cover
Contact Name
Junaidi, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
junaidi88@unram.ac.id
Phone
+6281917785594
Journal Mail Official
mandalika.jurnal.fkip@gmail.com
Editorial Address
l. Majapahit No. 62 Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia Lantai 2 gedung E, Program Studi S1 Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Mandalika Mathematics and Educations Journal
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27158292     EISSN : 27151190     DOI : 10.29303/jm
Core Subject : Education,
Mandalika Mathematics and Education Journal adalah Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika yang dikelola oleh Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram. Fokus dan ruang lingkup dari jurnal ini adalah artikel ilmiah baik berupa hasil penelitian, review artikel maupun kajian pustaka khusus bidang Matematika dan Pendidikan Matematika.
Articles 32 Documents
Sebuah Studi Fenomenologi Mengenai Aturan Pindah Ruas Dalam Menyelesaikan Persamaan Linear Matematika Laja, Yosepha Patricia Wua
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 2, No 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v2i1.1809

Abstract

Studi ini dirancang untuk meneliti mengenai keesksistensian dari suatu cara atau metode penyelesaian persamaan linear dengan menggunakan aturan pindah ruas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologis. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan focus group discussion. Sumber data adalah 11 calon guru mata pelajaran matematika dan 2 guru mata pelajaran matematika yang adalah mahasiswa pascasarjana pendidikan matematika Universitas Negeri Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017. Analisis data menggunakan model Bokdan dan Biglend yang dilakukan dengan cara mereduksi data, mengklasifikasi data dan memverivikasi data kemudian memberikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aturan pindah ruas dalam menyelesaikan persamaan linear dianggap merupakan suatu hasil kreatif para guru dalam membelajarkan matematika namun beberapa calon guru tidak menerima metode ini sebagai alternative penyelesaian persamaan linear karena cara ini dianggap ‘merusak’ hakikat matematika yang merupakan ilmu yang terstruktur.
Comparative Judgement (CJ) Riantini, Ni Komang; Apsari, Ratih Ayu Ayu
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 1 (2019): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v1i1.1241

Abstract

Comparative judgement (CJ), merupakan suatu penilaian yang secara penuh hanya dilakukan oleh ahli di bidang keahliannya. Dalam penilaian CJ pengaturan ahli tidak menggunakan rubrik untuk menghitung skor untuk setiap siswa, sebaliknya ahli hanya memandang sekumpulan pekerjaan siswa dan mengidentifikasi mana yang lebih baik berdasarkan rubrik yang telah ditentukan dan mengidentifikasi jawaban siswa yang lebih baik dalam satu tes dengan membandingkan dua jawaban siswa kemudian mengurutkan peringkat dari yang terbaik sampai yang sangat kurang. Dalam makalah ini dipilih tiga ahli untuk membandingkan keduan jawaban siswa, dengan tes yang digunakan berupa tes essay. Subjek yang digunakan dalam makalah ini adalah siswa kelas XI AP 4 SMK Negeri 2 Singaraja dengan jumlah siswa 40 orang yang terdiri dari 25 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Potensi untuk CJ sebagai alat untuk kolaborasi internasional dalam penilaian, mengevaluasi pembelajaran siswa disekolah, keterlibatan, dan pengalaman siswa. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penilaian dengan menggunakan CJ menunjukkan hasil yang sangat positif dan efektif dalam memfasilitasi penilaian siswa untuk mencapai solusinya dan meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: Comparative Judgement (CJ), Penilaian Ahli
Pengaruh Lingkungan Belajar, Motivasi Belajar dan Kemandirian Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI IPA SMAN 9 Pangkep Halim, Siti Nur Humairah; Rahma, Rahma
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 2, No 2 (2020): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v2i2.1777

