cover
Contact Name
agata iwan candra
Contact Email
iwan_candra@unik-kediri.ac.id
Phone
+62811308010
Journal Mail Official
iwan_candra@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangleng 1 Gedung A no.110 - KEDIRI 64115 JAWA TIMUR - INDONESIA
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil
Published by Universitas Kadiri
ISSN : -     EISSN : 26217686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JURMATEKS (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil) diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas KADIRI untuk menampung hasil penelitian, tugas akhir maupun tugas proyek mahasiswa teknik sipil di lingkungan Universitas KADIRI.
Articles 105 Documents
STUDI PENANGGULANGAN BANJIR DI KALI BATAN KABUPATEN KEDIRI Kuncoro, Moch Adib; Winarto, Sigit; Purnomo, Yosef Cahyo Setianto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.858 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i1.143

Abstract

Kali Batan is one of the tributaries of the Brantas River, which is located in the Kediri Regency. In the last few years, there have been floods in Kali Batan. In the Batan watershed, there are three stations that are considered to represent the percentage of the effect of the calculation of the maximum daily rainfall intake, which is 83.11mm. From the maximum daily rainfall, the result is-0.9546. From the calculations in the Smirnov-Kolmogorov method distribution suitability test, it shows that the highest value of Δmax is = 0.126, with α = 5% and n = 20, the value Δcritical = 0.304. So it can be concluded that Δmax <Δcritical so that the Log Pearson type III distribution can be accepted. From the measurement of the Batan watershed at the upstream review point, the result is 3.206 m3 / s. From the measurement of the Kali Batan watershed at the downstream point, the results obtained were 202.475, using equations (2-14) to (2-17), the design flood hydrograph obtained 3,825 m3 / s. The value of the net rainfall intensity value (25 years ) entered into the coordinates of the Nakayasu Synthetic Hydrograph, then the flood discharge design Q25th is obtained.Kali Batan merupakan salah satu anak sungai Kali Brantas yang terletak di Kabupaten Kediri. Beberapa tahun terakhir terjadi banjir di Kali Batan.  Pada DAS Batan terdapat tiga stasiun penakar hujan yang dianggap mewakili dengan prosentase pengaruh perhitungan pengambilan curah hujan harian maksimum didapatkan sebesar 83,11mm. Dari curah hujan harian maksimum didapatkan hasil- 0,9546. Dari perhitungan pada Uji kesesuaian distribusi metode Smirnov-Kolmogorov menunjukkan bahwa nilai tertinggi Δmax adalah = 0,126, dengan α = 5 % dan n = 20 didapatkan harga Δkritis = 0,304. Maka dapat disimpulkan bahwa Δmax< Δkritis sehingga distribusi Log Pearson tipe III dapat diterima.  Dari pengukuran DAS Batan pada titik tinjau hulu didapatkan hasil3,206 m3 /dt. Dari pengukuran DAS Kali Batan pada titik hilir didapatkan hasil202,475, denganmenggunakan persamaan-persamaan (2-14) sampai dengan (2-17), hidrograf banjir rancangan diperoleh 3,825 m3 /dt.Besarnya nilai intensitas curah hujan netto (kala ulang 25 th) dimasukkan ke dalam koordinat Hidrograf Sintetis Nakayasu maka didapatkan debit banjir rancangan Q25th.
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS DI JALAN SEKITAR HYPERMART JL.VETERAN,PENANGGUNGAN, KLOJEN, MALANG Anggraeni, Savira; Setianto Poernomo, Yosef Cahyo; Winarto, Sigit
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.798 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.526

