cover
Contact Name
I Gusti Agung Laksmi Swaryputri
Contact Email
jurnalkajianilmukomunikasi@gmail.com
Phone
+6281236377244
Journal Mail Official
jurnalkajianilmukomunikasi@gmail.com
Editorial Address
jalan kamboja no. 17 Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Dwijendra
ISSN : 19075413     EISSN : 27229122     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 47 Documents
KETERBUKAAN INFORMASI MENCEGAH BUDAYA KKN Astapa, I Gede Agus
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.896 KB) | DOI: 10.46650/jkik.10.1.20.%p

Abstract

Public (KIP), motivated the desire to create good governance, after the fall of PresidentSoeharto era Era 1998 closure of public information into one of the cultural flourishing of theKKK (Corruption, Collusion and Nepotism) in the days before the 1998 Top condition ,appeared insistence of a number of NGOs (Non Governmental Organization) to make KIP Act.In the end, the Act No. 14 of 2008 passed the House and enacted in 2010.The purpose of this Freedom of Information Law is pushing for a more transparent publicinstitutions and on the other hand the public participation opportunities to facilitate accesspublic information. One of the indicators of the implementation of the Freedom of InformationLaw is the formation of PPID (Information and Documentation Officer) in each public agency.While information for dispute resolution, in accordance Information Freedom of InformationLaw Commission formed, in each province. Information Commission is entitled to take adecision through non-litigation mediation and adjudication, the applicant disputes theinformation requested to the Public Agency.Keywords: public information, dispute information and Information Commission.
OPINION LEADER DALAM PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI Bagus, Anak Agung Gede
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.708 KB) | DOI: 10.46650/jkik.10.1.25.%p

Abstract

Rapid technology advancement is inevitable in our daily life, even though not every technologycan solve every problem in our life, in particular the development of communication still notcapable to solve communication problem in its function as communication media, especiallywhen it comes to spreading the information throughout the village. Geological condition, socialeconomy, social relationship is some of the factor that we need to notice, in order to spread theinformation. The nature of this condition in communication study is called â??Gap of informationâ?which mean the domination of certain peoples to acces the information source, because of thatin order to solve this matter, there is always tradion for people to dig information from opinionleader. So the necessity of information development for the villager will be fulfilled andspreading for information to the village and for all of the country will be materialized.social system, the description of this condition is a form of what we called â??Dynamic aEqualibriumâ? In which mean, the transformation of technology advancement of communicationcannot be stopped at this day, but the social value which has been the root of human life willstill be used as a tradition that we should preserved, especially the opinion leader as the sourceof information for the villager.Keyword : Opninion Leader, Communication Development Technology.
SISTEM KOMUNIKASI INDONESIA ARTI PERS DALAM KOMUNIKASI Tirtawati, Anak Agung Rai
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.485 KB) | DOI: 10.46650/jkik.10.1.84.%p

Abstract

Indonesian communication system if we look from the meaning of pers on communication system, it would be explaining about what is the main role of pers in communication system? Why pers has an important role? And what the important meaning of pers in Indonesia.Pers has important role in communication system trough his own media. Pers also has important role that is to be the element of communication system, the pers purpose also to be the purpose of communication system on giving information to the public. The information that was told has important role in building public opinion.The pers purpose also to be the purpose of communication system, pers are the data filter, event, idea or the mix of those three to be an output in communication system.
KONSELING ADIKSI NARKOBA DENGAN MENERAPKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Putra Dalem, Anak Agung Gede Agung
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.251 KB) | DOI: 10.46650/jkik.10.1.85.%p

Abstract

Menurut BNN (Badan Narkotika Nasional) data Republik Indonesia, Bali memiliki 1,8 prevalensi korban narkoba, berarti ada lebih dari satu ribu ribu korban narkoba di Bali. Untuk menangani masalah ini, program rehabilitasi sangat dibutuhkan. Dalam semua program rehabilitasi tersebut, ada konseling kecanduan. Konseling kecanduan adalah suatu proses memberi nasehat atau informasi untuk penanganan masalah dengan menggunakan obat-obatan yang bisa mengatasi penyakit dan kecanduan. Indikator komunikasi interpersonal yang diimplementasikan dalam konseling kecanduan adalah mendengarkan, fokus pada messege, kontak mata, sentuhan, keterbukaan diri, dan motivasi.
TANGGUNGJAWAB LEMBAGA PENYIARAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SIARAN MELALUI IMPLEMENTASI PEDOMAN PRILAKU PENYIARAN DAN STANDAR PROGRAM SIARAN (P3SPS) Trisnadewi, Ni Made Yuni; Kotaniartha, I Wayan
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.824 KB) | DOI: 10.46650/jkik.10.1.86.%p

