cover
Contact Name
Febi Dwi Widayanti
Contact Email
febidwi07@gmail.com
Phone
+6281334744616
Journal Mail Official
febidwi07@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Jl. Danau Sentani No. 99 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang
ISSN : 14108771     EISSN : 25804812     DOI : 10.37303/likhitaprajna
Core Subject : Education,
Jurnal Likhitaprajna merupakan jurnal open access yang dipublikasikan dua kali setahun dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wisnuwardhana Malan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian atau kajian teori tentng pendidikan dan pembelajarannya.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 1 (2016)" : 10 Documents clear
KONSEP PEMBELAJARAN MULTIPLE INTELLIGENCE DALAM PENDIDIKAN IPS DI SEKOLAH DASAR Sukitman, Tri
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.994 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.24

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu indikator dari perkembangan peradaban sebuah Negara. Melalui pendidikanlah manusia akan terus berkembang sesuai dengan tuntutan dunia global, dengan pendidikanlah jendela dunia akan terbuka sehingga akan nampak jelas bahwa di dunia pengetahuan semua akan terungkap dengan nyata. Namun, realitanya pendidikan di Indonesia masih perlu untuk ditingkatkan khususnya pada pembelajaran yang berlangsung di tingkat Sekolah Dasar (SD). Pembelajaran yang seharusnya menjadi fokus guru untuk mengembangkan segala aspek potensi siswanya menjadi terbengkalai yang diakibatkan oleh kurangnya pemahaman guru dalam proses pembelajaran dengan tidak memperhatikan aspek kecerdasan yang dimiliki oleh setiap siswanya. Siswa di dalam kelas mempunyai karakter kecerdasan yang berbeda-beda. Dengan demikian, selayaknya guru memperhatikan perbedaan karakter tersebut. Sehingga konsep pembelajaran multiple intelligence merupakan salah satu alternatif dalam mengembangkan pembelajaran di Sekolah Dasar (SD). 
PEMBENTUKAN KARAKTER INDIVIDU MELALUI TOKOH-TOKOH DALAM TETRALOGI LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA Kustyarini, Kustyarini
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.751 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.25

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan khusus untuk  mendeskripsikan  nilai: 1) religius, 2) etis/moral, dan (3) tanggung jawab yang dimiliki tokoh dalam tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata menjalani kehidupan yang layak dijadikan model pendidikan karakter bagi individu. Kajian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra, analisis teks, menggunakan teori Realitas yang dikembangkan oleh William Glasser dan dipadu dengan kebudayaan Timur. Ditinjau dari paradigma dan pendekatan yang digunakan, penelitian ini merupakan penelitian Kajian Pustaka. Hal tersebut karena pelaksanaan penelitian menggunakan novel dan bahan pustaka sebagai acuan. Data penelitian berwujud teks tulis berupa novel tetralogi Laskar Pelangi yang terangkum dalam kata-kata, diksi, untaian kalimat, paragraf-paragraf terkait dengan nilai-nilai religius, etis/moral dan tanggung jawab tokoh dalam tetralogi Laskar Pelangi.  Sumber data penelitian ini adalah novel tetralogi Laskar Pelangi yang meliputi Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov karya Andrea Hirata. Rangkaian analisis data adalah sebagai berikut (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data sekaligus analisis data, dan (4) kesimpulan. Jika kesimpulan diragukan, dilakukan triangulasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa setiap individu harus selalu berpegang pada aturan yang berupa nilai religius, nilai etis, dan bertanggung jawab. Adanya kebermaknaan dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan tokoh-tokoh novel sebagai model dalam pembelajaran karakter bagi individu.Kata Kunci:  psikologi sastra, pembentukan karakter, individu, tokoh-tokoh, tetralogi Laskar Pelangi
KEMAMPUAN MEMPRODUKSI KALIMAT ANAK USIA PRASEKOLAH Werdiningsih, Endang
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.78 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.26