Abstract

This research was conducted to determine the peak traffic volume, road capacity, degree of saturation, analyze traffic performance, find out the prediction of the next 5 years, and to evaluate the traffic performance around the Hypermart shopping center that occurs in the real situation. The method used is by library research, looking for references from previous research and direct observation. The peak traffic volume is 1469 SMP / hour for the first location and 1104.4 SMP / hour for the second location. The capacity of the road section is 4699.73 SMP / hour. For the analysis of the degree of saturation of the first location of 0.31 SMP / hour and 0.23 SMP / hour in the second location. For the next 5 years prediction in that region, it is predicted to increase by 8.93% so that the volume of vehicles will rise to 2124.76 SMP / hour, and for the degree of saturation of 0.45, which means that the traffic service in this region is included in class C in 2024.Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui volume puncak lalu lintas, kapasitas jalan,derajat kejenuhan,  menganalisis kinerja lalu lintas, mengetahui prediksi 5 tahun ke depan serta untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan Hypermart yang terjadi disituasi rill. Metode yang digunakan adalah dengan cara studi pustaka, mencari referensi dari penelitian terdahulu serta melakukan observasi langsung. Volume puncak lalu lintas didapatkan nilai 1469 smp/jam untuk lokasi pertama dan 1104.4 smp/jam untuk lokasi kedua.Kapasitas ruas jalan sebesar 4699.73 smp/jam.Untuk analisa derajat kejenuhan lokasi pertama sebesar 0.31 smp/jam dan 0.23 smp/jam pada lokasi kedua.Untuk prediksi 5 tahun kedepan pada wilayah tersebut diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 8.93% sehingga volume kendaraan akan naik menjadi 2124.76 smp/jam, dan untuk nilai derajat kejenuhan sebesar 0.45 yang artinya pelayanan lalu lintas wilayah ini termasuk ke dalam kelas C pada tahun 2024.
PERENCANAAN STRUKTUR BAJA PADA KONSTRUKSI EMPAT LANTAI PADA HOTEL JAYA BAYA Saputra, Alfin Aziz; Winarto, Sigit; Ridwan, Ahmad
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.125 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.382

Abstract

Construction buildings in Kediri area still tends to use concrete construction with conventional methods, which are prone to specifications from planning the structure of the building. Due the process of making cast dough and casting it is often not done properly so it can eliminate the strength and structure. Therefore, hotel building is planned to use Steel Construction and Precast Floor Elimination, in order to have not reduction in specification design structure. In LRFD method, probability analysis is not needed, except for general situations not set in Regulations Obtained LRFD planning calculations referring to the latest SNI 1729-2015. Based on the planning, the calculation structure of loading is calculated in m2 , where the production results are entered into the Sap 2000 v20 analysis software program. The structure used on PL 125 floor panels. 2000, beam WF 300x150x6.5x9, column WF 400x400z13x21, the conclusion of the structure is safe based on the applicable conditions. Konstruksi bangunan di wilayah Kediri masih cenderung menggunakan konstruksi beton dengan metode konvensional, yang rentan terhadap spesifikasi dari perencanaan struktur bangunan. Karena proses pembuatan adonan gips dan casting itu sering tidak dilakukan dengan benar sehingga dapat menghilangkan kekuatan dan struktur. Oleh karena itu, bangunan hotel direncanakan menggunakan Konstruksi Baja dan Penghapusan Lantai Pracetak, agar tidak mengurangi struktur desain spesifikasi. Dalam metode LRFD, analisis probabilitas tidak diperlukan, kecuali untuk situasi umum yang tidak diatur dalam Peraturan yang Diperoleh Perhitungan perencanaan LRFD mengacu pada SNI 1729-2015 terbaru. Berdasarkan perencanaan, struktur perhitungan pemuatan dihitung dalam m2, di mana hasil produksi dimasukkan ke dalam program perangkat lunak analisis Sap 2000 v20. Struktur yang digunakan pada panel lantai PL 125. 2000, balok WF 300x150x6.5x9, kolom WF 400x400z13x21, kesimpulan struktur aman berdasarkan kondisi yang berlaku.
PENELITIAN PENAMBAHAN BAHAN BATU PADAS PADA CAMPURAN ASPAL BETON Supriadi, Supriadi; Cahyo, Yosef; Ridwan, Ahmad; Candra, Agata Iwan
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2019): JUNE
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.684 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.407

