cover
Contact Name
Anindya Dwi Risdhayanti
Contact Email
ninndoo@gmail.com
Phone
+62341-440424
Journal Mail Official
elkolind@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta no. 9 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Elektronika Otomasi Industri
ISSN : 23560533     EISSN : 23559195     DOI : http://dx.doi.org/10.33795
Core Subject : Engineering,
Elektronika : VLSI Sistem Embedded Devais IoT Konverter Data Sensor Sistem Instrumentasi Sistem Otomasi Industri : Mekatronika dan Robotika Sistem Kontrol Instrumentasi Industri Autonomous Vehicle Kecerdasan Buatan
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)" : 6 Documents clear
Pengendali Tegangan Generator AC 3 FASA Dari Perubahan Arus Beban Hendrawan, Nofrian Deny; Subiyantoro, Subiyantoro; Fathoni, Fathoni
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i3.167

Abstract

Pada penelitian ini dibuat modul untuk pengaturantegangan generator AC 3 fasa magnet tidak permanen.Padapenelitian sebelumnya, menggunakan Generator AC 1 fasadengan tegangan output tidak dikontrol. Oleh karena itu alatini dibuat agar tegangan outputya dapat dikontrol, sertadigunakan sebagai modul praktikum khususnya untukpembelajaran di lab Elektronika Daya.Pada modul pembelajaran ini akan dianalisapengaruh arus beban terhadap tegangan output generator AC 3Fasa. Supply pada modul ini menggunakan power supplysebagai sumber untuk menggerakkan motor DC yangdihubungkan ke generator AC 3 fasa menggunakanpulley.Numbpaddigunakkan untuk memasukkan teganganoutput yang diinginkan dengan range 6V – 12V , dan apabilaterjadi perubahan beban otomatis tegangan output akan ikutberubah , untuk menjaga tegangan output generator konstan diset point yang diinginkan maka dikontrol dengan PWM( Pulse With Modulation ) menggunakan mikrokontrolerAmega16dengan metode PI. Hasil dari pengujian yangdilakukan, alat tersebut dapat digunakan sebagai modulpengendali tegangan output generator AC 3 fasa dengansupplyarusexciteryang dikontrol menggunakanmikrokotroler. Saat input tegangan 8V tanpa beban makategangan output akan berosilasi tinggi mendekati overshoot,dan ketika dibebani dengan resistor 2k2 Ohm dengan setpointyang sama tegangan output generator memiliki maksimumpeak ( mp ) sebesar 8,1V.Sehingga meskipun beban berubahmaka tegangan akan tetap stabil ditegangan yang sudahdimasukkan.
Modul Sistem Pengaturan Suhu Mini Boiler Dengan Metode PID Menggunakan PLC dan HMI Setya, Rizal Braman; Rifa'i, Muhammad; Budi, Edi Sulistio
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i3.172

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini sangat pesatdalam berbagai bidang terlebih di dunia industrialisasi.Teknologi dalam bidang konversi energi saat ini telahberkembang sangat pesat dalam memunculkan berbagai ideide kreatif untuk dimanfaatkan dalam bidang industri. Salahsatunya boiler, boiler adalah bejana yang digunakan untukmenghasilkan uap air (steam) yang akan digunakan sebagaipemanas atau tenaga penggerak seperti turbin. Salah satuperangkat kontrol modern yang dapat diterapkan dalamberlangsungnya proses produksi di industri saat ini adalahPLC (Programmable Logic Controller) sebagai kontroler danHMI (Human Machine Interface) sebagai alat untukmemonitoring kinerja sistem secara real time. Denganberkembangnya sistem kontrol pada suatu industri, makamodul miniplant boiler yang merupakan salah satu peralatanyang ada di indistri ini dapat digunakan sebagai mediapembelajaran di laboraturium sebelum masuk ke duniaindustri yang sesungguhnya. Pengontrolan suhu pada miniboiler merupakan suatu hal yang sangat penting karena suhumerupakan parameter yang mudah berubah sehingga perludilakukan pengontrolan agar suhu dapat tetap stabil pada nilaitertentu terhadap berbagai gangguan sehingga tidak terjadikegagalan sistem akibat suhu yang terlalu tinggi. Untukmendapatkan respon sistem yang stabil, diterapkan metodekontrol PID pada sistem. Pada skripsi ini digunakan miniplantboiler dengan ukuran diameter tabung 15 cm dengan panjang30 cm dan kapasitas 5 L. Suhu yang dikontrol pada tabungadalah 100 °C dengan hasil nilai parameter PID menggunakanmetode Ziegler Nichols Sistem Orde 1 diperoleh nilai Kp =20.03, Ti =120 dan Td = 4,2. Dan dari grafik respon sistemdiperoleh karakteristik %error steady state = 0,1 %, time rise(Tr) = 2130 s, time delay (Td) = 900, dan settling time (Ts) =2370 s. Dari nilai parameter kontrol PID tersebut,menunjukkan respon sistem yang baik dan mampu menjagasuhu sesuai dengan setpoint yang diberikan pada HMI untukkondisi sistem tanpa diberikan gangguan atau diberikangangguan
Implementasi Pengontrol Suhu Menggunakan Algoritma Fuzzy Logic Pada Proses Pembuatan Yoghurt Widiyanto, Eric Prasetyo; Budi, Edi Sulistio; Safitri, Hari Kurnia
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i3.166