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan  (1) jenis diksi, 2) jenis kata, (3) bentuk kata yang digunakan anak, (4)  pola kalimat, (5) jenis kalimat, (6) bentuk-bentuk kalimat yang diproduksi anak usia prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Beberapa temuan dalam penelitian ini adalah: (a) Jenis diksi yang digunakan anak usia prasekolah dalam penelitian ini sangat bervariasi, yakni terdiri atas: (1) kata baku dan nonbaku, (2) kata umum dan khusus, (3) kata asli dan serapan, (4) kata kajian dan populer, dan (5) kata konkret dan abstrak. (2) Ditemukan beberapa jenis kata yang berkaitan dengan deskripsi sintaksis (kalimat), yakni: (1) nomina, (2)verba, (3) adjektiva, (4) adverbia, (5) numeralia, (6) konjungsi, (7) preposisi, (8) demons­tra­tif/penunjuk, (9) pronomina, dan (10) kata tugas. (3) Bentuk kata yang digunakan anak usia prasekolah terdiri atas kata dasar dan kata jadian. Kata jadian yang ditemukan aialah kata berimbuhan, kata ulang, dan kata gabung.(4) Kosa kata yang digunakan terdiri atas tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa Inggris yang jumlahnya relatif sedikit. (5) Kalimat yang ditemukan terdiri atas: (1) kalimat lengkap dan kalimat tidak lengkap, dan (2) kalimat sederhana dan kalimat luas (6) Dalam memproduksi kalimat anak usia prasekolah dalam penelitian ini ditemukan adanya proses produksi dengan kilir lidah, dan (7) Pemahaman makna anak usia prasekolah dipengaruhi oleh usia, fitur, pengetahuan, dan indra anak terhadap kata yang didengar dan responnya terhadap pertanyaan.Kata kunci: memproduksi kalimat, anak usia prasekolah
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PADA SEKOLAH DASAR YANG EFEKTIF Budaya, Budi
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.705 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.27

Abstract

Pada era otonomi daerah, kebijakan pendidikan dikembangkan oleh pemerintah pusat, daerah dan masyarakat yang mengacu pada UU No. 22 tahun 1999 tentang pemerintahan daerah serta perangkat peraturan yang berlaku. Pembiayaan pendidikan sangat dibutuhkan untuk kebutuhan operasional, dan penyelenggaraan sekolah yang didasarkan kebutuhan nyata yang terdiri dari gaji, kesejahteraan pegawai, peningkatan kegiatan proses belajar mengajar, pemeliharaan dan pengadaan sarana dan prasarana, peningkatan pembinaan kesiswaan, peningkatan kemampuan profesional guru, administrasi sekolah dan pengawasan. Proses belajar mengajar akan terlaksana berjalan secara maksimal apabila tujuan yang akan dicapai memenuhi persyaratan yang telah ditentukan sesuai dengan perencanaan.Namun hingga saat ini, dunia pendidikan Indonesia termasuk pendidikan dasar masih menghadapi berbagai persoalan yang sangat serius dan kompleks, mulai dari rendahnya alokasi anggaran dipandang dari sudut bantuan dana dari pemerintah, kurang memadainya penataran pelatihan dalam peningkatan kompetensi profesional guru yang disebabkan masih kecilnya anggaran pendidikan di Indonesia.Kata kunci :   manajemen pembiayaan, sekolah dasar efektif, perencanaan anggaran.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VII SMP NEGERI 04 AMPELGADING TAHUN AJARAN 2013-2014 Efendiy, Khoirul
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.899 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.28

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mengetahui pengaruh proses pembelajaran dengan menggu­nakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) untuk meningkatkan aktivitas belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Pada proses penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), pebelajar dibagi dalam kelompok-kelompok dan satu kelompok terdiri dari dua orang. Setiap kelompok berdis­kusi untuk menyelesaikan suatu masalah, kemudian hasil diskusi kelompok akan dipresentasikan didepan kelas. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan peningkatan aktivitas belajar Pendidikan Agama Islam (PAI).Kata kunci : Pembelajaran Kooperatif, Think Pair Share (TPS), Pendidikan Agama Islam (PAI) , aktifitas belajar
PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN TEKNIK JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PKN PADA SISWA KELAS XII IPS 4 SMA NEGERI 1 MANTUP Utomo, Sugeng
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.496 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.29

