cover
Contact Name
Abi Fajar Fathoni
Contact Email
fajarfathoniabi@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang, d.a. Sekretariat Jurnal FIK UM, Gedung L2.102, Jln. Semarang No.5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sport Science and Health
ISSN : -     EISSN : 27153886     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Sport Science and Health berdiri pada tahun 2019 dan diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Malang (UM). Sport Science and Health diterbitkan setiap bulan. Terbitan pertama pada bulan Oktober tahun 2019. Terbitan berisi artikel penelitian dan hasil penelitian di bidang Keolahragaan, Pendidikan Olahraga, Kepelatihan Olahraga, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Pendidikan Olahraga dan Rekreasi, Kesehatan Olahraga, Kesehatan Masyarakat Fokus dan lingkup jurnal meliputi Manajemen Keolahragaan, Latihan dan Kebugaran, Partisipasi dan Kinerja Olahraga, Terapi Fisik, Biomekanika Olahraga, Kesehatan Olahraga, Pengembangan Profesi Guru, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan Jasmani, Pembelajaran Blended Learning Pendidikan Jasmani, AKK, Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Biostatistika, Ilmu Kependudukan, dan Kesehatan Reproduksi, Gizi Masyarakat, Epidemiologi
Articles 70 Documents
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KEBUGARAN JASMANI UNSUR KECEPATAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF Rahman, Rainal; Kurniawan, Ari Wibowo; Heynoek, Febrita Paulina
Sport Science and Health Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.398 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran kebugaran jasmani pada unsur kecepatan dalam bentuk multimedia interaktif berupa media autoplay. Metode penelitian ini menggunakan model penelitian menurut Lee and Owen. Diperoleh analisis data dari ahli pembelajaran dengan persentase sebesar 95%, ahli kebugaran jasmani dengan persentase sebesar 93%, ahli media dengan persentase sebesar 91%, uji coba kelompok kecil kelas X dengan persentase sebesar 88%, uji coba kelompok kecil kelas XI dengan persentase sebesar 78%, uji coba kelompok besar kelas X dengan persentase sebesar 88%, uji coba kelompok besar kelas XI dengan persentase sebesar 83%. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan ini layak digunakan dalam pembelajaran.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUONIA PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KEDUNGKANDANG TAHUN 2017-2018 Permatasari, Meilawati Diyah; Winarno, Mashuri Eko; Tama, Tika Dwi
Sport Science and Health Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.571 KB)

Abstract

Morbiditas dan mortalitas pada balita dapat disebabkan oleh berbagai sebab salah satu diantaranya yaitu penyakit pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor risiko yang berhubungan dengan penyakit pneumonia pada balita di wilayah Puskesmas Kedungkandang Tahun 2017-2018. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan desain penelitian studi ekologi berbasis populasi, dengan subyek penelitian yang digunakan adalah seluruh kasus pneumonia pada balita per kelurahan yang terlaporkan oleh Puskesmas Kedungkandang Tahun 2017-2018 dengan total sebanyak 442 kasus. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk non test yang berupa laporan-laporan yang telah dikumpulkan dari Dinas Kesehatan Kota Malang, BPS Kota Malang, dan Puskesmas Kedungkandang. Teknik pengumpulan data menggunakan format tabel sesuai dengan variabel yang akan diteliti, sedangkan teknik analisa data menggunakan uji pearson dengan taraf signifikansi 0,05 atau (?<0,05). Variabel yang diteliti yaitu ASI Eksklusif, BBLR, status imunisasi, status gizi, pemberian vitamin A, tingkat pendidikan, rumah sehat dan kepadatan penduduk. Berdasarkan hasil analisis data terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi, jendela tidak berfungsi dan kamar lembab dengan kejadian pneumonia.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT DIABETES MELITUS PADA PENDERITA TERHADAP PENGATURAN POLA MAKAN DAN PHYSICAL ACTIVITY Widiyoga, Ridwan Chandra; Saichudin, Saichudin; Andiana, Olivia
Sport Science and Health Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.562 KB)

