cover
Contact Name
Nasib Tua Lumban Gaol
Contact Email
nasib.t.lumbangaol@gmail.com
Phone
+6285362996917
Journal Mail Official
junssihotang@iakntarutung.ac.id
Editorial Address
Kampus I : Jalan Pemuda Ujung No. 17 Tarutung Kampus II : Jalan Raya Tarutung-Siborongborong KM 11 Silangkitang Kec.Sipoholon Kab. Tapanuli Utara
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Christian Humaniora
ISSN : 25986317     EISSN : 25991965     DOI : 10.46965
Jurnal Christian Humaniora Jurnal Christian Humaniora (JCH) merupakan salah satu media publikasi yang menghimpun karya ilmiah berkaitan dengan ilmu sosial humaniora yang berbasiskan kekristenan. JCH diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Kristen Negeri Tarutung. Dalam satu tahun, JCH menerbitkan 10 artikel pada masing-masing terbitan di bulan Mei dan November. Scope Pendidikan Agama Kristen, Sosiologi Kristen, Manajemen Pendidikan Kristen, Musik Gerejawi, Filsafat Kristen, Psikologi Kristen, Pastoral Konseling, dan Kepemimpinan Kristen.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020): Mei" : 11 Documents clear
PENINGKATAN DISIPLIN BELAJAR MELALUI POLA ASUH ORANGTUA KRISTEN BERDASARKAN AMSAL 22:6 SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 TARUTUNG KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN PEMBELAJARAN 2018/2019 Simatupang, Ronny
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua kristen berdasarkan Amsal 22:6 terhadap disiplin belajar siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2018/2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi beragama kristen berjumlah 195 orang. Sampel diambil secara acak sebesar 20% dari jumlah populasi yaitu sebanyak 40 orang. Ujicoba dilakukan kepada 30 orang siswa. Dari persamaan regeresi diperoleh a) Ŷ = 13,10 + 0,73X, Fhitung Ftabel yaitu 136,47 4,08 menunjukkan bahwa persamaan regresi pola asuh orang tua kristen berdasarkan Amsal 22:6 terhadap disiplin belajar siswa adalah linier atau berbanding lurus, artinya semakin besar pengaruh pola asuh orang tua kristen berdasarkan Amsal 22:6 maka semakin baik disiplin belajar siswa. Besarnya persentase pengaruh pola asuh orang tua kristen berdasarkan Amsal 22:6 terhadap disiplin belajar siswa sebesar = 78,22%. Dari uji hipotesa di peroleh nilai thitung ttabel yaitu 6,226 2,021 sehingga diketahui bahwa hipotesa penelitian diterima yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua kristen berdasarkan Amsal 22:6 terhadap disiplin belajar siswa.Katakunci : disiplin belajar siswa, pola asuh orang tua kristen berdasarkan amsal 22:6
PEMAHAMAN GENERASI MILLENIAL TERHADAP HAK ASASI MANUSIA: STUDI HAK ASASI MANUSIA MENURUT ALKITAB Sitorus, Herowati
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.153

Abstract

Penelitian ini mengangkat judul: Pemahaman Generasi Millenial Terhadap Hak Asasi Manusia: Studi Hak Asasi Manusia Menurut Alkitab. Masyarakat millenial kurang pengakuan akan keberadaan manusia terhadap manusia lainnya. Terjadi pelanggaran HAM di berbagai sektor kehidupan. Dasar-dasar HAM adalah dari akar keagamaan. Manusia adalah gambar Allah atau dalam bahasa Paulus, human is divine original. Alkitab memberikan tempat yang sangat tinggi bagi martabat manusia yang berisikan pemahaman yang mencerminkan penghargaan terhadap hak dan kebebasan hidup manusia. Penulisan jurnal ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang bersumber dari buku-buku teks, jurnal dan bahan-bahan tertulis lainnya. Temuan penelitian adalah berkembangnya teknologi juga menciptakan cara baru bagi pelanggaran HAM. Dalam menangani kasus di atas pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. 11/2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur tentang HAM karena UU yang telah ada dirasa belum cukup dalam menangani kasus HAM di era millenial ini.Kata kunci: Generasi Milenial, HAM
PEMIMPIN HUMAN CAPITAL 4.0 DAN KEPEMIMPINAN GLOBAL DI ERA MILENIAL Tomatala, Yakob
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.12

