cover
Contact Name
Yafid Effendi
Contact Email
mbjtm@umt.ac.id
Phone
+6281320262711
Journal Mail Official
mbjtm@umt.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan No.1/33, RT.007/RW.003, Babakan, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Indonesia 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 25495038     EISSN : 25804979     DOI : -
Motor Bakar adalah jurnal online prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Tangerang berisi tentang artikel hasil penelitian dibidang Konversi Energi, Perancangan dan Teknik Manufaktur serta Rekayasa Teknik Otomotif. Sebagai wadah bagi para dosen maupun mahasiswa dalam membuat karya ilmiah, karena sesuai dengan tuntutan perguruan tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu, Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, maka dibuatlah Jurnal Teknik Mesin.
Articles 32 Documents
ANALISIS LAJU PERPINDAHAN PANAS MENYELURUH PADA RADIATOR MOTOR ORIGINAL EQUIEPMENT MANUFACTURE (OEM) TERHADAP RACING Effendi, Yafid; Safiq, Muhammad
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2017): November
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.364 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis laju perpindahan panas ( ) pada radiator OEM (Original Eqiuepment Manufacture) dan radiator Racing. Spesifikasi radiator Racing : fin pitch 2,5 , tube pitch 8,5 , tube / row x row (19x1) , sedangkan pada radiator OEM : fin pitch 2,5 , tube pitch 10 , tube / row x row (12x1)  Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas dari satu medium ke medium lainnya yang tujuannya untuk mendinginkan maupun memanaskan. Jenis aliran radiator dibedakan menjadi 2 yaitu Down Water Flow Radiator dan Cross Water Flow Radiator. Elemen-elemen radiator seperti Tube, Tanki, Filler Neck, Fin, Pipa, Heade plate, Side Plate. Kesimpulan yang diperoleh dari perhitungan heat exchanger (Radiator) yang terpenting adalah luas dari pada sarang core tingi x lebar x tebal = H x W x T mm yaitu core pada radiator Racing (200 x 168 x 23) mm dengan total luas permukaan core ( ) 1,140  maka laju perpindahan kalor menyeluruh ( ) yang terjadi sebesar 2821 , sedangkan core pada radiator Original Equiepment Manufacture (OEM) (198 x 128 x 24) mm dengan total luas permukaan core ( ) 0,913  maka laju perpindahan kalor menyeluruh ( ) yang terjadi sebesar 2259  dengan Gap 562 . Penuruna suhu water (?T Water) yang terjadi pada radiator Racing sebesar 0,58 °  serta pada radiator OEM sebesar 0,46 °  maka Gap yang diperoleh dari perbandingan adalah 0,12 ° .
RANCANG BANGUN ALAT PENGIRIS BAWANG MERAH KAPASITAS 46 KG JAM Effendi, Yafid; Danuriyanto, Fajar
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.036 KB)

