cover
Contact Name
Anindya Dwi Risdhayanti
Contact Email
ninndoo@gmail.com
Phone
+62341-440424
Journal Mail Official
elkolind@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta no. 9 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Elektronika Otomasi Industri
ISSN : 23560533     EISSN : 23559195     DOI : http://dx.doi.org/10.33795
Core Subject : Engineering,
Elektronika : VLSI Sistem Embedded Devais IoT Konverter Data Sensor Sistem Instrumentasi Sistem Otomasi Industri : Mekatronika dan Robotika Sistem Kontrol Instrumentasi Industri Autonomous Vehicle Kecerdasan Buatan
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)" : 20 Documents clear
Modul Inverter Satu Fasa menggunakan Mosfet dengan Driver EGS002 Pure Sin Wave Ramadhani, Firnanda Nabilla; Luqman, Mohammad; Siswoko, Siswoko
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.274

Abstract

Dalam penelitian ini dirancang suatu alternative dalam penyediaan daya listrik berupa inverter. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memback up sumber listrik jika arus PLN padam, sehingga dapat memberikan cadangan daya pengganti PLN yang bersumber dari catu daya 24VDC dan dapat diaplikasikan pada bengkel elektronika sebagai listrik cadangan yang dayanya sampai 905 Watt. Inverter merupakan alat yang berfungsi mengkonversikan tegangan listrik searah (DC) menjadi tegangan listrik bolak – balik (AC). Inverter yang dibuat adalah inverter satu fasa dengan spesifikasi tegangan masukan sebesar 24VDC menggunakan driver EGS002 sebagai pembangkit sinyal SPWM, mosfet sebagai switching dan trafo step up untuk menaikan tegangan output. Inverter ini dapat mengeluarkan tegangan sebesar 220VAC dengan gelombang sinus murni.
ALAT PENEKUK AKRILIK DENGAN SUHU YANG DAPAT DIKONTROL MENGGUNAKAN METODE PID Prassojo, Bayu satriyo; Priyadi, Bambang; Rifa'i, Muhammad
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akrilik adalah bahan polimer yang dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Dalam pembuatan akrilik untuk menjadi barang berguna, dibutuhkan beberapa proses salah satunya penekukan akrilik. Banyak orang yang menggunakan cara konvensional untuk melakukan penekukan akrilik. Hal tersebut mungkin akan sangat merepotkan, terutama jika diinginkan akrilik menekuk dengan sudut lekukan tertentu. Alat penekuk dengan pengatur tebal merupakan salah satu alat yang dirancang untuk membantu proses penekukan. Dilengkapi dengan motor DC sebagai aktuator untuk menggerakkan penekuknya, sehingga sudut tekuk yang diinginkan dapat diproses dengan lebih mudah. Alat ini juga dilengkapi dengan pengaturan suhu yang dihubungkan dengan elemen pemanas AC. Dengan memberikan data input sudut yang diinginkan dan tebal akrilik yang akan ditekuk melalui menu yang tersedia, kemudian data tersebut akan diolah Arduino mega maka elemen pemanasakan memanas sesuai tebal akrilik dan motor akan menekuk secara otomatis hingga sudut yang diinginkan. Alat ini digunakan untuk menekuk mika akrilik dengan rentang sudut 30o, 45o,60o,90o. Dari hasil beberapa percobaan didapatkan suhu dan waktu yang terbaik agar akrilik yang ditekuk tidak mengalami kerusakan. Suhu dan waktu yang didapatkan yaitu tebal 1mm dengan suhu 110oC dengan waktu 8,47 Menit, tebal 2mm dengan suhu 115oC dengan waktu 9,10 Menit, tebal 3mm dengan suhu 120oC dengan waktu 9,29 Menit. Dengan menggunakan metode trial and error untuk mendapatkan nilai Kp, Ki, dan Kd didapatkan nilai Kp = 2,3, Ki = 1,3 dan Kd=2,7. Nilai yang didapat tersebut merupakan nilai yang paling mendekati ideal saat alat berkerja.
Pengkondisi RTD Dengan Kompensasi 4 Wire Ihza, Ifan; Mandayatma, Eka; Siswoko, Siswoko
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.285