Abstract

Asphalt Concrete (Hotmix) is a mixture of coarse aggregate, fine aggregate and filler (Filler) with asphalt binder in high temperature conditions with the composition studied and regulated by technical specifications. In this study, asphalt concrete mixtures were given materials additional padas. This addition was carried out to study and determine the effect of padas on the asphalt concrete mixture with the addition of 5%, 10%, and 15%. Compressive strength specimens in the form of cylinders with a diameter of 10.09 cm and an average height of 7.8 cm. Testing is done after 2 days. Asphalt with the addition of 5% padas is better able to produce a better value of stability than others. The addition of padas rock produced a strong stability of 5% at 888.0747 kg, 10% at 598,199 kg, 15% at 441,6391 kg. To reach the optimum level, the mixture on concrete asphalt ranges < 5%Aspal Beton (Hotmix) adalah campuran agregat kasar, agregat halus, dan bahan pengisi (Filler) dengan bahan pengikat aspal dalam kondisi suhu tinggi (panas) dengan komposisi yang diteliti dan diatur oleh spesifikasi teknis.. Pada penelitian ini, campuran aspal beton diberi bahan tambahan batu padas. Penambahan ini dilakukan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh batu padas pada campuran aspal beton dengan penambahan 5%, 10%, dan 15%. Benda uji kuat tekan berupa silinder dengan diameter 10,09 cm dan  tinggi rata rata 7,8 cm. Pengujian dilakukan setelah 2 hari. Aspal dengan  penambahan batu padas 5% lebih mampu menghasilkan  nilai stabilitas yang lebih baik dari pada yang lainya. Penambahan batu padas menghasilakan  kuat stabilitas masing masing yaitu 5% sebesar 888.0747 kg, 10% sebesar 598.199 kg, 15% sebesar 441.6391 kg. Untuk mencapai kadar optimum maka campuran padas pada aspal beton berkisar antara < 5%
STUDI EFISIENSI PEMBERIAN AIR IRIGASI PADA DESA GROMPOL, KECAMATAN GAMPENGREJO, KABUPATEN KEDIRI Cahyono, Wahyu Tri; Purnomo, Yosef Cahyo Setianto; Winarto, Sigit
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.34 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i1.137

Abstract

To increase agricultural productivity and food security, the fulfillment of water has an important role. The agricultural land in Grompol Village utilizes a surface water irrigation network using water from the Waru Turi weir. This study aims to categorize how good the irrigation network is in Grompol Village and the level of efficiency of providing water in the rice fields. This study uses a quantitative approach to the survey type. From the research results at this time, the Waru Turi weir is still considered capable of meeting irrigation needs. In the irrigation channel, Gp 1 KN has an irrigation area of 62 Ha and has a length of 493 m irrigation canal has efficient irrigation of 90.91%. While the GP 4 irrigation channel has an area of 181 hectares of rice fields and 2803 hectares of irrigation channel length, the GP 4 building is divided into 3 branches, namely GP 4 right, GP 4 middle, and GP 4 left, which has a channel efficiency rate of 75.22% for GP 4 KN and 76.74% for the left. GP 3 to GP 4 channels are filled with sediment and weeds so that they look poorly maintained. Peningkatan produktivitas pertanian dan ketahan pangan, pemenuhan akan air mempunyai peran penting. Lahan pertanian di Desa Grompol memanfaatkan jaringan irigasi air permukaan menggunakan air dari bendung Waru Turi. Penelitian bertujuan untuk mengkategorikan seberapa baik jaringan irigasi di Desa Grompol dan tingkat efisiensi pemberian air pada area persawahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis survey. Dari hasil penelitian pada saat ini bendung Waru Turi masih dianggap mampu mencukupi kebutuhan irigasi. Pada saluran irigasi Gp 1 kn memiliki area irigasi seluas 62 Ha dan memeiliki Panjang saluran irigasi 493 m mempunyai efisien pengairan sebesar 90,91%. Sedangkan saluran irigasi GP 4 memiliki baku sawah seluas 181 Ha dan Panjang saluran irigasinya 2803 Ha, pada bangunan GP 4 dibagi menjadi 3 cabang yaitu GP 4 kanan, GP 4 tengan dan GP 4 kiri. Yang memiliki tingkat efisien saluran sebesar 75,22% untuk GP 4 kn dan 76,74% untuk kiri. GP 3 sampai GP 4 saluran dipenuhi endapan dan tanaman liar sehingga terlihat kurang terawat.
ANALISA ANGGARAN BIAYA DANPENJADWALANPROYEK PERBAIKAN TANGGUL KALI BAKUNGDESA CENGKOK KECAMATAN TAROKAN KABUPATEN KEDIRI Harmawanto, Johan; Setianto Poernomo, Yosef Cahyo; Winarto, Sigit
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.658 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.514

