cover
Contact Name
Redaksi Jurnal ELTEK
Contact Email
eltek@polinema.ac.id
Phone
+6281233533011
Journal Mail Official
eltek@polinema.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ELTEK
ISSN : 16934024     EISSN : 23550740     DOI : -
Jurnal ELTEK merupakan media yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian dan artikel konseptual yang dilakukan oleh para peneliti, akademisi, praktisi dan industri di bidang teknik elektro. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada jurnal ELTEK merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapun Jurnal ELTEK memuat artikel hasil penelitian dan konseptual dalam cakupan bidang ilmu Teknik Elektro yang meliputi :Ketenagalistrikan, Teknik kendali, kecerdasan buatan, teknik komputer, teknik telekomunikasi, Teknik informatika, teknik biomedik, elektronika daya, energi terbarukan, Sistem embedded, Jaringan computer, Sistem Operasi, manajemen data dan system informasi web, dan lain-lain
Articles 125 Documents
PENINGKATAN RESOLUSI SENSOR LOAD CELL PADA TIMBANGAN ELEKTRONIK Mandayatma, Eka
JURNAL ELTEK Vol 16 No 1 (2018): ELTEK Vol 16 No 1
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.389 KB) | DOI: 10.33795/eltek.v16i1.85

Abstract

Electronic scales are heavy gauges that are widely used both in the laboratory and in the business world. One of the main sensors of electronic scales is the load cell. The direct use of load cell will result in the achievement of the standard resolution of the load cell or ADC system used, so the resolution of the scales will be quite low as it is determined only by the load cell measurement range and the ADC resolution where the dynamic range of the ADC is not reached.In this article will be made electronic efforts to increase the resolution of the scales so that the accuracy of weighing can be better. Improved resolution attempts are made with electronic signal processor and conditioners, among others, by amplifying, summing and leveling amplifiers and to prevent noise being attempted by filtering. Data processing is done by comparing the resolution value of Load cell without signal conditioner and load cell resolution with signal conditioner. Load Cell with a load range of 0 - 5 kg in conditioning with 200x gain obtained output 113 mV to 1200 mV. With a standard ADC at a resolution of 20 mV / bit will be obtained 0000 0110 to 0011 1110 By adding a Leveling Amplifier circuit obtained output 48 mV for load 0 kg and 4.87 Volt for 5 kg load, ADC output in the range 0000 0010 to 1111 1100. Usage ADC without leveling 21% and with 98% leveling. Without leveling weighing resolution is 89 grm / bit and with 20 grm / bit leveling. Increased weighing resolution of 345%.
Sistem Monitoring Kinerja Dosen Poltekom Menggunakan Fingerprint Berbasis SMS Gateway RA K, Herma Nugroho; Kirana, Nurista Wahyu
JURNAL ELTEK Vol 12 No 1 (2014): ELTEK Vol 12 No 1
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.167 KB)

Abstract

Salah satu aspek yang menunjang tercapainya proses pembelajaran yang kondusif adalah adanya kinerja dosen yang baik. Ada beberapa kriteria dalam menentukan kinerja tersebut antara lain bisa dari kehadiran, kedisiplinan, cara mengajar dan sebagainya. Dalam penelitian ini kinerja yang dimaksud lebih difokuskan dalam hal kehadiran, waktu mengajar dan kedisplinan dosen. Di Politeknik Kota Malang sistem monitoring yang berjalan masih bersifat manual dan kurang maksimal.Pada penelitian ini dibuat sebuah aplikasi untuk membantu memaksimalkan sistem monitoring, yaitu Pembuatan Sistem Monitoring Kinerja Dosen Poltekom Menggunakan Fingerprint Berbasis SMS Gateway. Sistem ini dapat mengolah data dosen dalam melakukan pengawasan atau pemantauan dari kehadiran, keterlambatan, pengajaran, daftar dosen jaga dan reminder. Data input yang diolah yaitu sidik jari masing-masing dosen serta tombol yang merepresentasikan kondisi pemantauan (waktu finger). Selain itu juga terdapat aplikasi SMS gateway yang berfungsi sebagai reminder untuk keterlambatan dan waktu pengajaran dan sebagainya. Pembuatan sistem dan server SMS gateway dibuat menggunakan Visual Basic 6.0 dan database Microsoft Access. Untuk koneksi SMS gateway menggunakan modem Vodafone. Hasil pengujian dan analisa sistem monitoring adalah sebagai berikut delay terbesar terjadi pada media transmisi (kabel) 30 m yaitu 0,2093 s dan delay terkecil pada kabel 1 m yaitu 0,01 s. Throughput terbesar pada sistem ini dicapai pada paket data 11 paket (754 byte) yaitu sebesar 541,63 bps. Sedangkan throughput terkecil dicapai saat paket data 39 paket (2726 byte) yakni sebesar 42,30 bps. Dengan pembuatan sistem monitoring ini akan meningkatkan kinerja dan mamaksimalkan sistem pengawasan yang sudah berjalan di Politeknik Kota Malang. Melalui sistem ini pula Badan Kepegawaian dan Pejabat Terkait dapat memonitoring kinerja dosen tanpa harus turun ke lapangan.
ANALISA BEBAN TERHUBUNG SOLAR CELL STUDI KASUS USAHA KECIL MENENGAH WARUNG INTERNET Sungkono, Sungkono; Murtono, Ari; Nugrahanto, Indrawan
JURNAL ELTEK Vol 17 No 2 (2019): ELTEK Vol 17 No 2
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.108 KB) | DOI: 10.33795/eltek.v17i2.187

