cover
Contact Name
Hernita Pasongli
Contact Email
pangea@unkhair.ac.id
Phone
+62 852-6080-9368
Journal Mail Official
pangea@unkhair.ac.id
Editorial Address
http://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/pangea/about/editorialTeam
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Published by Universitas Khairun
ISSN : 23551674     EISSN : 27163121     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Pangea merupakan media informasi para akademisi dan peneliti yang menggeluti dan memiliki topik yang berlatar belakang keilmuan geografi maupun pendidikan geografi dan berisikan artikel - artikle hasil penelitian, kajian teori dan esensi pustaka mengenai keilmuan geografi maupun pendidikan geografi sebagai inovasi pembelajarannya.
Articles 10 Documents
Motivasi Sosial Ekonomi Pada Pelaku Migrasi di Desa Parigi Kecamatan Taliabu Timur Salam, Ramdani; Pasongli, Hernita; Hamli, Zikron
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 02 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.698 KB)

Abstract

Kehidupan manusia yang selalu berpindah-pindah dari tempat yang satu ke tempat yang lainnya sudah mulai dari sejak awal kehidupan. Motivasi sosial ekonomi pada pelaku migrasi di Desa Parigi Kec. Taliabu Timur di karenakan pengaruh perubahan pola hidup, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial. Sehingga para migran memutuskan untuk meninggalkan daerah asal dengan tujuan memperoleh kelangsungan hidup baru di daerah tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi  sosial ekonomi pada pelaku migrasi di Desa Parigi Kecamatan Taliabu Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian kuantitatif dimana peneliti akan menggambarkan secara faktual, sistematis dan akurat dan disempurnakan dengan penggambaran tabel dengan lokasi penelitian bertempat di Desa Parigi Kecamatan Taliabu Timur. Populasi dalam penelitian berjumlah 317 KK sedangkan sampel 42 sampel secara acak sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa motivasi perpindahan penduduk yang masuk di daerah tujuan tinggi dikerenakan pada umumnya faktor pendorong dan penarik disebabkan oleh sosial dan ekonomi.Kata Kunci: Motivasi, migrasi, sosial ekonomi masyarakat.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Interaksi Antarnegara Asia dan Negara Lainnya Mata Pelajaran IPS Di Kelas IX-B SMP Negeri 1 Kota Ternate Dukomalamo, Kuraisin; Amelia, Risky Nuri
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 01 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.889 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Interaksi Antarnegara Asia dan Negara Lainnya mata pelajaran IPS di Kelas IX-B SMP Negeri 1 Kota Ternate dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-B SMP Negeri 1 Kota Ternate yang berjumlah 30 siswa. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif. Instrumen tes digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil  penelitian menunjukan bahwa pada keterlaksanaan pembelajaran siklus I 64 %, sedangkan siklus II meningkat menjadi 85 %. Hasil belajar siswa siklus I yang mana dari 30 siswa hanya 14 siswa yang nilainya tuntas dengan persentase 47%, siklus II meningkat menjadi 29 siswa yang nilainya tuntas memiliki persentase 97% Hasil ini menunjukan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS
Evaluasi Prgram Pendidikan Full Day School dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Mata Pelajaran Geografi di SMAN 4 Kota Ternate Tia, Rahma Ade; Zam, Zulkifli Zam; Pasongli, Hernita
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 02 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.591 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Full Day School dalam pembentukan karakter siswa pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 4 Kota Ternate.  Desain penelitian ini adalah penelitian Deskriptif evaluatif (CIPP:Contex, Input Process, Product) dengan instrument yang digunakan Angket, wawancara, dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IPS dan kelas berjumlah 165 siswa sebagian dari Populasi yaitu pada kelas X sebanyak 23 siswa dan kelas XI sebanyak 24 siswa dengan teknik pengambilan data dengan cara tahap perencanaan, tahap pengumpulan data berupa observasi bagian wakasek kurikulum, wawancara kepala sekolah , kuisioner dibagikan di Guru Geografi, siswa kelas X dan XI IPS dan dokumentasi sebanyak 95, tahap analisis data yang berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, tahap keabsahan data  yaitu triangulasi teknik, triangulasi sumber. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa 1). Implementasi kebijakan program pendidikan Full Day School dalam pembentukan karakter siswa pada mata pelajaran Geografi SMA Negri 4 Kota Ternate belum sepenuhnya terbentuk,  hal ini ketika para guru menyatakan bahwa sistem full day school 100% kurang setuju kebijakan full day school dapat membentuk karakter siswa terutama karakter religius, disiplin, dan peduli lingkungan. 2). Kebijakan program pendidikan Full Day School dalam pembentukan karakter siswa di SMA Negri 4 Kota Ternate sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hal ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan bab VIII Pasal 51 ayat 1 dan 3, dan Kepmendiknas No 125/U/2002 yang menjelaskan bahwa sekolah dapat menyelenggarakan pendidikan 200 sampai dengan 245 hari efektif per tahun yang setara 5 (lima) atau 6 (enam) hari belajar per minggu sepanjang tidak mengurangi jumlah jam belajar yang telah ditetapkan. 3) Terdapat kendala dalam Implementasi kebijakan program pendidikan Full Day School dalam pembentukan karakter siswa pada Mata Pelajaran Geografi SMA Negri 4 Kota Ternate,  diantaranya; a) Bahwa Implementasi  program  pendidikan  Full  Day  School  belum sepenuhnya berjalan dengan baik karena dukungan sarana dan prasarana yang kurang memadai, seperti ruang belajar yang kurang nyaman karena tidak dilengkapi dengan fasilitas AC, WiFi, dan kursi/meja belajar yang masih model lama terbuat dari kayu dan sebagian sudah lapuk. b) Fasilitas  untuk  mendukukung  kegiatan  ekstra  kulikuler  juga  masih terbatas, sehingga siswa terbatas dalam mengembangkan kreatifitas, padahal siswa memiliki jumlah jam yang cukup banyak di sekolah. c)Fasilitas ruang guru untuk mendukung kegiatan guru dalam membina siswa  juga  masih  belum  memadai,  sehingga  para  guru  juga  terbatas dalam melaksanakan kreatifitasnya. Kata kunci: Evaluasi Kebijakan Full Day school, Karakter Siswa, Model (CIPP contex, input, process, Product)
Kajian Intrusi Air Laut Terhadap Kualitas Air Tanah Di Kelurahan Gambesi Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate Robo, Tamrin; Sofyan, Adnan; Banapon, Juanda
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 01 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.698 KB)

