cover
Contact Name
Harvina Sawitri
Contact Email
averrous@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
averrous@unimal.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Jl. Meunasah Uteunkot Cunda Lhokseumawe, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh
ISSN : 24775231     EISSN : 25028715     DOI : https://doi.org/10.29103/averrous
Core Subject : Health,
Averrous: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh (Averrous: Malikussaleh Journal of Medicine and Health - Averrous: MJMH*) is a peer-reviewed and open-access journal. Publishes by the Faculty of Medicine Universitas Malikussaleh in collaboration with the Institute for Research and Community Service (LPPM) Universitas Malikussaleh, which focuses on disseminating research findings that cover a wide range of subjects in medicine and health from basic medical and health sciences, applied sciences, and public health research. Original research papers, case studies, reviewed-articles are acceptable. Averrous: MJMH journals are published twice a year May and November. All research articles published in website Averrous: MJMH is free-downloaded according to the open access policy.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)" : 10 Documents clear
LAMA RAWATAN DAN DIRECT COST PASIEN KAKI DIABETIK TERAMPUTASIDI RS DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH : PRE-ELIMINARY STUDY Zufry, Hendra
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.42 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.807

Abstract

Kaki Diabetik adalah salah satu komplikasi Diabetes Mellitus (DM) yang sangat umum terjadi dan dapat menyebabkan infeksi, amputasi bahkan kematian. Amputasi sendiri menghabiskan banyak kerugian sehingga menjadi beban dalam pelayanan kesehatan. TujuanPenelitian ini bertujuan melihat gambaran lama rawatan dan direct cost pasien kaki diabetik teramputasi di RS Dr.Zainoel Abidin Banda Aceh.Metode Penelitian :Penelitian ini merupakan suatu pre-eliminary study yang bersifat deskriptif. Data pasien diambil dari rekam medis pasien. Setiap pasien akan dinilai tipe luka , masa rawatan dan biaya yang dihabiskan selama rawatan.Hasil  : Dari 37 pasien yang menjalani amputasi , didapatkan rerata  rawatan selama 15 hari dengan rerata  biaya yang dihabiskan sebesar 45,5 juta rupiah. Dari keseluruhan, 5 orang (14%) memiliki tipe luka  neuropati, 20 orang (54 %)  tipe vaskulopati dan 12 orang (32%) tipe infeksi. Dari 5 orang pasien dengan luka neuropati, lama  rawatan adalah 11 ± 7,19 hari dan rerata biaya yang dihabiskan sebesar 42,3 juta rupiah . Pada 20 pasien dluka vaskulopati, lama rawatan adalah 14  ± 6,95hari serta rerata biaya yang dikeluarkan adalah 41,1 juta rupiah. Sedangkan 12 pasien luka infeksi, didapatkan rerata lama rawatan adalah 17 ± 8,13 hari dengan rerata  biaya sebesar 54 juta rupiah  Kesimpulan  : Hasil penelitian ini memperlihatkan  bahwa rerata  masa  rawatan dan rerata biaya rawatan pasien ulkus diabetikum yang menjalani amputasi di RS dr.Zainoel Abidin pada tahun 2017  cukup tinggi. Akan tetapi untuk masing ? masing tipe luka, lama masa rawatan dan biaya yang dikeluarkan tidak terlalu jauh berbeda.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR (SD) NEGERI DI DESA KAMPUNG JAWA LAMA DAN LANCANG GARAM KOTA LHOKSEUMAWE Fikri, Handy Khairul; Husna, Cut Asmaul
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.51 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.803

