cover
Contact Name
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Contact Email
arbitrer.jurnal@gmail.com
Phone
+6285243260251
Journal Mail Official
arbitrer.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Pattimura Poka-Ambon, 97233, Indonesia.
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 26851873     DOI : https://doi.org/10.30598/arbitrervol1no1tahun2019
Arbitrer: Jurnal Pendidikan dan Bahasa Indonesia memuat artikel-artikel ilmiah dalam bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, termasuk Bahasa dan Sastra Daerah, ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing. Artikel dapat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan kajian pustaka.
Articles 35 Documents
STRATEGI IMPLIKATUR PERCAKAPAN ANAK USIA 3—6 TAHUN Hiariej, Chrissanty
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 3 (2019): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol1no3hlm179-190

Abstract

Implikatur percakapan merupakan bagian dari pertuturan yang digunakan untuk menyampaikan maksud penutur. Umumnya implikatur sering ditemukan dalam percakapan orang dewasa. Namun, setelah diteliti, implikatur juga dapat muncul dalam percakapan anak-anak. Anak-anak khususnya usia 3—6 tahun sudah memahami dan mengekspresikan perasaan, keinginan dan harapan mereka yang diperoleh dari keluarga, lingkungan, dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi implikatur percakapan bahasa Indonesia anak usia 3—6 tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik yang dipakai dalam pangumpulan data implikatur percakapan anak usia 3—6 tahun di Ambon adalah teknik observasi, teknik pemancingan, teknik rekaman, teknik catatan lapangan. Penganalisisan data penelitian ini menggunakan metode padan alat penentu pragmatis. Prosedur penganalisisan data dilakukan melalui tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan untuk menjawab semua rumusan masalah penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikatur percakapan anak usia 3—6 tahun muncul ketika anak bersama banyak orang, seperti berada dengan kumpulan teman-teman yang sebaya, dan orang dewasa di sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implikatur percakapan anak usia 3—6 tahun terdiri atas delapan strategi, yaitu strategi pemberian petunjuk, pemberian petunjuk asosiasi, praanggapan, pemahaman, pernyataan lebih, ironi, penggunaan metafora, dan pertanyaan retoris.
POLISEMI DALAM KITAB INJIL LUKAS BERBAHASA ALUNE Aimoly, Noce
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 3 (2020): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol2no3hlm367-380

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan polisemi dalam Kitab Injil Lukas berbahasa Alune yang menjelaskan empat kelas kata dasar dan turunan berdasarkan kajian semantik. Penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan data secara alamiah berdasarkan teori. Dari 22 ayat firman Tuhan dalam Kitab Injil Lukas berbahasa Alune peneliti hanya menggunakan beberapa kosakata yang dianggap memiliki makna ganda (berpolisemi) sebagai bahan kajian berdasarkan kelas kata nomina, pronomina, verba, dan adjektiva. Hasil penelitian menujukan bahwa ternyata kasus polisemi bukan saja terjadi pada kata-kata yang berbahasa Indonesia saja seperti kata kaki yang bermakna kaki gunung, kaki manusia, kaki meja dan lain sebagainya melaingkan dalam bahasa Alune pun mengalami hal serupa seperti ai yang bermakna “kayu, salib, dan pentung”.
PENGGUNAAN BAHASA YAFILA DI DESA YAFILA, KECAMATAN AMAHAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH Polsiary, Erlinda; da Costa, Romilda Arivina
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1 (2019): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol1no1hlm55-72