Abstract

This study aims to study the influence of learning environment, learning motivation and learning independence of the learning outcomes of students of class XI IPA SMAN 9 Pangkep. This type of research is ex-post facto research. The sample in this study was class XI IPA 1 and XI IPA 2 with a total of 69 students. The results showed that the partial way is positive and significant influence of learning environment on the learning outcomes about 14%, positive and significant influence learning motivation towards the mathematics learning outcomes about 34% and learning independence had a positive effect and significant to the learning outcomes about 32%. Meanwhile, learning environment, learning motivation and learning independence had positive and significant impacts together on the mathematics learning outcomes of students of class XI IPA of SMAN 9 Pangkep with a coefficient of determination R2 = 0.50 that supports environmental learning, motivation learning and independent learning supports 50% of the learning outcomes of students of class XI IPA at SMAN 9 Pangkep.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar, motivasi belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA SMAN 9 Pangkep. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 dengan jumlah total 69 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika sebesar 14%, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika sebesar 34% dan kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar sebesar 32%. Sedangkan secara simultan lingkungan belajar, motivasi belajar dan kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA SMAN 9 Pangkep dengan koefisien determinasi R2 = 0,50 yang berarti lingkungan belajar, motivasi belajar dan kemandirian belajar memberi pengaruh sebesar 50% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA SMAN 9 Pangkep. 
Pengembangan Media Kubus Ajaib Menggunakan Grafik 3D GeoGebra untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Siswa Subadre, Wayan
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 3, No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v3i1.2599

Abstract

Humans have special gift of unlimited intelligence. So far, the measure of intelligence always has been seen from IQ. This statement was contradicted by Howard Gardner who divided intelligence into eight types, one of that is spatial intelligence. This research focused on spatial ability problem. To solve the problem, researcher used Magic Cube Media which was developed by using Geogebra 3D Graphics software. The type of this research is Research and Development (RnD) with 4D Model (Define, Design, Develop and Disseminate). The product that the researcher developed was a Magic Cube Media using Geogebra 3D Graphics. The sample of this research were 30 students of SMPN 3 Tanjung in VIII-1 class and 30 students in VIII-2 class. The sample was selected by purposive sampling technique. The result showed that (1) Magic Cube Media was avowed as a valid media by the expert with the score of 90,28 as a very good category. (2) Magic Cube Media received a very positive response in the limited trial with the score of 85,34. (3) Magic Cube Media received a very positive response in the effectiveness test wth the score of 87,04. (4) Magic Cube Media was avowed effective in learning with the average difference of the score in experimental class and control class of 9,16. (5) Magic Cube media can improve students’ spatial ability with average of 71,33.AbstrakManusia memiliki anugerah istimewa berupa kecerdasan yang tidak terbatas. Selama ini ukuran kecerdasan selalu dilihat dari IQ. Pernyataan tersebut ditentang oleh Howard Gardner yang mengemukakan Intelegensi menjadi 8 jenis, salah satunya adalah kecerdasan spasial. Penelitian ini fokus terhadap masalah kemampuan spasial. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, peneliti menggunakan Media Kubus Ajaib yang dikembangkan dengan menggunakan software Grafik 3D Geogebra. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan Model 4D yaitu Define, Design, Develop dan Disseminate. Adapun produk yang peneliti kembangkan adalah Media Kubus Ajaib Menggunakan Grafik 3D Geogebra. Sampel penelitian ini adalah siswa SMPN 3 Tanjung kelas VIII-1 sebanyak 30 orang dan kelas VIII-2 sebanyak 30 orang. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Media Kubus Ajaib dinyatakan valid oleh ahli dengan nilai 90,28 kategori sangat baik; (2) Media Kubus Ajaib mendapatkan respons sangat positif dalam uji coba terbatas dengan nilai 85,34; (3) Media Kubus Ajaib mendapatkan respons sangat positif dalam uji efektivitas dengan nilai 87,04; (4) Media Kubus Ajaib dinyatakan efektif digunakan dalam pembelajaran dengan perbedaan selisih rata-rata nilai tes kelas eksperimen dan kelas kontrol 9,16; (5) Media Kubus Ajaib dapat meningkatkan kemampuan spasial siswa dengan rata-rata kemampuan spasial mencapai 71,33.
Pengaruh Penerapan Model PBL Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP PGRI (Disamakan) Sungguminasa Tahir, Sitti Rahmah
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 2, No 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v2i1.1775