Abstract

Seiring berkembangnya era teknologi 4.0, industri semakin berlomba-lomba untuk menghasilkan produk yang lebih baik. Salah satu cara menghasilkan produk yang baik yaitu dengan meningkatkan ketepatan dari pembacaan suatu sensor. Ada banyak macam sensor, salah satunya sensor suhu RTD PT100. Sebelumnya, pengondisi RTD memiliki kompensasi 3 wire, namun hal tersebut kurang memberikan hasil pembacaan yang presisi. Ketidakpresisian ini berupa pembacaan yang naik-turun, sehingga akan membuat pembaca bingung menentukan hasil yang terukur. Dengan masalah ini, dibuat pengondisi RTD PT100 dengan kompensasi 4 wire. Dengan memanfaatkan op-amp differensial dan Constant Current Source (CCS) sebagai supply sensornya, dengan menguatkan sinyal keluaran sensor RTD PT100, sehingga dapat dibaca dengan lebih presisi. Hasil dari pengujian sensor RTD dengan input tegangan 11.25V dan arus 1.91mA adalah resistansi pada kabel tidak dipengaruhi oleh suhu dalam range 30℃ sampai dengan 80℃. Dalam percobaan penguatan 5x, didapatkan error dengan hasil yang terukur 1.040V, sedangkan untuk teorinya 1.045V, sehingga didapatkan hasil error 0.004. Sedangkan dalam penguatan 50x hasil yang terukur yaitu 10.25V, sedangkan pada teori seharusnya 9.9 V, maka dari hasil tersebut memiliki error 0.035.
Perancangan Dan Pembuatan Inverter Pure Sine Wave 150WATT Dengan Feedback AC 220/50Hz Berbasis Mikrokontroller Arduino Amrullah, Rafi Akbar; Herwandi, Herwandi; Pracoyo, Agus
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.280

Abstract

Di zaman modern perkembangan teknologi semakin cepat, kebutuhan energi listrik semakin meningkat. Sekarang banyak dikembangkan  pembangkit listrik yang bersumberkan energi matahari dan dengan  diuntungkannya letak Indonesia secara geografis dan terletak di daerah katulistiwa sehingga Indonesia mempunyai sumber energi matahari yang cukup banyak, pemanfaatan energi ini menggunakan sebuah solar cell yang menggunakan prinsip kerja mengubah energi surya menjadi energi listrik yaitu efek photovoltaic. Keluaran dari photovoltaic berupa tegangan DC .Tetapi umumnya alat elektronik umumnya menggunakan tegangan AC. Untuk itu dibutuhkan sebuah alat untuk mengkonversikan tegangan DC ke AC yaitu inverter. Inverter memiliki gelombang keluaran gelombang kotak dan gelombang sinusoidal yang tidak sempurna dan memiliki kelemahan gelombang harmonisa dan efisiensi rendah. Kelemahan tersebut bisa diatasi dengan menggunakan inverter sinusoidal murni. Untuk mendapatkan gelombang sinusoidal murni dapat menggunakan metode Sinus Pulse Width Modulation (SPWM
Prototype Smarthome Security System Using ESP8266 Based Internet of Things (IoT) By Blynk Application Dzulkifli, Muhammad; Komarudin, Achmad; Fathoni, Fathoni
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.275

Abstract

Keamanan rumah sangat penting, karena banyaknya kejahatan yang terjadi saat ini, juga mobilitas pemilik rumah yang sangat tinggi. Bukan hanya tingkat kriminalitasnya yang tinggi tetapi juga angka tragedi kebakaran rumah yang terjadi di setiap tempat semakin meningkat. Faktor ini terjadi karena kelalaian manusia. Oleh karena itu, Sistem keamanan rumah pintar bisa menjadi solusinya. Sistem keamanan rumah pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat digabungkan dengan aplikasi Blynk sebagai Remote Control, dan NodeMCU ESP8266 sebagai pengontrolnya. Sistem keamanan rumah dapat bekerja karena korelasi antara ESP8266 dan Aplikasi Blynk. Sistem notifikasi ini memiliki waktu respon rata-rata 2,5 detik, sehingga koneksi antara ESP8266 dan Aplikasi Blynk bisa dikatakan cukup baik. Jika dihubungkan dengan Sensor PIR dapat bekerja dengan baik, karena Sensor Ultrasonic memiliki error rata-rata 0.5 cm, dengan sensor MQ-2 yang memiliki linearitas dan sensitifitas tinggi 2122PPM / 1Volt dengan error rata-rata 0.04 volt, dan sensor DHT 11 memiliki kesalahan rata-rata 0,94.
Pengkondisian Level dan Suhu Tangki Minuman pada Eco Vending Machine Chairawati, Brigita Audhy; Priyadi, Bambang; Siswoko, Siswoko
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.245