Abstract

Tanaman bawang merah di Indonesia telah lama diusahakan oleh petani sebagai usaha tani yang bersifat komersil, yang sebagian besar atau seluruh hasil produksinya ditunjukan untuk memenuhi permintaan. Berdasarkan hasil pemantauan Direktoral Jendral Bina Produksi Hortikultura, produksi bawang merah di Indonesia menurut propinsi mengalami fluktuasi yang sangat signifikan selama periode 2009-2013. Dalam pengolahan hasil pertanian banyak pemesinan yang digunakan, diantaranya adalah alat pengiris bawang merah yang digunakan sebagai teknologi yang memudahkan dalam pengolahan bawang merah. Metode yang digunakan adalah studi literatur (kepustakaan), melakukan eksperimen dan melakukan pengamatan tentang alat pengiris bawang merah. Kemudian dilakukan perancangan bentuk dan pembuatan/perangkaian komponen-komponen alat pengiris. Setelah itu, dilakukan pengujian alat dan pengamatan parameter besar daya yang dibutuhkan untuk alat pengiris bawang merah, prinsip kerja alat pengiris bawang merah, dan kapasitas efektif alat pengiris bawang merah. Tujuan penelitian adalah membuat alat pengiris bawang merah yang berdaya kecil dan efektif sehingga dapat mendukung peningkatan hasil produksi irisan bawang merah, yang siap olah (digoreng). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pengiris bawang merah ini membutuhkan daya sebesar 0,118 Hp untuk mengoperasikannya, dengan prinsip kerja menggunakan piringan berpisau yang akan berputar dan mengiris bawang merah. Kapasitas efektif alat sebesar 46 kg/jam dengan putaran pisau pengiris 431 rpm, dan tebal irisan 1-1,5 mm.
PERBANDINGAN UNJUK KERJA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR ANTARA MOTOR YANG MEMPERGUNAKAN KOIL STANDAR DAN BUSI STANDAR DENGAN MOTOR YANG MEMPERGUNAKAN KOIL RACING DAN BUSI RACING MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR PERTAMAX Putra, Riki Candra
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2018): November
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.34 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa mesin dengan membandingkan sistem pengapian antara penggunaan koil standar dan busi standar dengan koil racing dan busi racing dengan bahan bakar pertamax. Metode penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu mengamati dan mencatat hasil pengujian kemudian menyimpulkan dalam bentuk tabel dan grafik. Pengujian torsi dan daya dilakukan pada mesin Vixion New 150 cc tahun 2018 menggunakan dynamometer dan alat ukur buret digunakan untuk pengujian konsumsi bahan bakar. Pengambilan data dilakukan pada putaran 5000 rpm, 6000 rpm, 7000 rpm, 8000 rpm dan 9000 rpm. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan daya, torsi dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan oleh kedua coil dan busi. Untuk daya, dan torsi yang dihasilkan coil racing dan busi racing memiliki nilai yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan coil standar dan busi standar dan untuk konsumsi bahan bakar coil racing dan busi racing memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan coil standar dan busi standar, yang artinya konsumsi bahan bakar coil racing dan busi racing lebih irit jika dibandingkan dengan coil standar dan busi satandar, sehingga dari penelitian yang sudah dilakukan pada motor Yamaha Vixion New 150 cc dapat disimpulkan ternyata ada kenaikan daya dan torsi yang dihasilkan pada motor yang menggunakan coil racing dan busi racing dan untuk konsumsi bahan bakar terjadi penurunan pada motor yang menggunakan coil racing dan busi racing.Kata Kunci: bahan bakar, koil, pengapian, racing, busi
RANCANG BANGUN ALAT PRAKTIKUM PNEUMATIC DUA SILINDER MENGGUNAKAN DUA SHUTTLE VALVE Iskandar, Ahmad; Rosyidin, Ali; Prasetyo, Agus Tri
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2017): November
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.596 KB)

Abstract

Pneumatic pada masa sekarang ini memegang peranan penting dalam pengembangan teknologi otomatisasi, disamping hidrolik dan elektronik. Sistem otomatisasi peneumatic secara umum terdiri dari elemen sumber daya, elemen sinyal input, elemen pemroses sinyal, elemen pengendali sinyal dan elemen output (akuator). Untuk menunjang pengetahuan tentang pneumatic maka perlu adanya alat-alat pendukung praktikum pneumatic untuk menambah pengetahuan mahasiswa, salah satunya seperti alat peraga atau praktikum pneumatic.Tujuan dari pembuatan alat ini agar mahasiswa mampu merancang alat praktikum pneumatic dan juga dapat memberikan contoh aplikasi penggunaan sistem otomatisasi pneumatic pada dunia industri. Dalam proses pembuatan alat praktikum ini memiliki tahapan proses yang utama yaitu pembuatan desain rangkaian pneumatic dan kerangka meja alat pneumatic, persiapan bahan utama rangkaian pneumatic, pembuatan kerangka, dan pemasangan komponen pneumatic. Semua proses itu dilakukan dengan benar dan menghasilkan alat praktikum pneumatic yang berfungsi dengan baik.
PERANCANGAN BEJANA TEKAN KAPASITAS 5 M3 DENGAN TEKANAN DESAIN 10 BAR BERDASARKAN STANDAR ASME 2007 SECTION VIII DIV 1 Putra, Riki Chandra
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.879 KB)

Abstract

Dalam perancangan tangki bejana tekan, tahap awal yang dilakukan adalah mendefinisikan fungsi tangki bejana tekan tersebut dan juga kapasitas operasi bejana tekan tersebut. Fungsi dan kapasitas akan menentukan dimensi awal tersebut, ditambah dengan fluida akan dapat menentukan tebal dinding minimal yang akan digunakan untuk konstruksi. Perancangan Bejana tekan pada penelitian ini mengikuti standar ASME section VIII Div 1 tahun 2007 karena untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang terjadi pada perancangan. Ketebalan awal yang diperoleh setelah disesuaikan dengan tebal pelat yang ada di pasaran pada bagian shell dan head. Setelah itu, pembebanan diberikan sesuai kondisi operasi tersebut. Beban yang diberikan antara lain tekanan internal, berat mati, konsentrasi tegangan, diskontinuitas tegangan pada bagian lubang  dan pada bagian pertemuan shell dan head.Dari hasil perancangan didapat tebal dinding shell =10 mm , head = 16 mm, Oleh karena itu, bagian-bagian kritis  tersebut  perlu  mendapatkan  perhatian  khusus,  agar  konsentrasi  tegangan  dan  diskontinuitas tegangan yang terjadi tidak mengakibatkan kegagalan pada struktur.
ANALISA PENGARUH PURIFIKASI BIOGAS UMT-17 MENGGUNAKAN MOLECULAR SIEVE TERHADAP PERSENTASE CH 4 , CO 2 , DAN H 2 S Iskandar, Ahmad; Ambar, Fadholi
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 2, No 1 (2018): Mei
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6801.039 KB)