Abstract

One ability that students must master is problem solving. Increasing students’ problem-solving ability will improve their mindset. The alternative used to increase students’ problem-solving ability is applying Problem Based Learning model. This study aims to understand the presence or absence of the application of the model of the application of Problem Based Learning to the problem solving of students of class VII PGRI (Equated) Sungguminasa. This type of research is a quasi-experimental design of the Control Posttest Group. The population in this study in all VII class SMP PGRI (Disamakan) Sungguminasa and selected class VII A as an experimental class with consultations with the Problem Based Learning model and class VII C as a control class with training in direct learning models involving the community. The technique of collecting data in this study is the test then analyzed with descriptive and inferential statistics using the t test (Independent Sample t-test). Based on the results of the study concluded that the Problem Based Learning model determines the problem-solving abilities of students of class VII SMP PGRI (Disamakan) Sungguminasa.AbstrakSalah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa adalah pemecahan masalah. Meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah akan berpengaruh pada peningkatan mindset siswa. Salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan kemapuan pemecahan masalah siswa adalah dengan mengaplikasikan model Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP PGRI (Disamakan) Sungguminasa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Control Group Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh kelas VII SMP PGRI (Disamakan) Sungguminasa dan terpilih kelas VII A sebagai kelas eksperimen dengan perlakuan model Problem Based Learning dan kelas VII C sebagai kelas kontrol dengan perlakuan model pembelajaran langsung yang mewakili populasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji t (Independent Sample t-test). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP PGRI (Disamakan) Sungguminasa.
Identifikasi Kesalahan Siswa Kelas VII Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Geometri Dengan Newman’s Procedure Hadiyanto, Fahrur Rozi; Wulandari, Nourma Pramestie
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v1i2.1512

Abstract

Errors in solving geometry problems can be used as a reference to find out what difficulties are made by students. One of the efforts in helping students who have difficulty in solving geometry problems, is by identifying the results of students' completion of the given problem. The purpose of this study is to identify student errors in solving geometry problems using Newman’s Procedure. This study uses a mixed approach (fixed method) using test questions instruments. The subjects of this study were 29 students of class VII C of SMP Negeri 8 Kediri. The results of identification of student answers obtained data that errors in reading problems because students are confused about solving the geometry problems. Comprehension errors of what they read happens because students answer broadly when asked is that many tiles are needed. Transformation errors occur because students incorrectly write numbers while working. Errors in process skill in implementing strategies occur because students choose the wrong strategiy in solving problems. Errors in encoding when students write final answers occur because students do not know that writing down the distance unit while working on problems is not allowed and it’s wrong in counting.AbstrakKesalahan dalam menyelesaikan soal geometri dapat dijadikan acuan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan apa saja yang dilakukan oleh siswa. Salah satu upaya dalam membantu siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan soal geometri, yaitu dengan mengidentifikasi hasil penyelesaian siswa terhadap soal yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal geometri dengan menggunakan Newman’s Procedure. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (fixed method) dengan menggunakan instrument soal tes. Subjek penelitian ini ada 29 siswa kelas VII C SMP Negeri 8 Kediri. Hasil identifikasi jawaban siswa diperoleh data bahwa kesalahan dalam membaca soal dikarenakan siswa bingung menyelesaikan soal geometri tersebut. Kesalahan dalam memahami apa yang dibaca terjadi dikarenakan siswa menjawab luas pada saat yang ditanyakan adalah banyak ubin yang dibutuhkan. Kesalahan transformasi terjadi dikarenakan siswa salah menulis angka saat mengerjakan. Kesalahan dalam menerapakan strategi terjadi karena siswa salah memilih strategi dalam menyelesaikan soal. Kesalahan menuliskan jawaban akhir terjadi karena siswa tidak tahu bahwa menuliskan satuan jarak saat mengerjakan soal tidak diperbolehkan dan salah dalam menghitung  
Profil Argumentasi Mahasiswa Dalam Melakukan Pembuktian Pada Topik Analisis Kompleks Hapipi, Hapipi; Azmi, Syahrul; Turmuzi, Muhammad
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 1 (2019): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v1i1.1243

