determinasi sebesar 61,9%. Maka kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar terhadap hasil belajar.
SPORTIVITAS DAN AKHLAK Nurodin, Dede
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 1 (2018): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.566 KB)

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk membahas sportivitas dan akhlak. Melihat fenomena-fenomena yang ada saat ini, semakin banyak hal atau peristiwa negatif yang terjadi di masyarakat yang muncul terkait dengan sportivitas dan akhlak yang dilakukan oleh segelitir orang, sehingga berakibat tidak baik bagi dirinya, keluarga, masyarakat, agama dan negara. Peristiwa tawuran yang dilakukan remaja seperti tawuran antar suporter atau geng motor, kekerasan dalam rumah tangga, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan, sek bebas, mengkonsumsi obat terlarang atau minuman keras, korupsi dan pekerjaan tercela lainnya seakan menjadi sebuah solusi dari masalah yang terjadi dalam kehidupan bagi si pelakunya. sportivitas adalah sikap dan prilaku seseorang  menyangkut baik atau buruk, benar atau salah, taat atau tidak terhadap aturan yang berlaku dan ditetapkan dalam suatu pertandingan. Akhlak berasal dari bahasa Arab jama? dari bentuk mufradatnya ?khuluqun?yang berari budi pekerti, perangai, tingkah laku dan tabiat. Sedangkan menurut istilah adalah pengetahuan yang menjelaskan tentang baik dan buruk (benar dan salah), mengatur pergaulan manusia, dan menentukan tujuan akhir dari usaha dan pekerjaannya. (habibah 2015: 73).
PEMAHAMAN MAHASISWA STAI SEBELAS APRIL SUMEDANG TERHADAP ILMU WARIS Suramiharja, Firdaos
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 1 (2018): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.568 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran faktor-faktor penysebab kesulitan mahasiswa STAI Sebelas April Sumedang semester dua tahun akademik 2016/2017 berjumlah 37 orang dalam memahami ilmu waris semasa belajar ditingkat lanjutan atas.Tujuan penelitian ini untuk mencari sebuah alternatif pembelajaran ilmu waris yang mudah dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Penelitian ini menarik beberapa simpulan sesuai soal pertanyaan wawancara: 1.terkait pemahaman mahasiswa terhadap ilmu waris, dari delapan soal yang diajukan, rata-rata dari keseluruhannya mencapai  23,9 % (sedikit sekali). 2. Terkait kesulitan mempelajari ilmu waris dari lima soal yang diajukan mencapai 75,6 % (sebagian besar).
KAJIAN HUKUM TERHADAP KEWENANGAN MENGADILI SENGKETA PERBANKAN SYARI’AH DAN KAITANNYA DENGAN PILIHAN HUKUM PARA PIHAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 50 TAHUN 2009 Auliya Romdoni, Indi
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 1 (2018): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.356 KB)

