cover
Contact Name
Gusstiawan Raimanu
Contact Email
g.raimanu@unsimar.ac.id
Phone
+628114562270
Journal Mail Official
jurnaladministratie@unsimar.ac.id
Editorial Address
Lt. Dua Gedung B, Fak. ISIP, Universitas Sintuwu Maroso Jl. P. Timor No. 1. Poso
Location
Kab. poso,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Administratie
ISSN : 2354659X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Administratie with registered number ISSN 2354-659X (print) is a multidisciplinary scientific journal published by Faculty of Social and Political Sciences Universitas Sintuwu Maroso. The scope of this journal concerns many problems in general or problems related to the science of public administration at the developing national level. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thinking or ideas and results of research that have been achieved in the fields of public administration, public policy, and governance. Particularly focused on issues in the development of public policy science and local governance. Broader coverage is administrative development, regional autonomy and bureaucracy, state apparatus, decentralization, development economics, public management, and social sciences which include public health, fiscal politics, and regional planning.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 01 (2013)" : 5 Documents clear
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DI KANTOR CAMAT PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO Tadanugi, Imanuel N
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 1, No 01 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.992 KB)

Abstract

Banyak permasalahan yang muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan  sehingga membutuhkan alternatif pemecahan masalah tersebut. Oleh karena itu, dalam rangka pemecahan masalah tersebut dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu melihat apa yang menyebabkan sehingga masalah tersebut terjadi, maka pemimpin dituntut agar mampu sesegera mungkin mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah yang sedang terjadi. Disinilah letak hubungan antara pengambilan keputusan dan penyelenggaraan pemerintahan, Dimana dalam penyelenggaraan pemerintahan selalu akan diperhadapkan dengan pengambilan keputusan. Di samping itu peranan metode kerja staf dan peranan pengawasan sangat dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Survey sedangkan tipe penelititan adalah deskritif kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa proses pengambilan keputusan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso adalah sudah maksimal/baik. Karena dalam setiap rapat pengambilan keputusan pimpinan selalu melibatkan para staf/bawahannya, didukung dengan respon para staf yang aktif dalam memberikan saran, pendapat/tanggapan dalam setiap analisa dan perumusan masalah.Kata kunci : Pengambilan Keputusan, Pemerintahan 
FUNGSI PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO Rilfayanti, Rilfayanti
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 1, No 01 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.243 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fungsi pengawasan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Camat Pamona Selatan Kabupaten Poso serta faktor apa saja yang mempengaruhinya.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data primer yang di kumpulkan adalah data yang di peroleh dari hasil wawancara dan hasil jawaban quisioner. Sedangkan untuk data sekunder metode pengumpulan datanya dilakukan selain melalui studi pustaka, juga melalui penelusuran dokumen-dokumen resmi yang ada kaitannya dengan permasalahan penelitian.Analisa data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan indikator yang sudah di tetapkan, yakni fungsi pengawasan yang dilihat dari: (1) Standar Pengukuran Kinerja Pegawai; (2) Penilaian Atau Evaluasi Terhadap Kinerja Pegawai; dan (3) Tindakan Perbaikan Bila Terjadi Penyimpangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi pengawasan melalui standar pengukuran kinerja pegawai, belum dilaksanakan dengan baik. Demikian pula dengan fungsi pengawasan melalui penilaian atau evaluasi terhadap kinerja pegawai dan tindakan perbaikan bila terjadi penyimpangan, juga belum di laksanakan dengan baik. Adapun faktor yang mempengaruhi sehingga fungsi pengawasan belum berjalan/ dilaksanakan dengan baik adalah; faktor Kepemimpinan.Secara umum, fungsi pengawasan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Camat Pamona Selatan Kabupaten Poso, belum di laksanakan sebagaimana yang di harapkan. Di sarankan; guna tujuan peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Camat Pamona Selatan, hendaknya Kantor Camat Pamona Selatan dapat melaksanakan fungsi pengawasan yang masing-masing dapat di lakukan melalui; (1) standar pengukuran kinerja, (2) penilaian (evaluasi) terhadap kinerja pegawai, dan  (3) tindakan perbaikan bila terjadi penyimpangan secara lebih optimal lagi agar apa yang menjadi tujuan dari pada Kantor Camat Pamona Selatan secara menyeluruh ( khususnya tujuan untuk meningkatkan kinerja pegawai ) dapat tercapai. Pada tataran inilah, peranan kepemimpinan unsur pimpinan Kantor camat Pamona Selatan, di nilai sebagai faktor yang paling menentukan di dalam menentukan sukses tidaknya pelaksanaan fungsi pengawasan. Olehnya, guna peningkatan kinerja pegawai yang ada pada lingkungan kerja kantor Camat Pamona Selatan, kewibawaan dan kecakapan unsur pimpinan di dalam menjalankan fungsi pengawasan sangat di perlukan. Kata Kunci : Fungsi, Pengawasan, Kinerja
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA PENANGGULANAGN BENCANA PADA BADAN PENAGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN POSO Pandipa, Abdul Khalid Hs.