Abstract

Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian yang dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran tentang profil argumentasi mahasiswa Matematika FKIP Unram dalam melakukan pembuktian matematik. Tulisan ini hanya fokus pada data responden dalam mengembangkan argumen pembuktian pada topik Analisis Kompleks. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyajikan argumen pembuktian yang valid. Dari 62 responden dalam membuktikan dua pernyataan matematik, diketahui bahwa hanya 24.2% argumen valid, sedangkan sisanya tidak valid, bahkan 14.5% diantaranya tidak menjawab. Kelemahan argumen yang dikembangkan diakibatkan oleh kombinasi antara tidak tepatnya Data maupun Warrant yang digunakan.
Pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Keterampilan Abad 21 Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII MTs Muallimat NW Pancor Nurmina, Siti; Sridana, Nyoman; Junaidi, Junaidi
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 3, No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v3i1.1956

Abstract

 This study aims to determinethe influence of 21-st century realistic mathematics learning skill-based on student learning achievement of class VII MTs Muallimat NW Pancor academic year 2019/2020. This research use an experimental study with a Posttest Only Control Group Design. Population in this study consisted of 6 classes and sample of this study is consisted of students from class VII-A and VII-B which are selected by using Random Sampling Cluster technique. Class VII-A as a control class is used conventional learning method and class VII-B as an experimental class by applying realistic mathematics learning based on 21-st century skills. Student learning achievement were obtained through a final test (posttest). The instrument of this study using a test consisted of 4 essay questions. The data obtained was analyzed using t-test. Based on data analyzed,it can be concluded that there is an influence of 21-st century realistic mathematics learning skill-based on student learning achievement of class VII MTs Muallimat NW Pancor academic year 2019/2020 Keywords: Realistic Mathematics; 21st Century Skills; Learning Outcomes AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh pembelajaran matematika realistik berbasis keterampilan abad 21 terhadap hasil belajar siswa  kelas VII MTs Muallimat  NW  Pancor  Tahun Ajaran 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian  eksperimen dengan desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII MTs Muallimat NW Pancor tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 6 kelas. Pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling,  didapatkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-A dan siswa kelas VII-B, kelas VII-A sebagai kelas kontrol digunakan pembelajaran konvensional dan kelas VII-B sebagai kelas eksperimen digunakan pembelajaran matematika realistik berbasis keterampilan  abad 21. Hasil belajar matematika siswa diperoleh melalui tes akhir (posttest). Instrumen penelitian yang digunakan sebagai tes sebanyak 4 butir soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan pembelajaran matematika realistik berbasis keterampilan abad 21 terhadap hasil belajar siswa kelas VII MTs Muallimat NW Pancor Tahun Ajaran 2019/2020. Kata Kunci: Pembelajaran Matematika Realistik; Ketrampilan Abad 21; Hasil Belajar 
Pengaruh Kemampuan Berpikir Divergen dan Kemandirian Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Rauf, Jumardi; Halim, Siti Nur Humaira; Mahmud, Randy Saputra
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 2, No 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v2i1.1776