Abstract

Kondisi bahasa-bahasa daerah di Maluku semakin terdesak. Oleh sebab itu, perlu ditelisik satu per satu. Penelitian ini mengangkat bahasa Teon yang digunakan di Desa Yafila, Kabupaten Maluku Tengah, yang dinamakan bahasa Yafila (BYF). Pentingnya penelitian ini didasarkan pada kondisi penutur BYF sebagai para migran yang sebagian besar bukan lagi monolingual bahasa Teon, lingkungan sekitar yang multietnis, pendidikan, serta jarak yang relatif dekat dengan pusat kota kabupaten sehingga mereka juga kerap menggunakan bahasa Melayu Ambon (BMA). Data penggunaan BYF dijaring dengan teknik observasi, kuesioner, dan wawancara, kemudian disajikan dalam tabel frekuensi dan dideskripsikan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerapan penggunaan BYF hanya berkisar antara 50%-58%.
FUNGSI KIDUNG JULA JULI LUDRUK JAWA TIMUR Prawoto, Eko Cahyo; Pramulia, Pana
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 1 (2020): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol2no1hlm203-212

Abstract

Kidung Jula Juli merupakan sastra lisan yang sudah ada sejak dulu kala, dan diwariskan secara turun-temurun. Kidung Jula Juli lahir dan berkembang di Jawa Timur, kidung Jula Juli dalam wujudnya berbentuk pantun jenaka yang berisi, sindiran, kritikan, hingga nasihat, tentang kehidupan masyarakat,pendidikan, politik, dsb. Kidungan Jula Juli dalam fungsinya merupakan pranata sosial yang mengarahkan serta mengingatkan masyarakat untuk menyikapi permasalahan-permasalahan kehidupan dengan bijak, sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Oleh sebab itu, penelitian pada Kidung Jula Juli Jawa Timur dilakukan untuk mengetahui serta mendeskripsikan fungsi kidung tersebut sebagai sebuah sastra lisan. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ialah enam video pertunjukan ludruk, dengan judul sebagai berikut, Soto Gagak, Kidung Lawakan, Kemanten Kisinan, Tumpeng Maut, Kejeglek Anak Dewe, Balai Kota. Semua data tersebut diperoleh dari youtube. Semua Kidung Jula Juli yang digunakan sebagai sumber data tersebut dibawakan oleh Cak Kartolo (CK). Sedangkan data dalam penelitian ini ialah tuturan yang dialihwanahakan dalam bentuk bait dan larik yang mengandung fungsi-fungsi tersebut di atas. Dalam memperoleh data, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui beberapa tahapan sebagaimana berikut. 1) mencari video pertunjukan ludruk/kidung jula-juli yang dibawakan oleh Kartolo di youtube, 2) mengunduh video pertunjukan ludruk yang sudah diidentifikasi sebelumnya, 3) menyimpan video pertunjukan ludruk tersebut dalam satu folder, 4) memberi identitas pada setiap video (contoh; Kidung 1, 2, dst.). Teknik analisis data dengan beberapa tahapan sebagai berikut; 1) transkripsi Kidung Jula Juli pada enam video tersebut, 2) pengodean pada setiap data yang sesuai dengan tujuan penelitian, untuk memudahkan penelitia dalam melakukan identitikasi, 3) klasifikasi data berdasarkan empat fungsi Kidung Jula Juli, 4) interpretasi data berdasarkan empat fungsi tersebut pada setiap bait Kidung Jula Juli, 5) yang terakhir ialah pengambilan kesimpulan yang berdasar pada keseluruhan analisis data. Hasil penelitian ini ialah sesuai dengan tujuan penelitian bahwa diperoleh: 1) Kidung Jula Juli merupakan hiburan dalam fragmen ludruk Jawa Timur, 2) sebagai pranata dalam kehidupan masyarakat, sebagai media pembelajaran bagi anak-anak, d) sebagai pengejawantahan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS IKLAN BARIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT CENTENCE SISWA KELAS IX.1 SMP AL- WATHAN AMBON Cahya, Nilam; Latupeirissa, Elsa
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 3 (2019): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol1no3hlm191-202