Abstract

Leadership is a universal attribute that can be found practically in many situations and all walks of life that involves communities and various different types of culture. Within this context, a Leader has the most important role in the area of organization related leadership, with a task and role to determine the success and or failure of the organization he or she is leading. So the question that needs to be asked within this context is, what kind of Leader and leadership that is relevant in leading an organization in the XXI Century for the Millennial Generation? In order to answer this question, this article is given the title Human Capital 4.0 Leader and Global Leadership in the Millennial Era, outlines an idea that leadership and Leaders that is relevant for the Millennial Era is the type of leadership that gives an example of a Leader who is also an entrepreneur, have the qualification and understanding in the area of Human Capital 4.0, where these ideas will be discussed further within two main topics, which is: First, A Leader Who Also an Entrepreneur, and Two, Global Leadership and a Human Capital 4.0 Leader in the Millennial Era.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Kepemimpinan adalah gejala universal yang dapat ditemukan di segala tempat, dan semua waktu, dalam semua bentuk masyarakat dan kebudayaan. Dalam kaitan ini, Pemimpin memiliki tempat yang utama dalam kepemimpinan, dengan tugas dan peran yang menentukan keberhasilan atau kegagalan organisasi yang dipimpinnya. Dalam hubungan ini dipertanyakan, kepemimpinan dan Pemimpin macam apa dan macam bagaimana yang diperlukan dalam memimpin organisasi pada Abad XXI bagi Generasi Milenial? Menjawab pertanyaan dimaksud, tulisan yang berjudul Pemimpin Human Capital 4.0 dan Kepemimpinan Global di Era Milenial, mengetengahkan gagasan bahwa kepemimpinan dan Pemimpin yang dibutuhkan pada Era Milenial ini adalah kepemimpinan global dengan Pemimpin kompeten berjiwa entrepreneur, berkualifikasi Human Capital 4.0, yang dituangkan dalam dua pokok, yaitu: Pertama, Pemimpin Kompeten Berjiwa Entrepreneur; Kedua, Kepemimpinan Global dan Pemimpin Human Capital 4.0 dalam Era Milenial.Keywords: Leadership, Global Leadership, Leader, Entrepreneur, and Human Capital 4.0 Leader.
ANALISIS TINGKAT KEBAHAGIAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Lumban Tobing, Lasmaria; Sitorus, Masniar Hernawaty; Simbolon, Elvri Teresia; Manullang, Megawati
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.8

Abstract

This study aims to find out to what extent of the percentage analysis of the level of students’ happiness in their life processes. The research method used is descriptive quantitative and inferential research. The population of this study were all students of the department of Christian religious education IAKN Tarutung which were 566 students. The sample in the study was 86 people who were randomly assigned. The research instrument was a closed questionnaire with four options. Data analysis techniques using the t-test. Based on the analysis it is known that the level of student happiness is 78.45% in the good category. From the results of the hypothesis test that the t-test = 13.251 and the table is 1.684, where t-count t-table is 13.251 1.684. Thus it can be concluded that the analysis of the happiness level of department PAK IAKN Tarutung students in 2019 in their life processes is ≥ 75% of what was expected.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar persentase analisis tingkat kebahagiaan mahasiswa dalam proses kehidupannya. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan inferensial. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan PAK IAKN Tarutung sebanyak 566 orang. Sampel dalam penelitian 86 orang yang ditetapkan secara acak. Instrumen penelitian ini berupa angket tertutup dengan empat option. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa tingkat kebahagiaan mahasiswa adalah 78,45 % berada dalam kategori baik; Dari hasil uji hipotesa bahwa uji thitung = 13,251 dan ttabel yaitu 1,684, dimana thitung ttabel yaitu 13,251 1,684. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis tingkat kebahagiaan mahasiswa Jurusan PAK IAKN Tarutung Tahun 2019 dalam proses kehidupannya adalah ≥ 75 % dari yang diharapkan.Keywords: Happiness; student college; Christian education
PERAN PENDETA DALAM MENGATASI KECEMASAN JEMAAT GEREJA KRISTEN PROTESTENSTAN INDONESIA ONAN RUNGGU KECAMATAN SIPAHUTAR TAPANULI UTARA SUMATERA UTARA Pasaribu, Andar Gunawan
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.1

