cover
Contact Name
Relisa
Contact Email
relisa@kemdikbud.go.id
Phone
+6287889479450
Journal Mail Official
relisa@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Gedung E Lantai 19 Jalan Jenderal Sudirman Senayan, Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan
ISSN : 02162792     EISSN : 2654427X     DOI : 10.24832
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan is a peer-reviewed journal published by Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Center of Policy Education Research and Culture , Ministry of Education and Culture of Republic of Indonesia), publish twice a year in August and December. This journal publishes research and study in the field of policy education, such as, education management, education best practice, curriculum, education assessment, education policy, education technology, and language.
Articles 112 Documents
MENGGALI PENGALAMAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BERBASIS INTERNET DALAM MEMPERSIAPKAN INDONESIA MENUJU INDUSTRI 4.0 Reginasari, Annisa; Annisa, Verdiantika
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2018)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.211

Abstract

AbstrakTren penggunaan sistem digital berbasis internet merupakan salah satu karakteristik kehadiran era revolusi industri ke empat. Adanya kesenjangan digital khususnya di Indonesia menjadi permasalahan tersendiri. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggali sejauhmana pengalaman partisipan terhadap penggunaan sistem digital berbasis internet di lingkungan kerja dan pendidikan; dan mengetahui harapan individu bagi pengembangan penggunaan sistem digital berbasis internet di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi  yang fokus pada esensi pemahaman tentang pengalaman individu. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam kepada 2 orang partisipan dan jajak pendapat pertanyaan setengah terbuka (open-ended quesionnaire) kepada 41 orang partisipan baik di lingkungan kerja maupun instansi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengalaman positif dan negatif dalam menggunakan sistem digital berbasis internet. Kondisi ini dipengaruhi oleh besarnya keinginan menggunakan sistem digital berbasis internet yang tidak diingiri dengan optimalisasi penerapan sistem teknikal dan kemampuan dalam literasi digital.  AbstractThe trend of the application of internet-based digital system is one of the characteristics of the emergence of the fourth industrial revolution era. The presence of digital gap especially in Indonesia has become a particular issue. This research is aimed to discover how far the experiences of participants regarding the utilization of internet-based digital system for in work and education environments; and to discover the hopes of individuals for future development of internet-based digital system. This research was using qualitative approach through phenomenological method which focused on the essence of understanding regarding individual experiences. Data were collected through depth interview towards 2 participants and open-ended questionnaire towards 41 participants either in work environment or educational institution. The research results have indicated that there are positive and negative experiences in the application of internet-based digital system. Positive experiences occur from high benefits which acquired from the application of internet-based digital system. While negative experiences occur from the high desire to use internet-based digital system which not adjusted to the optimization of technical system implementation, the policy digital system application and the capability in digital literacy. These condition become the hope of individuals for internet-based digital system in the future.
PENINGKATAN PRESTASIBELAJAR MATEMATIKATENTANG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT MELALUI PERMAINAN MISTAR BILANGAN DI SEKOLAH DASAR Umiyati, Titik
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v2i2.189

