cover
Contact Name
Febi Dwi Widayanti
Contact Email
febidwi07@gmail.com
Phone
+6281334744616
Journal Mail Official
febidwi07@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Jl. Danau Sentani No. 99 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang
ISSN : 14108771     EISSN : 25804812     DOI : 10.37303/likhitaprajna
Core Subject : Education,
Jurnal Likhitaprajna merupakan jurnal open access yang dipublikasikan dua kali setahun dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wisnuwardhana Malan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian atau kajian teori tentng pendidikan dan pembelajarannya.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 16 No 2 (2014)" : 9 Documents clear
SASTRA DAN BUDAYA Kustyarini, Kustyarini
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.487 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.34

Abstract

Sastra benar-benar merupakan salah satu aspek kebudayaan yang memegang peranan penting. Peranan yang dimaksudkan, pertama, dalam kaitannya dengan penyediaan data, yaitu dalam bentuk karya sastra, baik lisan maupun tulisan. Kedua, peranan dan keterlibatan dalam kaitannya dengan teori, khususnya teori-teori postrukturalisme. Sebagai sumber data karya sastra sekaligus bersifat fiksi dan fakta, dengan varian dalam bentuk genre. Sebagai sumber data, dengan medium utama bahasa, yang kemudian direpresentasikan dalam bentuk wacana, karya sastra juga merupakan objek kajian yang sangat kaya sebab sebagai sistem simbol bahasa selalu menunjuk sesuatu yang lain. Di samping menyediakan sumber data, sastra juga menyediakan teori-teori. Fiksi dan fakta, rekaan dan kenyataan menurut pemahaman masyarakat biasa, merupakan isu penting dalam teori-teori postrukturalisme, studi kultural khususnya.Kata Kunci: Sastra, Pilar Budaya.
PELAKSANAAN AMANDEMEN TERHADAP UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945 Azmi, Shofiyatul
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.742 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.35

Abstract

Reformasi merupakan salah satu tuntutan yang terus menerus berkembang dan terjadi dalam masa orde baru (pertengahan tahun 1998), baik oleh masyarakat, pemerintah, maupun oleh kekuatan Sosial Politik, termasuk parpol. Salah satu tuntutan yang digulirkan itu adalah perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kemudian tuntutan itu diperjuangkan oleh fraksi-fraksi yang ada dalam MPR.Paparan terhadap perubahan Undang-Undang Dasar 1945  telah terwujud dalam lembaga-lembaga Negara, dan perubahan dimaksudkan untuk meneguhkan pelaksanaan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan cita-cita proklamasi kemerdekaaan, yaitu: melindungi segenap  bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial.Kata Kunci:  amandemen,  UUD 1945.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS BERBASIS MULTIPLE INTELEGENSI BERPENDEKATAN OBSERVATION BASED LEARNING Nuraina, Nuraina
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.591 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.37

Abstract

Pembelajaran menjadi lebih menarik bagi siswa khususnya dan bagi sekolah pada umumnya sehingga tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dari setiap kompetensi dasar bisa tercapai dan siswa mampu melakukan belajar tuntas. Oleh karena itu penyusunan perangkat pembelajaran mensyaratkan beberapa hal, sebagai berikut (1) harus mampu menstimulasi peserta didik untuk beraktivitas secara kreatif dan inovatif, (2) bahan ajar yang digunakan hendaknya disusun dengan optimalisasi modalitas belajar dengan penyajian teks baik berbentuk verbal maupun non-verbal secara bervariasi, dan (3) penyusunan bahan ajar hendaknya memiliki makna dan manfaat bagi peserta didik. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis multiple intelligences dengan pendekatan observation based learning, dan (2) mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran dalam hal peningkatan kompetensi peserta didik. Selain itu, pengembangan ini diharapkan dapat membawa perubahan dalam diri peserta didik sehingga di samping peserta didik tertarik dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus mereka mampu mencapai kompetensi yang diharapkan.Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, multiple intelligences , observation based learning, Kurikulum 2013
KONTRIBUSI ALIRAN SOCIOLOGICAL JURISPRUDENCE TERHADAP PEMBANGUNAN SISTEM HUKUM INDONESIA Putra, Marsudi Dedi
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.2 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.38

Abstract

Sociological jurisprudence menekankan perhatiannya pada kenyataan hukum daripada kedudukan dan fungsi hukum dalam masyarakat. Kenyataan hukum pada dasarnya adalah kemauan publik, jadi tidak sekedar hukum dalam pengertian law in books tetapi sesuai kebutuhan masyarakat hukum demi terciptanya kepastian hukum (positivism law) dan living law sebagai wujud penghargaan terhadap pentingnya peranan masyarakat dalam pembentukan hukum dan orientasi hukum. Peran strategis hakim dalam perspektif sociological jurisprudence adalah menerapkan hukum tidak hanya dipahami sebagai upaya social control yang bersifat formal dalam menyelesaikan konflik, tetapi sekaligus mendesain penerapan hukum itu sebagai upaya social engineering. Tugas yudisial hakim tidak lagi dipahami sekedar sebagai penerap undang-undang terhadap peristiwa konkrit (berupa berbagai kasus dan konflik) atau sebagai sekedar corong undang-undang (boncha de la loi) tetapi juga sebagai penggerak social engineering.Kata kunci : sociological jurisprudence, pembangunan, sistem hukum
PENGEMBANGAN PROFESIONAL PEMIMPIN PENDIDIKAN Suryanti, Eny Wahyu
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.106 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.39