Abstract

Prevalensi diabetes melitus di Indonesia sebesar 2,0%, sedangkan di Jawa Timur lebih banyak 2,6% dan di Kota Malang ada 4,854. Penyakit diabetes melitus tipe 2 termasuk penyakit degeneratif yang terjadi akibat resistensi insulin. Pengetahuan adalah domain yang penting dalam membuat kebijakan dan tindakan seseorang yang memerlukan pengetahuan menjadi saran dalam penanganan diabetes melitus. Salah satu upaya mengatasi penyakit diabetes melitus tipe 2 dengan gaya hidup sehat melalui pola makan dan aktivitas fisik yang teratur dan terukur. Penelitian dilakukan terhadap 34 responden di Klinik Griya Bromo Malang dengan menerima 23 responden perempuan dan 11 responden laki-laki. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian dengan metode cross sectional. Teknik Pengambilan Data using instrumen Berbentuk kuesioner DENGAN teknik Wawancara Yang di analisis using Kendal-tau B . Hasil penelitian ini mengenai hubungan pengetahuan dengan pengaturan pola makan (p = 0,000 <? = 0,01) dan tingkat pengetahuan dengan pengaturan aktivitas fisik (p = 0,006 <? = 0,01). Menyarankan diberikan untuk memberikan sosialisasi atau semacamnya sebagai upaya kesehatan dalam perdebatan dan perawatan penyakit diabetes melitus tipe 2.
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Sari, Dwi Almira; Nurrochmah, Siti
Sport Science and Health Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.179 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa sekolah menengah pertama 21 Malang. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran menggunakan tes kebugaran jasmani versi TKJI, dengan jumlah sampel 178 siswa. Pengolahan dan analisis data berupa statistika deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tingkat kebugaran jasmani siswa belum seluruhnya berada dalam kondisi yang baik. Sebagian besar atau kecenderungan berada pada dominan sedang (yaitu diatas kriteria kurang sekali dan kurang tapi berada dibawah kriteria baik sekali dan baik). Secara keseluruhan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VII sekolah menengah pertama 21 malang berada pada kriteria sedang yaitu berjumlah 131 orang 73,59 persen dari jumlah keseluruhan siswa 178 orang. Diketahui bahwa siswa putra memiliki kebugaran jasmani yang lebih baik dibandingkan dengan kebugaran jasmani siswi putri.
SURVEI KONDISI FISIK PEMAIN SEPAKBOLA U 17 Dawud, Vincentius Wiyang G. W. A. N.; Hariyanto, Eko
Sport Science and Health Vol 2, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.508 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet sepakbola Akademi Arema Ngunut Tulungagung U-17. Dari hasil serangkaian tes menunjukkan kondisi fisik atlet sepakbola Akademi Arema Ngunut Tulungagung U-17 diperoleh bahwa tes lari 30 meter termasuk kategori kurang sebesar 41,18%, tes sit up termasuk kategori sangat baik sebesar 53%, tes illinoist termasuk kategori rata-rata sebesar 47%, bleep test/MFT termasuk kategori di atas rata-rata sebesar 36%, tes standing long jump termasuk dalam kategori di bawah rata-rata sebesar 23%. Kesimpulan dari tes ini adalah kondisi fisik pemain sepakbola Akademi Arema Ngunut Tulungagung U-17 termasuk dalam kategori baik.
PROFIL TINGKAT KELENTUKAN TOGOK DAN DAYA TAHAN JANTUNG PARU ATLET GULAT JUNIOR Saputra, Lulut Gilang; Nurrochmah, Siti
Sport Science and Health Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.303 KB)

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang berupa wawancara dengan pelatih di temukan bahwa kurangnya evaluasi terhadap kemampuan kondisi fisik atlet gulat Jawa Timur di Rachman Camp Gulat Malang. Hasil studi awal kondisi fisik ditemukan bahwa beberapa faktor penyebabnya adalah kondisi fisik kurang baik, seperti komponen kelentukan togok dan daya tahan jantung paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji profil tingkat kelentukan togok dan daya tahan jantung paru atlet gulat junior Jawa Timur di Rachman Camp Gulat Malang. Rancangan penelitian ini berupa statistika deskriptif, dan jumlah subjek 32 atlet gulat junior Jawa Timur di Rachman Camp Gulat Malang. Dari hasil analisis data, diperoleh empat simpulan yaitu: (1) hasil sit and reach test diperoleh dengan rata-rata 59% (13 orang) termasuk kategori sangat baik, (2) hasil bridge up test diperoleh rata-rata 47% (15 orang) termasuk kategori sedang, (3) hasil standing strunk flexion test diperoleh rata-rata 56% (18 orang) dalam kategori sedang, (4) hasil multistage fitness test diperoleh rata-rata 56% (18 orang) Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik kemampuan kelentukan togok dan daya tahan jantung paru masih di bahwah rata-rata kategori baik sekali, untuk memperoleh kriteria baik perlu melakukan latihan yang terprogram dan lebih intensif.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL (EGRANG BAMBU) TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN PADA ANAK KELAS 5 SD Salam, A. Faisol Badrus; Yunus, Mahmud; Kinanti, Rias Gesang
Sport Science and Health Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.263 KB)