Abstract

Kualitas tidur pada anak dapat berdampak besar pada perkembangannya baik secara fisik maupun psikologisnya. Dampak perubahan kualitas tidur pada masa dapat meningkatan berat badan yang berisiko menjadi obesitas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan obesitas pada anak Sekolah Dasar (SD) Negeri di Desa Kampung Jawa Lama dan Lancang Garam Kota Lhokseumawe. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di bulan Agustus 2016 sampai dengan Februari 2017. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 66 siswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kualitas tidur diukur dengan kuesioner sleep self report (SSR). Analisis univariat digunakan untuk melihat gambaran kualitas tidur dan obesitas. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas tidur umumnya baik yaitu sebesar 89,4%. Penderita obesitas terbanyak pada kelompok usia 9 tahun yaitu sebesar 51,7% dan terbanyak pada jenis kelamin laki-laki sebesar 56,8%. Analisis bivariat menggunakan fisher exact. Hasil penelitian memperlihatkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan obesitas pada anak Sekolah Dasar (SD) Negeri di Desa Kampung Jawa Lama dan Lancang Garam Kota Lhokseumawe dengan p value sebesar p = 0,427
SINDROM RUBELLA KONGENITAL Fitriany, Julia; Husna, Yulia
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.247 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.808

Abstract

Congenital Rubella Syndrome (CRS) adalah suatu kumpulan gejala penyakit terdiri dari katarak, penyakit jantung bawaan, gangguan pendengaran, dan keterlambatan perkembangan. Sindrom rubella kongenital disebabkan infeksi virus rubella pada janin selama masa kehamilan akibat ibu tidak mempunyai kekebalan terhadap virus rubella.. Virus rubella ditransmisikan melalui pernapasan yaitu  melalui droplet yang dikeluarkan oleh seseorang yang terinfeksi rubella, setelah  terkena droplet, virus ini akan mengalami replikasi di nasofaring dan di daerah kelenjar getah bening. Viremia terjadi antara hari ke-5 sampai hari ke-7 setelah terpajan virus rubella. Infeksi rubella menyebabkan kerusakan janin karena proses pembelahan  terhambat. Diagnosis dari CRS bisa ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pebunjang. Pemeriksaan laboratorium untuk menunjang diagnosis CRS antara lain: isolasi virus, pemeriksaan serologik (ELISA) dan pemeriksaan terhadap RNA virus rubella. Terapi untuk CRS sendiri hanya bersifat suportif untuk defek-defek yang dialami. Penting untuk mencegah CRS adalah dengan vaksin MMR sebelum hami.  Prognosis untuk CRS lebih buruk dibandingkan dengan rubella postnatal karena disertai kerusakan organ multiple yang berat.
ANATOMI DAN GAMBARAN KLINIS VARIKOKEL Al Muqsith, Al Muqsith
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.29 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.799

Abstract

Varikokel merupakan dilatasi abnormal pleksus pampiniformis yang terjadi pada 15% pria. Varikokel lebih sering terdeteksi pada populasi pria infertil dibandingkan dengan pria fertil, terdiagnosis pada 20-40% pasien infertil. Umumnya dijumpai pada anak remaja dan pria dewasa. Adanya varikokel dikaitkan dengan kegagalan dari fungsi testis. Artikel ini ditulis untuk menjelaskan gambaran klinis varikokel. Dengan mengetahui gambaran klinis dari varikokel diharapkan para klinisi dapat lebih mudah dan cepat mendiagnosis serta memberikan penatalaksanaan yang tepat sehingga memberikan prognosis yang baik untuk penderita. Gambaran klinis yang sering dijumpai pada pasien varikokel berupa benjolan di atas testis dan nyeri pada testis. Varikokel dapat didiagnosis dengan melakukan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan Ultrasonografi merupakan pilihan pertama, non invasif dan akurat dalam mendeteksi varikokel.
HUBUNGAN PEMBENTUKAN BIOFILM OLEH BAKTERI GRAM NEGATIF DENGAN RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA WANITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Sahputri, Juwita; Lindarto, Dharma; Ganie, Ratna Akbari
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.592 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.804

