cover
Contact Name
Andry Masri
Contact Email
andrymasri@gmail.com
Phone
+6281802123533
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Flores no.3 Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Desain Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26847760     DOI : -
Jurnal Desain Indonesia adalah jurnal yang dikelola oleh Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia ADPII) dan merupakan jurnal terbuka yang difokuskan pada hasil penelitian di bidang desain secara umum, baik penelitian berupa karya ataupun dalam penelitian yang bersifat umum. Terbit sebanyak 2 kali untuk setiap tahunnya, yaitu bulan Januari dan September. Jurnal Desain Indonesia bertujuan untuk membangun dan memperkuat nuansa akademik dalam bidang desain, baik desain produk, desain interior, desain komunikasi visual, desain tekstil, craft, fashion, dan bidang seni rupa lain yang secara profesi menghasilkan karya artefak. Tulisan yang diterima pada Jurnal Desain Indonesia dapat diangkat dari hasil proses desain (kreasi), analisis kreasi, hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian, dan aplikasi teori, ataupun ulasan buku.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Desain Indonesia" : 4 Documents clear
Latihan Menggambar Isometri secara Manual untuk Peningkatan Pemahaman Tri-dimensional dalam Proses Perancangan Aulia, Wildan
Jurnal Desain Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Desain Indonesia
Publisher : ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.612 KB)

Abstract

Prinsip desain berperan lebih jauh dari prinsip rupa dalam proses perancangan. Mahasiswa desain akan berhadapan dengan proses eksperimentasi dalam mempelajari aplikasi prinsip desain dan olah rupa dalam menghasilkan desain produk utuh. Hal ini menuntut kondisi mahasiswa yang dibekali dengan bakat dan kesadaran yang baik terhadap rupa dan kemampuan memvisualisasikan bentuk. Kendala yang dihadapi penyelenggara Program Studi Desain Produk ITSB adalah kualitas intake mahasiswa yang belum terbekali dengan kemampuan dasar tersebut. Proses seleksi masuk jurusan Desain Produk ITSB tanpa melalui tes gambar. Penyelenggara program studi harus memiliki metode latihan untuk mengakselerasi kemampuan dan kesiapan mahasiswa sebelum masuk ke dalam tahap latihan merancang. Pemahaman tri-dimensional dilakukan melalui latihan gambar isometri olahan kubus dan produk sederhana secara manual tanpa alat bantu ukur. Latihan ini diselaraskan dengan matakuliah matematika geometri. Latihan ini tidak serta merta membuat mahasiswa menjadi ahli menggambar, namun yang paling penting adalah mahasiswa mampu memahami prinsip ruang dan memvisualisasikan bentuk dengan benar. Kesiapan inilah yang menjadi modal dasar mahasiswa untuk dapat masuk ke dalam tahap latihan merancang. Latihan ini telah dicoba selama dua tahun. Hasil evaluasi perkuliahan dan tingkat kepuasan mahasiswa menjadi bahan penguat hipotesis keberhasilan latihan. Pengukuran tingkat keberhasilan peserta latihan dilakukan secara purposive sampling kepada peserta MK Gambar 1 angkatan 2017 dan 2018 dengan metode pembobotan (skala) terhadap kemampuan menilai proporsi objek, kemampuan mengkontruksi gambar, kemampuan memprediksi ruang dan jarak, serta kemampuan membentuk dasar objek (simplifying). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa semua mahasiswa mengalami peningkatan penguatan tri-dimensional meskipun dengan nilai kenaikan yang bervariasi. Ulasan ini diharapkan dapat menjadi umpan balik, khususnya bagi program studi Desain Produk ITSB untuk menetapkan metode latihan menggambar yang tepat, guna menyiapkan mahasiswa untuk memasuki tahap perancangan.
LEARNING MATERIALS AND LEARNING METHODS IN MATERIALS FOR PRODUCT COURSE FOR BASIC PRODUCT DESIGN EDUCATION Rachman, Ariani; Novia R, Awang Eka; Nugrahadi, Gihon
Jurnal Desain Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Desain Indonesia
Publisher : ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.565 KB)

Abstract

Materials for Product courses are given in the first and second semesters which are part of basic education in the curriculum of product design courses, Faculty of Art and Design, Trisakti University. After taking the course, students are expected to have a competency to apply the knowledge in choosing and using the right materials in the products to be designed. Although the course leads to engineering materials knowledge, the learning materials and methods remain in the perspective of product design as the designation is for the students of the Product Design Program. This paper aims to discuss the right learning materials and learning methods delivered in Materials for Product to the students of Product Design Programs in order to achieve the goals. The conclusion of the discussion in this paper recommends that problem based-learning method is an appropriate learning method to be applied.
Studi Perbandingan Perkembangan Kreativitas Mahasiswa Lulusan SMK dan SMU (Studi Kasus di Prodi Desain Produk ISI Yogyakarta) Kusumo, Pandansari
Jurnal Desain Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Desain Indonesia
Publisher : ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.56 KB)