Abstract

Luasnya cakupan bidang hukum yang terkait ekonomi syari?ah membuat tidak tertutup kemungkinan terjadinya titik singgung atau persentuhan kewenangan mengadili antara peradilan agama dengan peradilan lainnya. Permasalahan-permasalahan hukum diatas akan menjadi tantangan Peradilan Agama kedepan. Permasalahan tersebut perlu mendapatkan solusi yang jelas dan tegas untuk menghindari peraktek salah peradilan dan  untuk menghindari kemungkinan adanya sengketa dan kompetensi penyelesaian perkara ekonomi syari?ah antara peradilan agama dan peradilan lainnya karena sama-sama merasa berwenang dan nantinya aka menimbulkan dualisme putusan pada satu kasus yang sama, atau juga untuk menghindari terlantarnya akibat pengadilan sama-sama menolak perkara karena merasa sama-sama tidak berwenang.Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan ini adalah metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normative, yaitu menelusuri, mengkaji, dan meneliti data sekunder, yang berkaitan dengan materi penelitian ini dengan jenis kajian inventarisasi hukum positif. Inventarisasi meliputi asas-asas dan pandangan-pandangan serta doktrin hukum yang berkaitan dengan kompetensi pengadilan agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syari?ah.Dalam kitab Undang-undang Hukum Perdata asas kebabasan berkontrak lazimnya disimpulkan dalam Pasal 1338 ayat (1), yang berbunyi sebagai berikut : ?semua perjanjian yang diatur secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya? Dengan menekankan kata?semua?, maka Pasal tersebut seolah-olah berisikan suatu pernyataan kepada masyarakat untuk membuat perjanjian yang berupa dan berisi apa saja (atau tentang apa saja) dan perjanjian itu akan mengikat mereka yang membuatnya seperti suatu undang-undang, atau dengan perkataan lain dalam soal perjanjian diperbolehkan membuat undang-undang sendiri, pasal-pasal dari perjanjian hanya berlaku apabila atau sekedar tidak mengadakan aturan-aturan sendiri dalam perjanjian-perjanjian yang diadakan itu. Atas dasar asas kebebasan berkontrak ini maka alternatif penyelesaian sengketa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tidak hanya berlaku pada kegiatan usaha perbankan syari?ah saja akan tetapi keseluruhan kegiatan usaha ekonomi syari?ah. Selanjutnya untuk mengetahui kedudukan pilihak hukum para pihak dalam penyelesaian sengketa ekonomi syari?ah dapat ditinjau dari kedudukan perjanjian itu sendiri.  Dalam hukum perdata perjanjian merupakan bagian dari hukum perikatan yang terdapat pada buku III KUHPerdata. Hal ini sesuia dengan bunyi Pasal 1233 KUHPerdata : ?tiap-tiap perikatan dilahirkan baik karna persetujuan, baik karna undang-udang?. Pasal tersebut menentukan bahwa perjanjian merupakan salah satu sumber dari perikatan disamping undang-undang.
PEMBENTUKAN JATI DIRI MELALUI KEARIFAN BAHASA LOKAL KAMPUNG NAGA SEBAGAI CORE ETHIC VALUE DALAM BERKOMUNIKASI (Studi Kasus tentang Penggunaan Bahasa Lokal Masyarakat Kampung Naga Tasikmalaya) Hodijah N, Ela
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 1 (2018): al-mujaddid
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.534 KB)

Abstract

Kebijakan yang dihasilkan dari suatu proses yang lama dalam sebuah budaya akan melahirkan sebuah kearifan lokal. Kearifan seperti inilah yang kemudian akan melahirkan karakter tersendiri sebagai ciri khas yang dianut, inilah yang disebut dengan Jati diri sebagai  ciri khas berdasarkan sifat atau tingkah laku baik secara perorangan atau kelompok.Permasalahan yang dirumuskan;  Bagaimana kearifan bahasa lokal warga kampung Naga Tasikmalaya sebagai core ethic value dalam  berkomunikasi?, Bagaimana kearifan bahasa lokal warga kampung Naga sebagai core ethic value berkomunikas dalam pembentukan Jati Diri?. Tujuan untuk mengetahui bentuk kearifan dari bahasa lokal warga kampung Naga Tasikmalaya sebagai core ethic value dalam berkomunikasi. Dan untuk mengetahui core ethic value berkomunikasi melalui kearifan bahasa lokal warga kampung Naga Tasikmalaya dalam pembentukan Jati diri seseorang.  Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitiankualitatif deskriptif, karena menggambarkan kejadian atau peristiwa yang sebenarnya terjadi dilapangan. Dengan mengambil lokus penelitian di kampung Naga Tasikmalaya. Sebagai sumber data diperoleh dari observasi wawancara, dokumentasi dan kajian Pustaka. Kesimpulan dari penelitian, bahwa Bahasa yyang digunakan masyarakat kampung Naga Tasikmalaya adalah Bahasa Sunda ?Loma?. Adapun Core Ethic Value dalam pembentukan Jati diri bahasa lokal yang dipergunakan warga kampung Naga yaitu Bahasa Sunda Kasar atau Loma/Akrab yang menggambarkan jati diri yang penuh dengan?Kesederhanaan?, Kepolosan? dan ? Keakraban?.Ketiga  Jati Diri inilah  yang dapat peneliti promosikan sebagai basis pembentukan karakter siswa di lembaga Pendidikan Islam

Page 1 of 2 | Total Record : 18