Abstract

Pengambilan air tanah dangkal yang berlebihan menyebabkan ruang kosong dalam lapisan tanah dan mengakibatkan tinggi muka air tanah lebih rendah dari pada permukaan air laut, dan menyebabkan proses intrusi air laut. Kelurahan Gambesi merupakan wilayah pesisir dengan perkembangan wilayah permukiman tinggi  sehingga mengakibatkan jumlah kebutuhan akan air tanah semakin meningkat dan beresiko mengalami intrusi air laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intrusi air laut terhadap kualitas air tanah di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, dan pengaruh jarak dan kedalaman air tanah terhadap intrusi air laut. Penelitian ini dapat memberikan informasi kualitas air tanah kepada masyarakat dan membantu instansi terkait untuk pertimbangan sarana prasarana penyedia baku air minum warga.  Metode penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data sampel diambil dari 4 sumur warga secara purposive berdasarkan jarak dari tepi pantai. Sampel air dimasukkan ke dalam jerigen sebanyak 2 liter dan diuji di laboratorium pada variabel warna, kekeruhan, TDS, suhu, pH, dan salinitas.. Hasil dibandingkan dengan Menteri Kesehatan No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Hasil penelitian menunjukan bahwa belum terjadi intrusi air laut pada air tanah daerah penelitian, dimana  air tergolong air payau, dengan nilai salinitas 1,3317 ppt di sumur 1, sumur II 1,3316 ppt, sumur III 1,3316 ppt, dan sumur IV 1,3316 ppt, dimana jarak dan kedalaman mempengaruhi kualitas air tanah. Untuk itu pemerintah Kecamatan Ternate Selatan harus memberi pengarahan dan mengingatkan pada warga agar kualitas air bersih dapat ditingkatkan  dan perlu adanya pengawasan serta konservasi di daerah pesisir supaya terhindar dari intrusi.
Efektivitas Penggunaan Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Pengetahuan Konseptual Peserta Didik Pada Materi Mitigasi Bencana Alam Luma, Wa; Marthinu, Eva; Ayuni, Vrita Tri
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 02 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.036 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan desain Nonequvelant  gruops Pretest-Posttest yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan  pembelajaran kontekstual  dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mitigasi bencana alam. Hasil  penelitian  diperoleh  rata-rata  hasil  belajar  pretest kelas IPS I eksperimen 22,2 setelah dilakukan posttest naik menjadi 72,2. Sedangkan pada hasil belajar pretest  kelas IPS II kontrol 29,3 setelah dilakukan posttest menjadi 62,2. Dari hasil uji-t yaitu uji perbedaan rata-rata terhadap data posttest diperoleh thitung > ttabel  dan nilai sig < ? yakni 2.819 > 1.711 dan 0,009 < 0,05. Ho ditolak dan  H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas XI kelas eksperimen (siswa kelas XI IPS 2) dan kelas kontol (siswa kelas XI IPS 1) SMA Negeri 2 Kota Ternate, sebelum dan sesudah diterapkan pembelajaran kontekstual pada materi mitigasi bencana alam. Pebedaan hasil ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan tingkat penguasaan siswa sebelum dan  sesudah diterapkan  pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran pada materi mitigasi bencana alam dengan kualifikasi sedang. Hasil belajar siswa setelah menggunakan pembelajaran kontekstual lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan pembelajaran konvesional. Kata Kunci : Efektivitas  Pembelajaran Kontekstual, Mitigasi Bencana Alam
Persepsi Tentang Objek Wisata Pemandian Air Panas Mamuya Di Kabupaten Halmahera Utara Salam, Ramdani; M. Si, Kusrini; Bayam, Rijalul Muhammad
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 01 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.203 KB)

