cover
Contact Name
Gusstiawan Raimanu
Contact Email
g.raimanu@unsimar.ac.id
Phone
+628114562270
Journal Mail Official
jurnaladministratie@unsimar.ac.id
Editorial Address
Lt. Dua Gedung B, Fak. ISIP, Universitas Sintuwu Maroso Jl. P. Timor No. 1. Poso
Location
Kab. poso,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Administratie
ISSN : 2354659X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Administratie with registered number ISSN 2354-659X (print) is a multidisciplinary scientific journal published by Faculty of Social and Political Sciences Universitas Sintuwu Maroso. The scope of this journal concerns many problems in general or problems related to the science of public administration at the developing national level. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thinking or ideas and results of research that have been achieved in the fields of public administration, public policy, and governance. Particularly focused on issues in the development of public policy science and local governance. Broader coverage is administrative development, regional autonomy and bureaucracy, state apparatus, decentralization, development economics, public management, and social sciences which include public health, fiscal politics, and regional planning.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014)" : 6 Documents clear
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PADA DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN POSO Pandipa, Abd. Khalid HS
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.954 KB)

Abstract

Pelaksanaan fungsi manajemen Pada Dinas Pertanian Dan Perkebunan Kabupaten Poso mulai dari perencanaan Dinas Pertanian Dan Perkebunan sebelum melakukan suatu kegiatan atau program diawali dengan perencanaan, sehingga fungsi perencanaan berjalan dengan efektif, penggerakan Salah satu penggerakan yang dilakukan oleh Kepala Dinas adalah dengan memberikan penghargaan kepada staf yang sukses melakukan tugasnya, penghargaan tersebut berupa insentif ataupun pujian, dan pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Dan Perkebunan Kabupaten Poso dilakukan secara berkala setiap bulan dan setiap pada staf melakukan pekerjaannya hal ini dimaksudkan untuk mencapai pelayanan yang efektif pada sektor pemerintahan Dinas Pertanian dan Perkebunan. pada dasarnya sudah dilaksanakan dengan baik namun masih perlu ditingkatkan untuk pengorganisasian tugas dalam pelaksanaan rencana kegiatan antara atasan dan bawahan yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat belum efektif. Dengan kata lain pengorganisasian untuk dapat terlaksanan rencana kegiatan, perlu dilakukan pengorganisasian berupa tugas atau wewenang dan tanggung jawab. Dari hasil penelitian ditemukan pula faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan fungsi manajemen Pada Dinas Pertanian Dan Perkebunan Kabupaten Poso adalah Kemampuan Sumber Daya Manusia dan kurangnya Sarana dan Prasarana, seperti Meja, Kursi dan Komputer serta terbatasnya biaya operasional. Berdasarkan hasil Pembahasan, maka penulis memberikan saran sebagai berikut : Pelaksanaan fungsi manajemen Pada Dinas Pertanian Dan Perkebunan Kabupaten Poso dalam proses perencanaan harus diperhatikan tentang kelambatan penyelesaian urusan, pembagian tugas wewenang dan tanggung jawab harus di perhatikan dan diperbaiki untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.Pelaksanaan Fungsi Manajemen Pada Dinas Pertanian Dan Perkebunan Kabupaten Poso mulai dari penggereakan dan pengawasan sudah dilaksanakan dengan baik namun Pengorganisasian masih belum diperbaiki. Dalam rangka pemberian pelayanan pada masyarakat harus diperhatikan Kemampuan dan Keahlian Sumber Daya Manusia dalam hal ini Aparat teknis atau Penyuluh pertanian dalam pemberian Pelayanan kepada masyarakat. Ditambah sarana dan prasarana harus seperti meja, kursi dan komputer diadakan baru dan biaya operasional harus ditambah guna meningkatkan pelayanan yang optimal pada masyarakat.
