cover
Contact Name
Gusstiawan Raimanu
Contact Email
g.raimanu@unsimar.ac.id
Phone
+6281354205726
Journal Mail Official
jurnalagropet@unsimar.ac.id
Editorial Address
Lt. Dasar Gedung Rektorat, Fak. Pertanian, Universitas Sintuwu Maroso Jl. P. Timor No. 1. Poso
Location
Kab. poso,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Agropet
ISSN : 46939158     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Agropet (Agropet) is a journal published by Faculty of Agriculture, Universitas Sintuwu Maroso, Indonesia. It is a scientific journal dedicated to publishing the manuscript of the research in the field of agricultural technology, such as agricultural product technology, agricultural engineering and agricultural industries technology. Agropet also publishing various disciplines of animal science, such as animal feed and nutrition; animal reproduction, genetics, and production; social and economic; and animal products science and technology. Agropet has p-ISSN 1963-9158. Jurnal Agropet publish two times per year on June and December.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2015): Volume 12 No 02 Tahun 2015" : 5 Documents clear
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM (AMARANTHUS SPINOSUS L) PADA BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM Jayanti, Kamelia Dwi; Ponggele, Erycx Stheven
Agropet Vol 12, No 2 (2015): Volume 12 No 02 Tahun 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.024 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2015 di Desa Tinompo, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan, yaitu tanah (M1), tanah + pupuk kandang ayam (M2), tanah + pecahan batu bata (M3), serta tanah + pupuk kandang + pecahan batu bata (M4). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot basah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan M4 (tanah + pupuk kandang + pecahan batu bata) merupakan perlakuan terbaik pada semua parameter amatan.
PENILAIAN PETANI TERHADAP MULTIFUNGSI PERTANIAN PADI SAWAH ANORGANIK DAN ORGANIK DI DESA TONUSU KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA Mamondol, Marianne Reynelda; Taariwuan, Silvany Annatje
Agropet Vol 12, No 2 (2015): Volume 12 No 02 Tahun 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.129 KB)

Abstract

The purposes of this research are to find out the differences of the knowledge and assessment owned and given by inorganic and organic rice field farmers on the functions of rice field farming in terms of economic, social-cultural, and environmental aspects. Primary data is collected from rice field farmers in Tonusu Village through survey, using questionnaire and interview. 20 farmers determined as respondents through quota sampling, consist respectively of 10 farmers who applying inorganic and organic rice farming. Study is conducted by identifying the agriculture multifunctionality  on the aspects of economic, social-cultural, and environment.  Data is analyzed descriptively and tested with t test for 2 independent samples. Result demonstrates that there is difference of the knowledge between inorganic and organic farmers on the functions of rice field farming.  The average number of functions known by inorganic respondents is  71,56 %, less than that of organic respondents with the value of 91,67 %, particularly on the functions of farm women?s role, soil quality, biodiversity, environment pollution indicator, and food security. Besides, there is difference of the assessment made by both groups on the application of the rice field functions.  The average of functions given high assessment by inorganic respondents is 27,08 %, less than that of organic respondents with the value of 46,04 %, on the functions of farmer solidarity, soil quality, biodiversity, environment pollution indicator, farming attraction, and food security. Therefore, the agriculture multifunctionality in organic rice field farming is better than that of the inorganic system. 
KAJIAN TOLERANSI SALINITAS PADA PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN AWAL BEBERAPA GENOTIPE JAGUNG DI LAHAN SALIN TARAKAN Mansyur, Nur Indah; Zahara, Siti
Agropet Vol 12, No 2 (2015): Volume 12 No 02 Tahun 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.447 KB)