Abstract

Diabetes melitus (DM) memiliki efek jangka panjang terhadap sistem genitourinari yang menjadi faktor predisposisi terjadinya infeksi saluran kemih (ISK) pada pasien wanita dan umumnya bersifat asimtomatik. Bakteri gram negatif merupakan mikroorganisme penyebab tersering yang dapat membentuk biofilm sehingga sering menyebabkan resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara pembentukan biofilm bakteri gram negatif dengan resistensi antibiotik pada wanita diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik total sampling. Jumlah sampel penelitian adalah 45 orang wanita DMT2 anggota Program Pengendalian Penyakit Kronis (PROLANIS). Pada semua responden dilakukan kultur urin porsi tengah, uji sensitivitas dan pemeriksaan biofilm terhadap isolat bakteri yang teridentifikasi.  Hasil kultur urin menunjukkan bakteriuria signifikan 14 (31%) responden. Identifikasi koloni menunjukkan bakteri penyebab ISK antara lain Escherichia coli (35,7%), Klebsiella pneumoniae (35,7%), Enterobacter sp (21,5%) dan Citrobacter sp (7,1%). Uji sensitivitas dijumpai 8 (57%) isolat resisten terhadap antibiotik, yaitu 2 (14,2%) isolat terhadap ciprofloksasin dan 6 (42,8%) isolat terhadap TMP-SMX. Bakteri gram negatif yang diisolasi 100% mampu membentuk biofilm dengan kategori weak. Berdasarkan analisis bivariat dengan uji Rank Spearman correlation dapat disimpulkan bahwa terdapatnya hubungan yang sangat lemah antara pembentukan biofilm oleh bakteri gram negatif dengan resistensi antibiotik ciprofloksasin dan TMP-SMX.
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN DAN MORFOLOGI ERITROSIT ANAK PENDERITA KEJANGDEMAM DIBADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) RUMAH SAKIT UMUM CUT MEUTIA ACEH UTARA TAHUN 2016 Rubiah, Siti; Mauliza, Mauliza; Sawitri, Harvina
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.637 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.800

Abstract

Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang sering dijumpai pada anak. Hal ini diduga dapat dipengaruhi oleh kadar hemoglobin. Pemeriksaan hemoglobin menentukan derajat anemia. Anemia defisiensi besi merupakan faktor resiko bangkitan kejang pada anak. Gambaran morfologi eritrosit pada anemia defisiensi besi adalah hipokrom mikrositer. Anemia menyebabkan berkurangnya kemampuan transpor oksigen ke dalam jaringan yang mengakibatkan kestabilan membran sel saraf terganggu dan dapat memicu kejang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin dan morfologi eritrosit pada anak penderita kejang demam. Penelitian ini merupakan deskriptif dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian terdiri atas 30 subjek kejang demam yang dirawat di ruang rawat inap anak Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Aceh Utara Tahun 2016. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa kadar hemoglobin subjek kejang demam rata-rata adalah 10,13 g/dl. Morfologi eritrosit pada anak kejang demam dengan anemia didapatkan terbanyak adalah hipokrom mikrositer 17(70,8%) dari 24 subjek. Kesimpulan penelitian didapatkan rata-rata kadar hemoglobin pada subjek kejang demam adalah 10,13% dan morfologi eritrosit terbanyak pada subjek anemia adalah hipokrom mikrositer.
HUBUNGAN PEMBERIAN SUSU MENGGUNAKAN BOTOL DENGAN RAMPAN KARIES PADA MURID TK HJ. CUT NYAK AWAN GAMPONG LAMBARO KEC. INGIN JAYA KAB. ACEH BESAR Zahara, Elfi; Andriani, Andriani
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.226 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.805

Abstract

Pada umumnya susu botol diberikan pada balita sepanjang hari sejak anak bermain sampai tidur sehingga rampan karies bisa tinggi terjadi pada anak (Afnilina,2006). Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan desain cross sectional untuk mengetahui hubungan pemberian susu dengan menggunakan botol terhadap rampan karies pada murid TK Hj. Cut Nyak Awan Aceh Besar Tahun 2018. Subjek penelitian ibu dan anak yang berjumlah 148 orang. Alat ukur penelitian adalah angket untuk mengukur cara pemberian susu dengan menggunakan botol serta pemeriksaan rampant karies dengan menggunakan indeks def-t. Analisi data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian :Ada hubungan antara cara pemberian susu menggunakan botol dengan rampan karies (p=0,000). Cara pemberian susu kurang baik, ada  rampan karies pemberian susu baik ts 95,4% , cara pemberian susu baik tidak ada rampan karies 63,6%. ada hubungan signifikan antara frekwensi pemberian susu menggunakan botol dengan rampan Karies (p=0,00) frekwensi pemberian sampai tertidur ada rampan karies 89,0% frekwensi pemberian menjelang tidur tidak ada rampan karies( 64,3%).
GAMBARAN TINGKAT STRES PADA LANSIA DI PANTI JOMPO KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2017 Khaidir, Khaidir; Maulina, Nora
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.009 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.801