Abstract

Penelitian untuk pengembangan biogas semakin hari semakin maju. Berbagaimodel rancangan biogas telah banyak dibuat dan dilakukan pengujian. Salah satumodel rancangan biogas yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah biogasdigester model portable yang bertujuan agar lebih simpel dalam pembuatan, lebihmudah difungsikan dan juga mudah dipindahkan.Biogas digester yang diberinama Biogas UMT-17 ini dibuat dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi dandirancang se-praktis dan se-efisien mungkin dengan menggunakan part-partsederhana yang mudah dibuat atau dibeli di toko-toko material. Kandunganutama biogas yang dihasilkan berupa CH4, CO2, H2S dan beberapa jenis gas lain,memerlukan suatu upaya pemurnian untuk meningkatkan jumlah kandungan gasmetan (CH4) tersebut. Karbon molecular sieve merupakan senyawa yang mampumengikat partikel-partikel tertentu dan menyaring karbondioksida, hidrogensulfida serta komponen-komponen lain yang tidak diperlukan. Untuk itulahdalam pembuatan Biogas UMT-17 ini dilengkapi alat pemurnian yang disebutpurifier dan diisi dengan molecular sieve sebagai bahan purifikasinya. Dalamlaporan ini akan dibahas kandungan biogas sebelum proses purifikasi dandibandingkan dengan kandungan setelah proses purifikasi dengan menggunakanbeberapa metode yaitu kontinyu, non-kontinyu dan perbedaan lama waktupurifikasi.Kata Kunci: Biogas, Molecular Sieve, Biodigester.
PERANCANGAN ALAT PENYEMPROT HAMA TANAMAN TIPE KNAPSACK BERBASIS SOLAR PANEL 20 WP Arifin, Efrizal; Sainima, Johan
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2017): November
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.155 KB)

Abstract

Alat penyemprot tanaman (sprayer) adalah alat/ mesin yang berfungsi untuk memecah suatu cairan, larutan menjadi butiran cairan (droplets). Beberapa tahun terakhir ini energi merupakan persoalan yang krusial didunia. Peningkatan permintaan energi yang disebabkan oleh pertumbuhan populasi penduduk dan menipisnya sumber cadangan minyak dunia serta permasalahan emisi dari bahan bakar fosil memberikan tekanan kepada setiap negara untuk segera menggunakan Renewable Energy maupun energi alternatif. Panel surya Fotovoltaik atau solar cell  adalah alat untuk mengkonversi tenaga matahari secara langsung menjadi energi  listrik. Pentingnya pengetahuan tentang kondisi di dunia serta perkiraan hal yang akan terjadi di masa depan dapat menunjang keberhasilan seseorang membuat ataupun rancang bangun alat ? alat yang sangat mempermudah manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Kini telah dibuat alat penyemprot hama berbasis modul PV, alat ini menggunakan energi matahari sebagai sumber tenaganya. Dari hasil pengamatan dan analisa dari alat penyemprot hama berbasis modul PV ini mampu bekerja lebih lama, peningkatan persentase pemakaian alat ini mencapai 42,86 %
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS PENGELASAN TUNGSTEN INERT GAS (TIG) TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL SAMBUNGAN LAS PADA BAJA KARBON Arifin, Efrizal
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.544 KB)

