cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jalan Sampangan Baru IV B / 9 A Semarang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia
ISSN : 24772240     EISSN : 24773921     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2020): September - Desember 2020" : 5 Documents clear
PROSES PEMEROLEHAN SEMANTIK ANAK USIA 1-2 TAHUN DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Nurlaela, Alfi; Triana, leli; Riyanto, Agus
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 5, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak usia 1-2 tahun di desa Ciduwet, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes pada ranah semantik dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Wujud data penelitian ini berupa tuturan atau ujaran anak usia 1-2 tahun. Teknik penyediaan data yang digunakan pada penelitian ini metode simak dan teknik yang digunakan teknik bebas libat cakap dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Teknik penyajian hasil pada penelitian ini menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini menunjukkan pemerolehan bahasa anak usia 1-2 tahun memiliki lima objek penelitian, sebagaimana setiap objek memiliki data yang berbeda dapat disimpulkan bahwa pemerolehan bahasa pada anak usia 1-2 tahun memperoleh bahasa dengan empat tahap yaitu tahap penyempitan makna, tahap generalisasi berlebih, tahap medan semantik dan tahap generalisasi. Data yang ditemukan dengan tahap penyempitan makna (dua tuturan), tahap generalisasi berlebih (tiga tuturan), sedangkan tahap medan semantik dan tahap generalisasi tidak ditemukan data, karena penelitian ini hanya meneliti anak usia 1-2 tahun.  Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran di SMA, khususnya kelas X semester gasal dengan materi memahami isi makna kebahasaan teks biografi. Saran pada penelitian ini untuk penelitian selanjutnya supaya terus meningkatkan penelitian terutama di bidang bahasa khususnya pemerolehan bahasa pada anak.
PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Nurjanah, Siti; Triana, Leli; Nirmala, Afsun Aulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 5, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan suatu sistem atau simbol lisan yang bersifat arbitrer atau manasuka digunakan oleh anggota suatu  masyarakat untuk berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama masyarakat di sekitarnya, berdasarkan pada budaya yang mereka miliki bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak usia 1-3 tahun di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal dan mendeskripsikan  implikasi penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah anak usia 1-3 tahun. Wujud data penelitian ini berupa tuturan anak menggunakan bahasa jawa dan bahasa Indonesia. Teknik penyediaan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode padan dan teknik lanjutan simak libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan metode padan dan tekniknya menggunakan teknik pilah unsur penentu. Penyajian hasil analisis data secara informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa pada anak usia 1-3 tahun didapatkan pemerolehan bahasa dalam bidang fonologi lima data, morfologi dua data, sintaksis empat belas data dan semantik lima data. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA, kelas X semester ganjil pada materi menganalisis isi dan aspek kebahasaan dari Teks Laporan Hasil Observasi.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TERPADU DALAM PEMBELAJARAN WAWANCARA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI 6 SEMARANG -, Mulyani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 5, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang dihadapi guru adalah masih kurangnya kemampuan siswa dalam memahami materi penjelasan narasumber, seperti kurangnya kemampuan siswa dalam menemukan pokok-pokok isi sambutan/khotbah yang didengar, dan kurangnya kemampuan siswa dalam merangkum isi pembicaraan dalam wawancara. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa  dalam memahami pada mata Bahasa Inggris tentang ?Wawancara? dengan Model Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis, sehingga pembelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan dan menimbulkan kreativitas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan pada kelas XI IPA 3 SMA Negeri 6 Semarang. Kegiatan dilakukan sebanyak dua siklus tindakan. Secara umum prosedur dalam setiap tindakan adalah: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, 4) refleksi hasil penelitian tindakan. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris dalam materi ?Wawancara? yaitu:  Hasil awal (Pra test) menunjukkan skor rata-rata: 53, 63, hasil pada siklus I naik menjadi skor rata-rata: 67,58; hasil pada siklus II naik menjadi skor rata-rata: 80,86. Hasil penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen guru secara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONALISME DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI ON THE JOB TRAINING -, Aisah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 5, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan bahwa banyak guru yang belum profesional dalam melaksanakan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme guru dan meminimalkan kesalahan-kesalahan pada guru dalam proses pembelajaran pada umumnya. Subjek penelitian ini adalah guru - guru di SD Negeri Cerih 01. Jumlah guru seluruhnya ada 8 Guru. Sumber data dalam penelitian tindakan kelas ini berupa sumber primer yang berasal dari subyek. Terdapat tiga data yaitu data kondisi awal, data siklus I dan data siklus II. Simpulan yang diperoleh setelah penelitian ini adalah dengan menerapkan On The Job Training dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam proses pembelajaran dapat meningkat. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan yang signifikan nilai kinerja guru bila dibandingkan antara nilai pra siklus dan nilai siklus II setelah diadakan penelitian tindakan sekolah dari 0 % menjadi 12,5%  yang mendapat nilai sangat baik, dari 2 orang guru menjadi 6 orang guru atau dari 25% menjadi 75% yang mendapat nilai hal itu berarti ada peningkatan 50%.
PENINGKATAN LITERASI SAINS MELALUI PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN E-BIOWORKSHEET Nurhayati, Evi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 5, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIPA 3 SMAN 6 Semarang. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil observasi pra siklus menunjukkan data sebagai berikut, 1) kemampuan interpretasi 25,71%, 2) kemampuan analisis 46,43%, 3) kemampuan evaluasi 42,86%, 4) kemampuan menyimpulkan 39,29%, 5) kemampuan menjelaskan 27,86%, dan 6) kemampuan pengaturan diri 75,71%. Pembelajaran inovatif belum dapat berjalan maksimal karena masih ditemukan permasalahan-permasalahan di kelas, meliputi hasil belajar rendah dan peserta didik kurang dapat mengkomunikasikan ide-idenya dengan baik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan metode triangulasi untuk validasi data. Hasil penerapan model pembelajaran Guided Inquiry dipadu e-bio worksheet menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan data sebagai berikut, 1) kemampuan interpretasi 85%, 2) kemampuan analisis 96,43%, 3) kemampuan evaluasi 92,86%, 4) kemampuan menyimpulkan 85,71%, 5) kemampuan menjelaskan 76,43%, dan 6) kemampuan pengaturan diri 71,43%. Selain itu, peserta didik juga bertanya dan menjawab pertanyaan guru dengan persentase 70%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Guided Inquiry dipadu e-bio worksheet mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

Page 1 of 1 | Total Record : 5