Abstract

Di era kebebasan media saat ini banyak orang mengeluhkan konten media. Oleh karena itu pengelola media penyiaran, terutama televisi diharapkan dapat memikul tanggung jawab untuk mewujudkan kualitas siaran. Salah satu implementasi referensi penting adalah ketentuan hukum dan etika yang ditetapkan dalam kode etik dan program penyiaran standar.
POLA KOMUNIKASI HORIZONTAL ANTAR PEGAWAI DALAM MEMBANGUN IKLIM KOMUNIKASI YANG KONDUSIF DI GRAND MIRAH BOUTIQUE HOTEL Tirtawati, Anak Agung Rai
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.625 KB) | DOI: 10.46650/jkik.11.2.151.%p

Abstract

Permasalahannya dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Pola Komunikasi Horizontal antar Pegawai dalam Membangun Iklim Komunikasi yang Kondusif di Grand Mirah Boutique Hotel, yang bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi horizontal antar pegawai dalam membangun iklim komunikasi yang kondusif di Grand Mirah Boutique Hotel. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa pola komunikasi horizontal antar pegawai dalam membangun iklim komunikasi yang kondusif di Grand Mirah Boutique Hotel berjalan dengan kondusif, terbukti dari sedikitnya tingkat complain yang terjadi antar sesama karyawan dan tingginya rasa percaya, rasa saling menghormati, serta saling menghargai yang ada dikalangan karyawan Grand Mirah Boutique Hotel.
AKTIVITAS KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MELESTARIKAN SENI DAN BUDAYA BALI DI KALANGAN SEKAA TERUNA DHARMA PUTRA BANJAR ANTUGAN BLAHBATUH GIANYAR Putra Dalem, Anak Agung Gede Agung
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.07 KB) | DOI: 10.46650/jkik.11.2.152.%p

Abstract

Komunikasi adalah jalinan pengertian antara kedua belah pihak penerima dan pengirim. Secara umum kegiatan proses komunikasi dalam masyarakat berlangsung dalam 6 tingkatan salah satunya adalah komunikasi kelompok.Berkaitan dengan hal tersebut sekaa teruna adalah salah satu proses komunikasi kelompok di bali, sekaa teruna adalah wadah bagi para pemuda dan pemudi bali untuk melatih diri untuk bersosialisasi, berkomunikasi, berekspresi dan beraktifitas, karena itu perlu dilaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas komunikasi kelompok dalam melestarikan seni dan budaya Bali di kalangan sekaa teruna Dharma Putra Banjar Antugan Blahbatuh Gianyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan pendekatan kualitatif, dengan subyek penelitian yakni pengurus sekaa teruna dan angota sekaa teruna Dharma Putra. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya aktivitas komunikasi kelompok yang dilakukan sekaa teruna Dharma Putra seperti rapat pengurus, rapat anggota, dan aktivitas â?? aktivitas kesenian seperti menari, menabuh dan memberikan pengetahuan budaya kepada anak â?? anak sekolah dasar, melalui rapat â?? rapat dan kegiatan seni dan budaya yang dilakukan dengan sangat efektif dilandasi dengan keterbukaan, kebersamaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan sehingga mampu meningkatkan rasa persatuan, kekompakan di antara seluruh anggota seka ateruna untuk dapat melestarikan dan selalu menjaga seni dan budaya Bali.
STRATEGI PUBLIC RELATIONS PT. TELKOM WITEL BALI SELATAN DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE MELALUI PROMO PRODUK Bagus, Anak Agung Gede
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.754 KB) | DOI: 10.46650/jkik.11.2.153.%p