Abstract

Tujuan Penelitian adalah Untuk mendeskripsikan Strategi pembelajaran dengan teknik jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar Siswa Kelas XII IPS 4 di SMA Negeri 1 Mantup Kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan 4 siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Strategi pembelajaran dengan teknik jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar Siswa Kelas XII IPS 4 di SMA Negeri 1 Mantup Kabupaten Lamongan. Peningkatan prestasi belajar siswa ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh strategi belajar yang diberikan guru. Motivasi belajar yang tinggi cenderung akan mempengaruhi prestasi belajar yang tinggi pula; (b) Bukti peningkatan prestasi belajar siswa dari kegiatan pembelajaran dapat dijabarkan pada hasil kegiatan siklus 4. Berdasarkan pada observasi yang dilakukan pada siklus sebelumnya dan pada siklus 4 didapatkan temuan sebagai berikut: (a) Teknik Jigsaw salah satu komponen Contextual Teaching and Learning (CTL). Strategi ini dapat dilakukan pada semua mata pelajaran; (b) Strategi pembelajaran dengan menggunakan teknik Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XII IPS 4 di SMA Negeri 1 Mantup Kabupaten  Lamongan pada mata pelajaran PKn.Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Teknik Jigsaw. Prestasi Belajar, PKn.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MERUPAKAN SALAH SATU PENGEJAWANTAHAN DIMENSI MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU, SOSIAL, SUSILA, DAN MAKHLUK RELIGI Azmi, Shofiyatul
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.287 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.30

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah membawa misi pendidikan moral bangsa, membentuk warga negara yang cerdas, demokratis, dan berakhlak mulia, yang secara konsisten melestarikan dan mengembangkan cita-cita demokrasi dan membangun karakter bangsa. Sedangkan visi pendidikan Kewarganegraan adalah mewujudkan proses pendidikan yang terarah pada pengembangan kemaampuan individu, sehingga menjadi warga Negara yang cerdas, partisipatif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian akan membentukwarga negara Indonesia yang didasarkan pada Pancasila dan karakter positip masyarakat Indonesia. Dimensi manusia sebagai makhluk individual, makhluk sosial, makhluk susila, dan makhluk religi dalam kedudukan kita sebagai warga Negara Indonesia, hendaknya dikembangkan secara seimbang. Dimensi manusia tersebut secara konsisten diperjelas dan dipertajam di dalam memandang dirinya sendiri dengan potensi diri pribadi, dan pengembangan kerjasama dengan orang lain untuk membawa keunggulan bangsa dan Negara, serta kepatuhannya untuk mematuhi norma-norma dalam masyarakat, dan aktualiasi dirinya untuk bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, hal itulah merupakan beberapa materi Pendidikan Kewarganegraan Indonesia, disamping materi-materi lainnya. Kata Kunci: Pkn, Pengejawantahan, Makhluk Individual, Sosial, Susila, Religi.
PRAKTIK PEMBERIAN SCAFFOLDING OLEH MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA PADA MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR (SBM) MATEMATIKA Damayanti, Nia Wahyu
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.623 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.33