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatkan prestasi belajar siswa melalui Model Pembelajaran Concept Centence (PCC). Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh siswa telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Jumlah nilai keseluruhan menulis iklan baris yang diperoleh siswa kelas IX-1 SMP Al-Wathan Ambon pada pembelajaran menulis iklan baris dengan menggunakan concept sentence adalah 2.268. Atinya Jumlah siswa yang dapat memenuhi nilai KKM pada siklus I pertemuan kedua adalah 13 siswa (52%). Hal ini dilihat dengan jelas bahwa ada peningkatan yang sangat signifikan yakni sebanyak 13 siswa yang mampu memenuhi KKM. Dan siklus II pertemuan kedua peningkatan angka yang signifikan 16,34. Peningkatan itu tergambar dari kemampuan menulis iklan baris yang memperhatikan ketepatan, kepaduan, keutuhan dan isi pesan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS VII5 SMP NEGERI 3 AMBON Souhuwat, Astrit Vivi
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 3 (2019): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol1no3hlm167-178

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang berjudul Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Cerita Fantasi Menggunakan Model Discovery Learning dan Media Audio VisualPada Peserta Didik Kelas VII5 SMP Negeri 3 Ambon Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran, dan keterampilan menulis cerita fantasi pada siswa kelas VII 5 Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Ambon. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan pembelajaran melalui model Discovery Learning dan menggunakan media Audio Visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Riset Aksi Model John Elliot. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah kelas VII 5 yang terdiri dari 27 perserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan: 1) observasi, 2) tes, dan 3) dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian Siklus I yang telah dilaksnakan, peserta didik yang memenuhi ketuntasan minimal dari ketiga aspek dalam menyusun cerita fantasi sebanyak 5 siswa atau sebesar 18,52%, dan yang belum mencapai KKM ada sebanyak 22 siswa atau sebesar 81,48%. Untuk siklus II yang dapat menyusun cerita fantasi dan tuntas KKM pada kelas VII5 sebanyak 22 peserta didik atau 81,48%. Dan siswa yang belum tuntas sebanyak 5 peserta didik atau 18,52%. Dari kedua penelitian ini didapatkan hasil bahwa ada peningkatan 62,96%.
KORESPONDENSI KONTOID GEMINAT DAN DISTRIBUSINYA DALAM BAHASA MADURA DI KABUPATEN SITUBONDO DAN BONDOWOSO Savitri, Agusniar Dian
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 3 (2019): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol1no3hlm149-166

Abstract

Meskipun terdapat situasi kebahasaan yang homogen di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso, variasi fonologis tetap terjadi dalam bahasa Madura di dua kabupaten tersebut. Salah satunya adalah variasi kontoid geminat menjadi kontoid nongeminat yang terjadi secara teratur. Hal itu disebabkan kontoid geminat merupakan ciri khas bahasa Madura yang tidak dimiliki oleh bahasa Jawa dan Indonesia sebagai bahasa yang berkontak dengan bahasa Madura di Situbondo dan Bondowoso. Berdasarkan hal itu, perlu dikaji korespondensi kontoid geminat dan distribusinya pada bahasa Madura di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. Metode pupuan lapangan digunakan dalam kajian ini. Ada delapan titik yang didasarkan pada ketersebaran secara geografis. Metode simak dan cakap digunakan dalam pengumpulan data. Metode padan digunakan dalam analisis data penelitian ini. Hasilnya adalah ada sebelas korespondensi kontoid geminat-nongeminat. Vokoid yang cenderung muncul dalam lingkungan terjadinya geminasi adalah vokoid madya/sedang dan rendah. Kedua, berdasarkan distribusinya, kontoid geminat cenderung dipertahankan di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso yang didukung oleh empat daerah yang pemertahanan kontoid geminatnya cenderung lebih kuat dibandingkan empat daerah lain. Ketiga, kontak bunyi dalam bahasa Madura dengan bahasa Indonesia—yang merupakan bahasa kedua penutur bahasa Madura di Situbondo dan Bondowoso—cenderung menyebabkan korespondensi geminat-nongeminat.
STILISTIKA DALAM KUMPULAN PUISI KESIUR DARI TIMUR KARYA TIMUR SINAR SUPRABANA Pramulia, Pana
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 3 (2019): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol1no3hlm137-148