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji proses pembelajaran matematika dan menganalisis peningkatan prestasi belajar melalui permainan mistar bilangan. Metode penelitian yang digunakanadalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Temengeng Kabupaten Blora pada semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Teknikanalisis yang digunakandeskriptif komparatif, yaitu membandingkan data hasil antara prasiklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian yang dilaksanakan 2 siklus menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika dengan menggunakan permainan mistar bilangan sangat menyenangkan siswa, sehingga aktivitas pembelajaran meningkat dari 62,5 menjadi 84,5. Hasil belajar siswa juga meningkat ditandai hasil siklus I nilai rata-rata kelas 60,48 dan ketuntasan mencapai 57,10%. Siklus II nilai rata-rata kelas 75,24 dan ketuntasan 85,70%. Simpulan penelitian ini adalah pembelajaran matematika tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat melalui permainan mistar bilangan dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar menunjukkan semua siswa berminat dalam melaksanakan tugas dan memperoleh pengalaman yang menyenangkan dalam permainan mistar bilangan. AbstractAbstract: The purpose of this research is to study the learningprocess ofmath and analyse increasing of learning achievement through rulernumbers game. The method usedin this research is class action which is done in2 cycles. The subject of the research are fourth grade students of Number 2 PublicElementary Schoolat Temengeng, Blora district in second semester of the school year 2014/2015. The analysetechnicusedby comparingthe data from precycle, first cycle and second cycle. The results of the research that is done two cycles indicate that math learning process by using ruler numbers game can make the students feel pleased so thatlearning activities increase from 62.5 to 84.5. The results of student learning alsoincrease, it can be showed from the average score of the first cycle is 60.48 and the completeness score reaches57.1%. The average score of thesecond cycle is 75.24 and the completeness score reaches 85.7%. The conclusion of the research ismath learning about addition and deduction of integer through ruler numbers game can improve learning activity and the results of student learning show that all students are interested to obtain the task and get moreenjoyable experience in using rulernumbers game.  
PEMETAAN LEVEL MOTIVASI SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN FISIKA BERPENDEKATAN SAINTIFIK Mustofa, Zainul
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i2.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan level motivasi siswa terhadap pembelajaran fisika berpendekatan saintifik. Hal ini penting karena motivasi berkorelasi positif dengan pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan jumlah responden 24 siswa kelas X di SMK Al Munawwariyyah, Malang pada semester genap tahun pelajaran 2017-2018. Kuisioner terdiri atas 6 domain yaitu physics learning value, active learning strategies, self-efficacy, performance goal, Achievement goal, dan Learning Environment Stimulation. Domain physics learning value menunjukkan bahwa sekitar 75% menyatakan bahwa fisika adalah penting dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Domain active learning strategies menunjukkan bahwa sekitar 50% siswa aktif dalam menghubungkan konsep dengan pengalaman sebelumnya. Domain self-efficacy menunjukkan sekitar 50% berkeyakinan dapat memahami fisika dengan baik, tetapi hanya sekitar 30% yang berkeyakinan mampu menyelesaikan soal fisika dan cenderung menyerah saat bertemu dengan soal yang sulit. Domain performance goal menunjukkan bahwa 50% siswa berusaha aktif agar mendapatkan nilai yang baik, tetapi tidak bertujuan untuk kelihatan lebih baik dari yang lain maupun mendapatkan perhatian dari guru. Domain Achievement goal menunjukkan bahwa sekitar 60% saja yang merasa puas dengan nilai baik, tetapi 96% siswa lebih puas ketika mampu memahami dan memecahkan masalah fisika. Domain Learning Environment Stimulation menunjukkan bahwa lebih dari 60% siswa berpartisipasi aktif di kelas karena guru menggunakan berbagai macam metode, tidak menekan siswa, memfasilitasi siswa untuk aktif dalam setiap kegiatan baik teori maupun praktek. Temuan ini bermanfaat dalam penyusunan pembelajaran fisika lebih lanjut yang mempertimbangankan faktor motivasi agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas fisika.
DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 2, NO. 2 TAHUN 2017 Litjak, Jurnal
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v10i2.176

Abstract

Daftar Isi Daftar Isi
PERSEPSI GURU DAN SISWA TERHADAP KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SMA NEGERI I KALASAN SLEMAN Raharjo, Sabar Budi
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2017)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v10i3.244

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana: 1) persepsi guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah, 2) persepsi siswa terhadap kepemimpinan kepala sekolah, 3) bagaimana realitas kepemimpinan kepala sekolah di SMA N I Kalasan Sleman. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam ini adalah guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik umpan balik informan dan triangulasi metode, data, dan teori. Analisis data menggunakan model analisis jalur untuk menganalisis data kualitatif dan kuantitatif melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) guru memiliki persepsi yangpositif terhadap kepemimpinan kepala sekolah baik menyangkut kepemimpinan akademik atau pembelajaran, kepemimpinan manajerial, dan kepemimpinan organisasi, 2) siswa memiliki persepsi yang positif terhadap kepemimpinan kepala sekolah baik menyangkut kepemimpinanakademik atau pembelajaran, kepemimpinan manajerial, dan kepemimpinan organisasi. Kepala sekolah dipersepsikan telah professional dalam memimpin SMA N I Kalasan Sleman sehinggaantara sivitas akademik sekolah memiliki sinergisitas yang baik. Roda kepemimpinan berjalan dengan baik dibuktikan melalui capaian akademik yang baik, prestasi siswa, dan prestasiprestasi guru dan siswa dalam mengembangkan kualitas pembelajaran. Simpulan Penelitianini adalah bahwa persepsi guru dan siswa positif terhadap kepemimpinan kepala sekolah, di mana realitas kepemimpinan memang telah menunjukkan kinerja yang baik.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) PADA POKOK BAHASAN TURUNAN FUNGSI BERDASARKAN KURIKULUM 2013 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI. MIA-4 SMA NEGERI 1 SUNGAILIAT Lasmanawati, Ati
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v1i1.178