Abstract

Pada zaman sekarang ini proses penyambungan logam dengan pengelasan sangat banyak digunakan. Ketika penyambungan dengan menggunakan pengelasan semakin banyak penting pula kitaharus mengetahui standard - standard yang di jadikan acuan untuk menentukan apakah hasil weldingsudah baik. selain hal itu, Pengujian pengelasan sangatlah penting dalam proses pengelasan. Denganpengujian pengelasan maka kita akan mengetahui apakah hasil las an memang sudah di katakan baikdan siap untuk di gunakan. Karena jika memang hasil lasan kurang bagus dan dipaksakan untuk digunakan dalam konstruksi maka akan berakibat fatal bagi pengguna. Dalam penulisan ini, penulismembahas mengenai pengarus variasi kuat arus pengelasan tungsten insert gas (TIG) terhadapkekuatan tarik hasil sambungan las. Pengujian ini menggunakan 2 spesimen yang masing ? masingmenggunakan 2 macam variasi pengelasan. Pengujian yang dilakukan adalah uji mikro, ujikekerasan dan uji tarik. Dari hasil pengujian dan data ? data yang dapat kita bisa menentukan besararus yang cocok untuk untuk ketebalan 0.68 mm dan 1.2 mm agar mendapatkan kekuatan tarik danregangan yang cukup.
UJI PERFORMA MESIN DIESEL SATU SILINDER MENGGUNAKAN METODE STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) 0119:2012 Effendi, Yafid
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2018): November
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.954 KB)

Abstract

Salah satu jenis mesin kendaraan  bermotor yang sangat sesuai untuk transportasi dan kendaraan alat berat adalah mesin diesel, karena efisiensi pembakaran yang tinggi, kehandalan, fleksibilitas bahan bakar, dan rendahnya konsumsi bahan bakar membuat diesel banyak digunakan di beberapa Negara. Mesin  traktor  ini dimana dipasang  motor  horizontal  yang didinginkan dengan air, mesin  diesel  traktor   ini  pemeliharaanya  lebih  murah dan  harganya  rendah, mesin diesel traktor  ini  dilengkapi  dengan  motor diesel  vertikel  dengan   daya  10 PS  atau lebih. Mesin diesel RD 85 DI 1S. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui performa mesin diesel satu silinder. Metode yang digunakan eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian ini, Nilai Daya Maksimal  rata-rata 6.39 kW putaran maksimal 2200 rpm, dibandingkan dengan  metode SNI 0119:2012. Daya, 5.60 - 6.71 kW / 2200-2600 rpm. Pada putaran 1600 rpm, Nilai Torsi yang dihasilkan sebesar 31.79 Nm, dibandingkan metode SNI 0119:2012, Torsi  25.48-33.45 Nm / 1600-1900 rpm. Hasil Konsumsi Bahan Bakar 267.35 g/kW jam pada putaran maksimal 2200 rpm, dibandingkan metode SNI 0119:2012, Konsumsi Bahan Bakar 230.56- 268 g/kW jam. Performa mesin diesel RD 85 DI 1S sesuai dengan SNI 0119:2012. Kata Kunci: Performa, Mesin, Diesel, SNI
PROSES DESAIN PENGEMBANGAN DIGESTER BIOGAS UMT 2017 UNTUK PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN DENGAN BAHAN BAKU KOTORAN TERNAK SAPI Fattah, Fanni; Kahfi, Angger Ali
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2017): November
Publisher : Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.976 KB)

Abstract

Potensi kotoran ternak sapi di Desa Kedung Dalem sebagai energi alternatif, yaitu sebagai bahan pembuatan biogas pengganti minyak tanah/gas LPG sebenarnya cukup besar namun belum banyak dimanfaatkan, bahkan dapat menimbulkan masalah pencemaran dan kesehatan lingkungan, karena umumnya kotoran sapi dibuang begitu saja atau dibuang ditempat pembuangan akhir. Untuk memanfaatkan kotoran sapi menjadi energi alternatif penggati minyak tanah/gas LPG, perlu suatu alat untuk penghasil gas metan yang terkandung dalam kotoran sapi untuk dijadikan biogas.Pembuatan Digester biogas UMT 2017 pada kotoran sapi, sangat membantu pengembangan sistem daur ulang kotoran sapi untuk diproduksi menjadi biogas, sebagai pengganti minyak tanah (BBM)/gas LPG yang pada akhir-akhir ini sudah sulit untuk dicari. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain alat digester biogas pada kotoran sapi menjadi biogas yang lebih fleksibel, lebih mudah cara pengoprasian dan biaya pembuatan yang lebih murah, serta bermanfaat bagi peternak sapi desa kedung dalem. Penelitian ini menghasilkan beberapa opsi desain alat digester biogas, sesuai dengan spesifikasi kebutuhan/target desain yang telah ditentukan. Dari opsi desain yang dibuat, maka dipilihlah desain yang paling baik yaitu desain 3, dari perbandingan antar desain dan target desain yang telah ditentukan.

Page 1 of 4 | Total Record : 32