Abstract

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menghitung efisiensi penggunaan solar panel surya pada skala beban rumahan. Solar panel adalah konversi cahaya sinar matahari menjadi listrik, baik secara langsung dengan menggunakan photovoltaic, atau tidak langsung dengan menggunakan tenaga surya terkonsentrasi sehingga menghasilkan tenaga listrik. Dalam penelitian yang telah dilakukan saat ini kita mendapatkan nilai penghematan dari konsumsi tarif listrik sebesar Rp. 31.000/bulan, dengan daya luaran yang dihasilkan 0.69 kwh pemilihan jenis solar cell, charge controller, battery capacity, inverter dan load based menjadi komponen utama untuk menentukan nilai output yang dibutuhkan terhadap beban selain itu juga kondisi irradiance dari suatu wilayah. Terdapat inefisiensi dalam sistem panel surya yang terpasang di warnet Fiz Mitra Media, yang mana panel surya terpasang hanya memiliki produktifitas 1.6 Wh per WP, atau hanya 30% dari kejadian umum yang berlaku.
Studi Perbandingan Pemakaian Energi Air Conditioner Inverter Dengan Air Conditioner Konvensional Joto, Ruwah
JURNAL ELTEK Vol 11 No 1 (2013): ELTEK Vol 11 No 1
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.05 KB)

Abstract

Dalam kehidupan ini semua pasti tidak lepas dari teknologi antara lain adalah Air Conditioner. Pada aula, kantor maupun sekolah pasti sudah memakai Air Conditioner. Untuk pemakaian Air Conditioner ini pasti tidak lepas dari biaya pemakaian energinya oleh karena itu sekarang sudah ada Air Conditioner Inverter yang dapat menghemat pemakaian energi daripada Air Conditioner Konvensional. Untuk itu, diperlukan studi perbandingan antara kedua Air Conditioner. Dari hasil pemeriksaan dan analisa dapat disimpulkan sebagai berikut : bahwa besarnya arus dan daya yang dihasilkan lebih besar Air Conditioner Konvensional daripada yang dihasilkan oleh Air Conditioner Inverter dengan pemakaian suhu ruangan yang ditentukan itu sama. Dengan demikian untuk pemakaian energi pasti lebih hemat Air Conditioner Inverter daripada Air Conditioner Konvensional.
Pengembangan Metode Algoritma Genetika Dan Darwinian Particle Swarm Optimization Untuk Fungsi Multimodal Hayati, Ariadi Retno Tri
JURNAL ELTEK Vol 11 No 2 (2013): ELTEK Vol 11 No 2
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.041 KB)

Abstract

Metode optimasi telah banyak diaplikasikan pada pengenalan pola yang bertujuan untuk optimasi parameter secara otomatis. Metode optimasi yang umum diterapkan adalah algoritma genetika atau particle swarm optimization. Tujuan dari penelitian ini mengembangkan dari penggabungan kedua metode tersebut agar mendapatkan parameter yang lebih optimal secara otomatis jika dibandingkan optimasi dengan salah satu algoritma. Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh kesalahan yang lebih sedikit atau minimum dibandingkan salah satu metode optimasi.
Pengaturan Tegangan Dan Frekuensi Pada Motor Induksi Sebagai Generator Parastiwi, Andriani
JURNAL ELTEK Vol 12 No 2 (2014): ELTEK Vol 12 No 2
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.661 KB)