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pendeta dalam situasi social distancing covid 19. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan tinjauan pustaka dan mengumpulkan data melalui buku dan internet, melakukan pengamatan langsung di bidang objek penelitian yang merupakan peran pendeta dalam berurusan dengan kegelisahan jemaat. Metode yang digunakan pada skala Guttman. Kesimpulan dari peran pendeta dalam mengatasi kegelisahan jemaat dalam situasi social distancing. Gereja adalah sebagai perubahan pola pikir, sebagai motivator untuk melakukan sesuatu yang berbeda, sebagai gembala, sebagai memberi harapan, sebagai penyaringan firman Tuhan melalui whatsapp (WA) dan sebagai pendoa syafaat. Dengan demikian, pembentukan para pendeta dapat menghasilkan: Pertama, anggota-anggota jemaat yang memiliki pengetahuan Firman Allah yang berkualitas baik dan benar sehingga jemaat dapat hidup dalam situasi social distancing yang positif. Kedua, anggota sidang dapat mengatasi kecemasan. Ketiga, dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan harapan. Keempat, tantang pendeta untuk meningkatkan perannya dalam situasi social distancing. Hasilnya mencapai 80,85% peran pendeta dalam mengatasi kegelisahan Gereja dalam situasi social distancing covid 19.Katakunci : Peran Pendeta, Mengatasi mecemasan di situasi social distancing covid 19
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX SMP MELALUI PENDEKATAN EDUKATIF OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Napitupulu, Tianggur Medi
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.7

Abstract

This study aims to find out of the students’ learning outcomes through the educational approach of Christian religious educational teachers. The population are the ninth grade students who are protestant Christian, were 189 students and the sample of this study taken from the population it can be take 25% from 189 they were 47 students. The questionnaire trial was consist of 30 students. The data of research were analyzed using the following steps: Test the relationship obtained by the value of r rxy = 0.832 rtable (α = 0.05, IK = 95%, n = 47) = 0.288, it was found that there was a significant improving of the students learning outcomes through the educational approach of Christian religious educational teachers. The significant relationship test obtained value of tcount = 10,074 ttable (α/2 = 0.025, dk = n-2 = 45) = 2,021 then it is known that there is a significant improving of the students learning outcomes through the educational approach of Christian Religious Educational teachers. Test the coefficient of determination (r2) = 0.692 and the percentage of improving in students learning outcomes through the educational approach of Christian Religious Educational Teachers is 69.2%, there is a positive and significant improving students learning outcomes through the educational approach of Christian religious educational teachers.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya peningkatan hasil belajar melalui pendekatan edukatif guru Pendidikan Agama Kristen. Populasi penelitian adalah siswa yang beragama Kristen Protestan sebanyak 189 orang dan sampel penelitian berjumlah 189 x 25% = 47 orang. Uji coba angket dilakukan kepada 30 orang siswa kelas IX SMP. Data penelitian dianalisis dengan langkah sebagai berikut:: Uji hubungan yang diperoleh nilai rrxy = 0,832 rtabel (α=0,05, IK=95%, n=47) = 0,288 maka diketahui terdapat peningkatan  hasil belajar siswa yang signifikan melalui pendekatan edukatif guru PAK. Uji hubungan yang signifikan diperoleh nilai thitung = 10,074 ttabel (α/2 = 0,025, dk= n-2 = 45) = 2,021 maka diketahui terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan melalui pendekatan edukatif guru PAK. suji koefisien determinasi (r2) = 0,692 dan persentase peningkatan  hasil belajar melalui pendekatan edukatif guru PAK adalah 69,2 %, yaitu terdapat peningkatan hasil belajar yang positif dan signifikan melalui pendekatan edukatif guru pendidikan agama Kristen.Keywords: learning outcomes, Christian Religious Educational Teachers
KOMITMEN MAHASISWA MANAJEMEN PENDIDIKAN KRISTEN DALAM MENYELESAIKAN STUDI Pakpahan, Betty Arli Sonti
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.11

Abstract

This study aims to determine university student’s commitment in completing studies in the department Christian education management at IAKN Tarutung. Participants involved were studying at the third semester. Data were collected through a qualitative approach including from interview, documents, and open questionnaires. The results showed; First, students have commitment completing their studies although they were disappointed when they learned that their graduation was not in accordance with their first choice, but due to parents' advice and motivation, the socialization process and learning from lecturers, the motivation of classmates, student involvement in various campus activities, students increasingly love their study programs. Second, there is no significant difference between students who purely choose Christian education management study programs and students who graduate based on second choice and transition from other study programs. The results of this study indicate that intellectual desires and abilities are not the main keys in completing studies but because of hard work, and strong commitment (strong determination).BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komitmen mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Kristen dalam menyelesaikan studi di IAKN Tarutung. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester tiga Prodi Manajemen Pendidikan Kristen. Data penelitian diperoleh melalui pendekatan kualitatif  dengan metode wawancara, dokumen dan angket terbuka. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, mahasiswa berkomitmen untuk menyelesaikan studinya di IAKN Tarutung walaupun pada awalnya merasa  kecewa ketika mengetahui kelulusannya tidak sesuai dengan pilihan pertamanya,  namun  karena faktor nasehat  dan motivasi orangtua,  proses sosilaisasi dan pembelajaran dari dosen, motivasi teman kuliah, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kampus, mahasiswa semakin mencintai prodinya, Kedua, tidak ada perbedaan yang signifikan antara mahasiswa yang murni memilih prodi manajemen pendidikan kristen dengan mahasiswa yang lulus berdasarkan pilihan kedua dan peralihan dari prodi lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keinginan dan kemampuan intelektual tidak menjadi kunci utama dalam menyelesaikan studi tetapi oleh karena kerja keras, dan komitmen  yang kuat (tekat yang kuat).Keywords: Commitment, Students, Completing Studies
PENDIDIKAN DAN KARAKTER MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI Sihombing, Luhut
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.159