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 1, No 01 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.055 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Penerapan Fungsi Manajemen Terhadap Kinerja Penanggulangan Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Poso, serta faktor apa saja yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey. Data primer yang di kumpulkan adalah data yang di peroleh dari hasil observasi, wawancara dan hasil jawaban quisioner. Sedangkan untuk data sekunder metode pengumpulan datanya dilakukan selain melalui studi pustaka, juga melalui penelusuran dokumen-dokumen resmi yang ada kaitannya dengan permasalahan penelitian. Analisa data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan variabel dan indikator yang sudah di tetapkan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Fungsi Manajemen Terhadap Kinerja Penanggulangan Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Poso, secara umum dapat dikatakan belum di jalankan atau di laksanakan sebagaimana yang di harapkan. Hal ini di ketahui dari capaian masing-masing indicator; (1) Perencanaan yang berkaitan dengan pengimplementasian kegiatan penyuluhan, sebagian besar responden (67%) mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan, belum pernah di lakukan; (2) Perencanaan yang berkaitan dengan Pengutusan Pegawai/ Petugas Untuk Mengikuti Pelatihan, sebagian besar responden (73%) mengatakan bahwa belum ada petugas/ pegawai yang di utus untuk mengikuti pelatiahn-pelatihan yang terkait dengan penanggulangan dini resiko bencana; (3) Perencanaan yang berkaitan dengan Pengembangan SDM, sebagian besar responden (87%) mengatakan bahwa selama ini belum ada pegawai yang di utus untuk mengikuti pendidikan (formal) yang spesialisasinya berkaitan dengan peristiwa bencana; (4) factor financial di anggap sebagai factor yang mempengaruhi penerapan fungsi manajemen terhadap kinerja penanggulangan bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PosoKesimpulan dan saran : Secara umum, Penerapan Fungsi Manajemen Terhadap Kinerja Penanggulangan Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Poso belum di laksanakan sebagaimana yang di harapkan. Untuk itu di sarankan: hendaknya rencana kegiatan penyuluhan tentang penanggulangan resiko bencana kepada masyarakat dapat di laksanakan minimal se-tahun se-kali. Hal ini penting untuk lakukan, agar masyarakat bisa mengetahui dan memahami bagaimana cara penanggulang dini resiko bencana ketika bahaya bencana akan terjadi.Guna mengantisipasi atau meminimalisisr kerugian yang akan terjadi ketika bencana terjadi, maka pengetahuan dan ketrampilan pegawai/ petugas tentang penanggulangan resiko bencana perlu di tingkatkan melalui pengutusan pegawai/ petugas pada pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan penanggulangan resiko bencana di maksud.Guna kepentingan BPBD dan masyarakat secara menyeluruh terkait dengan penanggulangan dini resiko bencana, hendaknya spesialisasi pegawai tentang penanggulangan dini resiko bencana dapat di tingkatkan melalui jalur pendidikan formal yang kosentrasi ilmunya erat kaitannnya dengan masalah-masalah resiko bencana di maksud.Kata Kunci : Fungsi Manajemen, Kinerja 
PERANAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI POSO KOTA SELATAN KECAMATAN POSO KOTA SELATAN Badu, Margaretha
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 1, No 01 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.674 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana peranan kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru pada sekolah SMP Neg. I Poso Kota Selatan Kecamatan Poso Kota Selatan serta faktor apa saja yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data primer yang di kumpulkan adalah data yang di peroleh dari hasil wawancara dan hasil jawaban quisioner. Sedangkan untuk data sekunder metode pengumpulan datanya dilakukan selain melalui studi pustaka, juga melalui penelusuran dokumen-dokumen resmi yang ada kaitannya dengan permasalahan penelitian.Analisa data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan variabel dan indikator yang sudah di tetapkan, yakni peranan kepemimpinan kepala sekolah yang di lihat dari : (1) Sikap kepemimpinan Ing ngarsa sting tuladha; (2) Ing madya mangun karsa; dan (3) Tut wuri handayani.Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap peningkatan kinerja Guru pada Sekolah SMP Neg. I Poso Kota Selatan Kecamatan Poso Kota Selatan yang masing-masing di lihat dari sikap kepemimpinan; (1) Ing ngarsa sting tuladha, (2) Ing madya mangun karsa, dan (3) Tut wuri handayani, secara umum dapat dikatakan belum di jalankan sesuai harapan. Adapun faktor yang mempengaruhi sehingga sikap kepemimpinan Ing ngarsa sting tuladha, Ing madya mangun karsa, dan Tut wuri handayani Kepala Sekolah belum dapat di terapkan dengan baik,  antara lain di sebabkan oleh; faktor kemampuan ( kompotensi ) yang di miliki oleh Kepala Sekolah bersangkutan.Kesimpulan dan saran : Secara umum, peranan kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap peningkatan kinerja Guru pada Sekolah SMP Neg. I Poso Kota Selatan Kecamatan Poso Kota belum di jalankan dengan baik sehingga memberikan efek yang kurang baik pula terhadap kinerja Guru Sekolah bersangkutan. Untuk itu di sarankan: Kepala Sekolah sebagai pimpinan tertinggi organisasi Sekolah SMP Neg. I Poso Kota Selatan, hendaknya dapat menjalankan kepemimpinannya ke depan dengan lebih mengedepankan sikap Ing ngarsa sting tuladha, Ing madya mangun karsa, dan Ing ngarsa sting tuladha. Ke tiga sikap kepemimpinan tersebut adalah merupakan cerminan dari sikap kepemimpinan Pancasila, yang di nilai sangat tepat untuk di terapkan pada setiap organisasi sekolah termasuk organisasi Sekolah SMP Neg. I Poso Kota Selatan. Dengan sikap kepemimpinan seperti ini, di harapkan akan melahirkan suatu situasi kepemimpinan yang kondusif, sehingga upaya untuk meningkatkan kinerja Guru pada sekolah bersangkutan bisa lebih efektif.Kata Kunci : Kepemimpinan, Kinerja
STRATEGI PELAKSANAAN PROGRAM PNPM MANDIRI DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO Walenta, Alif Y
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 1, No 01 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.523 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang bagaimana strategi pelaksanaan Program Nasiona Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dalam rangka pemberdayaan mayarakat di Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso serta faktor apa saja yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Data primer yang diperoleh adalah dari hasil wawancara mendalam dan informasi jawaban quisioner. Sedangkan untuk data sekunder metode pengumpulan datanya dilakukan selain melalui studi pustaka, juga melalui penelusuran dokumen-dokumen resmi yang ada kaitannya dengan permasalahan penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) strategi yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan pembelajaran di masyarakat, secara umum dapat di katakan belum sepenuhnya menyentuh masyarakat sebagai sasaran pelaksanaan program PNPM itu sendiri; (2) strategi yang berkaitan dengan penerapan prinsip transparansi dan prinsip partisipatif, walaupun sebagian besar responden mengatakan sudah di jalankan dengan baik, namun tidak dapat di pungkiri bahwa masih ada juga responden yang mengatakan bahwa  strategi yang berkaitan dengan penerapan prinsip transparansi dan prinsip partisipatif di maksud belum di jalankan secara optimal; (3) Faktor gaya kepemimpinan di nilai sebagai faktor yang mempengaruhi strategi pelaksanaan program PNPM Mandiri Kecamatan Pamona Selatan.Kesimpulan dan saran : (1) strategi yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan pembelajaran di masyarakat, belum dijalankan secara optimal. Olehnya di sarankan; Hendaknya strategi yang terkait dengan upaya peningkatan kemampuan masyarakat di dalam pembuatan usulan ( proposal ) kegiatan, dapat di jalankan oleh pelaksana PNPM ( tiap tahun anggaran ) agar masyarakat sebagai sasaran program PNPM dapat mengetahui dan memahaminya untuk kemudian dapat melakukan pencarian, mengusahakan, menciptakan situasi atau meminta kepada pihak lain untuk memberikan daya/ kekuatan/ kemampuan kepada mereka.  (2) strategi yang berkaitan dengan penerapan prinsip transparansi dan prinsip partisipatif, sudah di jalankan dengan baik. Namun demikian masih harus di tingkatkan lagi. Olehnya di sarankan : Pelaksana PNPM Mandiri Kecamatan lebih intens memberikan informasi kepada masyarakat, agar apa yang telah di capai maupun yang belum tercapai dari program-program PNPM yang sudah di laksanakan, di ketahui oleh seluruh masyarakat sebagai sasaran pelaksanaan program PNPM itu sendiri.Kata Kunci : Strategi, Pemberdayaan Masyarakat

Page 1 of 1 | Total Record : 5