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik berdasarkan capaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada semester genap Tahun Pelajaran 2014/2015 di SMA Negeri 1 Sungailiat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tahapan pembelajaran, diawali dengan pengajuan pertanyaan mendasar, penyusunan desain dan jadwal kegiatan proyek, monitoring kemajuan penyelesaian proyek, menguji hasil proyek peserta didik, dan diakhiri dengan kegiatan mengevaluasi pengalaman peserta didik selama mengerjakan tugas proyek. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran terlihat dari peningkatan capaian rata-rata nilai modus untuk kompetensi sikap dengan predikat baik, untuk kompetensi pengetahuan diperoleh capaian nilai rata-rata untuk setiap Kompetensi Dasar sebesar 2,80 di Siklus pertama dan di Siklus kedua sebesar 3,10 dengan presentasi kenaikan dari Siklus pertama ke Siklus kedua sebesar 30 persen. Capaian hasil belajar untuk kompetensi keterampilan, di Siklus pertama sebesar 2,96 dan Siklus kedua sebesar 3,16 dengan presentasi kenaikan dari Siklus pertama ke Siklus kedua sebesar 20 persen. Penelitian ini disimpulkan bahwa model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pokok bahasan Turunan Fungsi. AbstractThis research was conducted to improve learning outcomes of students based on achievement of competence attitudes, knowledge and skills in the second semester of academic year 2014/2015 in SMA Negeri 1 Sungailiat. This was a classroom action research (PTK) on the stages of learning, beginning with the proposition of fundamental questions, preparation of design and schedule of the project activities, monitoring of project completion progress, evaluation of learners project results, and ending with activities to evaluate the experience of learners during working on project tasks. The effectivity of the learning process could be seen through the increase in the average achievement to competence mode value, which was predicate: good (B), for the knowledge competency, the average grade achieved for each Basic Competency was 2.80 in the first cycle and 3.10 in the second cycle with 30persen increase between the first cycle to second cycle. The achievement of learning outcomes for skills competencies was 2.96 in the first cycle and 3.16 in the second cycle with 20persen increase between the first cycle to the second cycle. Itcan be concluded that PJBL model could improve studentsâ?? learning outcomes on the topic of derivative function.   
EVALUASI PELAKSANAAN SISTEM PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA (STUDI KASUS DI ENAM KOTA) Mahdiansyah, Mahdiansyah
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i2.224

Abstract

Salah satu perubahan penting dalam Kurikulum 2013 yaitu penataan standar penilaian hasil belajar. Namun, peraturan baru yang mengatur sistem penilaian dirasakan oleh para gurumenjadi sangat kompleks dengan berbagai instrumen penilaian untuk mengevaluasi hasil belajar siswa. Studi ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan sistem penilaianhasil belajar siswa jenjang pendidikan menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan diskusi kelompok terpumpun kepada guru dan analisis dokumen pembelajaran yang digunakan guru. Temuan studi mengungkapkan bahwa penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh guru, satuan pendidikan, dan Pemerintah belum dilaksanakan secara optimal guna meningkatkan mutu pembelajaran. Kompetensi guru dalam melakukanpenilaian pun masih belum memadai.Kata Kunci: penilaian hasil belajar, pendidikan menengah, kurikulum 2013.
PENYELENGGARAAN UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH Ulumudin, Ikhya
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2018)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.207