Abstract

Pengontrolan suhu dan waktu pengadukan dalam proses pembuatan yoghurt sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yoghurt yang maksimal. Metode algoritma logika fuzzy Mamdani digunakan untuk menstabilkan suhu fermentasi sesuai dengan besarnya suhu yang dikehendaki dengan setpoint suhu 45 °C. Proses dilakukan dengan cara mengatur sudut pemicuan dengan output pemanas . Alat ini juga dilengkapi dengan sensor suhu PT100 sebagai pembaca suhu ketika proses fermentasi dan LCD sebagai tampilan suhu aktual.Penerapan kontrol logika fuzzy saat suhu setpoint 45°C didapatkan kurva respon suhu yang yang memiliki delay time = 6 menit , rise time = 30 menit , maximum overshoot = 2, %, dan peak time = 38 menit dengan suhu 46,3 °C. Dengan menguji susu fermentasi melalui setpoint suhu 45°C didapatkan waktu proses fermentasi selama 10 jam dengan kapasitas 5 liter.
Estimasi Parameter Motor 3 FASA Berbasis Extended Kalman Filter Pada Laboratorium Sistem Kendali Digital Romdlon, Muhammad Muwafiqur; Komarudin, Achmad; Tarmukan, Tarmukan
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i3.171

Abstract

Motor 3 fasa merupakan motor induksi yangbanyak digunakan pada proses produksi otomasi industri,dikarenakan konstruksi kuat dan ketahanan tinggi dimanakecepatan dan torsi dapat dikendalikan menggunakan inverter.Dengan menggunakan algoritma extended kalman filter, nilaikecepatan dan torsi dapat diperkirakan sehingga dapatmeniadakan adanya hubungan sensor secara mekanis.Keakuratan estimasi parameter tergantung terhadappemodelan motor induksi. Penelitian dilakukan denganmenggunakan software matlab-simulink. Dengan memberikanbeberapa variasi kecepatan motor pada 600 rpm, 900 rpm,1173 rpm dan 1476 rpm. Hasil estimasi algoritma extendedkalman filter menunjukkan hasil yang baik, namunmempunyai nilai rise time yang cukup lama dengan rata-rata18.9 s. Hal tersebut disebabkan proses komunikasimikrokontroler ke matlab-simulink yang lambat.
Implementasi DCS (Distributed Control System) Sebagai Pengontrol Suhu Pada Proses Pemanasan Air Dengan Metode MPC (Model Predictive Control) Kurniawati, Mahgarita Tri; Tarmukan, Tarmukan; Rifa'i, Muhamad
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i3.165

Abstract

Implementasi DCS sebagai pengontrol suhu pada proses pemanasan air dengan metode MPC pada laboratorium sistem kendali proses bertujuan untuk memprediksi output proses selama rentang waktu tertentu dengan meminimalisasi fungsi objek, dengan memanfaatkan HMI yang berfungsi untuk melakukan tugas monitoring pada sistem water heat control.Pengujian yang dilakukan pada pengimplementasian DCS sebagai pengontrol suhu air menggunakan metode MPC ini adalah pengujian sistem dengan beberapa variasi nilai setting point yang diberikan. Berdasarkan hasil pengujian sistem yang dilakukan, menunjukkan bahwa proses implementasi metode kontrol MPC yang terdapat dalam perangkat DCS pada sistem water heat control telah berhasil dilakukan. Sistem dapat mempertahankan suhu air dalam tangki sesuai dengan nilai setting point yang diberikan dengan rata-rata maximum overshoot sebesar 1,92%. Dengan demikian, alat ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran tentang simulasi water heat control dan penggunaan metode MPC dalam DCS oleh mahasiswa Teknik Elektronika, Politeknik Negeri Malang.
Stabilisasi Suhu Heatrig Menggunakan Metode Kontrol Logika Fuzzy (KLF) Ratnaningtyas, Laily; Mandayatma, Eka; Herwandi, Herwandi
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v6i3.170

Abstract

Heatrig merupakan alat yang digunakan untukpengamatan atau pengukuran sensor suhu.Selain itu, heatrigjuga dapat digunakan untuk kalibrasi sensor suhu. Suhu yangdihasilkan heatrig disetiap bagian cekungan alumuniumberbeda-beda dan tidak stabil.Oleh karena itu dibuatkan alatyang dapat mengatasi permasalahan ketidakstabilan suhu yangdihasilkan heatrig dikarenakan faktor suhu lingkungan danarus listrik. Alat yang digunakan adalah mikrokontrolersebagai pusat pengendali sistem yang bekerja pada alat,elemen heater dimana panasnya akan menyala disesuaikandengan alat pengendali sehingga dapat menjaga kestabilansuhu. Sistem kendali yang digunakan adalah kontrol logikaFuzzy.Pada pengambilan data resistansi sensor NTC diketahuibahwa sensor NTC bukan merupakan sensor yang rasponnyalinier.Pembacaan sensor dengan menggunakan thermometerdan LCD memilili error total sebesar 0,11%. Pada saatpengambilan data respon heatrig, untuk mencapai suhu 90°Cmembutuhkan waktu 22,5 menit. Range suhu yang akandikontrol adalah 25°C sampai 90°C. Setiap setpoint pada suhu40ºC, 50ºC, 60ºC, 70ºC dan 80ºC akan meberikan respon yangberbeda-beda tetapi tetap stabil. Saat pengujian dengangangguan, meskipun sistem diberi gangguan respon kontrollermasih berjalan dan tetap kembali pada set point suhu yangtelah dipilih. Hal ini membuktikan bahwa kontroler Fuzzy(KLF) yang telah direncanakan berhasil.

Page 1 of 1 | Total Record : 6