Abstract

Menua atau menjadi tua adalah suatu keadaan yang terjadi di dalam kehidupan manusia. Apabila seseorang memasuki masa usia lanjut, terjadi berbagai perubahan baik yang bersifat fisik, mental, maupun sosial. Perubahan-perubahan tersebut akan menempatkan individu usia ini pada posisi serba salah yang akhirnya hanya menjadi sumber akumulasi stres dan frustasi belaka. Stres dapat menyerang semua orang, baik anak-anak, orang dewasa maupun lanjut usia (lansia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada lansia di panti jompo kota lhokseumawe tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan croos sectional dengan tekhnik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Jumlah sampel yang diambil sebnyak 55 responden. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa tingkat stres paling tinggi adalah tingkat stres sedang yaitu sebanyak 25 orang (45,4%), tingkat depresi paling tinggi yaitu depresi sedang sebanyak 25 orang (45,4%), tingkat kecemasan tertinggi yaitu normal sebanyak 19 orang (34,5), didapatkan juga usia terbanyak yaitu usia 60-74 sebanyak 31 orang (56,3%), didapatkan juga lansia dengan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan  sebanyak 34 orang (61,9%), didapatkan juga lansia terbanyak berpendidikan dasar (SD/SMP) yaitu sebanyak 40 orang (72,8%).
KEHAMILAN DENGAN MIOMA UTERI POST MIOMEKTOMI Rajuddin, Rajuddin; Donny, Donny
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.468 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.806

Abstract

Latar belakang: Fibroid uterus selama kehamilan merupakan sebuah masalah potensial serius dan sering menjadi perhatian dalam praktek klinis. Fibroid uterus sudah sejak lama dikaitkan sebagai penyebab buruknya prognosis kehamilan. Miomektomi merupakan tindakan pembedahan yang biasanya tidak dilakukan saat operasi sesar. Pada umumya ahli kandungan menghindari miomektomi pada kehamilan maupun operasi sesar dikarenakan ketakutan akan perdarahan yang sulit dihentikan. Kasus: Seorang wanita berusia 26 tahun dengan G1 hamil 39-40 minggu, janin letak lintang dengan mioma uteri, post miomektomi 1 tahun lalu, dilakukan seksio sesaria elektif kemudian dilanjutkan dengan miomektomi. Seksio sesaria dan miomektomi sukses dilakukan tanpa adanya komplikasi. Kesimpulan: miomektomi pada seksiosesaria adalah prosedur yang aman untuk dilakukan pada hamper semua kasus bila dilakukan oleh ahli yang berpengalaman.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN USIA MENARCHE PADA SISWI SMP DI KOTA LHOKSEUMAWE Fitriany, Julia; Maulina, Fury; Witanti, Cut Ela
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.006 KB) | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.802

Abstract

Menarche adalah periode menstruasi pertama dalam kehidupan seorang wanita dan merupakan penanda akhir perkembangan pubertas di sekitar usia 12-14 tahun. Menarche dini berhubungan dengan beberapa faktor yang meliputi  keadaan  gizi,  genetik,  sosioekonomi,  hormonal,  dan  keterpaparan  media  massa  orang  dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan usia menarche pada siswi SMP di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional survey yang diadakan pada 55 siswi yang mengalami menarche dalam Januari 2018, dengan menggunakan uji kolmogorov smirnov. Responden paling banyak didapatkan dari Kecamatan Banda Sakti, usia paling banyak adalah usia 13 tahun dan diantaranya adalah kelas VII. Responden yang paling banyak didapatkan adalah IMT normal dan usia menarche dalam batas normal. Berdasarkan uji kolmogorov smirnov, didapatkan nilai p=0,992 pada hubungan IMT dengan usia menarche. Kesimpulannya adalah tidak ada hubungan IMT dengan usia menarche pada siswi SMP di Kota Lhokseumawe.

Page 1 of 1 | Total Record : 10