cover
Contact Name
Anindya Dwi Risdhayanti
Contact Email
ninndoo@gmail.com
Phone
+62341-440424
Journal Mail Official
elkolind@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta no. 9 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Elektronika Otomasi Industri
ISSN : 23560533     EISSN : 23559195     DOI : http://dx.doi.org/10.33795
Core Subject : Engineering,
Elektronika : VLSI Sistem Embedded Devais IoT Konverter Data Sensor Sistem Instrumentasi Sistem Otomasi Industri : Mekatronika dan Robotika Sistem Kontrol Instrumentasi Industri Autonomous Vehicle Kecerdasan Buatan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)" : 8 Documents clear
Penerapan PID Control Untuk Pengendalian Kecepatan Spinner Motor Pada Proses Ekstrak Buah Sirsak Menggunakan DCS (Distributed Control System) Komalia, Isti; Tarmukan, Tarmukan; Yulianto, Yulianto
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.194

Abstract

Buah sirsak adalah buah yang memiliki dayasimpan yang pendek dan memiliki kandungan vitamin Ctinggi yang dapat membantu untuk meningkatkan sistemimun. Dengan dijadikannya menjadi bubuk sari sirsak akanmembuat daya simpan yang lebih panjang danmempertahankan kandungan vitamin C didalamnya. Untukproses ekstrak buah sirsak menjadi bubuk terdapat empatproses yaitu crusher (penghancur), spinner (penyaring), mixer(pencampuran), dan dryer (pemasanan). Proses spinner(penyaringan) digunakan untuk mempermudah penyaringansari sirsak yang akan diproses menjadi bubuk nantinya. Padaproses ini kecepatan spinner motor di kontrol menggunakanmetode PID yang terdapat pada DCS (Distributed ControlSystem). Untuk sensor kecepatannya menggunakan sensorrotary encoder. Perancangan kontroller PID menggunakanmetode Ziegler Nichols II menghasilkan Kp = 0.049, Ti = 2.5,dan Td = 0.625. Hasil yang didapatkan antara lain delay time(td) 0.5 s, rise time (tr) 4 s, peak time (tp) 8 s, maximumovershoot (mo) 6.67%, ESS batas atas 3.33%, ESS batasbawah 1,67%, setling time (ts) 21 s. Pengujian dilakukandengan mengubah beban dari tanpa beban namun dengankecepatan yang sama. Semakin besar beban maka waktuspinning semakin lama. Dan pengujian juga dilakukan denganmengubah kecepatan namun dengan beban tetap. Semakincepat putaran spinner motor maka nilai overshoot dan setlingtime semakin kecil.
Implementasi Kontrol PID Untuk Pengaturan Suhu Pada Proses Pengeringan Rumput Laut Noor, Aditya Ardian; Adhisuwignja, Supriatna; Patma, Tundung Subali
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.199

Abstract

Budidaya rumput laut saat ini sudahmenjadi pekerjaan utama bagi masyarakat pesisir UtaraPulau Nusa Penida, hal ini karena permintaan rumputlaut untuk memenuhi pasar ekspor cukup tinggi. Tigafaktor penting yang menunjang mutu rumput laut yaituteknik budidaya, umur panen, dan proses pengeringan.Pengeringan yang dilakukan selama ini mengandalkansinar matahari, selain memerlukan waktu yang cukuplama, juga tidak stabilnya suhu pengeringan. Tujuanpenelitian ini adalah melakukan pengeringan denganpengontrolan suhu dengan metode PID. Rumput lautdiatur pada kisaran suhu 45-75oC dengan menggunakansensor suhu tipe DS18B20, heater yang digunakanmemiliki daya 1500 watt dan rangkaian driver heatermenggunakan pengendali PID. Metode control PIDtrial and error digunakan untuk mencari nilai konstantaKp, Ki, dan Kd yang paling optimal. Nilai konstantaPID yang diperoleh pada kondisi keluaran yang stabildan pengeringan rumput laut lebih efisien adalah Kp=5,Ki=2,5, dan Kd=1,5.
Pengendalian Kecepatan Crusher Motor Dengan Metode PID Control Menggunakan DCS (Distributed Control System) Pada Proses Ekstraksi Daging Buah Sirsak Yanwar, Mohammad Dwi; Tarmukan, Tarmukan; Singgih, Hariyadi
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.188