Abstract

Bakung River is a medium to supply water demand for irrigation in Cengkok Village TarokanSubdistrict Kediri Regency. Unfortunately, the soil embankment often slides to disturb the irrigation. The writer made the cost estimate, scheduling, network, and undertaking method of improving the Bakung River embankment with river stone. The data obtained from the Department of Water Public Work (DWPW) were of technical drawings, specifications, the unit price of material, and construction work of Kediri Regency 2019. The result was analyzed to find out the unit price analysis of construction work; hence the cost analysis was made. The schedule was derived from making the cost estimate by calculating the work quantity and calculating the duration. The results were processed through MS Excel to make a bar chart, S Curve, and Precedence Diagram Method (PDM) as the network. The calculations result in IDR 914.486.100,00 and 91 workdays.Kali Bakung merupakan sarana  untuk memenuhi kebutuhan air irigasi di Desa Cengkok Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Akan tetapi keadaan tanggul Kali Bakung mengalami kerusakan dan penyediaan air irigasi menjadi terganggu. Penulis membuat analisa anggaran biaya, penjadwalan, jaringan dan metode pelaksanaan untuk perbaikan tanggul Kali Bakung dengan pasangan batu kali. Data yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air adalah gambar teknis, spesifikasi, harga satuan upah dan bahan Kabupaten Kediri tahun 2019. Hasilnya dianalisis untuk mengetahui analisa harga satuan pekerjaan, maka dibuat rencana anggaran biaya. Jadwal berasal dari rencana anggaran biaya dengan menghitung bobot pekerjaan dan menghitung durasi. Hasilnya diproses dengan MS Excel untuk membuat bar chart, kurva S, dan Precedence Diagram Method (PDM) sebagai jaringan. Hasil perhitungan didapatkan Rencana Anggaran Biaya untuk proyek tersebut adalah Rp. 914.486.100,00 dan durasi pelaksanaannya 91 hari.
PERENCANAAN CHECKDAM KALI NGASINAN KANAN DESA NOTOREJO KECAMATAN GONDANG KABUPATEN TULUNGAGUNG Winarto, Sigit; Sudjati, Sudjati; Nashirudin, Ahmad
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.063 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.377

Abstract

Checkdam is a controlling building created because of the flow of water with a large enough sediment concentration, where the sediment comes from soil erosion in the upstream part of the river, to find out the analysis of hydrology, regarding its rainfall, analyze the flood discharge. With the form of a checkpoint in the village of Notorejo, it can prevent and reduce disasters due to the flow of sediments that are formulated in such a way that the river concerned can function normally and effectively in terms of two angles, namely flood control and river development. Rainfall based on calculation of log pearson type III on R20 is 100mm, and Flood Debit Plan 167 m3 / dt. The ability of the sediment capacity of 700,692 m3 / dt and the capacity of sediment capacity to remain 525,519. and able to withstand shear force and rolling stability, this discharge plan is useful for reducing sediment that enters the river salts and provides safety of surrounding agricultural areas due to erosion, stabilizes the riverbed, directs river flow and reduces the occurrence of breakdowns in bridge structures along the river flow mate. Checkdam adalah bangunan pengendali yang dibuat karena adanya aliran air dengan konsentrasi sediment yang cukup besar, dimana sedimen tersebut berasal dari erosi tanah pada bagian hulu sungai, Untuk mengetahui tinjauan analisa hidroliginya, mengenai curah hujannya, analisa debit banjirnya. Dengan di bentuknya cekdam di desa notorejo dapat mencegah dan mengurangi bencana akibat aliran sedimen yang dirumuskan sedemikian rupa sehingga sungai yang bersangkutan dapat berfungsi normal dan efektif di tinjau dari dua sudut yaitu pengendalian banjir dan pengembangan sungai. Curah hujan berdasarkan perhitungan log pearson type III pada R20 adalah 100mm, dan Debit Banjir Rencana 167 m3/dt. Kemampuan daya tampung sedimen 700.692 m3/dt dan kemampuan daya tampung sedimen tetap 525.519. dan mampu menahan stabilitas gaya geser dan guling,debit rencana ini bermanfaat untuk mengurangi sedimen yang masuk ke checkdam kali ngasinan dan memberikan pengamanan daerah pertanian di sekitar akibat erosi, menstabilkan dasar sungai, mengarahkan aliran sungai dan mengurangi timbulnya kerobohan pada struktur jembatan di sepanjang aliran sungai ngasinan.
PENELITIAN PENAMBAHAN BAHAN LIMBAH TETES TEBU DARI PABRIK GULA MERITJAN PADA CAMPURAN ASPAL BETON Ade Kurniawan, Nanda; Ridwan, Ahmad; Winarto, Sigit
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2019): JUNE
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.813 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.395