Abstract

Keseimbangan berperan penting untuk aktifitas fisik bagi anak karena dalam setiap kegiatan sehari-hari membutuhkan keseimbangan yang baik. Terbentuknya keseimbangan yang baik pada anak salah satunya dapat di tingkatkan dengan permainan tradisional egrang bambu. Permainan tradisional ini bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan fungsi fisiologis dan psikologis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest And Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V putra di SDS Sunan Kalijogo Jabung yang berjumlah 28 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 5 putra di SDS Sunan Kalijogo Jabung yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Modified Bass Test of Dynamic Balance. Teknik analisis data menggunakan uji-t before-after (sebelum-sesudah). Dari hasil yang di dapatkan hasil uji-t memperoleh nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (4,563 > 2,673) pada taraf signifikan 5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan tradisional egrang bambu terhadap keseimbangan siswa kelas V di SDS Sunan Kalijogo Jabung. Apabila dilihat dari mean difference sebesar 5,714. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh permainan tradisional egrang bambu terhadap keseimbangan.
SURVEI TINGKAT PERSEPSI SISWA TERHADAP KONSEP PENDIDIKAN JASMANI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Fitron, Mukhammad; Mu'arifin, Mu'arifin
Sport Science and Health Vol 2, No 5 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.652 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat persepsi siswa-siswi terhadap konsep pendidikan jasmani pada SMA Negeri Kabupaten Pasuruan. Populasi dari peneltian ini berjumlah 371 siswa se Kecamatan Kota Pasuruan dan peneltian ini mengunkan sampel berjumlah 360. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuisoner inventori. Teknik analisis data pada peneltian ini mengunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data kuantitif diperoleh dari hasil siswa mengisi kuisoner dan di analisis menggunakan rumus presentase. Hasil pengisian kuisoner tingkat persepsi siswa terhadap konsep pendidikan jasmani di SMA Negeri Kabupaten Pasuruan diperoleh 85,76%. Perbedaan tingkat persepsi siswa laki-laki dan perempuan terhadap konsep pendidikan jasmani diperoleh nilai signifikan 0,003 dengan taraf signifikansi > 0,05 artinya hipotesis diterima. Selanjutnya perbedaan tingkat persepsi siswa kelas X dan kelas XI terhadap konsep pendidikan diperoleh nilai signifikan 0,003 dengan taraf signifikan > 0,05 artinya hipotesis diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat persepsi siswa terhadap konsep pendidikan jasmani di SMA Negeri Kabupaten Pasuruan hasilnya sangat baik, tingkat persepsi siswa laki-laki dan perempuan terhadap konsep pendidikan jasmani mengalami perbedaan, dan tingkat persepsi siswa kelas X dan kelas XI terhadap konsep pendidikan jasmani mengalami perbedaan.
PERBEDAAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) MENGGUNAKAN METODE CERAMAH DAN METODE BRAINSTORMING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Islamiah, Avi Inayatul; Roesdiyanto, Roesdiyanto; Ariwinanti, Desi
Sport Science and Health Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.263 KB)

Abstract

Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sangat diperlukan oleh masyarakat, khususnya golongan umur remaja. Survey World Health Organization (WHO) kelompok usia remaja (10-19 tahun) menempati seperlima jumlah penduduk dunia, dan 83% di antaranya hidup di negara-negara berkembang. Usia remaja merupakan usia yang paling rawan mengalami masalah kesehatan reproduksi seperti kehamilan usia dini, aborsi yang tidak aman, Infeksi Menular Seksual (IMS) termasuk Human Immunodeficiency Virus (HIV), pelecehan seksual dan pemerkosaan. Sementara itu di kabupaten Malang tepatnya di MA Al-Ihsan 90% siswa yang bersekolah adalah siswa yang juga bertempat tinggal di pesantren. Hal ini menjadikan akses siswa untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi tidak pernah didapatkan. Berdasarkan kondisi tersebut perlu diadakannya upaya preventif dan promotif untuk meningkatkan status kesehatan reproduksi dalam bentuk promosi kesehatan menggunakan metode ceramah dan metode brainstorming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan siswa tentang IMS melalui promosi kesehatan menggunakan metode ceramah dengan metode brainstorming. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen sungguhan atau true experimental dengan rancangan Posttest only control grup design. Dalam rancangan penelitian ini terdapat tiga kelompok yaitu dua kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol. Sampel diambil menggunakan Metode Isaac dan Michael didapatkan 89 sampel. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji oneway anova. Berdasarkan hasil uji oneway anova didapatkan hasil nilai probabilitas 0,000 yang berarti Ho ditolak karena < 0.05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan yang cukup signifikan antara kelompok metode ceramah dan kelompok metode brainstorming, dan metode brainstorming lebih efektif dalam promosi kesehatan di MA Al-Ihsan Blambangan, Krebet, Kabupaten Malang.
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA TUNARUNGU DI SMPLB-B Wulandari, Anita; Hariyanto, Eko
Sport Science and Health Vol 2, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.27 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa tunarungu di SMPLB-B Yayasan Pendidikan Tunas Bangsa Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey dengan teknik analisis datanya menggunakan deskripsi persentase. Subjek penelitian adalah 23 siswa.Hasilnya hampir rata-rata sejumlah siswa 50% ke atas, kondisi kebugaran jasmaninya kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kebugaran jasmani siswa tunarungu di SMPLB-B YPTB Malang masih berada pada kategori rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh tiga faktor; (1) siswa tunarungu tidak rutin melakukan olahraga di luar jam sekolah; (2) pendidikan jasmani di sekolah belum optimal; (3) tidak adanya seorang guru pendidikan jasmani khusus.