Abstract

Pendidikan merupakan kunci utama strategi pembentukan karakter bangsa. Salah satu strategi pembangunan karakter pada mahasiswa, dapat dilakukan melalui kegiatan kemahasiswaan. Dalam kegiatan kokurikuler dan/atau kegiatan ekstra-kurikuler, perlu dikembangkan suatu proses  pembiasaan dan penguatan dalam rangka pengembangan karakter. Kegiatan ekstrakurikuler dapat diselenggarakan melalui kegiatan olahraga dan seni dalam bentuk pembelajaran, pelatihan dan kompetisi. Berbagai kegiatan olahraga dan seni tersebut diorientasikan terutama untuk penanaman dan pembentukan sikap, perilaku dan kepribadian para pelaku olahraga atau seni agar menjadi manusia Indonesia berkarakter. Kegiatan ekstra-kurikuler yang diselenggarakan oleh gerakan pramuka, misalnya, dimaksudkan untuk mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia serta keterampilan hidup prima.Kata Kunci: Pendidikan, Karakter dan Mahasiswa
ANALISIS KEBUTUHAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENUMBUHKAN MORAL KRISTIANI ANAK USIA DINI Sitorus, Hisardo
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.9

Abstract

This study aims to analyze the needs of Christian religious education in fostering early Christian morals. This research was concuded at the early childhood education programs Intitut of Sipoholon sub- District North Tapanuli regency in 2018. The object of research is the teachers of Sipoholon. Earned value  overall analycis of the needs for Christian religious education in fostering the children of early childhood education programs in Sipoholon sub- district, North Tapanuli regency in 2018 is 3,07 and this value is in the good category. The result of the data calculation are on a scale 2,60-3,59. That means that teacher have tried to poster chidrens morality through Christian religious education. But in some teaching the teaher has not maximally known the importance Christian education in fostering Christian morality in early childhood.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis kebutuhan Pendidikan Agama Kristen dalam Menumbuhkan Moral Kristiani Anak Usia Dini. Penelitian ini dilaksanakan di Lembaga PAUD Se-Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2018, yang menjadi objek penelitian ini adalah guru-guru PAUD se-Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara. Diperoleh nilai  keseluruhan Analisis Kebutuhan Pendidikan Agama Kristen dalam Menumbuhkan Moral Kristiani Anak PAUD Se- Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2018 adalah 3,07 dan nilai ini berada pada kategori baik, hasil perhitungan data berada pada skala 2,60-3,59 berarti hipotesa diterima. Hal tersebut memperlihatkan bahwa guru sudah berupaya menumbuhkan moralitas anak melalui pendidikan Agama Kristen. Namun pada sebahagian pengajaran guru belum  maksimal mengetahui pentingnya Pendidikan Agama Kristen dalam menumbuhkan moralitas kristiani anak usia dini.Keywords: Christian religious education, Christian moral of kids. 
MEMAKNAI 1 TIMOTIUS 4:12-16 SEBAGAI DASAR PAK PERGURUAN TINGGI UMUM Harianja, Bintahan Marodjahan
Jurnal Christian Humaniora Vol 4, No 1 (2020): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v4i1.154

Abstract

This article is an attempt to get a style of Christian Religious Education in Public Colleges with pluralist insights. Christian Christian Education in Indonesia should be rooted and live in the context of a pluralistic Indonesian society, and must be able to communicate the word of God in accordance with the pluralistic scope of Indonesian-ness. This paper departs from the struggle over the direction of religious education which has become increasingly exclusive or closed in recent times, and that is certainly not what is needed by Indonesia. One effort that can be done is to reinterpret sacred texts which can be the basis of religious education with a pluralist perspective, in this case the text of 1 Timothy 4: 12-16. This text appears in the plural Ephesus community where the church leader named Timothy ministered. Critical interpretation produced the message that Paul wanted Timothy to be able to dialogue the Gospel without having to avoid the differences that were characteristic of the city of Ephesus. Christian teaching must be able to make every student aware that they are part of the diversity.Key Words: Christian Religious Education, General Higher Education, Pluralism, 1 Timothy 4: 12-16

Page 1 of 2 | Total Record : 11