FUNGSI SUPERVISI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVIAS PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH MENGENGAH PERTAMA NEGERI 3 KECAMATAN POSO KOTA UTARA Akib, Karmil
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.906 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui fungsi pengawasan terhadap efektivitas proses belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Poso Kota Utara dan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi fungsi pengawasan terhadap efektivitas proses belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Poso Kota Utara. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian survey dengan tipe penelitian deskriptif. Populasi yang di ambil dalam penelitian ini adalah seluruh Guru yang ada pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Poso Kota Utara yang berjumlah 28 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh yaitu mengambil seluruh pegawai/guru yang ada pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Poso Kota Utara untuk dijadikan sampel. Jenis dan sumber data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yang diperoleh berdasarkan dari hasil observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah melalui buku dan studi kepustakaan tentang pengawasan untuk peningkatan proses belajar mengajar di sekolah.Dari hasil penelitian ini, pelaksanaan pengawasan yang dilaksanakan pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Poso Kota Utara adalah bersifat menuntun secara kontinyu dan sesuai dengan kebutuhan serta dengan mengamalkan nilai-nilai keagamaan yang disesuaikan dengan visi misi dan tujuan sekolah itu sendiri. Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Poso Kota Utara dalam meningkatkan profesionalisme guru yaitu dengan memberikan dorongan atau motivasi kepada guru-guru agar para guru selalu berusaha untuk lebih mematangkan dirinya dalam profesinya sebagai guru atau tenaga pendidikan. Setelah dilaksanakan supervisi profesionalisme guru-guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Poso Kota Utara meningkat dan bertambahnya motivasi guru untuk selalu meningkatkan pengetahuannya yang disadari akan sangat bermanfaat bagi dirinya sendiri dan untuk kemajuan lembaga yang dinaunginya. Namun dalam upaya peningkatan efektivitas kegiatan belajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kecamatan Poso Kota Utara masih dihadapkan dengan adanya beberapa kendala yang dihadapi yaitu kurangnya kesadaran guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di Sekolah, adanya masalah pribadi guru, kondisi keuangan sekolah yang kurang sesuai dengan apa yang diharapkan, dan adanya beberapa guru yang memiliki tempat mengajar di beberapa sekolah.
FUNGSI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN POSO Syuaib, Moh. Rusli
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.319 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Fungsi DPRD Kabupaten Poso sesuai amanah Undang ? Undang Nomor 22 Tahun 2003 tentang Susunan dan Kedudukan MPR/DPR/DPRD/DPD dan Undang ? Undang Nomor 32 Tahun 2004 dalam Bab ketiga Pasal 77 tentang Fungsi DPRD, yaitu DPRD Kabupaten/Kota selaku Lembaga Legislatif yang mempunyai fungsi Legislation, Budgeting dan Controling. Fungsi Legislasi, DPRD selaku Pembuat, Pembahas dan Pemutus sebuah produk hukum yang berupa Peraturan Daerah dimana Peraturan Daerah akan menjadi dasar berkehidupan masyarakat. Fungsi Anggaran, DPRD menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Fungsi Pengawasan, adalah sejauh mana DPRD telah melakukan pengawasan secara efektif terhadap Kepala Daerah dalam pelaksanaan APBD atau kebijakan publik yang telah ditetapkan. Faktor transparansi dan kontrol publik terhadap fungsi DPRD menjadi penting dalam rangka menciptakan sistem pemerintahan yang baik di daerah. Dalam fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Anggota DPRD tidak dapat dibiarkan berjalan sendiri tanpa kontrol, penting dibuka pintu akses publik terhadap pelaksanannya.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta, bahwa pelaksanaan Fungsi DPRD Kabupaten Poso dalam Otonomi Daerah sehubungan dengan pelaksanaan hak Inisiatifnya dapat dikatakan masih kurang hingga saat ini belum dapat melaksanakan Fungsi yang melekat pada DPRD secara Optimal dan berkualitas atau hasil kinerjanya masih rendah hal ini dapat dilihat pada peran anggota DPRD Kabupaten Poso yang seharusnya sebagai penyerap, Penyalur Aspirasi Rakyat dan sebagai Kontrol belum ada yang masimal atau sesuai denga harapan masyrakat di kabupaten Poso. Ini dikarenakan latar belakang individu akan berpengaruh terhadap perilaku individu terhadap aktivitas politik. Demikian juga dengan fungsi ? fungsi yang lain seperti pada Fungsi Legislasi belum ada Peraturan Daerah Yang dibuat melalui hasil dari inisiatif DPRD itu sendiri, pada Fungsi Anggaran Masih kurang jeli melihat kabutuhan masyarakat sehingga menganggarkan pembangunan yang tidak ada fungsinya atau dengan kata lain mubasir sedangkan pada Fungsi Pengawasan masih besarnya kepentingan politik didalam melakukan pengawasan terhadap pembangunan di Kabupaten Poso. Variabel independen dalam penelitian ini adalah personal background, political background, pengetahuan anggota DPRD tentang legislasi, anggaran, pengawasan dalam pelaksanaan otonomi daerah dan pemahaman anggota DPRD terhadap Peraturan, Kebijakan dan prosedur. Variabel dependennya adalah kapabilitas anggota DPRD dalam pelaksanaan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan dalam pelaksanaan Otonomi Daerah. Data dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan langsung kepada responden berjumlah 60 orang responden, yang terdiri dari 30 orang anggota DPRD Kabupaten Poso dan 30 orang masyarakat Kabupaten Poso.
PELAKSANAAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PADA DEPOT PERTAMINA POSO UPMS VII MAKASSAR KABUPATEN POSO Pantih, Suwardhi
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.931 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan fungsi manajemen dalam meningkatkan pelayanan pada Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso dan untuk mengetahui faktor-faktor mempengaruhi terhadap Pelaksanaan fungsi manajemen dalam meningkatkan pelayanan Pada Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso.Penelitian ini dilaksanakan di Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari obyek penelitian melalui wawancara langsung kepada responden sedangkan data sekunder yaitu data yang bersumber dari Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso atau instansi yang berkompoten yang ada kaitannya dengan penelitian ini.Data di Analisis secara kualitatif deskriptif untuk mengambarkan permasalahan penelitian dengan menggunakan persentase melalui hasil yang dituangkan dalam tabel frekuensi serta memberikan penjelasan-penjelasan dari isi tabel tersebut. Hasil Penelitian mengenai Perencanaan bahwa prinsipnya Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso sebelum melakukan suatu kegiatan atau program selalu diawali dengan perencanaan, dapat dilihat bahwa prinsipnya Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso sebelum melakukan suatu kegiatan atau program selalu diawali dengan perencanaan. dan Kepala Depot dalam melakukan perencanaan melibatkan Staf sesuai,dapat dilihat bahwa Kepala Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso dalam melakukan perencanaan melibatkan Staf. pengorganisasian Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso tidak terlaksana dengan baik. Untuk penggerakan yang dilakukan oleh Kepala Depot adalah dengan memberikan penghargaan kepada staf yang sukses melakukan tugasnya, penghargaan tersebut berupa insentif ataupun pujian. Pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Depot Pertamina Poso UPMS VII Makasar Kabupaten Poso adalah secara berkala setiap bulan dan setiap para staf selesai melakukan pekerjaannya.
PENGARUH TUNJANGAN SERTIFIKASI TERHADAP KINERJA GURU PADA MTS. NEGERI POSO PESISIR Sapruni, Sapruni
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.166 KB)

Abstract

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh tunjangan sertifikasi terhadap kinerja guru pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso Pesisir dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru setelah memperoleh tunjangan sertifikasi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh tunjangan sertifikasi terhadap kinerja guru pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso Pesisir. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan keadaan yang sesungguhnya mengenai apa sesuai fakta yang ditemukan dilapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan kuisoner. Informan dan responden dalam penelitian initerdiri guru, staf tata usaha dan murid di Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso Pesisir. Teknik analisis data menggunakan instrumen yaitu tabel-tabel frekuensi. Berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tunjangan sertifikasi guru pada MTs. Negeri Poso Pesisir berpengaruh terhadap kinerjanya. Dapat diperhatikan mulai dari Tabel 4.1, dimana responden menyatakan tanggapannya sangat penting Keharusan Setiap Guru Untuk Memperoleh Sertifikasi sebanyak 28 orang atau 66,67% dan yang menyatakan penting 14 orang atau 33,33%. Pada tabel 4.2 memperlihatkan bahwa perbedaan guru sertifikasi PF dan PLPG nampak dari segi kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi profesional dan pribadi. Pada tabel 4.3 dapat perrhatikan bahwa Tunjangan Sertifikasi Dapat Mendorong Peningkatan Kinerja Guru, dimana responden yang menyatakan tanggapannya sangat mendorong sebanyak 34 orang atau 80.95% dan yang memberikan tanggapannya mendorong sebanyak 8 orang atau 19.05%. sedangkan pada tabel 4.4 mengambarkan bahwa Pengaruh Tunjangan Sertifikasi Mempengaruhi Terhadap Kinerja Guru, dimana responden yang menyatakan sangat berpengaruh sebanyak 30 orang atau 71,43% dan yang