Abstract

Asphalt concrete as a material for road construction has long been known and used widely in road construction. Its use in Indonesia is increasing from year to year. This is because asphalt concrete has several advantages compared to other materials, including a relatively lower price than concrete, its ability to support high vehicle weight loads, and can be made from locally available materials and has good resistance to weather. The purpose of this study was to determine the effect of add sugarcane waste as a concrete asphalt mixture and look for out what percentage of the mixture of molasses waste on asphalt concrete to reach the optimum point. From the calculation of the addition of molasses to the concrete asphalt mixture with levels of 5%, 10%, and 15% yield Marshall Quotient (MQ), namely 395 kg / mm, 293 kg / mm, and 817 kg / mm. From these results, it can be concluded that the addition of molasses with a variation of 15% has an optimal result compared to 5%, 10% addition of molasses.Aspal beton sebagai bahan untuk konstruksi jalan sudah lama dikenal dan digunakan secara luas dalam pembuatan jalan. Penggunaannya pun di Indonesia dari tahun ke tahun makin meningkat. Hal ini disebabkan aspal beton mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan bahan-bahan lain, diantaranya harganya yang relatif lebih murah dibanding beton, kemampuannya dalam mendukung beban berat kendaraan yang tinggi dan dapat dibuat dari bahan-bahan lokal yang tersedia dan mempunyai ketahanan yang baik terhadap cuaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan limbah tetes tebu sebagai bahan campuran pada aspal beton dan Mengetahui berapa persentase campuran limbah tetes tebu pada aspal beton agar mencapai titik optimum. Dari hasil perhitungan penambahan tetes tebu pada campuran aspal beton dengan kadar 5%, 10% dan 15% menghasilkan Marshall Quotient (MQ) yaitu antara lain 395 kg/mm, 293 kg/mm, dan 817 kg/mm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penambahan tetes tebu dengan variasi 15% memiliki hasil yang optimal dibandikan dengan 5%, 10% penambahan tetes tebu.
JOB MIX LASTON (AC-BC) MENGGUNAKAN BUBUK GYPSUM DAN ABU BATA MERAH Aminuddin, Moch; Candra, Agata Iwan; S, Yosef Cahyo
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.474 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.420