Abstract

Proses ekstrak buah sirsak menjadi bubukterdapat empat proses yaitu crusher (penghancur), spinner(penyaring), mixing (pencampuran), dan drying (pemasanan).Proses crusher (penghancur) digunakan untuk mempermudahpengambilan sari sirsak yang akan di proses menjadi bubuknantinya. Proses ini dilakukan dengan perbandingan 1:1 yaitu1 kg buah sirsak dengan 1 liter air dan menggunakan metodePID control pada kecepatan crusher motor untukmendapatkan waktu yang lebih efisien dengan hasil yang baikdengan kontroler DCS. Prinsip kerja dari sistem crusher iniadalah dengan menstabilkan kecepatan crusher motor sesuaidengan set point yang diberikan pada PC sebagai operatorstation. Dengan hasil nilai parameter Kp, Ki, dan Kddidapatkan dengan perhitungan metode Ziegler Nichols 2dengan nilai Kp=0.6 Ki = 1.5 dan Kd = 0.375 . Memilikidelay time (td) sebesar 0.5 s, rise time (tr) 4 s, peak time (tp) 5s dan Maximum Overshoot (Mo) sebesar 20% pada setpoint1500 rpm dan nilai delay time (td) sebesar 0.7 s, rise time (tr)1 s, peak time (tp) 2.2 s dan Maximum Overshoot (Mo) sebesar40% pada setpoint 2000 rpm.
Aplikasi Kendali PID Pada Putaran Motor Grinding Kopi Biji Kurma Berbasis Mikrokontroller Sendikadisnu, Isposari; Sungkono, Sungkono; Priyadi, Bambang
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.193

Abstract

Kurma adalah buah yang kaya akan nutrisidan digunakan untuk bahan baku pada industri pengolahanbuah kurma, serta menghasilkan hasil samping berupa bijikurma yang masih banyak dibuang dan tidak diolah olehindustri tersebut. Namun biji kurma memiliki potensi salahsatunya dapat diolah sebagai bubuk kopi. Pemanfaatan bijikurma dibutuhkan sebuah sistem yang mampu menggolah bijikurma menjadi bubuk kopi. Pada pembuatan bubuk kopi, bijikurma yang sudah disangrai dihaluskan menggunakan mesinpenggiling yang berpenggerak motor, input sistem ini berupaswitch, keypad dan rotary encoder. Switch digunakan untukmengaktifkan seluruh sistem. Prinsip kerja dari alat penggilingkopi biji kurma, keypad berfungsi untuk memasukkan nilaisetpoint, input tersebut akan diproses oleh mikrokontrolerAtmega 32 menggunakan kontrol PID, yang pengaturan nilaiKp, Ki, dan Kd menghasilkan pengontrolan kecepatan motorDC agar konstan terhadap perubahan beban pada mesinpenggiling kopi biji kurma . Sedangkan sensor rotary encoderberfungsi untuk membaca kecepatan putaran motor DC padamesin grinding, yang kemudian akan ditampilkan pada LCD.Perancangan kontroler PID menggunakan metode ZieglerNichols II menghasilkan nilai Kp=0.18 Ki =0,24 dan Kd =0,03375. Hasil yang didapatkan antara lain rise time (tr)sebesar 0,5 s, settling time (ts) 3,75s, peak time (tp) sebesar1,5 s dan Maximum overshoot (Mo) sebesar 7,99% pada setpoint 1000 rpm serta hasil pengujian kecepatan grinding untukbeban yang berbeda menghasilkan error sebesar 5,125% danoptimal berkerja pada beban 50 gr.
Implementasi Algoritma Fuzzy Pada Alat Sortir Kematangan Buah Kopi Berdasarkan Warna Berbasis Arduino Uno Ardinata, Beryl; Nurcahyo, Sidik; Priyadi, Bambang
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.198

Abstract

Di Indonesia produksi kopi saat ini masihterhambat oleh kualitas kopi yang rendah sehinggamempengaruhi perkembangan produksi kopi. Hal inidisebabkan kesalahan dalam pasca panen yang kurang tepat.Untuk mendapatkan biji kopi yang berkualitas baik makadiperlukannya penanganan pasca panen dengan melakukanproses sortasi, proses pencucian, proses pengeringan, danproses penyangraian. Proses sortasi adalah proses pertamasaat panen kopi, saat ini masih banyak menggunakan prosespemisahan buah kopi secara manual, sehingga membutuhkanwaktu yang lama dan tidak akurat dalam proses memisahkanbuah kopi, jika proses ini dilakukan secara otomatis akanmembutuhkan waktu yang lebih singkat, akurat danmembantu meringankan kerja petani. Sistem ini dirancangagar dapat membantu meringankan pekerjaan petani dengandibuat sebuah alat berupa pemilah kopi dengan menggunakansensor TCS3200, yang dilengkapi dengan motor servosebagai pemilah. Sistem ini akan memberikan data hasilwarna berupa tegangan dan ukuran buah satuan sentimeterdilanjutkan dengan proses pensortiran buah.
Kontrol Kecepatan Motor Pada Sistem Packing Mesin Cucurbita Powder Dengan Metode PID Ashari, Probo Lutfianto; Budi, Edi Sulistio; Sungkono, Sungkono
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.187