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan praktik scaffolding yang dilakukan oleh mahasiswa pada perkuliahan SBM Matematika. Scaffolding merupakan bantuan secara bertahap dari guru yang diberikan kepada siswa untuk membantu mengatasi suatu tugas sehingga siswa dapat memahami dan menyelesaikannya sendiri. Bantuan tersebut dapat berupa petunjuk, dorongan, peringatan, memberikan contoh, dan tindakan-tindakan lain yang memungkinkan siswa untuk melibatkan kesadaran berpikirnya terhadap proses dan hasil dari suatu permasalahan. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika pada semester gasal 2015/2016. Dalam penelitian ini peneliti mendeskripsikan praktik scaffolding yang dilaksanakan oleh mahasiswa pendidikan matematika  dalam perkuliahan SBM Matematika. Pembelajaran didesain dengan role play. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dari praktik scaffolding yang telah dilakukan mahasiswa dapat melakukan praktik scaffolding level 1 dan level 2 Anghileri yaitu pada tahap explaining, restructuring dan reviewingKata kunci: :scafolding, mahasiswa pendidikan Matematika, SBM Matematika,
DILEMA FUNGSI KEPALA DAERAH ERA OTONOMI; PERPEKTIF ETIKA BIROKRASI Rozikin, Mochammad
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.139

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis peran Kepala Daerah (Bupati/Walikota) di era otonomi daerah yang mekanisme melalui proses demokrasi pilihan langsung berdasarkan one man one vote dengan sudut pandang (perspektif) etika birokrasi. Praktek demokrasi bermaksud melibatkan rakyat dalam proses mengambil keputusan dalam bernegara, baik keputusan memilih pemimpinnya melalui mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung secara periodik lima tahunan, maupun keikutsertaan rakyat-masyarakat dalam mekanisme pembangunan saat penyusunan RPJM/P yang menggunakan pendekatan buttom up . Kemudian para Kepala Daerah terpilih dalam menjalankan fungsinya dikritisi menggunakan etika birokrasi. Sebab ada tuntutan kuat melalui proses demokrasi politik pilkada akan tercipta birokrasi yang bersih, berwibawa dan profesional dalam nenjalankan tatakelola pemerintahan yang baik (good governance). Diskripsi panjang tulisan ini didasarkan dari pengalaman sebagai konsultan ?politik? calon Kepala Daerah yang mengikuti proses pilihan pada tahun 2009 dan 2014. Oleh karena itu, narasi tulisan tidak berstruktur seperti laporan penelitian yang terdukung oleh data wawancara, observasi, FGD dan document. Juga tidak ada tringulasi, maupun analisis data. Yang menguatkan tulisan ini adalah pengalaman konsultan politik didukung oleh mata kuliah yang penulis ampuh antara lain yaitu Etika Birokrasi, Kebijakan Publik, Reformasi Administrasi, dan Seminar Isu Lingkungan. Proses Pilkada langsung yang menghasilkan Bupati/Walikota terpilih dalam menjalankan fungsi pemerintahannya cenderung melanggar etika birokrasi, yang kemudian berpengaruh terhadap system birokrasi daerah yakni berkembang jaringan korupsi daerah atau korupsi berjamaah.
PENTINGNYA KETERAMPILAN BELAJAR DAN KECERDASAN MAJEMUK DALAM KOMPETENSI AKADEMIK SISWA Ramanta, Deka; Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.174

Abstract

Salah satu keberhasilan dari kegiatan belajar dapat dilihat melalui hasil belajar siswa. Peran guru di dalam kelas sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa. Beberapa hal penting yang mempengaruhi keberhasilan belajar yang jarang sekali diperhatikan oleh guru adalah karakteristik siswa. Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda dengan siswa lainnya. Salah satunya yaitu keterampilan belajar yang merupakan bagian dari kemampuan siswa mencapai suatu kompetensi akademik. Keterampilan belajar sangat membantu seseorang dalam penyelesaian tugas akademik sehingga dapat memperoleh prestasi akademik yang diinginkan. Keterampilan belajar mencakup berbagai keterampilan dan proses kognitif yang terkoordinasi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran siswa. Selain keterampilan belajar, usaha lain dalam peningkatkan kompetensi akademik dapat juga dilakukan dengan mengidentifikasi multiple intelligences yang dimiliki siswa. Setiap siswa dilahirkan dengan memiliki kecerdasan. Akan tetapi, jenis kecerdasan yang dimiliki masing-masing siswa berbeda-beda.

Page 1 of 1 | Total Record : 10