Abstract

Motor induksi yang bila digunakan secara terbalik dapat digunakan sebagai generator (MISG). Motor induksi tiga fase dapat digunakan sebagai generator induksi satu fase dengan penambahan 3 kapasitor dengan konfigurasi delta. Pada kondisi tanpa pengaturan, perubahan beban yang terpasang pada MISG dapat mengakibatkan perubahan tegangan dan frekuensi yang dihasilkan dari 185VAC sampai 220VAC. Dengan pengaturan tegangan dan frekuensi MISG menggunakan rangkaian elektronika diprediksi dapat meningkatkan kestabilannya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan rangkaian elektronika untuk pengaturan tegangan dan frekuensi MISG telah berhasil meningkatkan kestabilan tegangan yang dihasilkan. Pengujian pada motor induksi 4KW 3fase yang digunakan sebagai generator 1fase digunakan kapasitor 75?F400VAC dengan mikrokontroler sebagai pengontrol MISG dengan beban resistif berupa lampu 500W sampai 3KW dihasilkan luaran tegangan 1fase 220Volt 50Hertz yang bervariasi dari 205VAC sampai 222VAC sehingga dapat digunakan pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro.
Disain Filter LC Untuk Mengurangi Arus Harmonik Pada Lampu Tl Hemat Energi Atmadja, Martono Dwi; Soelistianto, Farida Arinie
JURNAL ELTEK Vol 14 No 2 (2016): ELTEK Vol 14 No 2
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.395 KB)

Abstract

Pengisian form kehadiran mahasiswa secara manual masih dilakukan di beberapa universitas. Untuk memudahkan rekap kehadiran mahasiswa, maka dibuat sistem absensi mahasiswa menggunakan RFID card yang diaplikasikan sebagai Kartu Tanda Mahasiwa (KTM) untuk masukan sistem dan akses data dari perangkat masukan ke database pada komputer melalui WiFi.Penelitian ini menghasilkan rancang bangun sistem absensi mahasiswa masukan sistem adalah Kartu Tanda Mahasiswa (RFID card/tag), dengan akses data melalui WiFi. RFID tag digunakan karena setiap memiliki kode-kode yang berbeda. Pada pengujian sistem, IC RTC yang digunakan sesuai dengan jam komputer yang digunakan; pengukuran tegangan pada tiap-tiap port minimum sistem yang digunakan terdapat nilai tegangannya sedangkan port yang tidak digunakan bernilai 0 volt. Data absensi mahasiswa langsung terbaca dan terkirim ke database absensi pada komputer pusat. Proses perekapan data absensi mahasiswa bisa dilaporkan sesuai dengan yang diinginkan (perhari, perminggu, atau perbulan)
RANCANG BANGUN PERANGKAT PEMBANGKIT PWM BIPOLAR Fathoni, Fathoni
JURNAL ELTEK Vol 16 No 1 (2018): ELTEK Vol 16 No 1
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.242 KB) | DOI: 10.33795/eltek.v16i1.83

Abstract

Electrical power settings, both AC and DC can be done by linear or switching. Controlled loads may be motors, heating elements or incandescent lamps. Generally the efficiency of load power control by way of switching is better than linear way so the way switching is widely used today. Switching also allows for automatic, remote and wireless control In load power management system with microcontroller, PWM generator circuit output is used for control of power switch. The output pulse can be TTL standard or with lower amplitude and on the control of the H bridge circuit required bipolar PWM with additional dead band on each side of the pulse ride. The bipolar PWM generator designed in this study has an output with TTL standard with a dead band circuit and a short circuit protection for VCC = 5 volts and a ground path, Testing with no load and short circuit in low and high output states is as follows. VOL(min) = 0.4 volts, VOH(max) = 4.2 volts. The short circuit of output to high GND is 100 mA and short circuit current to VCC path at low output is 90 mA, The output frequency of bipolar pulses is, 50, 100, 1k, 10k and 20k Hz with 10?s dead band
KENDALI DC-DC CONVERTER PADA PORTABLE PICO-HYDRO MENGGUNAKAN PID KONTROLLER Dewatama, Denda; Fauziah, Mila; Safitri, Hari Kurnia
JURNAL ELTEK Vol 16 No 2 (2018): ELTEK Vol 16 No 2
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.819 KB) | DOI: 10.33795/eltek.v16i2.103