Abstract

Cucurbuta powder (serbuk labu kuning)merupakan olahan pangan yang berbentuk serbuk, mudah larutdalam air dan praktis dalam penyajian serta memiliki dayasimpan yang lama karena kadar airnya rendah. Prosespengolahan labu kuning menjadi serbuk meliputi sortasi buah,pencucian, penghancuran ,penyaringan ,penambahan bahankimia ,pengeringan mengunakan oven dan pengepakan . Perluadanya mekanisme untuk mengekstrak serbuk labu kuningdari buahnya yang dapat bekerja secara terus menerus. PIDmerupakan kontrol berumpan balik yang umum digunakan,kontrol PID dalam hal ini digunakan untuk mengontrolkecepatan motor DC pada conveyor mesin packing cucurbitapowder. Kontrol PID akan membandingkan nilai set poindengan kecepatan motor DC yang dibaca oleh rotaryencoder.Nilai konstanta Kp,Ki dan Kd akan memeberikanrespon terhadap PID, nilai konstanta ini dapat di tentukandengan berbagai macam metode antara lain Ziegler-Nicholsdan trial and error. Berdasarkan metode trial and error,respon sistem yang baik didapat dengan nilai Kp = 0,32 Ki =200 dan Kd = 0,01. Hasil yang didapatkan antaralain rise time(tr) sebesar 9 s, settling time (ts) 12s, peak time (tp) sebesar 10s dan Percent Overshoot (Po) sebesar 6,6%. Setelah itu akandibandingkan dengan metode dan Ziegler-Nichols. Hasil yangdidapatkan antara lain rise time (tr) sebesar 9 s, settling time(ts) 12s, peak time (tp) 10 s dan Percent Overshoot (Po)sebesar 6.6%.
Sistem Pengendalian Komposter Limbah Padat Tempe Menggunakan Fuzzy Logic Control Aditisar, Nur Wahyu Aprilia; Patma, Tundung Subali; Priyadi, Bambang
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.192

Abstract

Kulit kedelai merupakan limbah padat tempe yangdigunakan sebagai pakan ternak namun sisanya banyak yangterbuang, hal ini dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dilingkungan sekitar. Salah satu solusi yang perlu dilakukanuntuk mengurangi limbah kulit keledai adalah denganmenjadikannya kompos.Saat ini banyak terdapat teknologipengomposan untuk mempercepat terbentuknya kompos. Padapenelitian ini menggunakan limbah padat tempe dan Biotama-3 sebanyak 6% dengan kondisi termofilik yaitu 65°C. Metodekontrol yang digunakan untuk pengendalian ini ialah kontrolFuzzy menggunakan Arduino Uno.Salah satu keuntungankontrol Fuzzy adalah sebuah sistem yang sederhana sehinggalebih cepat dalam mengambil keputusan.Dalam penelitian inimenggunakan sensor suhu PT100, Arduino Uno, Motor DCServo.Hasil pengujian kontroler Fuzzy dengan sistempengendalian suhu komposter ini berhasil.Kontroler Fuzzydapat menjaga kestabilan suhu dan error steady state jugasangat kecil.
Deteksi Akurasi Dan Analisa Ekor Difenrensial Kincir Angin Hidayatulloh, Syahrul Akhmal; Fathoni, Fathoni; Yulianto, Yulianto
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v7i2.197

Abstract

Sebagai deteksi ekor untuk mengarahkankincir angin pada arah datangnya angin, melihat perubahantegangan yang dihasilkan oleh generator, dan menganalisaperubahan hasil tegangan dari kondisi pengujian setiap modelekor. Tujuan lain dilakukannya penelitian ini adalah untukmendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh model ekoruntuk mengikuti arah datangnya angin. Pada penelitian modelekor kincir angin dilakukan dengan dua variasi kecepatanyaitu 10 m/s dan 12 m/s. Pengaruh setiap model ekor yang dialami oleh putaran poros kincir angin yang akanmempengaruhi perubahan tegangan. Pada penelitian yangtelah dilakukan dapat di simpulkan bahwa.Pengujian ketiga model ekor dengan pengambilan dataper blok, disimpulkan bahwa ketiga model ekor mempunyaititik kesetabilan sendiri-sendiri. Ekor 1 stabil pada kecepatanrendah yaitu 10 m/s, ekor 2 dan 3 stabil pada kecepatan anginrendah ke tinggi yaitu 10 m/s dan 12 m/s. Pengujian modelekor 3 dapat digunakan pada kecepatan rendah dan tinggi, dandapat menghasilkan tegangan yang lebih stabil yaitu 1,78Volt

Page 1 of 1 | Total Record : 8