menyatakan berpengaruh sebanyak 1 orang atau 28,57%. Selanjutnya pada tabel 4.5 memperlihatkan bahwa Salah Satu Faktor Yang Berpenagruh Terhadap Sertifikasi Guru MTs Adalah Didukung Oleh Kualifikasi Pendidikan, dimana responden yang memilih jawaban bahwa kualifikasi pendidikan sangat mendukung sebanyak 32 orang atau 76,19% dan yang menyatakan mendukung sebanyak 10 orang atau 23,81%. Pada tabel 4.6 dapat diperhatikan bahwa Sertifikasi Guru Pada MTs Tidak Mempengaruhi Peningkatan Mutu Kelulusan, dimana responden yang menyatakan tanggapannya bahwa sertifikasi guru menentukan mutu kelulusan sebanyak 10 orang atau 23,81% dan yang menyatakan biasa saja sebanyak 32 orang atau 76,19%. Kemudian dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ditinjau dari aspek ekonomi maka tunjangan sertifikasi Guru dapat meningkatkan kesejahteraan setiap guru karena adanya penambahan tunjangan profesi.Kata Kunci : tunjangan sertifikasi, kinerja 
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPRD DI KABUPATEN POSO TAHUN 2014 Tadanugi, Imanuel Natoralemba
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Administratie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.255 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran bagaimana partisipasi politik masyarakat Kabupaten Poso pada Pemilihan Umum Anggota DPRD Kabupaten Poso Tahun 2014-2019, yaitu dengan melihat faktor sosial ekonomi, faktor politik dan faktor nilai budaya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu menggambarkan realitas masyarakat dalam berpartisipasi politik pada Pemilihan Umum Anggota DPRD di Kabupaten Poso berdasarkan fakta dan data yang diperoleh dilapangan. Populasi pada penelitian ini berjumlah 142.151 pemilih dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang,di ambil secara Claster di masing-masing dapil yang ada di Kabupaten Poso, kemudian dilengkapi dengan data primer dan sekunder dengan instrument pengumpulan data dilakukan melalui pertanyaan kepada 100 orang warga masyarakat (responden) di Kabupaten Poso. Pengumpulan data secara sekunder dilakukan untuk melengkapi data dari 100 responden, baik penyeleksian hasil wawancara dan observasi dilapangan.Hasil penelitian ini berdasarkan analisa data yaitu dengan analisis tabel tunggal dan analisis tabel silang yang dilakukan menggambarkan bahwa, Pendidikan politik memang merupakan faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam menentukan sikap pada saat pemilihan umum. Karena melalui pendidikan Politik masyarakat dapat menganalisa setiap pilihan yang ditetapkan. Namun pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang punya tidak punya kecerdasan berpolitik tetapi ikut berpatisipasi pada pemilu legilatif Kabupaten Poso tahun 2014. walaupun masyarakat itu sendiri tidak mengerti untuk apa mereka memilih. Namun, suara mereka dalam pemilu kabupaten Poso masih sangat diperhitungkan oleh partai peserta pemilu Kabupaten Poso tahun 2014. untuk itu, masyarakat hendaknya diberikan pendidikan politik, sehingga mereka tidak salah dalam menentukan pilihannya.Kegiatan ? kegiatan yang dilakukan oleh partai politik hanya memberikan keuntungan sendiri bagi kelangsungan partai tersebut, namun dampak positif yang diharapkan masyarakat bukan mustahil tidak akan tercapai. Karena setelah pemilihan umum selesai diselenggarakan tidak satu pun partai politik peserta pemilu (Anggota Legislatif) melihat dan berempati kepada kehidupan masyarakat. Hal ini harus lebih diperhatikan oleh partai politik yang ada di Kabupaten Poso agar lebih dapat membuka komunikasi kepada masyarakat. Keseluruhan dari masyarakat yang mengikuti kegiatan kampanye adalah masyarakat yang merupakan simpatisan dari partai politik yang ada di Kabupaten Poso, Adapun masyarakat yang bukan dari partai politik yang mengikuti kegiatan kampanye hanyalah untuk meramaikan pesta demokrasi yang berlangsung 5 tahun sekali. Namun, pada kenyataannya minat masyarakat kurang dalam mengikuti kegiatan kampanye tersebut. Karena kegiatan kampanye tersebut mempengaruhi masyarakat dalam lingkup pekerjaannya, Dan masyarakat kurang mendapat manfaat dari kegiatan kampanye tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 6