Abstract

Kebutuhan akan energi fosil semakin lama semakin meningkat danmengakibatkan cadangan energi fosil semakin menipis. Sehinggadibutuhkan energi alternatif yang diharapkan dapat mengurangikonsumsi energi fosil. Sedangkan sumber daya air di Indonesia sangatmelimpah. Oleh karena itu, pembangkit Listrik Pikohidro (PLTPH)merupakan sumber energi listrik alternatif. Umumnya PLTPHmenggunakan kontruksi sipil yang permanen serta bobot yang beratsehingga membutuhkan biaya yang tinggi dan lahan yang luas.Sedangkan tidak semua potensi air dapat digunakan untuk konstruksiPLTPH permanen dan lagi kadangkala dibutuhkan sumber energyalternative yang mudah untuk dipindahkan. Berdasarkan permasalahandi atas di butuhkan PLTPH portable. PLTPH portable terdiri darigenerator, rangkaian boost converter dan mikrokontroler digunakanuntuk melakukan pengisian aki. Agar memperoleh hasil keluaran boostconverter yang stabil maka dilakukan pengontrolan penyulutan boostconverter dengan kontrol PID. Rangkaian boost converter di desainuntuk masukan tegangan 2,5V sampai 4,5V dengan keluaran 7,6V.Digunakan kontrol PID pada boost converter dengan nilai Kp = 1, Ki =0,05, dan Kd = 0,2 menghasilkan respon sistem : rise time (tr) = 0,13,settling time (ts) = 0,22, maksimum over shoot (%OS) = 1,053%, errorsteady state (ess) = 1.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI KONTROL SUHU MEGGUNAKAN LOGIKA FUZZY PADA MESIN PENETAS TELUR BURUNG LOVEBIRD Diana Mustafa, Lis; Junus, Mochammad; Yoga, Ridho Hendra
JURNAL ELTEK Vol 15 No 2 (2017): ELTEK Vol 15 No 2
Publisher : P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.817 KB)

Abstract

Dalam hal penetasan burung lovebird, masalah yang sering dihadapi adalah bagaimana menetaskan telur burung dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang bersamaan. Sedangkan kapasitas dan waktu yang dibutuhkan induk burung dalam mengerami telurnya yaitu maksimal 6 butir telur tiap satu induk burung dalam waktu 21 hari, masalah lain adalah lamanya induk burung untuk mereproduksi telur setelah bertelur karena harus memelihara anaknya sampai siap untuk bertelur kembali.Perilaku induk burung yang terkadang tidak mengabaikan telur yang sedang dierami juga menjadi masalah yang sangat merugikan para peternak burung lovebird. Maka untuk menggantikan induk burung dalam menetaskan dibuatlah mesin penetas telur burung lovebird berbasis mikrokontroler dengan fuzzy logic controller yang bertujuan untuk mengontrol suhunya agar sesuai set point, sehingga diharapkan tidak terjadi fluktuasi suhu dalam mesin tetas. Rak pemutar rak telur juga dirancang agar dapat berputar secara otomatis. Juga dilengkapi kipas untuk meratakan suhu dalam mesin.Setelah dilakukan pengujian dari sistem yang telah dirancang, dapat diperoleh waktu yang dibutuhkan dalam proses menetasakan telur burung lovebird adalah 22 hari dengan tingkat keberhasilan 93%.   In the case of lovebird hatching, the problem often faced is how to incubate large numbers of bird eggs at the same time. Whereas the capacity and time needed by the mother bird to incubate the eggs is a maximum of 6 eggs per one mother bird within 21 days, another problem is the length of the mother bird to reproduce eggs after laying eggs because they have to keep their children ready to lay eggs again. The behavior of mother birds that sometimes do not ignore the eggs that are being incubated is also a problem that is very detrimental to the lovebird breeders.To replace the mother bird in hatching a microcontroller-based bird hatcher machine was made with a fuzzy logic controller that aims to control the temperature to match the set point, so that temperature fluctuations in hatching machines are expected to not occur. Egg rack rack is also designed to rotate automatically. Also equipped with a fan to even the temperature inside the engine After testing of the system that has been designed, it can be obtained the time needed in the process of lovebird bird eggs is 22 days with a success rate of 93%.

Page 1 of 13 | Total Record : 125