cover
Contact Name
Dyah Kusuma Wardhani
Contact Email
dyah.wardhani@ciputra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j.aksen@ciputra.ac.id
Editorial Address
UC Town, Citraland Surabaya 60219
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSEN
ISSN : 24772593     EISSN : 24772607     DOI : https://doi.org/10.37715/aksen.v4i2.1311
Core Subject : Engineering,
This bi-annual journal published every April and October, managed by the Interior Architecture Department of Ciputra University. AKSEN-Journal of Design & Creative Industry invites professionals in the academic world, practitioners, researchers, and students to disseminate the latest ideas and knowledge in the field of Architecture, Interior Design, Creative Industry and Design Management.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016)" : 5 Documents clear
Memaknai Pengaplikasian Ornamen pada Atap Bangunan Klenteng Sebagai Ciri Khas Budaya Tionghoa Salim, Polniwati
AKSEN Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1780.469 KB)

Abstract

Indonesia sebagai negara kesatuan memiliki beragam etnik kebudayaan dan suku baik minoritas maupun mayoritas. Klenteng adalah tempat ibadah masyarakat minoritas Tionghoa, yang jumlahnya belum terlalu banyak, namun tersebar di berbagai wilayah kepulauan Indonesia. Sejak pemerintah telah memberikan kebebasan beragama bagi masyarakat Tionghoa keturunan, semakin banyak klenteng-klenteng tua yang mulai dikenal dan diekspos masyarakat. Mulai dari ritual doa dan dewa-dewa yang ada dalam klenteng, hingga dekorasi eksterior maupun interior klenteng, sudah ditilik oleh masyarakat yang tidak hanya tertarik untuk mengetahui namun juga mulai terdorong untuk meneliti lebih jauh kedalam mengenai makna itu semua. Fasad dan atap yang pertama kali terlihat pada sebuah bangunan eksterior klenteng sangat menarik untuk ditelaah mengingat banyak makna yang terkandung dari pengaplikasian ornamen yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode kualitatif dan dilakukan dengan studi lapangan, observasi, dokumentasi serta wawancara. Hasil yang didapatkan berguna bagi keilmuan desain arsitektur mengenai makna ragam hias atau dekorasi pada atap klenteng. Nilai estetika sangat penting untuk ditampilkan agar tampilan luar tetap menarik sebagai aset wisata. Bagaimana penerapan elemen estetika pada eksterior bangunan kelenteng dan ragam hias apa saja yang digunakan menjadi hal yang menarik untuk diteliti dan dikembangkan selanjutnya.
Pengaruh Family Life Cycle Dalam Keputusan Memilih Desain Rumah Tinggal dan Lingkungan Soeharso, Denny; Kusumowidagdo, Astrid
AKSEN Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.348 KB)

Abstract

Adanya persaingan yang ketat dalam perumahan yang dikelola oleh pengembang, adalah salah satu pendorong studi pada consumer behavior, housing and environmental design. Segmentasi pada obyek-obyek dengan brand tertentu untuk setiap cluster sulit dilakukan karena setiap cluster memiliki atribut tersendiri. Obyek studi adalah perumahan Pakuwon City di area Surabaya Timur. Dari studi ini ditemukan 55 indikator yang kemudian dapat dikelompokkan menjadi 4 faktor, valuasi properti, jarak, lingkungan dan keuangan. Survey ini dilaksanakan secara eksploratif dan kemudian di analisis diskriminan dan memberikan hasil bahwa siklus hidup keluarga berhubungan dengan faktor-faktor pemilihan rumah dan lingkungannya
Tinjauan Aksesibilitas pada Ruang Publik Hunian Bagi Kaum Lanjut Usia (Studi Kasus Pada Area Makan Panti Tresna Wredha Nazareth, Bandung) Atmacendana, Selfiana; Setyoningrum, Yunita; Royandi, Yudita
AKSEN Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.729 KB)