Abstract

Objek wisata Pemandian Air Panas Mamuya di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara telah lama dikembangkan oleh masyarakat, seiring dengan berjalanya waktu wisatawan yang berkunjung di objek wisata ini semakin meningkat yang datang dari berbagai daerah dengan tujuan berwisata sambil mandi menikmati air hangat yang mengalir dari tiga mata air.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat dan persepsi wisatawan tentang objek wisata pemandian air panas Mamuya di Kabupaten Halmahera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Responden yang dijadikan sampel penelitian sebanyak 100 orang Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang pemandian objek wisata air panas Mamuya, tergolong dalam  kategori buruk dengan persentase 42%. Sedangkan persepsi wisatawan tentang pemandian objek wisata air panas Mamuya, tergolong dalam kategori baik dengan persentase 70%.
Analisis Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi di Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Kota Ternate Nufus, Indira Aditari Khayatun; Rahman, Nurdin A.; Marthinu, Eva
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 02 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.439 KB)

Abstract

Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Geografi sangat penting dalam mendukung kemampuan belajar siswa. Dengan adanya minat belajar siswa yang tinggi terhadap Geografi, siswa akan semakin mudah dalam mengikuti proses pembelajaran. Akan tetapi, tidak semua siswa memiliki minat yang sama terhadap mata pelajaran Geografi. Minat belajar siswa dalam mata pelajaran Geografi terdiri dalam berbagai kategori antara lain sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui minat belajar siswa di kelas XI IPS SMA 2 Kota Ternate pada mata pelajaran geografi. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Data penelitian diperoleh menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi saat dilakukan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, penelitian tersebut menunjukan bahwa minat belajar siswa di kelas XI IPS SMA 2 Kota Ternate pada mata pelajaran geografi tergolong dalam kategori tinggi sebesar 64,8%. Hal tersebut disebabkan oleh faktor internal dalam diri siswa berupa perasaan senang, ketertarikan, rasa perhatian dan peran aktif siswa yang berusaha terlibat dalam mata pelajaran Geografi menciptakan kesadaran siswa tentang arti penting mata pelajaran geografi dalam proses pembelajaran. Adapun tingginya minat siswa juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti peran guru dalam memberi motivasi tentang arti penting mata pelajaran geografi dan dukungan dari pihak orang tua siswa yang memberikan semngat kepada siswa untuk senantiasa belajar. Kata kunci: minat belajar siswa, mata pelajaran geografi.
ANALISIS MIGRASI PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN EKONOMI MASYARAKAT FITU KECAMATAN KOTA TERNATE SELATAN Amelia, Risky Nuri; Robo, Tamrin; Robo, Sahdia
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 01 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.471 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Analisis Migrasi Penduduk Terhadap Tingkat Pendapatan Masyarakat Dikelurahan Fitu Kota Ternate Selatan. Tujuan dari penelitan deskriptif kuantitatif adalah untuk membuat deskriptif, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang dimiliki. Populasi dalam penelitian berjumlah 267 KK, sedangkan sampel yaitu 73 sampel secara acak, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini, menggunakan metode proporsonal area random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi, kuesioner/angket dan dokumentasi. Hasil Penelitian yaitu pertama, tingkat pendapatan migrasi penduduk di Kelurahan Fitu Kecamatan Kota Ternate Selatan mengalami peningkatan dibadingkan di daerah asal. Sehingga para migran dapat mecukupi kebutuhan keluarganya. Selain itu peninggkatan status kondisi para migran dapat diketahui dari mempunyai tempat tinggal sendiri, memiliki perabotan elektronik, dan kendaraan pribadi. Kedua, faktor yang mempengaruhi para responden untuk bermigrasi dari daerah asal ke daerah tujuan yaitu memenuhi kebutuhan hidup. Faktor lain dikarenakan di tempat tujuan memiliki sarana dan prasarana yang memadai seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, dan trasportasi. Selain itu di Kelurahan Fitu mereka berpeluang untuk membuka usaha dan kesempatan kerja yang lebih luas. 
Persepsi Masyarakat terhadap Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLMTG) di Kelurahan Kastela Kecamatan Ternate Pulau Amarul, Sri Suryatul; Pasongli, Hernita; Sofyan, Adnan
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 02 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.48 KB)