Abstract

Puisi merupakan bentuk karya sastra yang cenderung menggunakan gaya bahasa khas yang telah diatur sedemikian rupa oleh penyairnya. Diksi yang digunakan biasanya menggunakan bahasa yang menyimpang. Artinya, bahasa yang jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, puisi mempunyai karakteristik unik yang diuraikan melalui pola persajakan. Gaya bahasa, pemilihan kata (diksi), dan pola persajakan menjadikan puisi sebagai karya sastra unik sekaligus indah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini menguraikan ketiga hal itu berdasarkan puisi-puisi Timur Sinar Suprabana yang terdapat dalam buku kumpulan puisi Kesiur dari Timur. Penelitian ini bersifat kualitatif yang akan menguraikan data secara deskriptif agar tujuan dapat tercapai secara memadai sebagai pijakan analisis. Peneliti menemukan tiga gaya bahasa, antara lain asidenton, hiperbola, dan personifikasi. Peneliti menemukan tiga pilihan kata dari penyair, antara lain bahasa Indonesia yang jarang didengar oleh masyarakat awam, bahasa Jawa, dan bahasa ungkapan. Peneliti menemukan lima pola persajakan, antara lain ab ab, aa aa, aa bb, ba ba, dan pola persajakan patah.
STRUKTUR TUTURAN DALAM “APA KABAR INDONESIA” Novitasari, Dwi
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2019): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol2no1hlm125-136

Abstract

Struktur tuturan merupakan pola berbicara dua orang atau lebih yang telah disepakati kedua belah pihak dengan unsur-unsur percakapan sebagai pembentuknya. Dalam penggunaan bahasa, sebuah percakapan merupakan komunikasi utama sebagai penyampaian pesannya. Dalam “Apa Kabar Indonesia” terdapat contoh-contoh penggunaan struktur percakapan sebagaimana sebuah bahasa digunakan. Pada contoh struktur percakapan tersebut terdapat pengambilan giliran, jeda, overlaps, blackchanel, gaya bicara, serta struktur inferensi. Penelitian ini menentukan kelima unsur tersebut dalam penganalisisisannya.
CITRA PEREMPUAN DALAM BUKU KUMPULAN CERPEN SEPOTONG HATI YANG BARU KARYA TERE LIYE (KAJIAN FEMINISME) Raman, Ramiati; Lewier, Mariana; Rutumalessy, Merlyn
ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2019): ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol2no1hlm95-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra perempuan berdasarkan tiga aspek pencitraan pada cerpen “Kisah Sie Sie”, “Mimpi-mimpi Sampek Engtay”, dan “Itje Noerbaja & Kang Djalil” dalam buku Kumpulan Cerpen Sepotong Hati yang Baru karya Tere Liye berdasarkan kajian feminisme. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan kajian feminisme, khususnya feminisme moderat. Ketiga cerpen yang menjadi objek kajian dianalisis berdasarkan tiga aspek pencitraan perempuan, yaitu (1) citra perempuan dalam aspek psikis, (2) citra diri perempuan, (3) citra perempuan dalam aspek sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa tiga tokoh perempuan, yaitu Sie Sie, Engtay, dan Itje Noerbaja dicitrakan sebagai perempuan yang memiliki kesamaan dalam memperjuangkan hak mereka. Namun hak yang mereka perjuangkan berbeda-beda. Sie Sie memperjuangkan keluarga dan orang yang dicintainya, Engtay memperjuangkan haknya untuk mendapatkan pendidikan, sedangkan Itje Noerbaja berjuang dan rela mati demi negeri tanah tumpah darahnya.

Page 1 of 4 | Total Record : 35