Abstract

Intisari — Vending Machine adalah mesin yang dapat mengeluarkan produk untuk konsumen secara otomatis, salah satu produknya adalah minuman kemasan. Dengan vending machine konsumen dapat memanfaatkan sistem secara otomatis. Salah refill minuman untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik. Pada sistem refill minuman menggunakan tangki sebagai wadah air minuman yang akan dijual, sehingga dibutuhkan pendingin agar tetap segar seperti minuman kemasan yang ada pada pasaran. Dibutuhkan indikator pada level tangki agar dapat mengetahui stok level air minuman yang tersedia. Dengan menggunakan arduino, pengaturan suhu dan indikator pada tangki dapat dikendalikan. Untuk mendinginkan air minuman, dibutuhkan peltier dan dimmer DC. Sedangkan untuk indikator level menggunakan rangkaian sensor level menggunakan rangkaian sensor level transistor BC548. Hasil dari penelitian ini sistem pengkondisian suhu tangki dengan volume air 2 liter dibutuhkan waktu 145 menit untuk mendinginkan suhu awal air minuman 27°C menjadi 20°C. Sedangkan untuk pengaturan dimmer DC dibutuhkan 255 PWM agar peltier dapat bekerja maksimal.Kata Kunci: Arduino Uno, Level, Peltier, Suhu, Vending Machine.
Rancang Bangun Sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) dan Display Pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Berbasis IoT (Internet of Things) Sakti, Bimantara; Yulianto, Yulianto; Adhisuwignjo, Supriatna
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.286

Abstract

Pembangkit listrik tenaga mikrohidro menghasilkan keluaran berupa nilai tegangan, nilai arus, nilai kecepatan, dan level air. Melakukan kegiatan pemantauan dan pencatatan keluaran tersebut operator harus melihat langsung tampilan display yang terdapat pada plant, sehingga pemantauan tidak efisien. Agar pemantauan dan pencatatan data lebih effisien dibutuhkan sistem Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) yang dapat dilakukan dari jarak jauh dan dapat dilakukan secara tepat waktu, sistem Supervisory Control And Data Acquisition ini menggunakan internet sebagai media pengiriman data hasil pembacaan dan pencatatan data dari sensor arus, sensor tegangan, dan sensor kecepatan, serta sensor level air nilai pembacaan dari sensor akan ditampilkan dalam bentuk Human Machine Interface, kontroller utama dari sistem ini menggunakan NodeMCU lolin versi 3 yang merupakan device dari ESP8266. Tampilan Human Machine Interface menggunakan Visual Studio untuk memvisualisasikan data pada database firebase console. Hasil percobaan dari sistem Supervisory Control And Data Acquisition pada keluaran pembangkit listrik tenaga mikrohidro berbasis IoT (Internet Of Things) menunjukkan sistem mampu melakukan pembacaan data dan pencatatan data yang baik bila di bandingkan dengan nilai hasil pembacaan data dengan alat ukur, tingkat keakurasian sebesar 95 %.
Perancangan Sistem SCADA Pada Kontrol Flow dan Pressure Dengan Metode PID Mahakim, Hatta; Rifa'i, Muhamad; Dewatama, Denda
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.281