Abstract

Komunikasi yang dilakukan untuk mempromosikan produk harus berkualitas agar produk yang ditawarkan semakin meningkat. Strategi public relations merupakan salah satu komunikasi yang bisa dihandalkan dalam memasarkan dan mempromosikan produk. Dari permasalahan tersebut, maka peneliti mengangkat judul â??Strategi Public Relations PT. Telkom Witel Bali Selatan Dalam Membangun Brand Image Melalui Promo Produkâ?. Permasalahan yang didapatkan yaitu bagaimana cara penerapan strategi public relations untuk membangun brand image?. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui penerapan strategi public relations PT. Telkom Witel Bali Selatan dalam membangun brand image.Berdasarkan hasil analisis strategi public relations PT. Telkom Witel Bali Selatan dalam membangun brand image melalui promo produk memiliki beberapa cara yaitu strategi komunikator public relation, strategi dalam menentukan sasaran dan strategi penggunaan media dan saluran promosi. Dengan memilih dan menempatkan kata dan bahasa yang sesuai sehingga pesan yang mau disampaikan dipahami oleh masyarakat. Dalam membangun brand image melalui promo produk, perusahaan harus meningkatkan cara komunikasi agar masyarakat bisa mengerti apa kegunaan dari produk yang dikeluarkan.
KONTRIBUSI PROGRAM TELEVISI BERJARINGAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI MASYARAKAT LOKAL (STUDI PADA KPID BALI) Sutika, I Made
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.402 KB) | DOI: 10.46650/jkik.11.2.155.%p

Abstract

Informasi yang masyarakat daerah dapatkan melalui televisi nasional selama ini selalu tentang Jakarta. Namun setelah diterbitkannya UU Penyiaran No. 32 tahun 2002, hak masyarakat di daerah untuk mendapatkan informasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat menjadi terakomodir. Dalam penelitian yang berjudul "Kontribusi Program Televisi Berjaringan dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Masyarakat Lokal" ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kontribusi ke-13 televisi berjaringan yang ada di wilayah siar Bali selatan dalam membuat program lokal yang bisa memenuhi kebutuhan informasi masyarakat setempat merujuk pada Pedoman Prilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang mewajibkan televisi berjaringan harus memiliki minimal 10% program lokal. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan empiris, dengan subjek penelitian satu orang informan dari KPID Bali. Data dikumpulkan dengan teknik dokumenter, wawancara, dan observasi. Untuk menjabarkan hasil penelitian digunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa sampai tahun ke-14 dari kelahiran Undang-undang penyiaran, masih terdapat banyak masalah dalam pengimplementasiannya.
PENERAPAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI DALAM KEGIATAN KONSULTASI HUKUM PADA KANTOR HUKUM RAJA NASUTION, LILY LUBIS & ASSOCIATES DI DENPASAR BALI Putri, R. Saptania Candra; Bagus, Anak Agung Gede
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.679 KB) | DOI: 10.46650/jkik.12.1.162.%p

Abstract

Dalam kegiatan konsultasi hukum, proses komunikasi antara Advokat dengan klien merupakan sarana utama. Kegiatan konsultasi hukum ini memerlukan adanya keterlibatan psikologi yang sesuai, sehingga mampu menyelesaikan segala konflik dan permasalahan hukum dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan psikologi komunikasi dalam kegiatan konsultasi hukum dan hambatan-hambatan komunikasi yang terjadi selama kegiatan konsultasi hukum berlangsung di Kantor Hukum Raja Nasution, Lily Lubis & Associates. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa Penerapan Psikologi Komunikasi dalam kegiatan konsultasi hukum di Kantor Hukum Raja Nasution, Lily Lubis & Associates dilakukan melalui beberapa pendekatan yaitu mendengarkan permasalahan klien, memahami permasalahan klien, memiliki rasa empati kepada klien, memberikan pendapat hukum yang lengkap sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan klien dan menumbuhkan kepercayaan kepada klien. Hambatan-hambatan komunikasi yang terjadi selama kegiatan konsultasi hukum berlangsung adalah adanya perbedaan kewarganegaraan, perbedaan pandangan dari pihak klien dan masalah psikis klien.