Abstract

The aim of this study to know the influence of divergent thinking ability and self reliance learning towards students learning results. This is an ex-post facto research, the samples was 102 students from ninth class SMPN 24 Makassar. The instruments was divergent thinking skills test, koesioner self reliance learning, and test of student’s mathematical learning results. The results of a descriptive analysis showed that the ability to think divergent students in middle category with average score 55.91, standard deviation 10.623 of the 100 ideal score with percentage 42.42%. The self reliance of learning students in the high category with average score 60.03, standard deviation 6.528 of the 80 ideal score with percentage 74.2%. The results of students learning in the good categorized with average score 80.77, standard deviation 6.416 of the 100 ideal score with percentage 53%. The result of inferential analysis shows that the divergent thinking ability positively and significantly affects the learning results of 0.183. Self reliance learning also positively and significantly affect the learning results of 0.101. The results of inferential show that divergent thinking ability and self reliance learning simultaneously influence the results of mathematics learning students with regression equation Y=70,119+0,009X1+0,181X2. AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kemampuan berpikir divergen dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian ex-post facto, dengan mengambil sampel dari siswa kelas IX SMPN 24 Makassar sebanyak 102 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir divergen, kuesioner kemandirian belajar dan tes hasil belajar matematika. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukan bahwa kemampuan berpikir divergen siswa dikategorikan sedang dengan skor rata-rata 55,91 dan standar deviasi 10,623 dari skor ideal 100 dengan persentase 42,42%. Kemandirian belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 60,03 dan standar deviasi 6,528 dari skor ideal 80 dengan persentase 74,2%. Sedangkan hasil belajar siswa dikategorikan baik dengan skor rata-rata 80,77 dan standar deviasi 6,416 dari skor ideal 100 dengan persentase 53%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kemampuan berpikir divergen terhadap hasil belajar matematika sebesar 0,183, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 0,101, serta terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara kemampuan berpikir divergen dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika persamaan regresi Y = 70,119 + 0,009X1 + 0,181X2 
Hyphotetical Learning Trajectory: Pemecahan Masalah Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Rezky, Raizal; Jais, Ernawati
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 2, No 2 (2020): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v2i2.1780

Abstract

One of the goals of mathematics learning mentioned by NCTM is to become a mathematical problem solver. This indicates that students who study mathematics will have problem-solving abilities. In solving problems the things that need to be considered in learning are more about the process than the final result. If the final answer is emphasized, students can only learn one particular problem Furthermore, the important mathematical material is a two-variable linear equation system because the learning process in SPLDV requires good mastery of the material in problem solving, so from here it is necessary to design learning in order to formulate precisely the learning patterns that will be carried out by the teacher to students. This research uses design research method at the preliminary design stage which is arranged by considering students' ability to solve a mathematical problem at SMPN 1 Sampolawa, because each student has a different way of thinking between one student and another student. The flow of students' thinking that might appear in learning is called the hypothetical learning trajectory. In this article will explain the Hypothetical Learning Trajectory (HLT) in students' problem solving activities material systems of linear equations of two variables.AbstrakSalah satu tujuan pembelajaran matematika yang disebutkan oleh NCTM yakni menjadi problem solver matematika. Hal ini mengindikasikan siswa yang mempelajari matematika akan memiliki kemampuan pemecahan masalah. Dalam memecahkan masalah hal yang perlu diperhatikan dalam belajar adalah lebih mengutamakan proses dari pada hasil akhir. Jika jawaban akhir yang ditekankan maka siswa hanya dapat belajar satu masalah tertentu Selanjutnya materi matematika yang penting adalah sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) ini dikarenakan proses pembelajaran pada SPLDV memerlukan penguasaan materi yang baik dalam pemecahan masalah, sehingga dari sini diperlukan desain pembelajaran agar dapat merumuskan secara tepat pola pembelajaran yang akan dilakukan oleh guru kepada siswa. Penelitian ini menggunakan metode design research pada tahap preliminary design yang disusun dengan mempertimbangkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan suatu masalah matematika di SMPN 1 Sampolawa, karena tiap siswa memiliki cara berpikir yang berbeda antara siswa satu dengan siswa yang lain. Alur berpikir siswa yang mungkin muncul dalam pembelajaran dinamakan dengan hipotesis lintasan belajar atau hypothetical learning trajectory. Dalam artikel ini akan memaparkan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dalam kegiatan pemecahan masalah siswa materi sistem persamaan linear dua variabel.

Page 1 of 4 | Total Record : 32