Abstract

Sejak awal berdirinya Program Studi Desain Produk pada tahun 2015 hingga pada tahun ke-4 ini, sudah banyak keragaman karya yang dihasilkan. Mahasiswa yang diterima pada Program Studi Desain produk berasal dari SMK dan SMU yang tentunya memiliki latar belakang yang sangat berbeda. Mengamati dan memperhatikan karya-karya mahasiswa adalah hal yang sangat menarik. Karena disitu akan terlihat ciri dan karakter dari masing-masing mahasiswa. Mulai dari cara mengerjakan, goresan, bentuk, komposisi, warna, arsiran, keteraturan, kerapihan, kebersihan dan finishingnya, pasti akan terlihat berbeda. Pengamatan dilakukan pada mata kuliah dasar desain, antara lain Desain Elementer 2D dan Desain Elementer 3D dan Rekayasa Visual (Menggambar 2) Dengan menggunakan metode komparatif yang bertujuan menganalisis persamaan dan perbedaan kreativitas dari mahasiswa dengan latar belakang SMK dan SMU. Dengan tujuan yang diharapkan yaitu akan dapat meningkatkan kegiatan bejar mengajar di Prodi Desain Produk.AbstractSince the inception of the Product Design Study Program in 2015 to the 4th year, there has been a great diversity of works produced. Students accepted into the Product Design Study Program come from vocational high schools and high schools who certainly have very different backgrounds. Observing and paying attention to students' works is very interesting. Because there will be seen the characteristics and characteristics of each student. Starting from how to do, scratches, shapes, composition, color, shading, regularity, tidiness, cleanliness and finishing, will definitely look different. Observations were made in basic design courses, including 2D Elementary Design and 3D Elementary Design and Visual Engineering (Drawing 2) using comparative methods aimed at analyzing the similarities and differences in creativity of students with vocational and high school backgrounds. With the expected goal that will be able to increase teaching activities in the Product Design Study Program.
Metode Pembelajaran Melalui Perancangan Busana Tekstil Bertekstur Tiga Dimensi dengan Menggunakan Serat Eceng Gondok Hinanto, Grace Claudia; Sriwarno, Andar Bagus; Widiawati, Dian
Jurnal Desain Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Desain Indonesia
Publisher : ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1749.602 KB)

Abstract

Eceng gondok merupakan tumbuhan air yang sangat sulit diberantas. Hal ini disebabkan pertumbuhan eceng gondokyang sangat cepat dan daya tahan hidupnya tinggi. Selain itu eceng gondok dapat menyebabkan berkurangnya debitair permukaan air terbuka (seperti danau, rawa, sungai atau daerah berair lainnya) hingga 4 kali lipat dan dapatmenyebabkan pendangkalan pada daerah-daerah berair tersebut. Pemanfaatan eceng gondok dalam penelitian iniditujukan untuk menghasilkan tekstil dari enceng gondok bertekstur tiga dimensi.Perancangan busana wanita menggunakan eceng gondok yang menghasilkan tekstil tekstur tiga dimensi inimenggunakan pendekatan eksplorasi material dengan cara teknik anyam keper dan sistem pewarnaan alam berbahankayu secang (Caesalpinia sappan). Gagasan dari penelitian ini adalah menggali potensi eceng gondok yang sangatberlimpah tersebut agar dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran/kursus bagi mahasiswa desain tingkat dasardan oleh masyarakat awam yang bekerja di bidang industri tekstil di Indonesia.Tujuan dari penelitian ini adalah masyarakat awam pemilik industri tekstil dapat menciptakan rancangan busanacouture wanita menggunakan tekstil dari serat alam eceng gondok yang bertekstur tiga dimensi, sehingga dapattampil dengan daya tarik visual yang tinggi dan bernilai tambah. Hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi modelpembelajaran bagi industri tekstil kecil dan menengah untuk dapat menghasilkan produk busana/fashion yang unikdengan kualitas tinggi. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu media pembelajaran dasar desainuntuk masyarakat luas maupun mahasiswa desain tingkat dasar. AbstractWater hyacinth is a water plant that difficult to eradicate. This happen because the growth of water hyacinth is fastand shown its high durability. In addition, it affects to reduce open air surface discharge (such as lakes, swamps,rivers or other watery areas) up to 4 times and siltation effect in these aqueous areas. The use of water hyacinth inthis study was to produce three-dimensional texture of nature textile.The design of women's clothing uses water hyacinth which produces three-dimensional texture textiles uses thematerials exploration approach by applying the keper weaving technique and the sappan wood natural coloringsystem (Caesalpinia sappan). The idea of this research is exploring the potential of the abundant water hyacinth inorder to be used as a learning medium / course for elementary level design students and for the empowerment oftextile industris in Indonesia. The purpose of this study is that ordinary people who own the textile industris can create design women's coutureclothing using tree-dimentional textiles from natural hyacinth fiber, so that they could appear with high visualappeal and added value. The results of this study are expected to be a learning model for the small and mediumtextile industris to produce unique high quality fashion products. This research is also expected to be one of the basiclearning media designs for the wider community as well as basic level design students.

Page 1 of 1 | Total Record : 4