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengkaji penyelenggaraan USBN jenjang pendidikan menengah yang meliputi persiapan, pelaksanaan, paska pelaksanaan, dan penyiapan peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan soal USBN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui diskusi kelompok terpumpun. Penelitian ini dilakukan di tiga daerah, yakni Provinsi Banten, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Provinsi Maluku Utara. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pada tahap persiapan USBN berjalan lancar namun terdapat kendala pada saat pendistribusian, penggandaan, dan pembiayaan percetakan naskah soal. Pelaksanaan USBN berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, naskah soal disusun dan dirakit oleh dinas pendidikan. Pada paska pelaksanaan satuan pendidikan melakukan pengoreksian menggunakan scanner atau manual. Tidak semua satuan pendidikan memberikan hasil pengoreksian USBN kepada dinas pendidikan, sehingga pihak dinas pendidikan merasa kesulitan untuk memetakan mutu pendidikan berdasarkan hasil USBN tersebut. Selain itu, penyusunan soal USBN jenjang pendidikan menengah yang dilakukan oleh guru-guru yang terhimpun dalam MGMP belum memiliki kualitas yang memadai. Simpulan penelitiannya adalah bahwa penyelenggaraan USBN tahun 2017 secara umum berjalan lancar, walaupun masih terdapat beberapa kendala. AbstractThe management of school exam based on national standar (SENS) at upper secondary education level which includes preparation, implementation, post-implementation, and preparing teacher competency improvement in the compilation of SENS questions. This study uses a qualitative approach, with the technique of collecting data used is a focus group discussion. This research is done in three provinces is.c.q. Banten, West Nusa Tenggara, and North Maluku. This research results is the preparation phase of SENS was running smoothly but there are is constrained on the time of distribution, printing, and printing cost. Implementation of SENS was running smoothly and on schedule,questions compiled and assembled by education office. At post implementation, schools correction of SENS using scaners or manually. Not all schools give SENS correction results to the education office, so it feels the difficulty to map the quality of education based on SENS results. Besides that, the compilation of SENS questions at the secondary education level carried out by teachers namely discussion of subject teacher have not yet adequate quality. The conclusion is that implementation of 2017 SENS was running smoothly, eventhough there are some constraints.
DAFTAR ISI, EDITORAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 12, NO. 2 TAHUN 2019 Litjak, Jurnal
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i2.332

Abstract

DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 12, NO. 2 TAHUN 2019
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PROJECT CITIZEN DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI KEWARGANEGARAAN DI ERA GLOBAL Sumartini, Ai Tin
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v2i2.185

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untukmenguji dan menemukan perbedaan pengembangan kompetensi warganegara lyang meliputi kompetensi pengetahuan, watak dan keterampilan kewarganegaraan di era global melalui pembelajaran PKn berbasis project citizen.Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan desain â??nonequivalent control group pre-test dan post-test design.â?. Dalam desain ini terdapat kelompok eksperimen (kelas IX B) dan kelompok kontrol (kelas IX A) yang tidak dipilih secara random, dengan populasi siswa SMP Negeri 5 Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan melaluidengan pretes, postes,angket, dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kompetensi warganegara di era global dalam pembelajaran PKn yang berbasis project citizen dengan pembelajaran PKn yang tidak berbasis project citizendengan nilai mean kelas eksperimen lebih besar daripada nilai mean kelas kontrol (40,37 20,63). Secara parsial terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam pengembangan kompetensi pengetahuan kewarganegaraan (37,30 23,70), watak kewarganegaraan (36,70 24,30), dan keterampilan kewarganegaraan (38,42 22,58). Simpulan penelitianini adalah pengembangan kompetensi warganegara yang mencakup kompetensi pengetahuan warganegara, kompetensi watak warganegara dan kompetensi keterampilan warganegara di era global berbeda antara pembelajaran PKn berbasis project citizen dengan pembelajaran PKn yang tidak berbasis project citizen. AbstractThe aim of the research is to analyze and to find the differencebetween civic competence developments which include the competence of knowledge, character, and citizenshipskills in global era through civic learning based on citizen project.The method used in the research is a method of Quasi Experiments with design of â??nonquivalent control group pre-test and post-testâ?. In this design there is the experimental group (class IX B) and the control group (class IX A) which are not chosen randomly, with a population of students of SMP Negeri 5 Tasikmalaya.The data was collected by pre-test, post-test, filling out the questionares, and doing interviews.The result of the research shows that;first; there is the difference between civic competence development of civic learning based on citizen project in global era and civic learning that is not based on citizen project by the mean experiment class has greater value than control class (40,37 20,63). Second; partially, there is the difference between experiment class and control class in civic knowledge competence development (37,30 23,70), civic character (36,70 24,30), and citizenshipskills (38,42 22,58).The conclusion of the research iscivic competence development in global era that include civic knowledge competence,civic disposition competence and civic skills competences is the difference between civic learning based on citizen project and civic learning which is not based on citizen project.  

Page 1 of 12 | Total Record : 112