Abstract

Peningkatkan kualitas pendidikan yang efektif dan efisien, perlu didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan adanya proses pengembangan SDM tersebut, salah satunya tercermin dalam pribadi kepala sekolah. Kepala Sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya yang diterapkan dunia pendidikan, sehingga menuntut penguasaan kepala sekolah secara professional. Peningkatan profesionalisme kepala sekolah perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dan terencana, sebab kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang bertanggung jawab dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan lainnya.Kata kunci: Profesional, Pemimpin, Pendidikan
BIMBINGAN KONSELING NILAI DAN KESEJAHTERAAN MANUSIA Suarniati, Ni Wayan
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.009 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.40

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut tanggung jawab dari ilmuwan dan pengguna untuk tidak hanya memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi perkembangannya sendiri, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara tepat untuk peningkatan martabat dan kesejahteraan manusia. Perdebatan tentang apakah ilmu pengetahuan itu bebas nilai atau tidak menjadi keniscayaan untuk ditelaah, khususnya dalam ilmu pendidikan termasuk Bimbingan dan Konseling. Bimbingan dan Konseling tidak bebas nilai berdasarkan analisis terhadap pemahaman tentang Bimbingan Konseling, kedudukan BK dalam pendidikan, penelitian-penelitian maupun praktek-praktek yang dilakukan BK. Dalam prakteknya, Bimbingan dan Konseling adalah pekerjaan berbasis nilai, layanan etis normatif, dan bukan layanan bebas nilai. Seorang konselor perlu memahami betul hakekat manusia dan perkembangannya sebagai makhluk sadar nilai dan perkembangannya ke arah normatif-etis untuk kesejahteraan manusia.Kata kunci: Bimbingan dan Konseling, nilai dan kesejahteraan
KAJIAN YURIDIS UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN INDONESIA Kristiawan, Indria
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.204 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.41

Abstract

Negara Indonesia merupakan negara yang berdasarkan atas hukum, dimana segala aturannya didasarkan atas hukum yang berlaku dan dalam segala hal yang mengenai dengan urusan negara serta  yang bersangkutan dengan  warga negara diatur dalam suatu aturan yang baku dimana aturan itu dipakai sebagai patokan dalam melaksanakan kegiatan berbangsa dan bernegara. Salah satu hal dimana aturan hukum yang masih belum mencapai suatu keadilan yakni mengenai aturan tentang kewarganegaraan atau status kewarganegaraan Indonesia, disini hal tentang status kewarganegaraan masih belum mendapat jaminan dan masih belum tercipta adanya keadilan karena masih terdapat diskriminasi. Aturan mengenai status kewarganegaraan dari perkawinan campur masih belum dapat menjamin hak, kewajiban serta wewenang yang harus dimiliki oleh seorang warga negara kuturunan. Dalam kenyataanya aturan hukum tentang status kewarganegaraan masih bersifat diskriminatif dan sering timbul permasalahan yang dialami oleh  seorang yang melakukan perkawinan campur mengenai status anak dari hasil perkawinan campur tersebut.Kata Kunci: UU Kewarganegaraan No 12 Tahun 2006
IMPLEMENTASI DISIPLIN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Bariyah, Khoirotul
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.526 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.89

Abstract

Bahasan ini bertujuan agar para perusahaan menerapkan disiplin kerja dan beban kerja pada karyawan,. Sehingga perusahaan mendapatkan hasil yang banyak dan bagus (kinerja karyawan yang bagus). Disiplin kerja adalah serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan ketertiban dalam bekerja. Beban Kerja adalah suatu proses analisis terhadap waktu yang digunakan seseorang atau sekelompok orang selama periode tertentu dalam menyelesaikan tugas-tugas suatu pekerjaan jabatan atau kelompok jabatan (unit kerja). Kinerja adalah cerminan hasil yang dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang.Kata Kunci : Disiplin Kerja, Beban Kerja, Kinerja
MANAJEMEN PENGELOLAAN KELAS MELALUI JOYFUL LEARNING Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.173

Abstract

Joyful learning is learning strategy that can be applied by teachers in creating fun learning while stimulating the creativity of students in learning. Based on observations, there are still many learning processes in the class that are packaged less attractive to students, so joyful learning can be an alternative in the application of classroom learning. This study aims to determine the application of joyful learning in increasing motivation and learning outcomes. Data obtained from the value of learning outcomes as well as data carried out verbally, so that this study is classified as quantitative descriptive research. In this study, some forms of joyful learning developed include teaching material concepts presented in the form of poetry and songs. At the end of the learning activities students were also asked to pour their creativity to make material concepts in the form of poetry and songs. So that by implementing fun learning, motivation and learning outcomes can be improved.

Page 1 of 1 | Total Record : 9