Abstract

        Pembangunan PLTMG di Kelurahan Kastela Kota Ternate menyebabkan perubahan sosial khususnya perubahan mata pencaharian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Terhadap Perusahan PLTMG di Kelurahan Kastela Kecamatan Ternate Pulau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara primer dan sekunder. Data primer diperoleh langsung dari responden yang berjumlah 32 KK menggunakan kuesioner. Sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan resmi BPS 2018. Analisis data penelitian menggunakan teknik persentase, dimana jawaban responden dikategorisasi dan diberi skor, kemudian dilakukan perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat Kastela terhadap PLTMG cukup baik dari aspek ekonomi, namun buruk dalam aspek sosial. Dalam aspek ekonomi bahwa masyarakat Kastela memandang positif keberadaan PLTMG karena sangat berkontribusi terhadap kegiatan ekonomi masyarakat terutama dalam dunia industry dan pembukaan lapangan usaha baru. Dari aspek sosial adalah persepsi negatif dimana masyarakat merasakan kurangnya transparansi pengelolaan PLTMG, kurangnya sosialisasi, dan penanganan konflik yang tidak memuaskan masyarakat. Hal lain yang dianggap masalah adalah kurang efektifnya komunikasi karena minimnya fasilitas penyalur aspirasi masyarakat untuk memberikan kritik kepada pengelola PLTMG.            Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, PLTMG.
Persepsi Masyarakat Terhadap Peranan Pemerintah dalam Menanggulangi Bencana Banjir Lahar Dingin di Kelurahan Tubo Aryuni, Vrita Tri; Ahmad, Rahim; S.Pd, Sukardi
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 01 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.843 KB)

Abstract

Gunung api Gamalama merupakan salah satu gunung aktif di Kota Ternate, Maluku Utara. Erupsi yang terjadi menyebabkan material hasil erupsi tertumpuk di daerah puncak. Saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan lama, dapat menyebabkan bencana banjir lahar dingin. Salah satu daerah yang rawan terhadap bencana ini adalah Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam menangani dan menanggulangi bencana tersebut, tetapi ada yang tidak secara langsung dirasakan oleh masyarakat. Dengan demikian diperlukan suatu kajian tentang persepsi masyarakat terhadap peranan pemerintah dalam penanggulangan bencana lahar dingin di Kelurahan Tubo. Penelitian ini dapat menajadi bahan masukan untuk penelitian terkait serta masukan kepada pemerintah daerah Kota Ternate untuk meningkatkan peranannya dalam penanggulangan bencana di masa yang akan datang. Pengumpulan data primer yaitu pengambilan langsung diambil dari lapangan melalui penyebaran kuesioner secara random kepada masyarakat Kelurahan Tubo sebanyak 85Kepala Kelauarga dari 555 Kepala Keluarga yang ada dengan tingkat kepercayaan 90%. Data hasil wawancara kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data sekunder didapatkan dari BPBD Kota Ternate terkait program penanggulangan bencana yang telah dilaksanakan oleh BPBD beserta intansi terkait lainnya.  Sebanyak 50,3% masyarakat Kelurahan Tubo menilai peranan pemerintah dalam menanggulangi bencana banjir lahar dingin baik, dengan program fisik dan non fisik berupa pembangunan 22 sabo dam, 18 check dam, relokasi permukiman warga, pembangunan embankment dam, bronjong atau talud, barak pengungsian, dan pemasangan sirine, serta program non fisik berupa sosialisasi dan simulasi terhadap bencana lahar dingin. Demi kesiapan masyakat Tubo menghadapi bencana banjir lahar dingin, perlu dilaksanakan sosialisasi dan simulasi secara regular.

Page 1 of 1 | Total Record : 10