Abstract

In a mixture of laston filler serves as a cavity filler in the mixture, increases stability, and binders concrete asphalt. In this study, researchers used gypsum powder and red brick ash filler instead of cement. This research was conducted to find out how the effect of using gypsum and red brick ash powder as filler in the laston mixture (ac-bc) in terms of Marshall characteristics. Variations in the asphalt content used in the laston mixture in this study were 5%, 5.5%, 6%, 6.5%, and 7% in which each bitumen content was made as many as 3 samples. After doing the Marshall test, it is known that with volumetric and Marshall parameters using 3 samples of each bitumen content, the average results obtained in the calculation: VMA of 17.68%, VIM of 4.46%, VFB of 74.87%, Stability amounting to 1152 kg, Flow of 2.47 mm, and MQ of 472 kg / mm. And from the results of tests or testing of Marshall characteristics, the optimum bitumen content needed in the last-mix mixture of AC-BC using powdered gypsum and red brick ash filler was 6.5%Dalam campuran laston filler berfungsi sebagai bahan pengisi rongga di dalam campuran, meningkatkan stabilitas, dan pengikat aspal beton. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan filler bubuk gypsum dan abu bata merah sebagai pengganti semen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan bubuk gypsum dan abu bata merah sebagai filler dalam campuran laston (ac-bc) yang ditinjau dari karakteristik Marshall. Variasi kadar aspal yang digunakan dalam campuran lastonpada penelitian ini adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% yang mana setiap kadar aspal dibuatkan benda uji dibuatkan sebanyak 3 sampel. Setelah melakukan tes Marshall, diketahui bahwa dengan volumetrik dan parameter Marshall menggunakan 3 sampel dari setiap kadar aspal, didapatkan hasil rata-rata pada perhitungan : VMA sebesar 17,68%, VIM sebesar 4,46%, VFB sebesar 74,87%, Stabilitas sebesar 1152 kg, Flow sebesar 2,47 mm, dan MQ sebesar 472 kg/mm. Dan dari hasil tes atau pengujian karakteristik Marshall, kadar aspal optimum yang dibutuhkan pada campuran laston AC-BC dengan menggunakan filler bubuk gypsum dan abu bata merah adalah sebesar 6,5 %.
EVALUASI KEKUATAN CONCBLOCK DENGAN AGREGAT HALUS DAN AGREGAT KASAR DARI TEMPURUNG KELAPA Bintoro, Agnes Yuanita; Limantara, Arthur Daniel; Winarto, Sigit
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i1.162

Abstract

The growing era of the use of production waste can be processed into environmentally friendly materials. Therefore, by utilizing coconut shell waste for a concrete block mixture. The purpose of this study was to determine the compressive strength of the concrete from the addition of a mixture of fine aggregate and coarse aggregate from coconut shells. Concrete samples were tested at 28 days of concrete. For each variation is Variation 0% obtained a compressive strength of 18.5 MPa and absorption of concrete of 13.60%. The variation of 20% coconut shell and 15% shell powder obtained a compressive strength of 11.4 MPa and concrete absorption capacity of 11.69%. A variation of 25% coconut shell and 20% shell powder obtained a compressive strength of 7.6 MPa and concrete absorption capacity of 11.64%. A variation of 30% coconut shell and 25% shell powder obtained a compressive strength of 6.7 MPa and concrete absorption capacity of 10.17%. From these results, it can be seen that the concrete given a mixture of fine aggregate and coarse aggregate from coconut shell has decreased compressive strength and absorption capacity from normal concrete yields.Semakin berkembangnya zaman pemanfaatan limbah hasil produksi dapat diolah menjadi bahan yang ramah lingkungan. Oleh karena itu dengan memanfaatkan limbah tempurung kelapa untuk bahan campuran concblock. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuat tekan beton dari penambahan campuran agregat halus dan agregat kasar dari tempurung kelapa. Sampel beton diuji pada umur beton 28 hari. Untuk setiap variasi adalah : Variasi 0% diperoleh kuat tekan sebesar 18,5 Mpa dan daya serap beton sebesar 13,60%. Variasi 20% tempurung kelapa dan 15% serbuk tempurung diperoleh kuat tekan sebesar 11,4 MPa dan daya serap beton sebesar 11,69%. Variasi 25% tempurung kelapa dan 20% serbuk tempurung diperoleh kuat tekan sebesar 7,6 MPa dan daya serap beton sebesar 11,64%. Variasi 30% tempurung kelapa dan 25% serbuk tempurung diperoleh kuat tekan sebesar 6,7 Mpa dan daya serap beton sebesar 10,17%. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa beton yang diberi campuran agregat halus dan agregat kasar dari tempurung kelapa mengalami penurunan kuat tekan dan daya serap dari hasil beton normalnya.

Page 1 of 11 | Total Record : 105