Abstract

Penuaan adalah proses alamiah yang dialami oleh manusia. Ketika menua, manusia biasanya mengalami penurunan fungsi tubuh, baik fisik, mental, dan psikologis. Kondisi penurunan fungsi ini menyebabkan terjadinya berbagai masalah yang berdampak pada ketidaknyamanan kaum lanjut usia untuk tetap hidup di dalam lingkungan mereka. Kaum lanjut usia membutuhkan perlakuan khusus untuk dapat melanjutkan kebiasaan hidup mereka semasa muda. Penelitian ini menelaah aspek aksesibilitas lingkungan panti wredha sebagai salah satu aspek penting yang diperlukan untuk menjaga keberlanjutan kualitas hidup kaum lanjut usia. Pembahasan mengacu pada empat aspek aksesibilitas, yaitu kemudahan, kegunaan, keselamatan, dan kemandirian. Pembahasan dilakukan berdasarkan observasi pada aktivitas kaum wanita lanjut usia pada area makan Panti Tresna Wredha Nazareth di Bandung sebagai studi kasus. Penelitian dilakukan pada tiga kategori kondisi fisik wanita lanjut usia 65-70 tahun, yaitu: a) mampu berjalan normal, b) berjalan dengan bantuan wheel rollator walker, dan c) berjalan dengan walker empat kaki. Dari penelitian ini, diperoleh temuan bahwa desain ruang sosial harus lebih memperhatikan faktor jalur sirkulasi, area clearance di sekitar tataan furnitur, dan desain furnitur yang digunakan.
Bangunan Bersejarah Tionghoa di Jakarta dan Bogor Dalam Upaya Konservasinya Rachmayanti, Sri; Nediari, Amarena; Rafaelito, Nicholas
AKSEN Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.757 KB)

Abstract

Bangunan bersejarah Tionghoa di Indonesia saat ini terancam punah, dan ini merupakan salah satu dari peninggalan yang berharga. Pecinan di wilayah Jakarta dan Bogor seharusnya menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi sekaligus potensial untuk menjadi tujuan bagi turis mancanegara. Arsitektur dari bangunan Cina memiliki detil yang umumnya menunjukan kepada masyarakat sekitar tentang status dari pemiliknya. Penelitian ini diselenggarakan oleh Kecapi Batara ? Komunitas Pecinta dan Pemerhati Bangunan Tua Nusantara dimana mahasiswa Bina Nusantara University dari jurusan Desain Interior sebagai peserta program magang terlibat sebagai peneliti junior. Salah satu misi Kecapi Batara adalah untuk melestarikan bangunan peninggalan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data yang tersedia terkait dengan warisan bangunan Cina di Indonesia. Penelitian dimulai dengan menggunakan studi literatur dan wawancara kepada keluarga ataupun pemilik dari bangunan tua di wilayah Jakarta dan Bogor. Tulisan ini berisi data dari beberapa bangunan tua Cina yang telah selesai diteliti didukung oleh sejarah terkait dengan bangunan. Dengan terlibat dalam penelitian ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam menerapkan metode penelitian, dan mendapatkan wawasan yang lebih, terkait dengan bangunan Cina bersejarah khususnya di wilayah Jakarta dan Bogor
Aspek Produk Furnitur yang Berkelanjutan pada Masa Bauhaus Dalam Karya Marcel Breuer Indrawan, Stephanus Evert
AKSEN Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.391 KB)

Abstract

Penulisan ini merupakan studi relevan siproduk Era Bauhaus yang diwakili oleh kursi karya Marcel Breuer terhadap aspek produk berkelanjutan, Kepedulian dan kebutuhan terhadap produk berkelanjutan ini baru dimulai 40 tahun kemudian yaitu sekitar tahun 1980an hingga saat ini. Bauhaus adalah sebuah gerakan yang menjawab kondisi setelah masa Perang Dunia I. Pada masa ini banyak terjadi perubahan dalam kondisi politik, budaya dan tatanan sosial. Bauhaus merupakan gerakan yang Aspek Produk Furnitur yang Berkelanjutan pada Masa Bauhaus Dalam Karya Marcel Breuer menjawab perubahan ini dengan menawarkan pemikiran yang tidak bersifat tradisional. Bauhaus banyak menyumbang paham dan idealisme modern, seperti Form Follow Function, Truth to Materials dan Less is More. Selain idealisme ini, juga ada sumbangan dari Bauhaus dari sisi teknologi material yakni pipa besi. Pipa besi ini merupakan hasil teknologi pada masa Revolusi Industri yakni teknologi cold pressed metal. Sekitar tahun 1923 dikenal sebuah kursi karya Marcel Breuer yang menggunakan pipa besi (stahl rohr) sebagai material utama. Karya Marcel Breuer ini dianggap mewakili visi Bauhaus yang sangat memperhatikan nilai ekonomi, fungsi, inovasi, durabilitas dan estetika dalam setiap karyanya. Karya Marcel Breuer ini juga diproduksi massal dimana standarisasi dan respon terhadap pengguna menjadi fokus utama. Walaupun eksistensi sekolah Bauhaus ini hanya selama 14 tahun namun kontribusinya terhadap dunia arsitektur, desain dan seni selalu diingat hingga hari ini. Besarnya pengaruh politik pada masa itu membuat Bauhaus harus pindah ke 3 kota, yakni Weimar, Dessau dan Berlin, namun dibawah kepemimpinan Walter Gropius, Hannes Mayer dan Mies Van Der Rohe sekolah ini mampu terus berkembang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5