Abstract

SCADA merupakan salah satu sistem yang cocok dalam memonitoring dan kontrol suatu plant, Maka dari itu penting bagi sebuah institusi pendidikan untuk pembekalan anak didiknya dalam hal sistem kontrol agar dapat terjun dalam dunia industri. Pada perancangan trainer SCADA dengan metode PID ini operator dapat mengkonfigurasi sendiri parameter PID pada kontrol flow dan pressure dengan set point yang diperlukan. Hasil percobaan SCADA ditemukan kontrol PID pada flow yang tepat untuk set point 80 mL/s dengan Kp = 198, Ti = 1.2, Td = 0.3. Hasil respon sistem tidak menemukan steady state dikarenakan sensor yang tidak akurat dalam pembacaan, dengan rise time (Tr) 6 detik dan peak time (Tp) sebesar 6 detik. Parameter PI pada kontrol pressure pada set point 6 Psi yang tepat sebesar Kp: 5.49, Ti: 2.1. Respon sistem yang dihasilkan dengan parameter tersebut sangat baik dengan rise time (Tr) 7 detik dan peak time (Tp) 0 detik. 
Rancang Bangun Six-Step Inverter 3 Fasa Sebagai Modul Pembelajaran Elektronika Daya Prawesti, Rulyanti Dyah; Fathoni, Fathoni; Pracoyo, Agus
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.276

Abstract

Inverter adalah perangkat elektronika untuk merubah tegangan searah (DC) menjadi tegangan bolak-balik (AC). Inverter pada penelitian ini merupakan inverter 3 fasa yang mempu membangkitkan gelombang AC 3 fasa menggunakan metode six-step inverter. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat menghasilkan modul praktikum inverter 3 fasa yang memiliki beberapa pilihan input frekuensi, serta mampu mengatur pergantian proses switching mosfet yang dapat menghasilkan gelombang AC yang mendekati bentuk gelombang sinusoidal. Metodelogi pembuatan ini adalah dengan mengubah tegangan input dari power supply sebesar 12 VDC menjadi 12VAC. Teknik switching yang digunakan untuk pengaktifan mosfet pada six-step inverter ini adalah metode switching 120° yang memanfaatkan 6 MOSFET sebagai saklar untuk membangkitkan gelombang AC. Pemilihan mode pensaklaran 120° ini dinilai paling efisian dalam pembuatan rangkaian inverter. Pengaturan urutan pensaklaran dikontrol oleh Arduino uno sebagai kontroller. Hasil dari inverter ini mampu mengeluarkan nilai frekuensi yang sama dengan frekuensi masukan yakni 20Hz - 90Hz.
Desain Sistem Kontrol Kecepatan Motor menggunakan Kendali PID pada Solar E-Bike Khotimah, Nunung Dwi; Subiyantoro, Subiyantoro; Rifa'i, Muhamad
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 8, No 2 (2021): Elkolind Volume 8 No 2 (Juli 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i2.271

Abstract

Intisari—  Teknologi saat ini mendorong manusia untuk berinovasi dan menciptakan suatu alat transportasi yang ramah lingkungan, hemat energi dan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM). Solar E-Bike adalah kendaraan tanpa bahan bakar minyak (BBM) yang digerakkan oleh motor BLDC 250 Watt dan baterai 24V sebagai sumber tegangannya. Diperlukan sebuah sistem pengontrol kecepatan yang dapat mengendalikan kecepatan putaran motor pada saat Solar E-Bike berjalan. Input setpoint dilakukan dengan memutar throttle untuk mengatur kecepatan berupa data yang dikirim ke mikrokontroler. Keluaran dari mikrokontroler berupa PWM menjadi masukan untuk penggerak driver motor. Dengan mengimplementasikan rumus tuning PID (Proportional Integral Derivative) metode Ziegler Nichols 2 diperoleh nilai parameter Kp = 0.65625, Ki = 0.6, dan Kd = 0.3588277. Berdasarkan hasil pengujian sistem, didapatkan respon sistem yang baik menghasilkan respon sistem rise time (tr) dengan waktu 4s, time delay (td) dengan waktu 3s, time peak (tp) 4,5s, settling time (ts) 24s, maksimum overshoot (mp) 12,5%, dengan nilai input setpoint sebesar 16 km/H.

Page 1 of 2 | Total Record : 20