Abstract

Penggunaan tanaman jagung yang toleran terhadap salinitas merupakan langkah praktis dan ekonomis, sehingga perlu perakitan varietas jagung toleran salinitas dan berdaya hasil tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon beberapa genotipe jagung respon beberapa genotipe jagung tahap perkecambahan dan pertumbuhan awal terhadap salinitas. Penelitian ini di laksanakan di Tarakan, mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2012, menggunakan Rancangan Acak Kelompok 2 faktor yaitu faktor genotip jagung (G) dan faktor  konsentrasi NaCl (K). Faktor Genotipe jagung (G) terdiri dari 4 aras yaitu : G1 (hasil persilangan varietas NK 33 x Bisi 12), G2 (hasil persilangan varietas NK 33 x DK 979), G3 (hasil persilangan P3 x Bisi 12), G4 (hasil persilangan DK 979 x Bisi 12). Faktor  Konsentrasi NaCl (K) yang terdiri dari 4 aras yaitu : K0 (NaCl 0 ppm), K1 (NaCl 500 ppm), K2 (NaCl  1000 ppm), K3 (NaCl 1500 ppm).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan salinitas (kosentrasi NaC) dan perbedaan genotip berpengaruh tidak nyata terhadap parameter laju perkecambahan (hari), persentase perkecambahan benih (%), dan tinggi bibit (cm). Perlakuan salinitas (kosentrasi NaCl) berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi bibit (cm) dan panjang akar utama bibit (cm), tetapi perbedaan genotip berpengaruh tidak nyata. 
ANALISIS MARGIN PEMASARAN BIJI KAKAO KERING DI DESA BANCEA KECAMATAN PAMONA SELATAN Taariwuan, Silvany Annatje
Agropet Vol 12, No 2 (2015): Volume 12 No 02 Tahun 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.621 KB)

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran     dan   besarnya margin pemasaran  biji kakao kering. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan survey. Penelitian deskriptif dapat diartikan sebagai proses pemecahan masalah yang diselidiki dengan melukiskan keadaan obyek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau bagaimana adanya. Jumlah sampel petani 10 orang dan pedagang pengumpul 2 orang, sedangkan  pedagang besar  2 orang  dan eksportir 1 orang  yang ada di Kabupaten. Dengan seluruh responden berjumlah  15 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan saluran pemasaran yang ada di desa bancea ada tiga saluran pemasaran biji kakao kering dengan Margin pemasaran biji kakao kering yang terbesar   Rp.6.500, ada pada pedagang pengumpul dan margin terkecil Rp.1.500, ada pada pedagang besar.  untuk memperpendek saluran pemasaran biji kakao kering dan  memperkecil margin pemasaran biji kakao kering,adalah membangun/menghidupkan kembali kelompok tani kakao,Gapoktan dan koperasi  yang mewadai petani kakao guna menampung hasil panen kakao serta meningkatkan posisi tawar petani kakao terhadap pedagang. Diharapkan adanya intervensi Pemerintah daerah Kabupaten Poso dalam hal perbaikan infrastruktur transportasi guna memudahkan akses langsung ke eksportir.
UJI EFEKTIVITAS CENDAWAN FUSARIUM SP POTENSINYA SEBAGAI ENTOMOPATOGEN TERHADAP KEPIK PENGISAP BUAH KAKAO (HELOPELTIS SULAWESI : HEMIPTERA) Tambingsila, Meitry
Agropet Vol 12, No 2 (2015): Volume 12 No 02 Tahun 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.252 KB)

Abstract

Saat ini pengendalian dengan menggunakan agens hayati cendawan entomopatogen (pathogen serangga) menjadi salah satu alternative untuk menjawab persoalan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) di lapang dan dampak negative pengendalian OPT dengan pestisida sintetik. Fusarium sp adalah salah satu cendawan yang berpotensi sebagai cendawan entomopatogen karena dapat mematikan stadia tertentu dari serangga hama. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Fusarium sp. potensinya sebagai entomopatogen terhadap Kepik Pengisap Buah kakao (Helopeltis Sulawesi :Hemiptera). Penelitian dilakukan di laboratorium Ilmu Alamiah Dasar Fakultas Pertanian Unsimar Poso mulai bulan Juli hingga Oktober 2015.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), ulangan 6 kali. Perlakuan dicobakan adalah konsentrasi spora yakni 104, 105, 106 dan 107yang aplikasikan pada ninfa Kepik Pengisap Buah Kakao. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi suspensi spora Fusarium sp. menyebabkan mortalitas ninfa H. Sulawesi.sebesar100% dan perlakuan konsentrasi spora 104adalah perlakuan  terbaik dan memberikan tingkat kematian yang sama dengan perlakuan lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5